PENGARUH PEMASARAN HASIL PRODUKSI TERHADAP PERKEMBANGAN MODE

PENGARUH PEMASARAN HASIL PRODUKSI TERHADAP PERKEMBANGAN MODE

"PENGARUH PEMASARAN HASIL PRODUKSI TERHADAP PERKEMBANGAN MODE"

Pemasaran busana merupakan penyebar mode yang kuat. Tempat pemasaran busana yang dikenal antara lain: Batik, Toko-toko pakaian dan Pedagang kaki lima

Suasana dan cara pemasaran di tempat itu berbeda-beda, yaitu sebagai berikut :

a)Butik (Boutique)

Butik sebagai sanggar/rumah mode selalu berusaha secepat mungkin untuk memiliki koleksi busana menurut mode terbaru. Biasanya butik tidak membuat busana itu sendiri melainkan mendatangkan pakaian-pakaian jadi dari kelas tinggi. Itulah sebabnya pakaian yang dijual di dalam butik-butik dikenal sebagai busana berharga mahal. Butik yang sesungguhnya memiliki koleksi pakaian jadi dengan kup dan penyelesaian yang istimewa dalam jumlah yang terbatas. Bahkan untuk satu model biasanya hanya terdapat satu helai saja. Di dalam butik itu tersedia juga pelengkap busana yang sangat khusus dan terpilih, misalnya sepatu, tas, topi, scarf, kalung dan parfum. Busana beserta pelengkapnya yang ada didalam butik itu biasanya dikenal sebagai barang-barang eksklusif/istimewa. Suasana suatu butik biasanya tenang, rapi serta serba artistik dalam pengaturan dan penempatan barang-barang.

b)Toko Pakaian

Tempat pemasaran busana yang paling dikenal adalah toko pakaian. Toko-toko pakaian dapat dibagi dalam beberapa kategori, yaitu :
1)Toko yang memasarkan busana jadi untuk segala jenis busana dan
2)Toko yang memasarkan busana khusus, antara lain khusus untuk wanita, khusus untuk remaja, khusus untuk anak-anak, khusus untuk pria, khusus pakaian olah raga, khusus pakaian dari kaos, khusus pakaian jeans, khusus dari batik dan khusus dari merk tertentu.
Toko yang memasarkan macam-macam jenis busana melayani semua lapisan masyarakat. Dibandingkan dengan butik, busana yang didagangkan di toko pakaian lebih murah harganya.
Toko-toko itu dapat pula menurunkan harga busana tersebut bila mode baru akan tiba. Hal ini misalnya terjadi dalam masa menjelang akhir tahun dan memuncak pada bulan Desember, dalam menyambut tahun yang baru.
Di negara-negara yang mengalami empat musim terdapat busana untuk musim panas dan musim dingin, musim gugur dan musim semi, penjualan busana yang murah terjadi menjelang pergantian musim.

c)Pedagang Kaki Lima

Pedagang kaki lima dikenal sebagai tempat menjual barang dagangan dengan harga yang murah. Banyak busana yang dijual mengikuti mode. Dari bahan yang sederhana atau murah dibuat bermacam-macam jenis busana dengan garis dan warna mode yang sedang berlaku. Pedagang tersebut pada umumnya memasarkan barang dengan harga murah untuk dapat menjual sebanyak mungkin walau dengan laba yang sedikit.

Hingga saat ini kota-kota yang menjadi pusat peragaan mode dunia adalah Paris (Negara Perancis), Milan (Negara Italia), Dusseldorf, Frankfrurt (Negara Jerman), London (Negara Inggris) dan New York (USA). Segera setelah suatu mode diperkenalkan melalui pelanggan melalui peragaan atau media massa kepada masyarakat maka industri lain seperti industri sepatu, tas, aksesoris sebagai pelengkap busana akan memproduksi barang-barang itu untuk kemudian dipasarkan. Hal tersebut berlangsung dari tahun ke tahun.

0 komentar:

Post a Comment