Cara Membuat Jilbab Segitiga

les, indonesia, private, obras, guru, sekolah, belajar, yogyakarta, usaha, jogja, kursus, terbaik, batik, kaos, kebaya, jahit, baju jahit, mesin jahit, konveksi, kursus menjahit
Cara Membuat Jilbab Segitiga

cara membuat cadar dari jilbab segi empat - Mau bikin jilbab besar tapi irit bahan? bikin aja jilbab segitiga… kain yg dibutuhkan cuma 1,5 m x 1,5m aja… Jilbab ini lebarnya hampir sama seperti jilbab bundar selutut, padahal untuk membuat jilbab bundar selutut kain yang membutuhkan adalah 2,25 meter.

Jika kita andaikan harga kain yang kita gunakan adalah Rp. 20 ribu per meter, maka untuk membuat jilbab segitiga ini hanya memerlukan 1,5 meter atau Rp. 30 ribu aja… sedangkan untuk membuat jilbab bundar selutut diperlukan 2,25 meter atau Rp. 45 ribu. Jadi ada selisih 15 ribu dengan ukuran jilbab yang hampir sama…

Jilbab ini bagian depan berbentuk melingkar seperti jilbab bundar, panjangnya kira2 selutut bagi akhwat yang tingginya sekitar 150-160 cm. Adapun bagian belakang jilbab  berbentuk segitiga, panjangnya kurang lebih sebetis atau hampir semata kaki. Bagian samping jilbab sedikit lebih pendek tapi sudah bisa menutupi tangan.

Mau tau cara buatnya? Ikuti langkah2nya sebagai berikut :

1. Siapkan kain berbentuk persegi ukuran 150 cm x 150 cm.

2. Lalu gunting seperti yang ditandai garis putus2 pada gambar:

3. Kain jadi terdiri dari 2 potong, kita sebut saja bagian yg besar sebagai bagian 1 dan bagian segitiga sebagai bagian 2.

4. Lipat bagian 1 jadi dua seperti pada gambar & jahit seperti yang ditandai pada gambar (garis putus2 hijau), dan sisakan kira2 25 cm untuk lingkar wajah.

5. Hasilnya bila dibuka akan tampak seperti pada gambar:

6. Lalu jahit tepi lingkar wajahnya sebagaimana gambar dibawah:

7. Tempelkan bagian 1 dengan bagian 2 seperti pada gambar, lalu gunting bagian tepinya bentuk melingkar seperti pada gambar, lalu jahit bagian 1 dengan bagian 2 seperti garis putus-putus hijau pada gambar:

8. Sehingga hasilnya:

Catatan: ana sarankan gunakan kain polos yang seratnya tidak terlalu kelihatan, karena kalau serat kainnya terlihat nanti hasil sambungan bagian 1 dan bagian 2 akan terlihat belang.

9. Finishingnya tinggal bagian bawahnya di neci dan… selesai!

hasilnya jika dipakai akan tampak seperti dibawah ini:

Jilbab ini tanpa penutup jidat… cara memakainya adalah dengan melipat dua sisi bagian kepala kedalam… Tapi bagi yang ingin memakai penutup jidat bisa juga ditambahkan dengan cara seperti pada cara membuat jilbab bundar di postingan terdahulu..

Selamat mencoba… semoga Alloh memudahkan…

Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang  cara membuat cadar dari jilbab segi empat


, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang  Penyelesaian Tepi Busana: Kelim

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.

buka mesin jahit : https://ummushofi.wordpress.com/2011/07/08/cara-membuat-jilbab-segitiga/

mesin jahit multifungsi – all in one, sudah cukup ?

baju jahit, batik, belajar, guru, indonesia, jahit, jogja, kaos, kebaya, konveksi, kursus, kursus menjahit, les, mesin jahit, obras, private, sekolah, terbaik, usaha, yogyakarta
mesin jahit multifungsi – all in one, sudah cukup ?



kegunaan mesin obras - ….sepertinya sekarang makin banyak yang tertarik (lagi) belajar jahit yah 🙂 + tertarik membeli mesin jahit. Banyak yang bertanya baik online maupun offline seputar mesin jahit portable multifungsi ini, dan ternyata hal serupa juga dialami oleh suami saya ^_^, sering ditanya soal mesin portable ini.

Saya sendiri sebenarnya tidak kompeten loh untuk menjawab pertanyaan itu, ya karena sejak awal punya mesin jahit portable, itulah satu-satunya mesin yang saya pakai, tidak punya dan tidak pernah pakai merk lainnya, jadi saya tidak tau dengan merk atau jenis lain, baik harga, fitur maupun pemakaiannya ^_^.

Yang menarik dari apa yang kami “tangkap” dari mereka yang bertanya tadi adalah persepsi spt : mesinnya canggih, bisa bordir banyak motif, bisa obras, bisa neci, bisa bikin lubang kancing sendiri….jadi nggak perlu beli mesin lain !  …. ^_^

Ada yang salah ? hmm tergantung….

Jika mesin itu digunakan untuk “domestic use” atau malah untuk belajar jahit pertama, tentu tidak salah, it’s fun ! it’s compact and It’ portable ! bisa dibawa kemana-mana, bisa jahit dengan beragam motif yang lucu-lucu ^_^ …. mesin ini pilihan tepat, dibandingkan dengan mesin jahit industri/high speed atau mesin jahit genjot/manual. Jika kebutuhannya adalah untuk domestic use tadi seperti jahit-menjahit baju sendiri, keluarga atau teman, yang hanya digunakan sesekali saja, it’s perfect !

Tapi, ketika kami tanyakan lagi apa tujuan utamanya membeli mesin jahit portabel itu ? jawabnya adalah : ingin seperti RJH alias terima order jahitan luar ^_^ …..hmmm kalau untuk tujuan ini, satu mesin itu tidak cukup. Benar di mesin itu ada fungi bordir, ada fungsi obras ada fungsi necinya dan fungsi-fungsi lainnya, tapi menurut saya, untuk ketiga fungsi tadi yaitu bordir, obras dan neci itu baru “semi”, artinya “semi bordir”, “semi obras” dan “semi neci” ! Untuk fungsi lainnya seperti jahit atau lubang kancing kualitasnya masih baguslah. Ketika tujuannya adalah komersil, satu mesin ini tidak cukup ! Nggak percaya ? ya liat aja langsung ke tempat jahit atau konveksi deh atau sukur kalau bisa masuk ke pabrik garmen ^_^. Lihat disana, anda akan menemukan mesin obras sendiri, mesin neci sendiri, mesin bordir sendiri, dll, setiap fungsi dikerjakan oleh satu mesin sendiri. Kalau anda bisa berkunjung ke pabrik garment (seperti tempay saya dulu bekerja di Bandung) wahh..takjub deh liat mesin – mesin industri itu, merknya juga masih terdengan asing di telinga awam, ada Mitsubhisi, Toyota, Barudan, Tajima, Yamato, Pfaff, Kansai, Pegasus atau yang sudah familiar itu merk JUKI dan Brother, jangan tanyakan berapa harganya yah ^_^ … Tidak akan ada di satu tempat tadi yang isinya adalah misal : 5 atau 10 mesin jahit portable semua ^_^.

“Tapi kan ini buat usaha rumahan……” hmm, kalau begitu, itu sepenuhnya tergantung anda sendiri, standar kualitas jahitan seperti apa yang anda berikan ke pada client anda (dan anda tagihkan ke client anda) ?

Sebenarnya banyak hal yang membedakan antara mesin jahit “domestic use” tadi dengan mesin jahit industri, tapi tidak usah semua dibahas di artikel ini yah, karena saya hanya akan membahas soal penggunaan 1 mesin jahit portable tadi untuk semua keperluan jahit.

Salah satu perbedaan yang paling mencolok adalah penggunaan dinamo. Mesin jahit domestic use itu menggunakan dinamo kecil, bandingkan dengan dinamo besar yang digunakan oleh mesin jahit industri, seperti pada gambar dibawah ini.

Artinya apa ? artinya mesin ini memang cocok untuk “heavy duty” yang memiliki kecepatan tinggi dan konstan, sanggup di”geber” untuk produksi.

Saran saya, jika anda belum punya budget atau “space” untuk mesin obras, neci atau bordir, anda bisa bawa baju yang perlu di obras atau neci itu ke toko benang atau tempat yang menyediakan jasa ini, jangan gunakan obrasan atau necian dari mesin jahit multifungsi anda, ini yang saya lakukan dulu sewaktu masih menggunakan 1 mesin jahit genjot Butterfly ! ….

Sambil menabung untuk beli mesin obras atau neci sendiri, memang mahal, tapi anggap ini investasi anda ^_^

Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang  kegunaan mesin obras

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda

bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang PENGERTIAN KOMUNIKASI, KOMUNIKASI FORMAL DAN JARINGAN KOMUNIKASI

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.

buka mesin jahit : http://rumahjahithaifa.com/2012/09/18/mesin-jahit-multifungsi-all-in-one-sudah-cukup/

  PENGERTIAN KOMUNIKASI, KOMUNIKASI FORMAL DAN JARINGAN KOMUNIKASI

baju jahit, batik, belajar, guru, indonesia, jahit, jogja, kaos, kebaya, konveksi, kursus, kursus menjahit, les, mesin jahit, obras, private, sekolah, terbaik, usaha, yogyakarta
  PENGERTIAN KOMUNIKASI, KOMUNIKASI FORMAL DAN JARINGAN KOMUNIKASI


ciri ciri komunikasi formal - Komunikasi Formal dan Informal
·         PENGERTIAN KOMUNIKASI, KOMUNIKASI FORMAL,  DAN KOMUNIKASI INFORMAL

KOMUNIKASI
     Komunikasi adalah proses dimana orang yang bekerja  dalam organisasi saling mentransmisikan informasi dan menginterpretasikan artinya. Yang penting komunikasi dalam organisasi diperolehnya komunikasi yang efisien dan efektif. Komunikasi yang efektif terjadi bila artian yang dimaksudkan oleh pengirim berita dan artian yang ditangkap oleh penerima berita itu sama dan satu. Sedangkan komunikasi yang efisien terjadi bila biayanya minimum berdasar sumber daya yang dimanfaatkan.
Komunikasi yang efektif sangat penting bagi manajer, karena sebagai proses dimana fungsi manajemen seperti  fungsi perencanaan, fungsi pengorganisasian, fungsi kepemimpinan, fungsi pengendalian dapat dicapai. Komunikasi biasanya sering terganggu hal ini dikarenakan masalah sematik/arti kata, tak adanya umpan balik, saluran komunikasi, gangguan fisik, perbedaan budaya dan status.
Ada pedoman untuk mendapatkan komunikasi secara efektif antara lain yaitu bahwa seseorang harus mendengarkan secara aktif, usahakan memberikan umpan balik, lansung pada masalah, mengambarkan situasi,dan meringkas. Proses komunikasi memungkinkan para manajer menjalankan tanggung jawabnya dan informasi harus dikomunikasikan jepada para manajer sebagai dasar pembuatan keputusan dalam pembuatan fungsi manajer baik secara lisan maupun tulisan.
Komunikasi dapat diartikan sebagai proses pemindahan dalam gagasan atau informasi seseorang ke orang lain. Selain dikatakan sebagai proses pemindahan gagasan seseorang dari orang lain dalam bentuk kata-kata tetapi juga dalam bentuk ekspresi wajah intonasi dan sebagainya. Komunikasi dapat menghubungkan antara bagian yang berbeda atau disebut rantai pertukaran informasi. Hal ini mengandung unsur-unsur ;

    Sebagai kegiatan seseorang untuk megerti,
    Sebagai sarana pengendalian informasi,
    Sebagai sistem bagi terjalinnya komunikasi diantara individu-individu.

Menurut pakar American Management Association ada 10 aturan jika ingin berkomunikasi dengan baik:

    Jelaskan konsep/ide Anda sebelum berkomunikasi,
    Teliti tujuan sebenarnya dalam komunikasi,
    Pertimbangkan suasana lingkungan dan waktu,
    Hubungan pihak lain,
    Waspada atas nada dan isi berita,
    Komunikasikan seseorang yang membantu dan bernilai bagi penerima,
    Tindak lanjut komunikasi,
    Komunikasi untuk waktu yang akan datang pula,
    Tindakan konsisten dengan kata,dan
    Menjadilah pendengar yang baik.


PROSES KOMUNIKASI
Contoh model komunikasi yang sederhana digambarkan dibawah ini :
    Pengirim—>Berita—>Penerima
 Jika salah satu elemen komunikasi tidak ada maka komunikasi tidak akan berjalan. Ada komponen-komponen dalam komunikasi antara lain :
Pengirim(Sender=Sumber) adalah seseorang yang mempunyai kebutuhan atau informasi serta mempunyai kepentinga mengkomunikasikan kepada orang lain.
Pengkodean (Encoding) adalah pengirim mengkodean informasi yang akan disampaikan ke dalam symbol atau isyarat.
Pesan (Massage), pesan dapat dalam segala bentuk biasanya dapat dirasakan atau dimengerti satu atau lebih dari indra penerima.
Saluran (Chanel) adalah cara mentrasmisikan pesan, misal kertas untuk surat, udara untuk kata-kata yang diucapkan.
Penerima (Recaiver) adalah orang yang menafsirkan pesan penerima, jika pesan tidak disampaikan kepada penerima maka komunikasi tidak akan terjadi.
Penafsiran kode (Decoding) adalah proses dimana penerima menafsirkan pesan dan menterjemahkan menjadi informasi yang berarti baginya. Jika semakin tepat penafsiran penerima terhadap pesan yang dimaksudkan oleh penerima, Maka semakin efektif komunikasi yang terjadi.
Umpan balik (Feedback) adalah pembalikan dari proses komunikasi dimana reaksi kominikasi pengirim dinyatakan.
Didalam organisasi sangat membutuhkan komunikasi. Adapun jenis- jenis komunikasi dalam organisasai antara lain :
a. Komunikasi formal vs informal
Komunikasi formal adalah komunikasi yang mengikuti rantai komando yang dicapai oleh hirarki wewenang. Komunikasi informal adalah komunikasi yang terjadi diluar dan tidak tergantung pada herarki wewenang. Komunikasi informal ini timbul karena adanya berbagai maksud, yaitu
- Pemuasan kebutuhan manusiawi,
- Perlawanan terhadap pengaruh yang monoton dan membosankan,
- Keinginan untuk mempengaruhi perilaku orang lain,
- Sumber informasi hubungan pekerjaan.
Jenis lain dari komunikasi informasi adalah adalah dasas-desusyang secara resmi tidak setuju. Desas-desus ini juga mempunyai peranan fungsional sebagai alat komunikasi tambahan bagi organisasi.
b. Komunikasi ke bawah vs komunikasi ke atas vs komunikasi lateral
Komunikasi kebawah mengalir dari peringkat atas ke bawah dalam herarki. Komunikasi ke atas adalah berita yang mengalir darin peringkat bawah ke atas atas suatu organisasi. Komunikasi lateral adalah sejajar antara mereka yang berada tingkat satu wewenang.
c. Komunikasi satu arah dan dua arah
Komunikasi satu arah, pengirim berita berkomunikasi tanpa meminta umpan balik, sedangkan komunikasi dua arah adalah penerima dapat dan memberi umpan balik.
Bagaimanapun juga keefektifan komunikasi organisasi dipengaruhi beberapa factor diantaranya :

    Saluran komunikasi formal
    Sruktur wewenang

Dalam organisasi dimana perbedaan stasus dan kekuasaan akan mempengaruhi isi komunikasi.

    Spesialis jabatan

Anggota organisasi yang sama akan menggunakan istilah-istilah, tujuan, tugas, waktu, dan gaya yang sama dalam berkomonikasi.
Komunikasi formal adalah suatu proses komunikasi yang bersifat resmi dan biasanya dilakukan di dalam lembaga formal melalui garis perintah atau sifatnya instruktif , berdasarkan struktur organisasi oleh pelaku yang berkomunikasi sebagai petugas organisasi dengan status masing - masing yang tujuannya menyampaikan pesan yang terkait dengan kepentingan dinas . Suatu komunikasi juga dapat dikatakan formal ketika komunikasi antara dua orang atau lebih yang ada pada suatu organisasi dilakukan berdasarkan prinsip - prinsip dan struktur organisasi .

Komunikasi informal adalah komunikasi antara orang yang ada dalam suatu organisasi , akan tetapi tidak direncanakan atau tidak ditentukan dalam struktur organisasi . Fungsi komunikasi informal adalah untuk memelihara hubungan sosial persahabatan kelompok informal , penyebaran informasi yang bersifat pribadi dan privat seperti isu , gossip , atau rumor . Tentang komunikasi informal sebaiknya tidak dilakukan berdasarkan informasi yang masih belum jelas dan tidak akurat , carilah sumber informasi yang dapat dipercaya , selalu gunakan akal sehat dan bertindak berdasarkan pikiran yang positif . Informasi dalam komunikasi informal biasanya timbul melalui rantai kerumunan di mana seseorang menerima informasi dan diteruskan kepada seseorang atau lebih dan seterusnya sehingga informasi tersebut tersebar ke berbagai kalangan . Implikasinya adalah kebenaran informasi tersebut menjadi tidak jelas atau kabur . Meski demikian komunikasi informal akan untuk memenuhi kebutuhan sosial , mempengaruhi orang lain , dan mengatasi kelambatan komunikasi formal yang biasanya cenderung kaku dan harus melalui berbagai jalur terlebih dahulu .
Jaringan komunikasi adalah saluran yang digunakan untuk meneruskan pesan dari satu orng ke orang lain. Jaringan ini dapat dilihat dari dua perspektif. Pertama, kelompok kecil sesuai dengan sumberdaya yang dimilikinya akan mengembangkan pola komunikasi yang menggabungkan beberapa struktur jarngan komunikasi. Jaringan komunikasi ini kemudian merupakan sistim komunikasi umum yang akan digunakan oleh kelompok dalam mengirimkan pesan dari satu orang keorang lainnya. Kedua, jaringan komunikasi ini bias dipandang sebagai struktur yang diformalkan yang diciptakan oleh organisasi sebagai sarana komunikasi organisasi.

.    Beberapa pengertian jaringan komunikasi menurut beberapa ahli dapat disebutkan sebagai berikut:
1). Pengertian jaringan komunikasi menurut Rogers (1983) adalah suatu jaringan yang terdiri atas: individu-individu yang saling berhubungan, yang dilmbungkan oleh arus komunikasi yang terpola.
2). Hanneman dan Mc Ever dalam Djamali (1999) menyatakan bahwa jaringan komunikasi adalah pertukaran informasi yang terjadi secara teratur antara dua orang atau lebih.
3). Knoke dan Kuklinski (1982) melihat jaringan komunikasi sebagai suatu jenis hubungan yang secara khusus merangkai individu-individu, obyek-obyek dan peristiwa-peristiwa.
4). Berger dan Chaffee mengutip pendapat Farace (1977) yang melihat jaringan komunikasi sebagai suatu pola yang teratur dari kontak antara person yang dapat diidentifikasi sebagai pertukaran informasi yang dialami seseorang di dalam sistem sosialnya (Berger dan Chaffee. 1987:239).
5). Feldman dan Arnold (1993) membedakan jaringan komunikasi menjadi dua jenis, yaitu jaringan komunikasi formal (menyerupai struktur organisasi) dan jaringan komunikasi informal yang disebut juga sebagai grapevine atau benalu komunikasi.
6). Sajogyo (1996) mengistilahkan jaringan komunikasi informal ini sebagai jaringan komunikasi tradisional. Jaringan komunikasi tradisional merupakan saluran komunikasi yang paling penting untuk mobilisasi desa .

·         PENGERTIAN PENGAWASAN BESERTA JENIS DAN TYPE PADA SIATU PENGAWASAN
Pengertian Pengawasan
Pengawasan adalah proses dalam menetapkan ukuran kinerja dan pengambilan tindakan yang dapat mendukung pencapaian hasil yang diharapkan sesuai dengan kinerja yang telah ditetapkan tersebut. Controlling is the process of measuring performance and taking action to ensure desired results. Pengawasan adalah proses untuk memastikan bahwa segala aktifitas yang terlaksana sesuai dengan apa yang telah direncanakan . The process of ensuring that actual activities conform the planned activities.

Menurut Winardi “Pengawasan adalah semua aktivitas yang dilaksanakan oleh pihak manajer dalam upaya memastikan bahwa hasil aktual sesuai dengan hasil yang direncanakan”. Sedangkan menurut Basu Swasta  “Pengawasan merupakan fungsi yang menjamin bahwa kegiatan-kegiatan dapat memberikan hasil seperti yang diinginkan”. Sedangkan menurut Komaruddin “Pengawasan adalah berhubungan dengan perbandingan antara pelaksana aktual rencana, dan awal Unk langkah perbaikan terhadap penyimpangan dan rencana yang berarti”.

Pengawasan adalah suatu upaya yang sistematik untuk menetapkan kinerja standar pada perencanaan untuk merancang sistem umpan balik informasi, untuk membandingkan kinerja aktual dengan standar yang telah ditentukan, untuk menetapkan apakah telah terjadi suatu penyimpangan tersebut, serta untuk mengambil tindakan perbaikan yang diperlukan untuk menjamin bahwa semua sumber daya perusahaan atau pemerintahan telah digunakan seefektif dan seefisien mungkin guna mencapai tujuan perusahaan atau pemerintahan. Dari beberapa pendapat tersebut diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa pengawasan merupakan hal penting dalam menjalankan suatu perencanaan. Dengan adanya pengawasan maka perencanaan yang diharapkan oleh manajemen dapat terpenuhi dan berjalan dengan baik.

Pengawasan pada dasarnya diarahkan sepenuhnya untuk menghindari adanya kemungkinan penyelewengan atau penyimpangan atas tujuan yang akan dicapai. melalui pengawasan diharapkan dapat membantu melaksanakan kebijakan yang telah ditetapkan untuk mencapai tujuan yang telah direncanakan secara efektif dan efisien. Bahkan, melalui pengawasan tercipta suatu aktivitas yang berkaitan erat dengan penentuan atau evaluasi mengenai sejauhmana pelaksanaan kerja sudah dilaksanakan. Pengawasan juga dapat mendeteksi sejauhmana kebijakan pimpinan dijalankan dan sampai sejauhmana penyimpangan yang terjadi dalam pelaksanaan kerja tersebut.

Konsep pengawasan demikian sebenarnya menunjukkan pengawasan merupakan bagian dari fungsi manajemen, di mana pengawasan dianggap sebagai bentuk pemeriksaan atau pengontrolan dari pihak yang lebih atas kepada pihak di bawahnya.” Dalam ilmu manajemen, pengawasan ditempatkan sebagai tahapan terakhir dari fungsi manajemen. Dari segi manajerial, pengawasan mengandung makna pula sebagai:
“pengamatan atas pelaksanaan seluruh kegiatan unit organisasi yang diperiksa untuk menjamin agar seluruh pekerjaan yang sedang dilaksanakan sesuai dengan rencana dan peraturan.” atau
“suatu usaha agar suatu pekerjaan dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana yang telah ditentukan, dan dengan adanya pengawasan dapat memperkecil timbulnya hambatan, sedangkan hambatan yang telah terjadi dapat segera diketahui yang kemudian dapat dilakukan tindakan perbaikannya.”
Sementara itu, dari segi hukum administrasi negara, pengawasan dimaknai sebagai
“proses kegiatan yang membandingkan apa yang dijalankan, dilaksanakan, atau diselenggarakan itu dengan apa yang dikehendaki, direncanakan, atau diperintahkan.”
Hasil pengawasan ini harus dapat menunjukkan sampai di mana terdapat kecocokan dan ketidakcocokan dan menemukan penyebab ketidakcocokan yang muncul. Dalam konteks membangun manajemen pemerintahan publik yang bercirikan good governance (tata kelola pemerintahan yang baik), pengawasan merupakan aspek penting untuk menjaga fungsi pemerintahan berjalan sebagaimana mestinya. Dalam konteks ini, pengawasan menjadi sama pentingnya dengan penerapan good governance itu sendiri.

Dalam kaitannya dengan akuntabilitas publik, pengawasan merupakan salah satu cara untuk membangun dan menjaga legitimasi warga masyarakat terhadap kinerja pemerintahan dengan menciptakan suatu sistem pengawasan yang efektif, baik pengawasan intern (internal control) maupun pengawasan ekstern (external control). Di samping mendorong adanya pengawasan masyarakat (social control).
Sasaran pengawasan adalah temuan yang menyatakan terjadinya penyimpangan atas rencana atau target. Sementara itu, tindakan yang dapat dilakukan adalah:
a.    mengarahkan atau merekomendasikan perbaikan;
b.    menyarankan agar ditekan adanya pemborosan;
c.    mengoptimalkan pekerjaan untuk mencapai sasaran rencana.

    Pada dasarnya ada beberapa jenis pengawasan yang dapat dilakukan, yaitu:

1.      Pengawasan Intern dan Ekstern
Pengawasan intern adalah pengawasan yang dilakukan oleh orang atau badan yang ada di dalam lingkungan unit organisasi yang bersangkutan.” Pengawasan dalam bentuk ini dapat dilakukan dengan cara pengawasan atasan langsung atau pengawasan melekat (built in control) atau pengawasan yang dilakukan secara rutin oleh inspektorat jenderal pada setiap kementerian dan inspektorat wilayah untuk setiap daerah yang ada di Indonesia, dengan menempatkannya di bawah pengawasan Kementerian Dalam Negeri.
Pengawasan ekstern adalah pemeriksaan yang dilakukan oleh unit pengawasan yang berada di luar unit organisasi yang diawasi. Dalam hal ini di Indonesia adalah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), yang merupakan lembaga tinggi negara yang terlepas dari pengaruh kekuasaan manapun. Dalam menjalankan tugasnya, BPK tidak mengabaikan hasil laporan pemeriksaan aparat pengawasan intern pemerintah, sehingga sudah sepantasnya di antara keduanya perlu terwujud harmonisasi dalam proses pengawasan keuangan negara. Proses harmonisasi demikian tidak mengurangi independensi BPK untuk tidak memihak dan menilai secara obyektif aktivitas pemerintah.

2.      Pengawasan Preventif dan Represif
Pengawasan preventif lebih dimaksudkan sebagai, “pengawasan yang dilakukan terhadap suatu kegiatan sebelum kegiatan itu dilaksanakan, sehingga dapat mencegah terjadinya penyimpangan.” Lazimnya, pengawasan ini dilakukan pemerintah dengan maksud untuk menghindari adanya penyimpangan pelaksanaan keuangan negara yang akan membebankan dan merugikan negara lebih besar. Di sisi lain, pengawasan ini juga dimaksudkan agar sistem pelaksanaan anggaran dapat berjalan sebagaimana yang dikehendaki. Pengawasan preventif akan lebih bermanfaat dan bermakna jika dilakukan oleh atasan langsung, sehingga penyimpangan yang kemungkinan dilakukan akan terdeteksi lebih awal.
Di sisi lain, pengawasan represif adalah “pengawasan yang dilakukan terhadap suatu kegiatan setelah kegiatan itu dilakukan.” Pengawasan model ini lazimnya dilakukan pada akhir tahun anggaran, di mana anggaran yang telah ditentukan kemudian disampaikan laporannya. Setelah itu, dilakukan pemeriksaan dan pengawasannya untuk mengetahui kemungkinan terjadinya penyimpangan.

3.      Pengawasan Aktif dan Pasif
Pengawasan dekat (aktif) dilakukan sebagai bentuk “pengawasan yang dilaksanakan di tempat kegiatan yang bersangkutan.” Hal ini berbeda dengan pengawasan jauh (pasif) yang melakukan pengawasan melalui “penelitian dan pengujian terhadap surat-surat pertanggung jawaban yang disertai dengan bukti-bukti penerimaan dan pengeluaran.” Di sisi lain, pengawasan berdasarkan pemeriksaan kebenaran formil menurut hak (rechmatigheid) adalah “pemeriksaan terhadap pengeluaran apakah telah sesuai dengan peraturan, tidak kadaluarsa, dan hak itu terbukti kebenarannya.” Sementara, hak berdasarkan pemeriksaan kebenaran materil mengenai maksud tujuan pengeluaran (doelmatigheid) adalah “pemeriksaan terhadap pengeluaran apakah telah memenuhi prinsip ekonomi, yaitu pengeluaran tersebut diperlukan dan beban biaya yang serendah mungkin.”

4.      Pengawasan kebenaran formil menurut hak (rechtimatigheid) dan pemeriksaan kebenaran materiil mengenai maksud tujuan pengeluaran (doelmatigheid).
Dalam kaitannya dengan penyelenggaraan negara, pengawasan ditujukan untuk menghindari terjadinya “korupsi, penyelewengan, dan pemborosan anggaran negara yang tertuju pada aparatur atau pegawai negeri.” Dengan dijalankannya pengawasan tersebut diharapkan pengelolaan dan pertanggung jawaban anggaran dan kebijakan negara dapat berjalan sebagaimana direncanakan.

    PERKEMBANGAN ORGANISASI

  Organisasi sudah sangat berkembang dengan sangat pesat,kita dapat melihat perkembangan nya dari sistem yang ada pada sebuah organisasi yang berdiri pada masa kini.ciri-ciri dari perkembangan organisasi:

1. Keputusan penuh dengan pertimbangan.
2. Diterapkan pada semua sub sistem manusia baik individu, kelompok dan organisasi.
3. Menerima intervensi baik dari luar maupun dalam organisasi yang mempunyai kedudukan di luar mekanisme organisasi.
4. Teori sebagai alat analistis.

Dampak yang di hasilkan dari perkembangan Organisasi :
1. pengembangan potensi manusia
2. efektivitas dan kesehatan dari suatu organisasi
3. banyak pekerjaan yang menantang
4. perubahan dalam penggunaan segala sumber daya yang ada

Arti dari perkembangan organisasi yaitu suatu upaya yang di lakukan oleh para pendiri organisasi yang dimaksudkan untuk membenahi,meningkatkan,dan keinginan untuk mencapai tujuan bersama yang lebih baik dari tujuan yang sebelumnya,maka dari itu terjadilah perkembangan yang ada pada Organisasi.Perubahan pada Organisasi sangat berpengaruh kepada efektivitas dan kinerja para anggotanya,Motivasi pun di perlukan untuk bisa mengembangkan sistem yang ada pada Organisasi.

Faktor yang mendukung adanya perkembangan pada Organisasi :
1. keinginan untuk menjadi lebih baik
2. ingin mengambil keputusan yang baik untuk bersama
3. mengembangkan pengaturan sistem organisasi yang kurang
4. konflik akan mudah di atasi

            Perkembangan dan perubahan pada organisasi harus di lakukan demi berlangsungnya kegiatan Organisasi yang lebih baik dan lebih bersahabat dengan lingkungan sekitar organisasi yang berdiri di tengah-tengah masyarakat,dengan demikian kelak anggota mau pun pemimpin suatu organisasi akan menjadi individu yang baik terhadap kawan,keluarga, dan juga masyarakat walaupun sudah tidak ada dalam organisasi lagi,karena sudah terbiasa bekerja sama sebelum nya pada organisasi yang pernah di ikutinya.

Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang  ciri ciri komunikasi formal

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda

bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang  Apa pendapat kalian mengenai kerajinan tekstil di indonesia

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.

buka mesin jahit : http://arifharypurnomo.blogspot.co.id/2012/11/pengertian-komunikasi-komunikasi-formal.html

Apa pendapat kalian mengenai kerajinan tekstil di indonesia

baju jahit, batik, belajar, guru, indonesia, jahit, jogja, kaos, kebaya, konveksi, kursus, kursus menjahit, les, mesin jahit, obras, private, sekolah, terbaik, usaha, yogyakarta
Apa pendapat kalian mengenai kerajinan tekstil di indonesia
komentar tentang kerajinan tekstil - Kerajinan tekstil di Indonesia sangat berkualitas. Akan tetapi pemproduksiannya kurang begitu maksimal dan kurang didukung. Sehingga harganya mahal, dan karena itulah, salah satu faktor penyebab kurang diminatinya oleh masyarakat.

Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang  komentar tentang kerajinan tekstil

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda

bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang Mengenal Kerajinan Tekstil (Rangkuman-Lengkap)

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.

buka mesin jahit : http://brainly.co.id/tugas/361672

 Mengenal Kerajinan Tekstil (Rangkuman-Lengkap)

baju jahit, batik, belajar, guru, indonesia, jahit, jogja, kaos, kebaya, konveksi, kursus, kursus menjahit, les, mesin jahit, obras, private, sekolah, terbaik, usaha, yogyakarta
 Mengenal Kerajinan Tekstil (Rangkuman-Lengkap)

 apa sajakah yang termasuk ragam hias geometri pada pada pembuatan kerajinan tekstill - Pengertian kata tekstil adalah jalinan antara lungsin dan pakan atau dapat dikatakan sebuah anyaman yang mengikat satu sama lain, tenunan dan rajutan. Tekstil dapat ditemukan pada kehidupan sehari-hari, yaitu kain biasa digunakan untuk pakaian sebagai kebutuhan sandang, sprei pelapis tempat tidur dan sarung bantal, taplak meja, kain yang dijahit menjadi tas dan produk kerajinan lainnya.

Kerajinan tekstil di Indonesia dapat dibagi menjadi kerajinan tekstil modern dan kerajinan tekstil tradisional. Kerajinan tekstil modern banyak digunakan untuk memenuhi kebutuhan praktis atau fungsional, sedangkan kerajinan tekstil tradisional umumnya memiliki makna simbolis dan digunakan juga untuk kebutuhan upacara tradisional. Perkembangan saat ini para perancang atau desainer mulai memanfaatkan kembali kain tradisional Indonesia pada karya-karyanya. Para perancang atau desainer berusaha mengembangkan ide dari tekstil Indonesia agar menjadi lebih dikenal luas di masyarakat, baik di Indonesia maupun di dunia.

Fungsi kerajinan tekstil modern dan tradisional
Image By : prakaryawirausahaan.blogspot.com




1. Kerajinan Tekstil Modern


Karya kerajinan tekstil, secara fungsi dapat dibagi sebagai berikut.

    Sebagai pemenuhan kebutuhan sandang dan fashion : seperti Busana, Aksesoris, Sepatu, Topi dan Tas.                                                                                                                                
    Sebagai pelengkap interior : seperti Kain tirai, kain salut kursi, Perlengkapan rumah tangga (cempal, alas makan dan minum, tudung saji, sarung bantal, sprei, keset, lap, dll), Aksesoris ruangan (wadah, tissue, taplak, hiasan dekorasi ruangan, kap lampu, dll).
    Sebagai wadah dan pelindung benda : seperti Tas laptop, Aneka tas, Aneka wadah, Aneka dompet, dan lain-lain.

kerajinan tekstil modern
Image By : prakaryawirausahaan.blogspot.com
Produk kerajinan umumnya memanfaatkaan bahan baku yang tersedia dan dihasilkan melalui keterampilan tangan dengan alat bantu sederhana serta diproduksi dalam jumlah yang terbatas. Oleh sebab itu karya kerajinan biasanya mempunyai ciri khas dari daerah yang membuatnya, demikian pula dengan produk kerajinan tekstil. Keragaman bahan baku dan keterampilan daerah di Indonesia menghasilkan keragaman produk kerajinan tekstil Indonesia. Produk kerajinan tekstil merupakan salah satu sumber daya bangsa Indonesia yang dapat menjaga dan melestarikan keberadaan budaya setempat dan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan penggunanya. Untuk dapat mengembangkan tekstil tradisional Indonesia, kita harus mengenalnya lebih dalam.

2. Kerajinan Tekstil Tradisional Indonesia

Karya kerajinan tekstil tradisional Indonesia secara fungsi dapat dibagi sebagai berikut.

kerajinan tekstil tradisional indonesia
Image By : prakaryawirausahaan.blogspot.com

    Sebagai pemenuhan kebutuhan sandang yang melindungi tubuh, seperti kain panjang, sarung, dan baju daerah.
    Sebagai alat bantu atau alat rumah tangga, seperti kain gendongan bayi dan untuk membawa barang.
    Sebagai alat ritual (busana khusus ritual tradisi tertentu), contohnya: Kain tenun Ulos, Kain pembungkus kafan batik motif doa, Kain ikat celup Indonesia Timur (penutup jenazah), Kain Tapis untuk pernikahan masyarakat daerah lampung, Kain Cepuk untuk ritual adat di Pulau Nusa Penida, Kain Songket untuk pernikahan dan khitanan, Kain Poleng dari Bali untuk acara ruwatan (penyucian).

3. Ragam Hias Kerajinan Tekstil Tradisional dan Modern

ragam hias kerajinan tekstil tradisional dan murni
Image By : updatetugassekolah.blogspot.com
Pada kerajinan tekstil, estetika atau keindahannya dimunculkan oleh bentuk kerajinan, tekstur material, warna serta yang paling menonjol adalah ragam hiasnya. Ragam hias dan warna pada tekstil tradisional umumnya memiliki simbol dan makna tertentu, sedangkan pada ekstil modern ragam hias cencerung berfungsi sebagai nilai tambah estetika atau keindahan.

a. Ragam Hias Murni, ialah ragam hias yang hanya berfungsi untuk memberni nilai tambah estetika pada benda tersebut dan tidak berhubungan dengan nilai fungsi benda tersebut.
b. Ragam Hias Simbolis, ialah ragam hias yang selain berfungsi memperindah juga memiliki makna tertentu yang bersumber dari adat istiadat, agama maupun sistem sosial, yang harus diataati norma-normanya untuk menghindari salah pengertian bagi pengguna ragam hias tersebut. Contoh ragam hias ini adalah kaligrafi, ragam hias pohon hayat, ragam hias burung phoenix, ragam hias swastika, dan sebagainya.

Ragam hias di Indonesia, berdasarkan pada pola dan bentuk visualnya, dibagi dalam klasifikasi sebagai berikut.

a. Ragam Hias Geometris adalah ragam hias yang mengulang suatu bentuk baku tertentu dengan ukuran tertentu dalam komposisi yang seimbang pada seluruh sisinya.
b. Ragam Hias Tumbuh-tumbuhan adalah ragam hias yang mengambil inspirasi dari tumbuh-tumbuhan pada wilayah tertentu untuk dimodifikasi menjadi ragam hias yang mencerminkan ciri khas wilayah tersebut.
c. Ragam Hias Makhluk Hidup adalah ragam hias yang mengambil inspirasi dari makhluk hidup di darat, laut, dan udara pada wilayah tertentu dan dimodifikasi menjadi ragam hias khas wilayah tersebut.
d. Ragam Hias Dekoratif adalah ragam hias yang bersifat artifisial dan biasanya merupakan penggabungan dari beberapa inspirasi ragam hias pada kelompok yang ada sebelumnya yang dimodifikasi sehingga menjadi sebuah bentuk ragam hias yang baru dan memiliki nilai estetika tersendiri.

Pola Ragam Hias

a. Jenis pola tunggal (pattern), yaitu bentuk pola yang yang disusun dengan ukuran yang berdiri sendiri tanpa diberi bentuk yang lain.
b. Jenis pola ulang himpunan (assemblage), yaitu bentuk pola yang tiap bagian merupakan suatu kelompok dan kumpulan dari beberapa bentuk atau unsur yang masih bersifat satu kesatuan.
c. Jenis pola ulang menyeluruh, yaitu ragam hias dengan kombinasi-kombinasi ulangan disertai dengan membubuhkan bentuk lain yang tidak tecakup dalam kelompok tanpa merusak bentuk pokok dari ragam hias tersebut.

Pola pada ragam hias biasanya terdiri atas ragam hias pokok, ragam hias pendukung, dan ragam hias isian atau pelengkap. Proses penataan ragam hias secara garis besar dapat dikelompokkan dalam proses sebagai berikut.

a. Proses pengulangan sejajar, baik secara vertikal maupun horizontal, disusun dalam posisi yang sama, jarak dan ukuran yang sama.
b. Proses pengulangan berpotongan, yaitu pada proses pembuatan motif saling bertumpangan dan berpotongan terhadap bidang gambar.

Ragam hias pada tekstil tradisional pada umumnya menggunakan proses pengulangan yang disusun simetris. Pada tekstil modern, proses pengulangan ragam hias, baik yang sejajar maupun yang berpotongan, selain dusun secara simetris sering pula digunakan secara asimetris, bahkan bersifat acak

Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang  apa sajakah yang termasuk ragam hias geometri pada pada pembuatan kerajinan tekstill

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda

bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang Alat & bahan untuk menyulam

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.

buka mesin jahit : http://ensiklopediasli.blogspot.co.id/2015/09/mengenal.kerajinan.tekstil.rangkuman.lengkap.html

 Alat & bahan untuk menyulam

baju jahit, batik, belajar, guru, indonesia, jahit, jogja, kaos, kebaya, konveksi, kursus, kursus menjahit, les, mesin jahit, obras, private, sekolah, terbaik, usaha, yogyakarta
 Alat & bahan untuk menyulam
alàt dan bahan sulam payet - Alat & bahan yang dibutuhkan sangat mudah ditemukan di pasaran, bahkan sekarang sudah menjamur toko online yang menyediakan berbagai macam kebutuhan untuk menyulam. Harganya juga bervariasi, ada yang mahal ada pula yang murah, semua tergantung penyulamnya.

Bahan yang diperlukan :

Kain
Berbagai jenis kain bisa disulam, asalkan jarum bisa melewatinya.

Benang
Banyak jenis benang di pasaran, ada merk DMC, Blue moon, Rose & masih ada lagi. Memang untuk jenis DMC masih menduduki peringkat atas dalam hasil sulamannya, karena lebih kuat, tebal, & kilap. Bukan berarti merk lain tidak bagus untuk menyulam, merk yang biasa juga bagus loh...!

Pita
Jenis pita juga bemacam-macam, ada pita satin, pita organdi, pita sutra. Ukurannya bervariasi, mulai dari 1/8 inci sampai 2 inci. Jika kain yang digunakan rapat, jangan menggunakan pita terlalu panjang, karena pita akan terkikis oleh kain yang bisa membuat pitanya rusak.

Jarum
Ketika mengerjakan sulam pita pakailah jarum yang ukuran besar, jarum khusus untuk sulam pita. Jarum jenis ini ada yang ujungnya tumpul, ada juga yang runcing. Kalau mengerjakan teknik "spider web rose" lebih nyaman menggunakan yang ujungnya tumpul, supaya ujung jarum tidak tersangkut di pita.
Kalau sulam benang kita bisa memakai jarum biasa.


Pembidang
Digunakan untuk membentangkan kain sehingga mudah di sulam dan untuk mencegah kerutan pada kain.Ada beberapa jenis kain yang tidak memerlukan pembidang, seperti kain kodorai. Karena bekas dari pembidang akan terlihat. Hati-hati juga dengan pembidang yang terbuat dari plastik, jika pembidangan itu dibiarkan di kain dalam jangka waktu lama, terkadang warna pembidangan akan membekas pada kain. Tidak semua kegiatan menyulam menggunakan pembidang, bahkan tanpa pembidang kita bisa dengan bebas menyulam. Tapi itu semua dikembalikan lagi pada setiap penyulam.

Menjiplak pola
Gunakan karbon warna, tapi jangan mempergunakan karbon hitam, karena kotor. Ketika menjiplak pola gunakanlah jarum pentul supaya gambar tidak geser.
Untuk menggambar pola seperti spider web rose, dapat menggunakan penggaris untuk membuat lingkaran





Adapun tusuk dasar sulam pita dapat dilihat dibawah ini
(untuk melihat tutorialnya klik jenis sulamannya)
*maaf sebagian tutorialnya belum ada*



Cara menyulam :

    Awal menyulam

Tusuk dasar sulam pita :

    Stem stitch
    Feather stitch
    Decorated loop stitch
    French knot
    Straight stitch
    Ribbon stitch
    Spider web rose
    Lazy daisy
    Loop stitch
    Gathered ribbon blossom
    Gathered ribbon rose
    Rose stitch
    Concertina rose
    Folded ribbon rose
    Leaf stitch
    Spider web rose 2

Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang  alàt dan bahan sulam payet

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda

bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang Pengertian Unsur Estetika Dan Ergonomis

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.

buka mesin jahit :http://ayomenyulam.blogspot.co.id/2010/12/alat-bahan-untuk-menyulam.html

 Pengertian Unsur Estetika Dan Ergonomis

baju jahit, batik, belajar, guru, indonesia, jahit, jogja, kaos, kebaya, konveksi, kursus, kursus menjahit, les, mesin jahit, obras, private, sekolah, terbaik, usaha, yogyakarta
 Pengertian Unsur Estetika Dan Ergonomis

unsur produk estetika - Pengertian unsur estetika dan ergonomis. Kerajinan dibuat untuk dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Kerajinan memiliki 2 jenis yaitu: kerajinan dari bahan keras dan kerajinan dari bahan lunak. Produk kerajinan di indonesia sangat beragam, mulai dari karya kerajian yang digunakan untuk kebutuahan fungsi pakai dan karya kerajinan untuk hiasan. Dalam perkembangannya produk, kerajinan tidak dapat melepaskan diri dari unsur-unsur seni pada umumnya. Dalam perkembangannya produk, kerajinan tidak dapat melepaskan diri dari unsur-unsur seni pada umumnya. Pembuatan kerajinan harus memperhatikan unsur estetika dan ergonomis.


Perngertian Unsur Estetika merupakan sebuah objek yang memiliki unsur keindahan, sedangkan pengertian unsur ergonomis merupakan sebuah kerajinan yang memiliki nilai ergonomis seperti keamanan, kenyamanan, dan keluwesan.
Pengertian Unsur Estetika Dan Ergonomis
                                                                                                                        
Pengertian Kerajinan Dari Bahan Lunak
Fungsi Kerajinan Dari Bahan Lunak

1. Unsur Estetika
Pengertian unsur estetika adalah nilai-nilai estetis yang menyertai sebuah karya seni. Pengertian unsur estetika sering kita kenal dengan istilah keindahan.  Keindahan juga diartikan sebagai pengalaman estetis yang diperolah ketika seseorang mencerap objek seni atau dapat pula dipahami sebagai sebuah objek yang memiliki unsur keindahan.  Nilai-nilai keindahan (estetik) atau keunikan karya seni memiliki 4 prinsip yaitu : kesatuan (unity), keselarasan (harmoni), keseimbangan (balance), dan kontras (contrast) sehingga menimbulkan perasaan haru, nyaman, bahagia, nikmat, agung, ataupun rasa senang.

2. Unsur Ergonomis
Pengertian unsur ergonomis pada produk kerajinan aspek fungsi menepati porsi utama atau karya kerajinan selalu dikaitkan dengan aspek fungsi atau kegunaan. Maka karya kerajinan harus mempunyai nilai ergonomis.  Adapun unsur ergonomis karya kerajinan adalah sebagai berikut :

    Keamanan (security) adalah jaminan tentang keamanan orang menggunakan produk kerajinan tersebut. Setiap produk kerajinan tidak semuanya aman digunakan. Maka dari itu sebelum kita membeli suatu kerajinan kita harus memilih-milih produk kerajinan yang aman dan efisien untuk digunakan, serta kerajinan tersebut tidak gampang rusak.
    Kenyamanan (comfortable) adalah kenyamanan apabila produk kerajinan tersebut digunakan. Barang yang enak digunakan disebut barang terap. Produk kerajinan terapan adalah produk kerajinan yang memiliki nilai praktis yang tinggi.
    Keluwesan (flexibility) adalah keluwesan penggunaan. Produk kerajinan adalah produk terap atau pakai, yaitu produk kerajinan yang wujudnya sesuai dengan kegunaan atau terapannya. Produk kerajinan terap atau pakai dipersyaratkan memberi kemudahan dan keluwesan penggunaan agar pemakai tidak mengalami kesulitan dalam penggunaanya.

Kesimpulannya adalah Perngertian Unsur Estetika merupakan sebuah objek yang memiliki unsur keindahan, sedangkan Pengertian Unsur Ergonomis merupakan sebuah kerajinan yang memiliki nilai ergonomis seperti keamanan, kenyamanan, dan keluwesan. Itulah materi tentang pengertian unsur estetika dan ergonomis yang bisa sampaikan, semoga membantu dalam proses belajar mengajar. Terimakasih.

Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang  unsur produk estetika

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda

bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang  JAHIT TAS ANDA SENDIRI
. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.

buka mesin jahit : http://www.bahanbacaan.com/2016/05/pengertian-unsur-estetika-dan-ergonomis.html

JAHIT TAS ANDA SENDIRI


cara membuat tas dari kain  - Cara membuat tote bag dalam enam langkah sederhana

Apakah Anda seorang penjahit pemula atau penjahit terampil, dengan panduan kami yang mudah untuk diikuti, membuat tote bag akan lebih mudah. Lihat video singkat untuk inspirasi dan unduh panduan untuk kami mendapatkan cara menjahit di rumah.

Pilih kain yang cocok untuk anda. Jika Anda menginginkan, tambahkan renda, kantong, pita dan bahkan menukar tali tas berbahan kain dengan sabuk lama. Biarkan imajinasi kreativitas Anda bekerja!
Pandangan atas dari tote bag putih dengan saku digambar tangan dan besi pengait ikat pinggang.
Siap memulai?
Unduh panduan enam langkah untuk menjahit tote bag Anda di rumah. Jika Anda ingin, Anda dapat sesuaikan ukurannya, tambahkan detail Anda sendiri atau tetap sederhana. Bersenang-senang dengan ini!

Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang  cara membuat tas dari kain
, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda

bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang SEBUTKAN 5 JENIS NAMA KERAJINAN TEKSTIL BESERTA GAMBARNYA,BERIKAN KOMENTAR TERHADAP MASING-MASING 

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.

buka mesin jahit : http://www.ikea.com/id/in/catalog/categories/departments/Textiles/roomset/20151_idtx01a/

SEBUTKAN 5 JENIS NAMA KERAJINAN TEKSTIL BESERTA GAMBARNYA,BERIKAN KOMENTAR TERHADAP MASING-MASING KERAJINAN TERSEBUT.....?

baju jahit, batik, belajar, guru, indonesia, jahit, jogja, kaos, kebaya, konveksi, kursus, kursus menjahit, les, mesin jahit, obras, private, sekolah, terbaik, usaha, yogyakarta
SEBUTKAN 5 JENIS NAMA KERAJINAN TEKSTIL BESERTA GAMBARNYA,BERIKAN KOMENTAR TERHADAP MASING-MASING KERAJINAN TERSEBUT.....?

5 gambar kerajinan tekstil - Kerajinan batik, komentarnya batik merupakan warisan budaya indonesia.
kerajinan pahat, komentarnya kerajinan yang membutuhkan ketekunan.
kerajinan ukir, komentarnya adalah kerajinan yang lumayan banyak diminati oleh orang.
kerajinan songket, komentarnya kerajinan yang masih menonjol di beberapa daerah di indonesia
kerajinan sarung, kometarnya adalah kerajinan yang banyak peminatnya karena banyaknya permintaan dan merupakan kebutuhan yang tak bisa dielakkan.
maaf kalo gambarnya harap cari sendiri ya..,,

 Kerajinan Tekstil Tradisional Indonesia


Karya kerajinan tekstil tradisional Indonesia, secara fungsi dapat dibagi sebagai berikut.

    Sebagai pemenuhan kebutuhan sandang yang melindungi tubuh, seperti kain panjang, sarung dan baju daerah
    Sebagain alat bantu atau alat rumah tangga, seperti kain gendongan bayi dan untuk membawa barang
    Sebagai alat ritual (busana khusus ritual tradisi tertentu), contohnya,

    Kain tenun Ulos
    Kain pembungkus kafan batik motif doa
    Kain ikat celup Indonesia Timur (penutup jenazah)
    Kain Tapis untuk pernikahan masyarakat daerah Lampung
    Kain Cepuk untuk ritual adat di Pulau Nusa Penida
    Kain Songket untuk pernikahan dan khitanan
    Kain Poleng dari Bali untuk acara ruwatan (penyucian)


Tekstil tradisional Indonesia berkembang dengan kreativitas setempat baik pengaruh dari suku maupun bangsa lain. Secara geogra¬s, posisi Indonesia terletak pada persimpangan kebudayaan besar, antara dua benua Asia dan Australia, serta dua samudra, yaitu Samudra Hindia dan Samudra Pasi¬k. Gelombang kontak perdagangan yang melewati wilayah negara kepulauan Indonesia memberikan pengaruh dan mengakibatkan akulturasi (percampuran) budaya yang tampak pada pengembangan karya kerajinan tekstil di Indonesia.

Kain-kain tradisional di wilayah kepulauan Indonesia ini pada awalnya merupakan alat tukar/ barter yang dibawa oleh pedagang pendatang dengan penduduk asli saat membeli hasil bumi dan rempah-rempah di Indonesia. Sekitar abad ke-15 Masehi, pedagang muslim Arab dan India melakukan kontak dagang dengan mendatangi pulau Jawa dan Sumatra. Pengaruh Islam secara langsung dapat dilihat pada tekstil Indonesia. Beberapa batik yang dibuat di Jambi dan Palembang di Sumatra, serta di Utara Jawa, dibuat dengan menggunakan ayat-ayat yang berasal dari bahasa Arab Al Qur’an.


Di Indonesia juga terdapat kain sarung kotak-kotak dan polos yang banyak digunakan di Semenanjung Arab, Timur Laut Afrika, Asia Selatan, Asia Tenggara, dan Kepulauan Pasi¬k. Pada abad ke-13 pedagang Gujarat memperkenalkan Patola, yaitu kain dengan teknik tenun ikat ganda dari benang sutra yang merupakan busana Gujarat, Barat Laut India. Proses pembuatan kain Patola sangat rumit sehingga di India kain ini digunakan dalam berbagai upacara yang berhubungan dengan kehidupan manusia, seperti kelahiran, perkawinan dan kematian juga sebagai penolak bala.


Melalui perdagangan dengan bangsa Gujarat, keberadaan kain Patola tersebar luas di kepulauan Nusantara. Kain Patola umumnya hanya dimiliki oleh kalangan terbatas. Penduduk setempat yang telah memiliki keterampilan menenun pun mencoba mereproduksi kain yang sangat berharga tersebut dengan tenun ikat pakan. Di Maluku, kain ini sangat dihargai dan dikenakan dengan cara dililitkan di pinggang atau leher. Para penenun di Nusa Tenggara Timur mengembangkan corak kain tenun yang dipengaruhi oleh corak yang terdapat pada kain Patola, dengan corak yang berbeda untuk raja, pejabat, dan kepala adat dalam jumlah yang sangat terbatas dan hanya dikenakan pada upacara–upacara adat. Kain Patola dari Lio NTT ini ada yang dibuat sepanjang 4 meter yang disebut katipa berfungsi sebagai penutup jenazah.


Motif Patola juga dikembangkan menjadi kain Cinde di daerah Jawa Tengah. Kain Cinde tidak dibuat dengan teknik tenun ikat ganda, tetapi dibuat dengan teknik direct print, cap atau sablon. Kain ini digunakan sebagai celana dan kain panjang untuk upacara adat, ikat pinggang untuk pernikahan, serta kemben dan selendang untuk menari. Kain serupa terdapat pula di Palembang, disebut kain Sembagi. Sembagi yang berwarna terang digunakan pada upacara mandi pengantin dan hiasan dinding pada upacara adat. Kain Sembagi yang berwarna gelap digunakan untuk penutup jenazah. Motif Patola memengaruhi motif batik Jlamprang yang berwarna cerah yang berkembang di Pekalongan, dan motif Nitik yang berkembang di Yogyakarta dan Surakarta yang berwarna sogan (kecokelatan), indigo (biru), kuning dan putih. Corak Patola juga berkembang di Pontianak, Gorontalo, dan kain tenun Bentenan di Menado.

Kain dengan teknik tenun ikat ganda dibuat di Desa Tenganan Pegeringsingan di Bali. Kain sakral tersebut dikenal dengan nama kain Gringsing yang artinya bersinar. Teknik tenun ikat ganda hanya dibuat di tiga daerah di dunia, yaitu di Desa Tenganan Bali, Indonesia (kain Gringsing), di Kepulauan Okinawa, Jepang (tate-yoko gasuri) dan Gujarat India (kain Patola). Teknik tenun ikat ganda adalah tenun yang kedua arah benangnya, baik benang pada lungsin maupun pakan diwarnai dengan teknik rintang warna untuk membentuk motif tertentu.

Kreativitas bangsa Indonesia mampu mengembangkan satu jenis kain tenun Patola Gujarat menjadi beragam tekstil yang sangat indah di seluruh daerah di Indonesia. Contoh perkembangan kain Patola ini hanya salah satu dari bukti kreativitas tinggi yang dimiliki oleh bangsa kita.

Pada tekstil tradisional, selain untuk memenuhi kebutuhan sandang, juga memiliki makna simbolis di balik fungsi utamanya. Beberapa kain tradisional Indonesia dibuat untuk memenuhi keinginan penggunanya untuk menunjukkan status sosial maupun kedudukannya dalam masyarakat melalui simbolsimbol bentuk ragam hias dan pemilihan warna. Selain itu ada pula kain tradisional Indonesia yang dikerjakan dengan melantunkan doa dan menghiasinya dengan penggalan kata maupun kalimat doa sebagai ragam hiasnya. Tujuannya, agar yang mengenakan kain tersebut diberi kesehatan, keselamatan, dan dilindungi dari marabahaya.


Kain tradisional Indonesia dibuat dengan ketekunan, kecermatan yang teliti dalam menyusun ragam hias, corak warna maupun maknanya. Akibatnya, kain Indonesia yang dihasilkan mengundang kekaguman dunia internasional karena kandungan nilai estetikanya yang tinggi.

Tugas 2
Mengenali Makna Simbol Kain Tradisional
Dikerjakan berkelompok, terdiri atas maksimal 5 orang.

    Tiap kelompok mencari dan membawa minimal 3 contoh kain tradisional. Contoh kain tradisional :



    Tiap kelompok mempresentasikan makna simbolik, fungsi dan memperagakan cara mengenakan kain tradisional tersebut.
    Bukalah kesempatan diskusi dengan teman sekelas sehingga dapat
    melihat kekayaan budaya Indonesia.
    Catatlah komentar teman sekelas dan buatlah rangkuman dari hasil kegiatan presentasi tersebut pada buku tugas.
    Lengkapi dengan dokumentasi kegiatan saat mengerjakan tugas ini.



Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang  5 gambar kerajinan tekstil

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda

bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang  10 Prakarya Cara Mengenal Kerajinan Wirausaha Tekstil

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.

buka mesin jahit : http://brainly.co.id/tugas/350423

10 Prakarya Cara Mengenal Kerajinan Wirausaha Tekstil

baju jahit, batik, belajar, guru, indonesia, jahit, jogja, kaos, kebaya, konveksi, kursus, kursus menjahit, les, mesin jahit, obras, private, sekolah, terbaik, usaha, yogyakarta
10 Prakarya Cara Mengenal Kerajinan Wirausaha Tekstil


10 produk tekstil modern – Definisi kata tekstil terjalin antara lungsin dan pakan, atau dapat dikatakan sebuah anyaman yang mengikat satu sama lain, tenun maupun rajutan.
Mengenal Kerajinan Tekstil

Tekstil dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, yaitu kain yang digunakan untuk pakaian kebutuhan seperti , jok, seprai dan sarung bantal, taplak meja, kain dijahit menjadi tas dan produk kerajinan lainnya.

Kerajinan tekstil di Indonesia dapat dibagi menjadi dua yaitu kerajinan tekstil modern dan kerajinan tekstil tradisional. Kerajinan tekstil modern yang digunakan untuk memenuhi praktis atau fungsional kebutuhan, sedangkan kerajinan tekstil tradisional umumnya memeiliki makna simbolis dan juga digunakan untuk upacara adat.
Kerajinan Tekstil Tradisional

Perkembangan desainer saat ini atau perancang mulai pulih karna kain tradisional Indonesia pada karya-karyanya para desainer mencoba untuk mengembangkan ide tekstil Indonesia agar menjadi lebih dikenal luas di masyarakat. Baik di Indonesia maupun dunia.

Kerajinan Tekstil Modern

Sebuah karya kerajinan tekstil, secara fungsinya dapat dibagi 5 yaitu sebagai berikut :

    Untuk memenuhi kebutuhan  fasion sedang dan fashion tingakat tersulit

    Busana
    Aksesoris
    Sepatu
    Topi
    Tas

    Untuk Pelengkap Interiornya

    Kain tirai
    Kain salut kursi
    Peralatan rumah tangga (cempal, alas makan dan minum, kap makanan, sarung bantal, sperai, tikar, tisu, dll)
    Aksesoris ruang (wadah tissue, taplak, hiasan dekorasi ruang, kap lampu, dll)

    Sebagai Wadah dan Pelindung Benda

    Tas laptop
    Aneka tas
    Aneka wadah
    Aneka dompet
    Dan lai-lain

 Produk kerajinan pada umumnya menggunakan bahan baku yang tersedia dan diproduksi dengan tangan dengan kemampuan alat-alat sederhana dan diproduksi dalam jumlah terbatas. Oleh karena itu kerajinan biasanya memiliki ciri khas daerah yang membuatnya, serta produk kerajinan tekstil. Keragamn bahan baku dan keterampilan lokal di Indonesia diproduksi keragaman produk kerajinan tekstil Indonesia.

Produk kerajinan tekstil merupakan salah satu sumber budaya bangsa Indonesia yang dapat menjaga dan melestarikan keberadaan budaya setempat dan di kembangkan sesuai dengan kebutuhan penggunannya. Untuk dapat mengembangkan tekstil tradisional Indonesia, kita harus mengenalnya lebih dalam.

Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang  10 produk tekstil modern

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda

bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang Metode Mengukur Kemeja Pria
. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.

buka mesin jahit : http://www.jelajahinternet.com/2014/10/mengenal-kerajinan-tekstil-modern-dan.html
Copyright © 2016 Kursus Menjahit.