Tutorial Belajar Dasar Menjahit Bagi Pemula

les, indonesia, private, obras, guru, sekolah, belajar, yogyakarta, usaha, jogja, kursus, terbaik, batik, kaos, kebaya, jahit, baju jahit, mesin jahit, konveksi, kursus menjahit
Tutorial Belajar Dasar Menjahit Bagi Pemula


belajar menjahit dari dasar-Tutorial Belajar Dasar Menjahit Bagi Pemula seperti aku sangat penting, sebelum menjadi profesional cari pengalaman dari nol, tips dan trik perlu kita ketahui, sebelum kita membuat baju, celana, rok atau apapun tentu kita perlu membuat pola dong, namanya juga pemula yg masih awam, teknik jahit menjadi kreativitas tersendiri, atau anda bisa kreatif secara otodidak, dengan study basic dg tujuan profesional membuat kita semangat untuk berhasil baik bisa membuat pakaian anak sampai dewasa. Pemilihan mesin jahit yang cocok untuk pemula juga penting.

Mesin jahit juga menawarkan berbagai pilihan yang berbeda untuk jahitan, kancing, ritsleting dan seterusnya. Sementara sebagian besar dari pilihan ini dimaksudkan untuk menyederhanakan jahit proyek, disarankan bahwa pemula menemukan mesin dasar untuk menggunakan sederhana. Ini akan membantu mereka terbiasa dengan fungsi keseluruhan dari mesin sementara juga kekuatan mereka untuk mempelajari trik-trik jahit berbeda tanpa pengaturan otomatis.

Beberapa Hal Yang Perlu di Pelajari Untuk Pemula :
Belajar menggenjot mesin

    Sekoci dan jarum dilepas
    Kedua kaki berada di atas pijakan kaki
    Tangan kanan memutar roda mesin ke badan
    Roda mesin berputar, kedua kaki bergerak mengikuti gerak yang semestinya
    Kita mulai menggenjot injakan pelan-pelan ke depan dan ke belakang bolak-balik dan tangan pada roda dilepaskan
    Belajar terus hingga putaran roda mesin teratur dan tidak bolak-balik.

Belajar menjahit

    Pasang jarum pada kaki pemegang jarum
    Tanpa menggunakan benang,mulai belajar menjahit di kertas. Mula-mula menjahit lurus, kemudian belajar menjahit belok dan menyudut. Elajarlah terus sampai lancar.
    Pasang benang pada jarum dan pasang sekoci berisi palet pada wadah sekoci.
    Cari potong-potongan kain. Mulailah praktik menjahit. Mula-mula menjahit lurus kemudian menjahit belok dan menyudut. Berlatihlah terus sampai lancar
    Setelah dapat menggunakan mesin dengan baik, kamu dapat belajar menjahit kain-kainkecil seperti lap, kantong tempat koran, dan lain-lain

klik ini tentang fafan
Sebelum belajar menjahit, alangkah sebaiknya belajar:

    Cara menggulung benang pada palet untuk memudahkan menggulung benang pada palet, biasanya terdapat alat khusus yang terdapat pada badan mesin jahit dekat roda putar mesin jahit
    Roda penekan pada mesin jahit dikendurkan supaya jarumnya tidak bergerak
    Benang pada kelosan dililitkan pada palet, memasukkan palet pada alat untuk menggulung benang
    Alat untuk menggulung benang diketatkan injakkan digenjot sambil memperhatikan arah menggulung benang
    Isi palet dengan benang tidak terlalu penuh
    Jangan lupa setelah mengisi palet roda penekan dikencangkan kembali
    Cara memasang palet pada sekoci
        Palet yang berisi benang dimasukkan dalam sekoci
        Ujung benang ditarik melalui bawah per penekan benang pada sekoci.
     Cara memasang dan mengeluarkan sekoci
    Sekoci yang telah berisi palet ditarik bagian bawahnya
        Pegang sekoci di antara ibu jari dan telunjuk kemudian mesukkan sekoci pada tempat sekoci, sampai pas
        Untuk mengeluarkan sekoci dari tempatnya, yaitu dengan cara:
            Jarum berada di atas
            Klep pada palet dibuka, kemudian dipegang antara ibu jari dan telunjuk, sekoci ditarik keluar dari tempatnya


Pasang benang atas dengan cara :

    Benang dalam kelos disimpan pada tiang tempat benang. Tarik benang tersebut dan masukkan pada penyangkut benang yang pertama
    Dari penyangkut benang pertama, benang dimasukkan pada bulatan penekan benang
    Kemudian benang tersebut ditarik ke atas dan dimasukkan pada lubang penyangkut benang kedua (pelat benang)
    Dari penyangkut benang kedua benang dimasukkan ke lubang benang yang menempel pada pengyangkut benang ketiga
    Selanjutnya, sebelum dimasukkan ke lubang jarum, benang disangkutkan dulu pada kawatyang terletak pada bagian atas tempat jarum jahit
    Terakhir, masukkan benang ke lubang jarum mesin jahit


Untuk mengeluarkan benang bawah ke atasnya:

    Tiang untuk menaikkan dan menurunkan sepatu diturunkan ke bawah
    Benang atas yang telah dimasukkan ke lubang jarum, dipegang kuat. Injakan mesin digerakkan sehingga jarum ke bawah. Gerakkan lagi injakan mesin sampai jarum tadi naik lagi ke atas sambil membawa benang ke bawah.

sumber : http://fafansuka.blogspot.com/2013/10/tutorial-belajar-dasar-menjahit-bagi-pemula.html

Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang belajar menjahit dari dasar

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang BELAJAR DESAIN BUSANA SERTA JENIS BAGIAN-BAGIANNYA

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.

BELAJAR DESAIN BUSANA SERTA JENIS BAGIAN-BAGIANNYA

les, indonesia, private, obras, guru, sekolah, belajar, yogyakarta, usaha, jogja, kursus, terbaik, batik, kaos, kebaya, jahit, baju jahit, mesin jahit, konveksi, kursus menjahit
BELAJAR DESAIN BUSANA SERTA JENIS BAGIAN-BAGIANNYA
 belajar desain busana-Desain Busana Serta Jenis Bagian-Bagiannya - Oke sahabat desainer kali ini saya akan berbagi pengetahuan tentang desain busana. Sebelum anda mempelajari desain busana, Anda perlu mengetahui bagian dan jenis busana untuk dapat menyusunnya menjadi suatu desain yang baik dan cantik di pandang mata…hehehe

Bagian-Bagian Busana
Bagian-bagian busana adalah bagian-bagian yang melengkapi dari busana. Bagian-bagian busana terdiri dari:


(1) Garis Leher (neckline),
(2) Kerah (collar),
(3) Lengan (sleeve),
(4) Manset (cuff),
(5) Saku (pocket),
(6) Belahan (closing).

a. Garis Leher (Neckline)
Garis leher merupakan bentuk pakaian yang terletak di sekitar leher atau biasanya disebut sebagai tanda garis leher. Bentuk dasar garis leher dapat dikelompokkan menjadi:

(1) Garis leher bulat (round neckline),
(2) Garis leher persegi (square neckline),
(3) Garis leher V (V - neckline).


Dari tiap-tiap kelompok ini, dapat dibuat berbagai macam variasi antara lain.
1) Variasi garis leher bulat.
2) Variasi garis leher persegi
3) Variasi garis leher V

b. Kerah (Collar)
Kerah adalah tambahan potongan kain yang digunakan untuk menyelesaikan garis leher. Bentuk dasar kerah terdiri dari:

(1) Kerah rebah (flat collar).
(2) Kerah rol (roll collar).
(3) Kerah tegak (stand collar).

c. Lengan (Sleeve)
  Lengan adalah bagian busana yang menutupi tangan. Menurut bentuknya, lengan dapat dibedakan menjadi   dua, yaitu :
- Lengan yang dipasangkan (set in sleeves).
- Lengan yang menjadi satu dengan badan (sleeves cut in one piece with the bodice).
•    Lengan yang dipasangkan (set in sleeves) Lengan yang dipasangkan adalah lengan yang secara konstruksi berdiri sendiri sehingga terdapat jahitan atau sambungan pada kerung lengan.
•    Lengan yang menjadi satu dengan badan (sleeves cut in one piece with the bodice). Lengan yang menjadi satu dengan badan, adalah lengan yang tidak terdapat potongan atau sambungan pada kerung lengan.

Berdasarkan panjangnya lengan terdiri dari bagian-bagian sebagai berikut :

1)Cap Sleeve, yaitu lengan yang panjangnya hanya sampai puncak tangan.
2)Short Sleeve, yaitu lengan yang panjangnya sampai pertengahan pangkal tangan.
3)Elbow, yaitu lengan yang panjangnya sampai siku.
4)Three Quarter Length, yaitu lengan yang panjangnya tiga perempat panjang tangan.
5)Wrist, yaitu lengan yang panjangnya sampai mata tangan.

d. Manset (Cuff)
Manset merupakan penyelesaian akhir dari ujung lengan dengan menggunakan bahan atau kain.

e. Saku (Pocket)
Saku biasanya disebut sebagai kantong kecil rata yang dijahitkan pada busana dan digunakan untuk menyimpan.

f. Belahan (Closing)
Belahan adalah pengikat yang ada pada dua bagian busana dan di satukannya. Untuk mengikat busana, diantaranya menggunakan:

-kancing hias (buttons),
-kancing tekan (snaps),
-kancing kait (hook),
-resleting (zipper),
-perekat (velcro),
-sengkelit (lacing),
-gesper (buckle).

Demikian uraian singkat dari kami mudah-mudahan artikel ini dapat memberikan kontribusi terhadap kemajuan dunia pendidikan dan kepada mereka yang telah berjasa menshare  ilmunya semoga memperoleh imbalan yang setimpal dari Allah SWT. Amiiiin. Dan kami akan membagi pengetahuan mengenai desain busana pada lain waktu..terimakasih.


 sumber : http://www.desainbusana.com/2012/11/desain-busana-serta-jenis-bagian.html

Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang  belajar desain busana

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang MENGENAL ALAT- ALAT MENJAHIT

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.



MENGENAL ALAT- ALAT MENJAHIT

les, indonesia, private, obras, guru, sekolah, belajar, yogyakarta, usaha, jogja, kursus, terbaik, batik, kaos, kebaya, jahit, baju jahit, mesin jahit, konveksi, kursus menjahit
MENGENAL ALAT- ALAT MENJAHIT

ALAT-ALAT MENJAHIT

I.Alat Menjahit Utama
1.Mesin Jahit Manual
a. Mesin jahit manual dengan engkol tangan
· Fungsi                     : Untuk menjahit setikkan lurus
· Cara kerja               : Menjalankan mesin dengan memutar engkol menggunakan tangan .




b. Mesin Jahit manual dengan Kaki
·  Fungsi         : Untuk menjahit setikkan lurus
· Cara kerja  : Menjalankan mesin dengan  cara menggunakan kaki dengan menginjak injakan kaki.





2. Mesin Jahit Semi Otomatis
alat yg digunakan saat menjahit baju-·Fungsi : Selain untuk setikkan lurus dapat   digunakan untuk setikkan hias, lubang kancing, pasang kancing , dan sebagainya tergantung tipe mesin
·Cara kerja: Dengan menginjakkan kaki ke injakkan kaki yang menggunakan motor listrik. Pembuatan berbagai macam setikkan hiasan memerlukan peralatan ( cam ) lain yang sesuai dengan motif, camnya harus diganti bila ingin membuat hiasan yang berbeda sesuai motif.

3. Mesin Jahit Industri / High speed
·                Fungsi     : Mesin jahit lurus untuk menjahit pakaiandengan berkecepatan tinggi yang biasa dipakai pada industri pada pakaian jadi diproduksi dalam jumlahbesar.
·  Cara kerja : Menggunakan aliran listrik besar digunakan dengan menginjak  kaki mesin dan secara otomatis akan berkerja dengan kecepatan tinggi.

4.Mesin jahit khusus                                                                                                                
Mesin jahit khusus adalah mesin jahit yang khusus untuk bagian penyelesaian  seperti mesin neci, obras, kelim mesin pasang kancing, mesin lubang kancing dan sebagainya.
·                Fungsi     : Mesin neci  untuk menyelesaikan suatu jahitan pada bagian tertentu yaitu penyelesaian tiras busana.
·                Cara kerja               : Dengan menginjak motor listrik  yang telah dialiri listrik maka dengan hanya menginjak secara otomatis akan bekerja dengan kecepatan tinggi.

II.Alat Menjahit Penunjang
A. Alat-alat mengukur
1. Veterban
·  Fungsi :  untuk mengetahui letak  bagian – bagian tertentu seperti pinggang, panggul dan   badan  agar ukuran yang tidak bergeser dan.diambil tepat
·  Cara kerja: Dengan mengikat veterban pada pinggang, panggul dan lingkar badan secara pas atau tidak kekencangan dan kekendoran.

2.Pita ukuran
·                Fungsi     : alat yang dipakai untuk mengambil ukuran badan untuk mengetahui ukuran yang diperoleh dan alat pengukur pada waktu menggambar pola besar.
·                Cara kerja               : menggunakan pita ukuran dengan melihat angka- angka yang diperoleh

3.Alat tulis
·                Fungsi     : untuk mencatat ukuran- ukuran yang diperoleh saat mengambil ukuran.
·                Cara kerja               : menggunakan pensil untuk mencatat ukuran yang telah diambil ke dalam buku tulis.l

B. Alat – Alat Membuat Pola
1.Skala
·                Fungsi     : Sebagai alat ukur dalam menggambar  pola dalam ukuran kecil seperti ukuran skala 1:4,1:6, 1:8
·                Cara kerja : menggunakan skala sesuai ukuran yang diinginkan

2.Buku kostum
·    Fungsi     : buku yang dipakai untuk menggambar pola kecil
·    Cara kerja : bagian lembar bergaris untuk catatan/ keterangan pola dan bagian lembar kosong untuk menggambar pola

3.Penggaris pembentuk
·                Fungsi     : Mempermudah dalam membentuk pola busana yang sesuai dengan bentuk yang akan dibuat.
·                Cara kerja               : Menggunakan penggaris sesuai dengan bentuknya.
4.Pensil merah biru
·          Fungsi       : untuk mewarnai pola agar dapat membedakan pola depan dan belakang
·                Cara kerja : digunakan pada garis – garis pola

5.Kertas kopi atau kertas koran
·                Fungsi     : kertas yang digunakan untuk membuat pola besar sesuai ukuran asli
·                cara kerja : menggunkan kertas sesuai kebutuhan.



6. Kertas Dorslag Merah Biru
·                Fungsi                         : Untuk menjiplak pola
·                Cara Kerja : kertas merah untuk bagian muka dan biru untuk bagian belakang.
7.Boneka jahit
Fungsi                  : membuat pola dengan metode konstruksi padat (pola draping)
Cara kerja        : Kain disematkan dengan jarum pentol sambil diatur agar mengikuti bentuk tubuh boneka jahit. Kain di bagian kerung lengan, kerung leher, dan bagian pinggang digunting sesuai bentuk pakaian yang diingini. Setelah pakaian selesai dijahit, boneka jahit dipakai untuk mengepas pakaian dan melihat jatuhnya jahitan pada boneka jahit

http://htmlimg4.scribdassets.com/5ifn5l5p1cosg2e/images/9-de81dae603/000.jpg
C. Alat-alat memindahkan tanda pola
1.Kapur Jahit  atau Pensil Jahit
·           Fungsi     :dipergunakan untuk memberi tanda pada bahan   tekstil. kapur jahit mudah dihilangkan .
·           Cara pakai              : jangan terlalu ditekan  dan gunakan tipis asl kelihatan  dan cari warna kapur yang tidak mengotori bahan.

2.Rader
·           Fungsi                     : untukmemberi tanda pada bahan dengan menekan karbon jahit.
·           Cara pakai              : dengan cara ditekan, Rader beroda polos untuk bahan halus ( sifon ,sutera dan lain-lain).Rader beroda tumpul untuk bahan sejenis katun, georgete, tetoron dan lain-lain. Rader beroda tajam untuk bahan tebal sejenis coroday, dreall, jeans dan lain-lain.
3.Karbon jahit
·           fungsi      : memindahkan tanda pola pada bahan
·           cara kerja               : ditekan oleh rader dan karbon diletakkan di tengah bahan bagian buruk.

D.Alat – Alat Menggunting
GUNTING
1.         Gunting kain
·                Fungsi     : Khusus untuk menggunting kain atau tekstil. Tidak  diperbolehkan untuk menggunting kertas atau lainnya agar tetap tajam.gunting kain salah satu pegangan harus cukup besar sehingga cukup untuk empat jari , pegangan yang kedua untuk ibu jari
·                Cara kerja               : Saat menggunting bahan tangan kanan memegang gunting dengan jari masuk kelubang yang telah ada dan tangan kanan menekan bahan saat menggunting .

2.       Gunting Benang
·                Fungsi     : Untuk menggunting benang atau bagian-bagian yang sulit digunting dengan gunting besar.
·                Cara kerja               : dengan menekan bagian gagang gunting.

3.       Gunting zigzag
·                Fungsi                     : Untuk menyelesaikan tepi bahan atau kampuh pada bahan yang  tidak mudah bertiras.
·                Cara kerja               : dengan memasukkan jari ke lubang gagang gunting yang ada dan menggunting bahan yang akan dipotong pada tepi kain.


4.        Gunting kertas
·                Fungsi     :Khusus digunakan untuk menggunting kertas dapattmenggunakan gunting bahan yang sudah tumpul.
·                Cara kerja               : mengan memasukkan jari ke lubang gagang gunting dan menggunting kertas .

E.. Alat Menjahit
1.Spul
·                Fungsi     : sebagai pengisi benang bawah
·                Cara kerja               : dimasukkan ke dalam skoci

2. Skoci
·                Fungsi     : sebagai tempat spul yang mengatur tegangan benang bawah dan pengatur pengeluaran benang bawah
·                Cara kerja: dipasang pada rumah sekoci setelah spul dimasukkan ke dalam skoci

3.Sepatu Mesin jahit
a)               Sepatu  biasa
·                Fungsi     : Digunakan menjahit setikan lurus dan sebagai penekan bahan saat menjahit.
·                Cara kerja               : dipasang pada mesin jahit , saat akan dipakai pengukit sepatu ditunkan dan saat tidak dipakai pengukit sepatu dinaikkan

b)               Sepatu resleting sebelah
·                Fungsi     : Digunakan untuk menjahit resleting biasa
·                Cara kerja               : dipasang pada mesin jahit , saat akan dipakai pengukit sepatu ditunkan dan saat tidak dipakai pengukit sepatu dinaikkan  jalannya berada disebelah resleting yang akan dijahit.


c)               Sepatu resleting jepang
·                Fungsi     : Digunakan untuk menjahit resleting jepang, ditengah sepatu mesin terdapat lubang untuk masuknya jarum.
·                Cara kerja sepatu mesin  : Dipasang pada mesin jahit sesuai dengan keperluannya. Dan jalannya jarum melewati bolongan tengah sepatu

4.Jarum
a.Jarum menisik
·                Fungsinya               :Gunanya untuk menisik atau memasang payet pada bahan. Bentuknya panjang, kecil, dan lubangnya sempit .
·                Cara kerja               : lubang jarum dimasukkan benang kemudian ditusukkan ke bahan

b.Jarum strimin
·  Fungsinya: dipakai untuk kerajinan dengan bahan strimin, mempunyai lubang jarum lebar sehingga benang yang besarpun masuk.
·  Cara kerja: lubang jarum dimasukkan benang kemudian ditusukkan ke bahan

c.Jarum tangan biasa
·  Fungsinya         : dipakai untuk menjelujur  memiliki banyak ukuran
·  Cara kerja        : lubang jarum dimasukkan benang kemudian ditusukkan ke bahan


d.Jarum pentul
·  Fungsinya         : menyematkan pola pada bahan ,menyatukan bagian- bagian pola yang sudah dibuat sebelum jelujur atau dijahit, dan memberi tanda atau perbaikan pada waktu mengepas

·  Cara kerja        : disematkan ke bahan


e.jarum mesin jahit
jarum mesin jahit ada 4 macam yaitu :
1.                 jarum jahit manual , bentuk badan jarum sebelah pipih
2.               jarum jahit mesin industri
3.              jarum jahit mesin obras, bentuk badan jarum bulat, jarum lebih pendek dari jarum mesin jahit.
4.               jarum  kembar yaitu jarum mesin yang terdiri dari dua jarum dipakai untuk menghias bahan
·  Fungsi           : untuk menyangkutkan benang ke bahan
·  Cara kerja: dipasang pada mesin  pada lubang jarum dimasukkan benang

5.Bidal/ Topi jari
·  Fungsi               : Digunakan untuk melindungi jari pada waktu menjahit agar jari tidak terkena tusukkan jarum.
·  Cara pakai        : Digunakan pada jari telunjuk


6. Pendedel
·  Fungsi               : untuk membuka jahitan yang salah
·  Cara pakai  : Sisi tajam pendedel diselipkan ke benang yang akan dibuka.

7. Pemasuk benang / mata nenek
·  Fungsi               : untuk memasukkan benang ke lubang jarum
·  Cara pakai           : masukkan mata nenek ke lubang jarum masukkan benang dan ditarik


F.Alat finishing
1.Setrika
·  Fungsi               : untuk mengepres dan menghaluskan pakaian agar licin dan rapih.
·  Cara kerja           : digosokkan ke  baju yang masih dalam proses menjahit ataupun sudah selesai


2.Papan setrika
·  Fungsi               : sebagai  tatakan untuk menyetrika
·  Cara kerja        : kaki papan setrika dibuka dan papan setrika harus dilapisi bahan yang tebal

3.Bantalan
·      Fungsi               : untuk menyetrika bagian-bagian busana yang bulat seperti puncak lengan dan juga digunakan untuk mengepres.
·      Cara pakai : digunakan pada bagian-bagian yang akan di setrika


sumber : http://susilowatiyuyun92.blogspot.com/2011/06/mengenal-alat-alat-menjahit.html

Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang alat yg digunakan saat menjahit baju

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang Mesin Obras

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.

Mesin Obras

les, indonesia, private, obras, guru, sekolah, belajar, yogyakarta, usaha, jogja, kursus, terbaik, batik, kaos, kebaya, jahit, baju jahit, mesin jahit, konveksi, kursus menjahit
Mesin Obras

bagian mesin jahit obras-Mesin Obras atau biasa di sebut jahit pinggir, memang agak ruwet cara memasangnya mulai dari memasang mesin ke mejanya,  memasang motor listriknnya,  sampai dengan mesang benang memerlukan pengalaman tersendiri, dijamin bila tidak pernah memasangnya pasti akan sedikit mumet (pusing)  dan sedikit stress =))

Mesin Obras yang beredar di Indonesia kebanyakan adalah mesin obras buatan negeri cina yang modelnya identik satu sama lain hanya mereknya saja yang berbeda-beda, seperti yang saya miliki adalah sebuah mesin jahit obras dengan merek butterfly dan buatannya agak kasar typical-nya product negeri cina yang serampangan dan asal jadi dalam membuatnya.  mesin dibagi menjadi 4 bagian besar yang perlu dirakit masing-masing, bagian-bagiannya terdiri dari bagian meja, mesin, motor listrik dan tempat benang.

Ada beberapa tool yang sepertinya diperlukan untuk memasang mesin obras diantaranya bor tangan lebih kurang dengan mata bor 5 mm dan 10 mm dan obeng minus ukuran 3 mm,

yang pertama memasang bagian kaki/meja

Kaki Meja

Dibagian kaki ada poros buat pengungkit/pedal yang menghubungkan ke bagian penjepit pemotong kain dibagian atas yang berpungsi untuk mengangkat penjepit kain yang akan diobras, bagian ini dihubungkan dengan rantai dimana bagian meja yang lurus dengan pedal harus di bor menggunakan mata bor 10 mm agar rantai muat masuk melewatinya.

Bagian Meja atas

setelah meja bagian atas terpasang yang perlu diperhatikan adalah peletakan tatakan minyak/base/dasarnya mesin agar dalam penempatannya memperhatikan posisi lubang rantai dan letaknya motor listrik sehingga belt yang menghubungkan motor dan mesin nantinya tidak kendor, nantinya mesin hanya diletakkan diatas bagian basenya,  tanpa di baut ke basenya, hanya basenya yang di baut dengan menggunakan baut cacing ke bagian mejanya.

Masin Base

ada 2 type meja yaitu meja yang mempunyai lubang  dan meja yang polos tanpa lubang,  jenis  yang mempunyai lubang seperti gambar berikut.  Tapi bagaimanapun jenisnyanya lubang untuk rantai pedal/injakan kaki buat penjepit/pemotong kain harus tetap di buat sendiri dengan menggunakan  bor 10 mm


Selanjutnya penenpatan Motor, peletakannya dengan menggunakan acuan dari roller mesin ke poros motor listrik dengan mengabil garis lurus/center sehingga belt lurus dan tidak miring, memperhatikan ini membuat belt tidak gampang selip dan motor bisa memutar mesin dengan lancar.



Pemasangan benang dan tempat benang ,  ini termasuk hal yang paling ruwet untuk itu perlu alat bantu pinset untuk memasukan benang ke tempatnya yang sempit dan jenis benang yang agak berserabut sehingga memerlukan kesabaran yang extra tinggi.  Memberi minyak pelumas pada bagian-bagian  yang bergerak, untuk melancarkan pergerakan dan mengurangi gesekan antar logam pada bearing-bearingnya.


Bagian yang dapat diminyaki biasanya telah diberi label  oil dengan penunjuk panah untuk menandai bagian-bagian yang bergerak.  demikian dulu ulasan tentang mesin obras ini semoga ada manfaatnya.


sumber : https://wiwike.wordpress.com/mesin-obras/

Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang bagian mesin jahit obras

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang Kain aida

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.

Kain aida

les, indonesia, private, obras, guru, sekolah, belajar, yogyakarta, usaha, jogja, kursus, terbaik, batik, kaos, kebaya, jahit, baju jahit, mesin jahit, konveksi, kursus menjahit
Kain aida

bagian kain yg dibordir adalah-Kain Aida adalah kain strimin berlubang kotak-kotak untuk kruistik. Aida adalah merek dagang Zweigart, Jerman. Produk kain Aida pertama kali diproduksi pada 1908.  Kain ini kaku dan memiliki lubang-lubang yang mudah dihitung.

Kain Aida diproduksi dalam berbagai ukuran lubang agar dapat dipakai untuk tusuk silang memakai benang sulam yang tebalnya berbeda-beda. Aida 10 misalnya, memiliki 10 kotak per inci. Ukuran kain yang umum diproduksi adalah 8, 10, 11, 12, 14, dan 18 kotak per inci. Warna yang biasa dipakai adalah putih, krem, dan cokelat, namun tersedia juga warna-warni terang biru, merah, dan hijau. Kain Aida dijual dalam bentuk lembaran atau gulungan dengan lebar 40-60 inci.

Pinggiran kain Aida cenderung akan berjerumbai, dan sering perlu dijahit tepiannya sebelum dipakai. Kain ini tidak boleh dicuci sebelum pekerjaan selesai. Bila dicuci dengan air dan sabun, kain mengkerut antara 0,25 inci hingga 0,5 inci. Hasil akhir kruistik akan terlihat lebih baik setelah dicuci karena kain Aida mengerut secara alami di bagian-bagian yang dibordir.

sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Kain_aida

Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang bagian kain yg dibordir adalah

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang     Pola Dasar Pakaian Anak-anak dan Wanita

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.



Pola Dasar Pakaian Anak-anak dan Wanita

les, indonesia, private, obras, guru, sekolah, belajar, yogyakarta, usaha, jogja, kursus, terbaik, batik, kaos, kebaya, jahit, baju jahit, mesin jahit, konveksi, kursus menjahit
Pola Dasar Pakaian Anak-anak dan Wanita
     buku pola dasar pakaian

Judul: Pola Dasar Pakaian Anak-anak dan Wanita

Penyusun: A.J. Warnars – Smeenk cs.

Cetakan: VII

Tahun: 1981

Penerbit: Dian Rakyat

Harga Rp 3.000*)

pola baju anak perempuan-Hai, saya mau cerita tentang temuan ini. Dari obrolan WhatsAp dengan teman sekelas di kursus menjahit, saya dipinjamkan buku ini. Buku ini adalah buku pelajaran milik ibunya yang di jaman muda pernah mengikuti kursus di Charman, lembaga yang disebut sebagai “tempat kursus menngunting dan menjahit”.  Sepertinya ini lembaga yang memiliki banyak cabang di zamannya.

Buku ini berisi pola dasar untuk pakaian anak dan perempuan. Mulai dari mengukur, menggambar pola, mengubah pola, hingga pertanyaan ujian (lho!). Namanya juga modul kursus. Nah, pola-pola yang diajarkan adalah baju bebe (?), beragam lengan dan krah, baju tidur, blus, baju Cina, celemek, kemeja, celana, kimono, cape, songkok (padahal topi ibu-ibu darah biru dari Eropa), pakaian bayi, gurita, sepatu bayi, topi anak, mantel dan jas anak, beragam jenis rok, prinses (semacam dress), duster (semacam daster), kebaya, baju hamil, jas dan mantel perempuan, rompi, bolero, hingga bra dan celana berkuda. Komplit!

Buku yang sudah saya koleksi dengan cara mem-fotokopi ini merupakan cetakan ketujuh di tahun 1981, saya belum lahir :) dengan cetakan pertama tahun 1953, ayah saya bahkan belum lahir, hahaha. Saya yang mendapat pelajaran formal pertama menjahit di tahun 2013, merasa asing dengan beragam kata yang ada di buku ini. Meski demikian, beberapa kata tersebut digunakan juga oleh para pengajar saya di kursus, dan juga ibu saya yang hobi menjahit itu. Apalah itu kata tak setangkup (asimetris) dan lengan reglen? Beberapa kata menggunakan bahasa Belanda dan ejaan lama. Jika ingin membaca, mintalah bantuan ibu kalian atau simbah Google.

Jika ada yang ingin membaca, datang saja ke sini, fotokopi sendiri :)

 sumber : https://situkangjahit.wordpress.com/tag/pola-pakaian/

Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang pola baju anak perempuan

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang Belajar desain bordir komputer wilcom es 65 designer

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.




 Belajar desain bordir komputer wilcom es 65 designer

les, indonesia, private, obras, guru, sekolah, belajar, yogyakarta, usaha, jogja, kursus, terbaik, batik, kaos, kebaya, jahit, baju jahit, mesin jahit, konveksi, kursus menjahit
 Belajar desain bordir komputer wilcom es 65 designer



desain bordir-Salam Bordir ,disini saya ingin berbagi tentang desain bordir yang saya tekuni.jadi menurut saya jika anda ingin kursus atau belajar desain bordir komputer mungkin cocok sekali menemukan blog saya ini ,hehe mungkin saja... karena saya juga untuk membuat desain bordir baju koko menggunakan software ini .

Mari kita mulai dari awal         Wilcom ES V9 adalah aplikasi perangkat lunak terkemuka untuk desain industri bordir dan pembuatan. Wilcom ES adalah seperangkat alat CAD / CAM menyediakan cepat, cara yang fleksibel untuk membuat, mengedit, mengatur dan menjahit keluar desain bordir. Hal ini dirancang untuk mendukung kebutuhan produktivitas yang tinggi dan efisiensi digitizers profesional. Hal ini juga memungkinkan pemula dan kurang sering pengguna untuk menjadi digitizers produktif. Wilcom ES memungkinkan Anda mengedit desain pada tahap apapun, atau mengadaptasi desain yang ada untuk digunakan dengan kain yang berbeda dan mesin.
***
Obyek berbasis Bordir

Desain dibuat dalam ES Designer terdiri dari ' bordir benda ' . Mereka disebut ' benda ' karena mereka adalah entitas diskrit yang dapat dimanipulasi secara independen satu sama lain . Setiap benda memiliki karakteristik tertentu atau 'properti' seperti warna , ukuran, posisi , dan sebagainya . Properti yang paling penting dari sebuah objek bordir adalah jenis stitch nya .

prosedur dasar
Bagian ini menjelaskan cara untuk memulai ES Designer , bagaimana membuka desain , mulai yang baru dan menggunakan perintah-perintah dasar . Ini juga menjelaskan bagaimana untuk menghidupkan dan mematikan grid dan mengukur jarak di layar . Anda juga akan mengetahui bagaimana untuk memilih format mesin untuk output yang berbeda serta bagaimana cara menyimpan desain . Bagian ini juga menjelaskan prosedur untuk memasukkan kode keamanan .

melihat desain
Bagian ini menjelaskan mode tampilan desain yang tersedia di ES Designer serta berbagai pengaturan tampilan desain . Hal ini juga menjelaskan cara melihat desain oleh ' perjalanan ' melalui urutan jahitan . Colorways desain dijelaskan , serta cara memperoleh dan memodifikasi informasi desain .

memilih desain benda
Bagian ini menjelaskan cara untuk memilih objek dengan menggunakan alat seleksi dan keyboard . Hal ini juga menunjukkan bagaimana untuk memilih saat bepergian melalui desain atau dengan menggunakan Daftar Warna - Object .
***
Prosedur dasar

kursus desain bordir
Software Wilcom ES adalah produk berbasis Windows MS menggabungkan banyak konvensi dengan yang kebanyakan pengguna PC sudah akrab. Untuk mulai menggunakan ES Designer, Anda perlu memahami sesuatu tentang organisasi dari antarmuka pengguna grafis (GUI) serta prosedur dasar seperti membuka dan menyimpan desain. Prosedur dasar lainnya termasuk menampilkan grid, mengakses informasi desain, dan memilih format mesin.

Kode keamanan memungkinkan akses ke fitur dalam perangkat lunak. Anda harus mampu mengidentifikasi kode akses sistem anda, lalu masukkan kode baru untuk upgrade.

Bagian ini menjelaskan cara untuk memulai ES Designer, bagaimana membuka desain, mulai yang baru dan menggunakan perintah-perintah dasar. Ini juga menjelaskan bagaimana untuk menghidupkan dan mematikan grid dan mengukur jarak di layar. Anda juga akan mengetahui bagaimana untuk memilih format mesin untuk output yang berbeda serta bagaimana cara menyimpan desain. Bagian ini juga menjelaskan prosedur untuk memasukkan kode keamanan.
***
Mulai Menjalankan Wilcom ES

Untuk memulai ES Designer
Klik dua kali ES Designer ikon shortcut pada desktop Windows.
Atau, pilih Programs > Wilcom ES > ES Designer dari menu Start.
desain bordir
tampilan Wilcom es65 v9 pada komputer anda

ES Designer terbuka dengan yang baru, desain kosong (Design1).

Sesuaikan desain jendela dengan menampilkan atau menyembunyikan grid, mengubah dimensi grid, dan menampilkan dan menyembunyikan toolbar.
Lihat Menampilkan grid dan Menampilkan atau menyembunyikan toolbar untuk rincian.
***
menggunakan perintah

Setelah Anda memulai ES Designer, Anda menggunakan perintah atau alat-alat, dan dialog untuk menyelesaikan tugas-tugas Anda. Anda memilih perintah di ES Designer dengan cara yang sama seperti aplikasi Windows lainnya - dari menu, toolbar, atau menu popup. Cara pintas keyboard juga tersedia untuk perintah yang paling sering digunakan. Lihat Panduan Referensi Cepat untuk rincian.

Menampilkan atau menyembunyikan toolbar
Toolbar menyediakan akses cepat dan mudah ke ES perintah Designer. Anda dapat memilih untuk menampilkan atau menyembunyikan mereka untuk kenyamanan.

  Untuk meningkatkan wilayah kerja Anda, menyembunyikan toolbar yang tidak diinginkan dan menggunakan menu dan keyboard perintah sebagai gantinya. Lihat juga Panduan Referensi Cepat.

Untuk menampilkan atau menyembunyikan toolbar
Pilih View> Toolbars.
Dialog Toolbar terbuka.
Kursus desain bordir komputer
Pilih toolbar yang ingin ditampilkan.
Klik OK.

      Gunakan tombol-tombol pada toolbar Tampilkan Vertikal untuk menampilkan Pointer, Input, Perjalanan, dan Menggambar toolbar di sisi jendela desain.



      ES toolbar Designer yang dockable. Untuk memindahkan toolbar ke lokasi yang lebih nyaman, klik-dan-tarik itu. Untuk dermaga itu dalam posisi normal, klik dua kali judul toolbar.

Memilih perintah dari toolbar
Toolbar menyediakan akses cepat dan mudah ke ES perintah Designer . Klik tombol toolbar untuk mengaktifkan perintah atau , mana yang berlaku, klik kanan untuk mengatur propertinya .

Untuk memilih perintah dari toolbar

    Istirahat pointer di atas ikon alat untuk melihat namanya dalam ' tooltip ' .
    Klik icon untuk mengaktifkan perintah .
    Klik kanan untuk menyesuaikan pengaturan atau mengaktifkan perintah sekunder .



    Jika alat ini telah baik kiri dan klik kanan - perintah , nama dibagi dengan garis miring ( / ) . Sebagai contoh, Polygon Pilih / Baris Pilih alat memungkinkan Anda memilih obyek dalam poligon ketika Anda klik, atau benda sepanjang garis ketika Anda klik kanan .
    Bagi banyak perintah , klik kanan memungkinkan Anda mengatur properti untuk utama ( kiri - klik ) perintah . Sebagai contoh, Satin / Nilai memilih Satin sebagai jenis stitch ketika Anda klik , atau membuka kotak dialog Object untuk menetapkan nilai-nilai stitch Satin ketika Anda klik kanan .


 Catatan: Tidak semua alat memiliki fungsi klik kanan .

Menggunakan menu popup
Mengklik kanan objek yang dipilih akan membuka menu popup yang berisi perintah yang sering digunakan.

Untuk menggunakan menu popup :


    Klik kanan objek yang dipilih. maka popup menu terbuka. 
    Pilih perintah dari menu.

manual wilcom es-65 designer gratis
 !  Perintah yang sering digunakan adalah Properties. Ini membuka kotak dialog Object Properties untuk objek yang dipilih.

Membatalkan dan mengulangi perintah
Anda dapat membatalkan efek dari kebanyakan perintah. Jika Anda berubah pikiran, Anda dapat mengulang lagi. ES Designer mengingat beberapa perintah terakhir yang Anda kerjakan.

Untuk membatalkan dan mengulang perintah

    Untuk membatalkan perintah, klik ikon Undo. Ketika ES Designer tidak bisa mengingat lebih perintah, Undo ini redup.
    Klik Redo untuk mendaftar ulang perintah 'dibatalkan'.

***

Membuka desain

ES Designer membuka berbagai komprehensif dari kedua outline dan ' stitch ' file . Anda juga dapat membuka desain dari disk bordir eksklusif , atau membacanya dari pita kertas . Lihat juga format desain bordir dan bordir Disk dan Tapes Paper.

 !  Anda tidak dapat membuka file EMB dibuat dengan versi yang lebih baru dari perangkat lunak dengan yang Anda jalankan.

Untuk membuka sebuah desain
1.  Klik ikon Open. maka dialog Open terbuka.
bordir
Tampilan ketika memilih file desain bordir yang sudah ada pada list komputer anda

2  .Pilih folder dari Look Dalam daftar .
3.  Jika desain tidak dalam format EMB , pilih jenis file dari daftar Files of Type .
4.  Pilih desain atau desains .

    Untuk memilih berbagai item , tahan tombol Shift kemudian pilih yang pertama dan terakhir dalam kisaran .
    Untuk memilih beberapa item , tahan tombol Ctrl saat Anda pilih .

5.  Pilih kotak centang Preview untuk melihat desain ( untuk format file yang didukung ) bersama-sama dengan data desain . Ini termasuk angka stitch dan warna  , tinggi desain dan lebar , dan nomor versi perangkat lunak ( V6.0 dan seterusnya ) .
 !  Untuk informasi lebih lanjut tentang file yang dipilih , klik kanan dan pilih Properties dari menu popup . Lihat Melihat informasi desain di Windows Explorer untuk rincian .

6.  Untuk jenis file selain EMB atau ESD , klik Options dan mengubah opsi pengakuan . Lihat Pengolahan Desain Files untuk rincian .
7.  Klik Open .

***

Membuat desain baru

   Ketika Anda mulai ES Designer, file baru - Design1 - secara otomatis dibuat, siap untuk Anda untuk mulai digitalisasi. Secara default, Design1 didasarkan pada template NORMAL. Template berisi pre-set gaya, pengaturan default atau benda, untuk membuat digitalisasi cepat dan lebih mudah.

   Bila Anda membuat file berdasarkan template, nilai-nilai template akan disalin ke desain baru. Anda dapat membuat desain tambahan berdasarkan template NORMAL, atau pilih template yang berbeda. Desain baru yang diberi nama, dan nomor berurutan (misalnya Design1, Design2, dan sebagainya). Lihat juga Bekerja dengan desain template.



Menciptakan desain baru dengan template NORMAL
Setiap kali Anda mengklik ikon New, desain hitam terbuka di jendela desain menggunakan template default 'NORMAL'.

Untuk membuat desain baru dengan template NORMAL
1.  Klik ikon New.
Sebuah desain kosong akan terbuka di jendela desain.

  !   Setiap kali Anda membuat desain baru, simpan dengan nama baru. Lihat Menyimpan desain untuk rincian.

Menciptakan desain baru dengan template yang dipilih
Anda dapat memilih template kustom untuk mendasarkan desain baru Anda. Lihat juga Bekerja dengan desain template.

Untuk membuat desain baru dengan template yang dipilih
1.  Pilih File > New. Maka Dialog New terbuka.
what is embroidery
tampilan ketika memilih template
 Catatan:   Jika tidak ada template yang lain selain default, dialog New mungkin tidak muncul.

2.  Pilih template dari daftar.
3.  Klik OK.
  !  Setiap kali Anda membuat desain baru, simpan dengan nama baru. Lihat Menyimpan desain untuk rincian.

Membangkitkan jahitan
Dengan desain ES Designer , jahitan secara otomatis dihasilkan dari garis desain dan properti . Anda juga dapat menghasilkan jahitan yang Anda mendigitalkan , atau menunggu sampai Anda telah menetapkan garis . Dengan Hasilkan Jahitan pada ( default ) , jahitan dihitung untuk objek baru setiap kali Anda menekan Enter . Mereka juga diperbarui setiap kali Anda skala , mengubah atau memindahkan objek. Jika kecepatan adalah masalah , Anda dapat mendigitalkan objek dengan Hasilkan Jahitan off . Anda juga dapat memilih objek dan menghapus semua jahitan yang dihasilkan . Dengan Menghasilkan Jahitan off , hanya objek garis muncul.

Untuk menghasilkan jahitan
1.  Untuk menghasilkan jahitan untuk objek baru atau dipilih , klik Generate Jahitan ikon atau tekan G.
Jika ada objek yang dipilih, jahitan yang dihasilkan untuk mereka secara otomatis . Jika tidak ada objek yang dipilih saat ini , jahitan yang dihasilkan untuk objek baru segera setelah Anda menekan Enter .

2.  Untuk menghapus jahitan , atau mendigitalisasi berkas tanpa menghasilkan jahitan , hapus Menghasilkan Jahitan .
 !  Pastikan show outlines dipilih atau objek tidak akan terlihat di jendela desain .

Menampilkan grid
Gunakan garis grid untuk membantu secara akurat menyelaraskan atau ukuran benda bordir. Anda dapat menampilkan atau menyembunyikan grid setiap saat. Standar jaringan jarak adalah 10mm x 10mm.

Untuk menampilkan grid
1.  Klik ikon Show Grid.
Ketika alat ini dipilih, maka dialog grid ditampilkan.

2.  Klik Grid lagi untuk mematikan tampilan Grid.
3.  Pilih Setup > Options > tab Grid > Show Grid.
Ketika Show Grid dipilih, maka dialog grid ditampilkan.

4.  Pilih Setup > Options > tab Grid > Show Grid lagi untuk mematikan tampilan Grid.
  !  Anda dapat mengubah jarak grid, pilih titik referensi dan mengubah Snap to Grid atau menonaktifkan dalam dialog Options. Lihat Mengatur opsi grid untuk rincian.

  !  Anda juga dapat mengubah warna garis-garis grid. Lihat Mengganti warna tampilan untuk rincian.

Measure / Mengukur jarak pada layar
Mengukur jarak antara dua titik pada layar menggunakan perintah Ukur. Anda dapat menunjukkan pengukuran ini di tooltip. Pengukuran ditampilkan dalam milimeter atau inci, tergantung pada opsi yang dipilih dalam Windows Control Panel. Lihat dokumentasi Windows Anda untuk informasi lebih lanjut.
embroidery sewing machines
measure embroidery designs
!.  Untuk hasil yang lebih akurat, zoom in sebelum anda mengukur. Pengukuran selalu ukuran sebenarnya, dan tidak terpengaruh oleh faktor zoom.

Untuk mengukur jarak pada layar
1.  Pilih View > Measure atau tekan M.
2.  Klik titik awal.
3.  Pindahkan pointer ke titik akhir dan tahan mouse .
Informasi berikut menampilkan di bar Status:

    Posisi koordinat titik akhir (X =, Y =)
    Panjang garis yang diukur (L =)
    Sudut garis relatif terhadap horizontal (A =).

embroidered supplies
  !.  Jika diaktifkan, pengukuran juga akan muncul dalam tooltips. Gunakan tooltip dengan kursor crosshair selama pengukuran yang lebih akurat. Lihat Mengatur pilihan lain untuk rincian.
bordir online
4.  Tekan Esc untuk menyelesaikan.

Memilih format mesin
Sebelum Anda mulai digitalisasi, memutuskan mana mesin format yang digunakan. Format mesin Sebuah desain dapat diubah sewaktu-waktu untuk jahitan untuk jenis mesin yang lain, atau mengirim ke punch tape kertas atau bordir disk.

Untuk memilih format mesin
1.  Pilih Machine > Pilih Machine Format. Maka dialog Machine Format terbuka.
bordir untuk pemula
Ketika memilih format mesin


2.  Pilih format mesin dari daftar.
  Catatan:  Anda dapat menyesuaikan atau menambahkan format yang sesuai dengan mesin bordir yang akan Anda gunakan untuk menjahit desain. Lihat Membuat format mesin kustom atau Memodifikasi format mesin standar untuk rincian.

3.  Klik OK.

Menyimpan desain
ES Designer memungkinkan Anda menyimpan desain dalam EMB serta garis lain dan ' stitch ' format file . Anda juga dapat menyimpan desain untuk disk bordir eksklusif , atau punch them to paper tape . Lihat juga format desain bordir dan bordir Disk dan Tapes Paper.

Menyimpan desain mencatat nama file , lokasi dan format, dan update dengan setiap perubahan yang Anda buat . Bila Anda menyimpan desain yang sudah ada dengan nama baru , ke lokasi yang berbeda atau format , Anda membuat salinan dari desain asli .

 !  Simpan desain Anda awal dan sering . Jangan menunggu sampai Anda selesai bekerja . Anda juga dapat mengatur ES Designer untuk menyimpan secara otomatis sementara Anda bekerja . Lihat Pengaturan otomatis menyimpan dan opsi cadangan untuk rincian .

Untuk menyimpan desain
1.  Klik ikon Save .
Jika ini adalah pertama kalinya yang telah disimpan desain , dialog Save As terbuka.

 !  Untuk menyimpan perubahan ke file yang ada tetapi melestarikan aslinya , gunakan Save As .
embroidered names
Tampilan ketika anda mau menyimpan file setelah menggambar
2.  Pilih folder di mana Anda ingin menyimpan desain dari daftar Save In .
Masukkan nama untuk desain di bidang File name .
Pilih format file dari jenis daftar Save as type
Lihat Format file yang didukung bordir untuk rincian .

 !  Jika fitur desain tidak tersedia dalam jenis file yang Anda pilih , maka akan dikonversi - misalnya Flexi Split jahitan dapat berubah menjadi polos Tatami .

5.  Klik Save .
 !  File yang disimpan dalam format EMB secara otomatis dikompresi ketika disimpan dan didekompresi ketika dibuka kembali . Hal ini mengurangi ruang penyimpanan yang diperlukan , dan memungkinkan untuk menyimpan file besar untuk floppy disk, atau mengirimkannya sebagai lampiran email .

Setelah Anda menyimpan desain , setiap kali Anda mengklik Save pada toolbar file akan diperbarui .


sumber : http://goembroidery.blogspot.com/2014/01/belajar-desain-bordir-komputer-wilcom.html

Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang  desain bordir

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang     PRAKTEK MEMBUAT BAJU KEMEJA PRIA

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.

 PRAKTEK MEMBUAT BAJU KEMEJA PRIA

les, indonesia, private, obras, guru, sekolah, belajar, yogyakarta, usaha, jogja, kursus, terbaik, batik, kaos, kebaya, jahit, baju jahit, mesin jahit, konveksi, kursus menjahit
 PRAKTEK MEMBUAT BAJU KEMEJA PRIA

cara membuat kemeja-Baju kemeja pria (hem) dapat dikelompokkan menjadi 3 (tiga) jenis, yaitu:

1.      Kemeja yang ketika dipakai selalu dimasukkan didalam celana, misalnya kemeja/hem seragam sekolah, kemeja kerja di kantor, dan sejenisnya.
Ciri-cirinya adalah, hanya ada saku atas tidak ada saku bawah, jahitan samping kiri dan kanan yang mempertemukan baju bagian depan dan belakang merupakan garis lurus, jelasnya bagian pinggang tidak mengecil, karena posisi ketika dipakai sudah dimasukkan kedalam celana, sehingga bagian pinggang sudah mengecil sendiri.
2.      Kemeja yang ketika dipakai selalu di luar celana, misalnya kemeja batik, baju muslim yang dipakai di luar sarung, dan sejenisnya.
Ciri-cirinya adalah, ada saku atas dan lazimnya juga ada saku bawah di kiri dan kanan depan. Selain itu, jahitan samping kiri dan kanan yang mempertemukan baju bagian depan dan belakang merupakan garis lengkung yang memperhitungkan lingkar pinggang dan lingkar pinggul.
3.      Kemeja yang ketika dipakai terkadang dimasukkan celana terkadang diluar celana.
Ciri-cirinya adalah, hanya ada saku atas tidak ada saku bawah, jahitan samping kiri dan kanan yang mempertemukan baju bagian depan dan belakang dibuat lengkung sedikit pada bagian pinggangnya, lebih kecil antara 1 sampai 2 cm saja.

Jadi, sebelum membuat kemeja pria, perlu dipastikan terlebih dahulu hal-hal yang berikut:
1.      Apakah kemeja yang akan dibuat itu selalu dipakai didalam celana? (seperti baju seragam sekolah dan baju kerja kantor, dsb)
2.      Apakah kemeja yang akan dibuat itu selalu dipakai diluar celana? (seperti baju batik, baju muslim, dsb)
3.      Apakah kemeja yang akan dibuat itu kadang dipakai didalam celana, kadang diluar celana?
Kepastian ini penting, karena gambar pola kemeja pria diantara ketiganya saling berbeda.

sumber : http://kursusjait.blogspot.com/2012/10/praktek-membuat-baju-kemeja-pria.html

Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang cara membuat kemeja

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang Teknik Mudah Melakar Pola Kain

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.

 Teknik Mudah Melakar Pola Kain

les, indonesia, private, obras, guru, sekolah, belajar, yogyakarta, usaha, jogja, kursus, terbaik, batik, kaos, kebaya, jahit, baju jahit, mesin jahit, konveksi, kursus menjahit
 Teknik Mudah Melakar Pola Kain

pola kain lipat batik-Today, Saya tunjukkan Teknik Mudah Melakar Pola kain.
pola ni sesuai utk kain lipat batik, selisih depan, belah depan dan kipas belakang.
Teknik ini adalah paling asas dan mudah utk melukis pola kain.

Rajah 1: Sediakan brown paper , lipat 2
Rajah 2: mula mengukur labuh kain + basi (1/2 inci)

Rajah 3 : Tandakan Labuh kain.
Rajah 4:Buat ukuran utk buka kaki kain(bhgian bwh kain) ,biasanya 8 inci @ 8 1/2 inci @ boleh ukur kain contoh .
Rajah 5 :Gariskan menggunakan pembaris lurus.
Rajah 6 : Dari bahagian atas...turunkan 8 inci & tandakan.
Rajah 7: Buat ukuran utk lebar punggong & tandakan.
Tips 1 :ukur pd kain contoh di bahagian punggong yg paling lebar kemudiankan bhgikan 4.
Tips 2: ambil ukuran bahagian punggong yang paling besar + kelonggaran ( 1 inci - 2 inci)
bahagi dgn 4
Rajah 8
Rajah 9
Buat Garisan lebar punggong.Rujuk Rajah 8 & 9.
Rajah 10
Rajah 11
Rajah 12
Guna pembaris lurus Gariskan spt rajah 11 & 12
Rajah 13
Rajah 14
Guna pembaris lurus, buat garisan lurus terus ke garisan labuh kain.Rujuk Gambarajah 13 & 14

sumber : http://sweetbajukurungcollection.blogspot.com/2009/12/teknik-mudah-melakar-pola-kain.html

Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang pola kain lipat batik

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang Pola Dasar Jubah Akhwat

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.



Pola Dasar Jubah Akhwat

les, indonesia, private, obras, guru, sekolah, belajar, yogyakarta, usaha, jogja, kursus, terbaik, batik, kaos, kebaya, jahit, baju jahit, mesin jahit, konveksi, kursus menjahit
Pola Dasar Jubah Akhwat

Mesin JahitCara Mengukur
pola dasar gamis-Sebelum membuat pola jubah/gamis akhwat terlebih dahulu kita melakukan pengukuran. Sebelum mengukur ikatkan seutas tali yang lemas di sekeliling pinggang. Lingkaran tali di sekeliling pinggang tersebut akan menjadi patokan yang dapat membantu proses pengukuran bagian tertentu, misalnya lingkar pinggang, permulaan panjang rok, dan sebagainya.

Ukuran yang diperlukan :

    Lingkar badan : diukur pada bagian badan belakang, melalui ketiak hingga melingkari payudara, diambil angka pertemuan meteran dalam keadaan pas. Tambahkan 4 cm pada hasil ukurannya.
    Lingkar leher : diukur keliling leher, diambil angka pertemuan meteran pada lekuk leher depan bagian bawah.
    Lingkar pinggang : diukur pada bagian pinggang , diambil angka pertemuan meteran dalam keadaan pas. Tambahkan 4 cm pada hasil ukurannya.
    Lingkar pinggul : diukur bagian pinggul yang terbesar, dari ukuran pas ditambah kurang lebih 4 cm
    Lebar bahu : diukur dari batas leher sampai bagian bahu yang terendah (pangkal lengan)
    Panjang dada : diukur dari titik C ke bawah sampai dengan batas pinggang
    Lebar dada : dibawah lekuk leher turun 5 cm, diukur mendatar dari kerung lengan sebelah kiri sampai kerung lengan sebelah kanan
    Panjang punggung : diukur pada bagian punggung, dari ruas tulang leher yang menonjol di pangkal leher, turun ke bawah sampai batas pinggang bagian belakang
    Lebar punggung :dari ruas tulang leher turun kurang lebih 8 cm, diukur dari kerung lengan sebelah kiri sampai kerung lengan sebelah kanan
    Panjang sisi : diukur dari lengan ke bawah sampai dengan batas pinggang
    Panjang jubah : diukur dari leher ke bawah sampai kaki
    Tinggi pinggul : diukur dari pinggul yang terbesar ke atas sampai pinggang
    Lingkar kerung lengan : diukur pada keliling kerung lengan dalam keadaan pas, tambahkan 4 cm pada hasil ukurannya
    Panjang lengan : diukur dari ujung bahu/ pangkal lengan ke bawah, sampai kurang lebih 2 cm di bawah ruas pergelangan tangan atau sepanjang yang diinginkan.
    Lingkar pergelangan : diukur pada keliliing ujung lengan ditambah 4 cm pada pengukurannya
    Lingkar siku : diukur pada keliling siku ditambah 10 cm pada pengukurannya
    Panjang siku : diukur dari ujung bahu/ pangkal lengan ke bawah sampai siku

Daftar ukuran standart

Untuk membuat jubah yang sesuai dengan ukuran badan masing-masing memang diperlukan pengukuran sendiri seperti cara di atas. Namun jika ukhti tidak bisa melakukan pengukuran sendiri, maka ukhti bisa menggunakan ukuran standar di bawah ini :
Tabel-Ukuran

Tabel Ukuran Standart

Diantara syarat pakaian muslimah yang syar’i adalah tidak dimaksudkan sebagai perhiasan, maka hal-hal dalam memilih kain yang harus diperhatikan dalam membuat jubah syar’i adalah :

    Memanjangkan jubah sampai menutup kaki karena kaki wanita muslimah adalah aurat (para ulama khilaf tentang darimana memanjangkan pakaian wanita sejengkal ataupun sehasta, ada yang berpendapat dipanjangkan dari pertengahan betis, ada juga yang berpendapat dari mata kaki dan ada juga dari telapak kaki. Wallohu A’lam)
    Memilih kain yang polos atau tidak bermotif
    Memilih kain yang tidak menerawang / transparan
    Memilih warna yang tidak mencolok
    Jubah tidak diberi hiasan-hiasan seperti bordir, renda, dll

Pola dasar Jubah akhwat

Berikut ini adalah teori membuat pola dasar jubah akhwat. Pola terdiri dari pola jubah bagian depan, pola jubah bagian belakang dan pola lengan.

Ukuran yang ana pakai adalah ukuran standar M.

Adapun ukurannya adalah sebagai berikut :

    Lingkar badan : 90
    Lingkar leher : 36
    Lingkar pinggang : 72
    Lingkar pinggul : 96
    Lebar bahu : 12,5
    Panjang dada : 33
    Lebar dada : 33
    Panjang punggung : 37
    Lebar punggung : 35
    Panjang sisi : 17
    Panjang jubah : 130
    Tinggi pinggul : 18
    Lingkar kerung lengan = 44
    Panjang lengan = 55
    Panjang siku 30
    Lingkar siku = 30
    Lingkar pergelangan = 20

Pola depan :
pola jubah-depan

Pola Depan

A-B : 1/6 lingkar leher + ½ cm

A-C : 1/6 lingkar leher +2 cm

Hubungkan titik B-C dengan garis putus-putus menjadi kerung leher awal

B-D : lebar bahu

D-E : 3 1/2 cm

B-E = BD

C-F = panjang dada

F-G = panjang sisi

C-H = ½ C-G

H-I = ½ lebar dada

G-J = ¼ lingkar badan + 1 cm

Hubungkan titik E – I –J dengan garis putus-putus menjadi kerung lengan badan depan awal

F–K = ¼ lingkar pinggang + 4

F-F’ = turun 1 ½ cm

F’-L = tinggi pinggul

A-N = panjang jubah

L–M = ¼ lingkar pinggul + 1 cm

N-O = L-M

O-P = 3 cm

Titik P naik 1 ½ cm

P-P’ = 12 cm

B-B’ = 2

C-Q = 3

Q-Q’ = 2

Hubungkan titik B’-Q’ menjadi kerung leher jubah

E-E’ naik 1 cm

B’-E’ = lebar bahu

J-J’ = 3

Hubungkan E’J’ sebagai kerung lengan badan depan jubah

Tarik garis lurus J’-P’

Pola belakang
pola jubah-belakang

Pola Belakang

A-B= 1/6 lingkar leher + ½ cm

A-C = turun 2 cm

Hubungkan B-C sebagai kerung leher

B-D= lebar bahu

D-E= turun 3 ½ cm

B-E= B-D

C-F= panjang punggung

F-G = panjang sisi

C-H = ½ C-G

H-I = ½ lebar punggung

G-J = ¼ lingkar badan -1 cm

F-K = 1/4 Lingkar pinggang +2

Hubungkan E-I-J sebagai kerung lengan

A-N = panjang jubah – 1 cm sampai 1 ½ cm

F-F’ = turun 1 ½ cm

F’-L = tinggi pinggul

L-M = ¼ lingkar pinggul – 1 cm

N-O = L-M

O-P = 3 cm

P naik 1 ½ cm

B-B’ = 2 cm

C-C’ = 2 cm

Hubungkan titik B’-C’

E-E’ naik 1 cm

B’-E’ = panjang bahu

J-J’ = 3 cm

Hubungkan titik E’-J’

P-P’ = 8 cm

Hubungkan titik J’-P’

Pola lengan :
pola jubah-lengan

Pola Lengan

A-B = ¼ lingkar kerung lengan + 1 ½ sampai 2 ½

A-E= Panjang siku

A-F = panjang lengan

A-D = A-C = ½ lingkar kerung lengan

Kerung lengan atas

A-D dibagi 4 bagian yang sama

Titik N naik 1 ½ cm dan titik P turun 1 ½ cm

Garis yang menghubungkan titik A-N-O-P-D adalah kerung lengan depan

Kerung lengan belakang

A-C dibagi 3 bagian yang sama besar

L-M = naik 2 cm

R = turun ½ cm

Garis yang menghubungkan titik A-M-K-R-C adalah kerung lengan belakang

E-I = E-J = ½ lingkar siku

F-G = F-H = ½ lingkar pergelangan

Hubungkan titik C-I-G dan titik D-J-H

Demikian cara membuat pola dasar jubah akhwat. Adapun untuk membuat jubah dengan berbagai model maka ukhti bisa mengembangkan sendiri pola tersebut.

Untuk latihan, bisa buat pola yang sederhana seperti : jubah anak. Langkah-langkahnya ada di [link ini].

Selamat mencoba…

***

Maroji’ :

Buku Penuntun Membuat Pola Busana Tingkat Dasar, oleh Soekarno, penerbit PT Gramedia Pustaka Utama


sumber : https://ummushofi.wordpress.com/2009/08/08/pola-dasar-jubah-akhwat/

Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang pola dasar gamis

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang 10 Tempat Kursus Menjahit Terpercaya di Jakarta

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.



Copyright © 2014 Kursus Menjahit.