BUSANA ANAK WANITA



ukuran setandar pola celana bayi - MATERI PEMBUATAN BUSANA ANAK WANITA
A.    Pengetahuan Busana Anak Wanita
            Busana anak merupakan salah satu busana yang dipakai oleh anak – anak, sehingga dalam pembuatan busana tersebut harus memperhatikan beberapa faktor yaitu : usia, bahan, warna, desain, dan teknik penyelesaian. Menurut Daryanti Sukamto (2004:1) usia anak di kelompokkan menjadi : 0 – 1 tahun disebut masa bayi, 1 – 5 tahun disebut masa balita (pra sekolah), 6 – 12 tahun disebut masa sekolah (usia sekolah). Makin banyak umurnya, maki banyak variasi model, jenis maupun bahan busananya. Pada busana anak wanita lebih banyak variasi model dan corak kainnya dibandingkan variasi busana untuk anak laki–laki .
            Ciri – ciri busana anak wanita perlu memperhatikan faktor – faktor sebagai berikut :
1.      Busana cenderung agak longgar sehingga mudah dan leluasa untuk bergerak
2.      Mudah mengenakan dan membukanya
3.      Mempunyai kantung (saku) yang dapat dipakai untuk menyimpan sesuatu
4.      Jenis kainnya mudah diserap keringat, kuat dan mudah perawatannya (popelin, berkolin, tobralko, tetoron, arrow, oxford, denim, katun)
5.      Tidak mudah kusut
6.      Warna bahan busana untuk anak –anak yang cocok adalah warna yang cerah (warna panas), seperti jingga, kuning dan merah. Warna – warna ini memberi kesan riang, gembira dan cocok dengan sifat anak. Hindari warna bahan yang berwarna gelap, seperti merah tua, biru tua, atau hijau tua
7.      Sesuai dengan badan anak yang masih kecil, ragam busana yang cocok untuk anak adalah yang bercorak kecil.corak ini dapat berupa bola – bola, binatang yang lucu, garis, atau kotak – kotak. Corak bahan yang besar tidak cocok untuk busana anak, seperti ragam bunga besar. Menurut tebal tipisnya bahan busana, busana anak dibuat dari busana yang sedang, bukan tipis atau tebal
B.     Pengetahuan Busana Bayi
    Syarat busana bayi :

Bayi adalah anak usia 0 – 1 tahun. Macam busana bayi umumnya sudah mempunyai standar dan susunan tertentu sesuai dengan fungsinya, seperti : gurita, popok, kemeja, kebaya, jas, topi, cape, alas liur, kantong tangan, dan sepatu. Model sangat sederhana dan tidak banyak variasinya, begitu pula kontruksi pola yang digunakan. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memilih model busana bayi adalah sederhana, tidak terlalu banyak hiasan, (renda-renda, strook, sulaman kecil-kecil secukupnya dan berwarna lembut), mudah dipakai dan dilepas, mempunyai kelonggaran yang cukup.



    Macam-macam busana bayi




Gambar  Macam-Macam Busana Bayi

    Pemakaian jenis, corak dan warna bahan

Bahan untuk busana bayi dipilih bahan yang menyerap air, lembut, halus dan menghangatkan. Contoh bahan : kain putih, birkolin, nansuk, voile, arrow, tetra dan bahan kaus katun. Contoh bahan yang menghangatkan adalah flannel dan wol. Warna yang dipilih untuk busana bayi adalah warna putih atau warna-warna muda. Warna mempunyai arti tersendir
i bagi jenis kelamin bayi. Warna-warna yang sering dipilih untuk busana bayi adalah:
a.  Warna putih dan kuning adalah warna netral dapat dipakai untuk bayi laki-laki ataupun perempuan.
b.      Warna merah muda, untuk bayi perempuan.
c.       Warna biru muda untuk bayi laki-laki.
Sedangkan corak bahan untuk busana bayi, pilihlah corak yang kecil dengan motif binatang, geometris, orang-orangan, bunga dan sebagainya.

    Teknik Penyelesaian

Teknik penyelesaian yang banyak dipakai pada busana bayi adalah kampuh balik atau
kampuh tutup yang diobras dan kampuh pipih. Penyelesaian leher, lengan, penutup muka
diselesaikan dengan kelim gulung, kemudian dihias dengan tusuk kait atau tusuk hias.

    Pemeliharaan busana bayi dilihat dari jenis kain

Karakter bahan busana bayi yang lembut, maka cara mencucinya dengan menggunakan
tangan dan sabun detergen, setelah itu diperas, dijemur, dan disetrika. Pada waktu mencuci, busana bayi tidak boleh disatukan dengan busana orang dewasa. Untuk melembutkan kain, pergunakan pelembut kain, misalnya molto khusus bayi. Penyimpanan busana bayi adalah dengan cara dilipat.

C.    Macam Busana Anak
1. Busana Tidur
            Busana ini sangat sederhana umumnya model terdiri dari celana dan baju atau juga model gaun/bebe, bahan dengan bahan yang lembut, dingin, tipis dan mudah menyerap keringat, bahan yang paling cocok untuk busana ini adalah katun hanfeel yang dingin dikulit sehingga nyaman untuk dipakai anak, corak dapat berupa flora dan animal yang bentuknya kecil, atau kain yang bergambar kartun dan juga dapat dengan bahan yang polos
2. Busana Pesta(Gaun anak)
            Model busana pesta dipilih model yang nyaman dipakai anak-anak dan lebih formal yang terdiri dari rok dan blus, atau bebe. Untuk rok dapat dipilih model lipit, lingkaran dan setengah lingkaran atau berkerut, dan blus berkerah yang dihiasi renda, bisban atau dengan blus tnapa kerah yang bagian muka dihiasi dengan strook atau renda yang dikerut, dengan lengan pendek gelembung atau lengan panjang dengan ujungnya diberi renda dan dikerut, sedangkan untuk busana model bebe dapat dipilih busana dengan detail empire atau tanpa potongan, hiasan yang dipakai bisa diterapkan di kerah, tangan atau bagian muka. Bahan yang digunakan untuk busana pesta dapat berupakatun yang halus, katun paris atau sutera dengan motif yang kecil, pola serat kecil atau polos dan untuk warna pilih warna yang lembut dan cerah seperti kuning, biru muda dan merah muda.



TEKNIK MENGGUKUR ANAK PRIA

    MENGUKUR UNTUK KEMEJA ANAK LAKI – LAKI

Ukuran yang diperlukan untuk membuat busana anak laki-laki, lain dengan yang diperlukan untuk anak wanita. Anak tersebut dapat mengenakan busana, kemeja tidak perlu dikeluarkan seperti pada blus anak wanita. Untuk mengambil ukuran kemeja dan celana, badan dan pinggang tidak perlu diikat.

Ukuran yang diperlukan untuk membuat kemeja :
1) Panjang kemeja
2) Panjang lengan
3) Lingkar badan
4) Lingkar leher
5) ½ ujung lengan
6) Lebar punggung
7) Rendah bahu
8) Panjang punggung
9) Rendah punggung

Cara mengambil ukuran kemeja anak laki-laki.
1) Panjang kemeja : diukur dari bahu tertinggi ke bawah sampai ruas ibu jari (Gambar 13a)
2) Panjang lengan pendek : diukur dari ujung bahu atau puncak lengan ke bawah ± 5 cm di atas siku. Lengan panjang : diukur dari ujung bahu ke bawah sampai 3 cm di bawah tulang pergelangan (Gambar 13b)
3) Lingkar badan : diukur keliling badan terbesar

(Gambar 14a)
4) Lingkar leher : diukur sekeliling leher terendah
(Gambar 14a)
5) ½ lingkar ujung lengan : diukur sekeliling lengan kemudian dibagi dua + 2½ cm untuk
lengan pendek. Atau diukur pada lipatan lengan kemeja ke sisi lengan (Gambar 14a)
6) Lebar punggung : diukur dari ujung bahu kiri ke ujung bahu kanan (Gambar 14b)
7) Rendah bahu : diukur dari tulang leher ke bawah sampai garis pertolongan
 (Gambar 14c)
8) Panjang punggung : dari ruas tulang leher ke bawah sampai pinggang (Gambar 14c)
9) Rendah punggung : diperoleh dari ukuran kerung lengan dibagi dua, dikurangi 2 cm
(Gambar 14c).




    MENGUKUR UNTUK CELANA ANAK LAKI - LAKI


Ukuran yang diperlukan untuk membuat celana anak laki-laki.
1) Panjang celana
2) Lingkar pinggang/lingkar perut
3) Lingkar pesak
4) ½ lingkar paha
5) ½ lingkar lutut
6) ½ lingkar kaki
7) Lingkar panggul

Cara mengambil ukuran celana anak laki-laki.
1) Panjang celana : diukur dari garis pinggang sampai 2 cm di bawah mata kaki atau
menurut keinginan si pemakai yaitu dari titik A – B.
2) Lingkar pinggang/lingkar perut : diukur sekeliling pinggang pada batas tinggi celana
(Gambar 15 dari C melingkari D kembali ke C)
3) Lingkar pesak : diukur dari batas pinggang muka melalui pesak ke batas pinggang
belakang (Gambar 15 garis lengkung C – O – D)
4) Setengah lingkar paha : diukur dari paha yang terbesar, dibagi
dua kemudian ditambah 2 cm atau diukur dari lipatan pipa celana jadi bagian depan sampai lipatan celana belakang (Gambar Gambar 15 F – H)
5) Setengah lingkar lutut : diukur sekeliling lutut dibagi dua, ditambah 3 cm atau diukur
dari lipatan pipa celana jadi pada lutut dari depan sampai belakang (Gambar 15 L – N)
6) Setengah lingkar kaki : diukur dari lipatan pipa celana jadi depan sampai belakang atau
menurut kemauan si pemakai(Gambar 15 Y – Z)
7) Lingkar panggul : diukur pas sekeliling panggul yang terbesar (Gambar 15 dari E
keliling melalui K kembali ke E)

    Ukuran standar anak

Ukuran standar atau ukuran baku ialah ukuran yang sudah dibakukan pemakaiannya.
Berikut ini contoh ukuran standar untuk bayi, anak wanita dan anak laki-laki.


                                                                     

 
MATERI BUSANA ANAK PRIA


A.    Pengetahuan Busana Anak Laki – laki
            Busana anak merupakan salah satu busana yang dipakai oleh anak – anak, sehingga dalam pembuatan busana tersebut harus memperhatikan beberapa faktor yaitu : usia, bahan, warna, desain, dan teknik penyelesaian. Menurut Daryanti Sukamto (2004:1) usia anak di kelompokkan menjadi : 0 – 1 tahun disebut masa bayi, 1 – 5 tahun disebut masa balita (pra sekolah), 6 – 12 tahun disebut masa sekolah (usia sekolah). Makin banyak umurnya, makin banyak variasi model, jenis maupun bahan busananya. Pada busana anak laki – laki variasi model dan corak kainnya lebih sederhana dibandingkan variasi busana untuk anak wanita.
            Ciri – ciri busana anak laki – laki perlu memperhatikan faktor – faktor sebagai berikut :
1.      Busana cenderung agak longgar sehingga mudah dan leluasa untuk bergerak
2.      Mudah mengenakan dan membukanya
3.      Mempunyai kantung (saku) yang dapat dipakai untuk menyimpan sesuatu
4.      Jenis akainnya mudah diserap keringat, kuat dan mudah perawatannya (popelin, berkolin, tobralko, tetoron, arrow, oxford, denim, katun)
5.      Tidak mudah kusut
6.      Warna bahan busana untuk anak –anak yang cocok adalah warna yang cerah (warna panas), seperti jingga, kuning dan merah. Warna – warna ini memberi kesan riang, gembira dan cocok dengan sifat anak. Hindari warna bahan yang berwarna gelap, seperti merah tua, biru tua, atau hijau tua
7.      Sesuai dengan badan anak yang masih kecil, ragam busana yang cocok untuk anak adalah yang bercorak kecil.corak ini dapat berupa bola – bola, binatang yang lucu, garis, atau kotak – kotak. Corak bahan yang besar tidak cocok untuk busana anak, seperti ragam bunga besar. Menurut tebal tipisnya bahan busana, busana anak dibuat dari busana yang sedang, bukan tipis atau tebal

B.     Model Busana Anak Laki – laki
            Model busana anak laki – laki relative tidak berubah dari waktu
ke waktu hingga saat ini. Perubahan yang paling mencolok adalah motif yang digunakan biasanya mengikuti trend yang sedang berkembang pada masanya. Misalnya gambar – gambar pada tokoh cerita anak – anak, seperti Superman, Naruto, Batman, Atau Doanal Bebek Serta Mickey Mouse.

            Model busana anak laki – laki umumnya terdiri dari dua bagian, yaitu : busana  bagian atas atau kemeja, dan busnaa bagian bawah atau celana, baik celana pendek, tanggung, dan celana panjang. Beberapa variasi untuk busana laki – laki bisa juga dipergunakan vest, rompi, atau overall.
1.      Kemeja lengan pendek anak laki – laki
Anak usia sekolah biasanya mernakai busana seragam berupa kemeja lengan pendek. Kemeja lengan pendek anak laki-laki tidak banyak variasinya, pada umumnya variasi yang dilakukan berupa variasi warna dan permainan garis atau kotak-kotak pada bahan, lebar pas bahu, bentuk kerah dan saku. Seringkali kemeja anak laki-laki dihiasi pula dengan aprikasi gambar-gambar pada bagian muka untuk menambah ceria busananya.
2.      Model celana pendek anak laki – laki
Celana pendek anak laki-laki modelnya hamper tidak pernah berubah, yaitu dengan saku dalam dari bagian sisi, kupnat, dibagian belakang, penutup dengan memasang resleting pada garis tengah muka. pinggang diselesaikan dengan memasang ban pinggang. Memotong lapisan piriggang atau menggunakan karet elastik pada bagian belakang untuk memudahkan pergerakan dan perkembangan anak yang pesat pada usia 3-6 tahun.
C. Model Celana Pendek Anak Laki – laki
1.      Busana bermain / rumah
2.      Busana sekolah
3.      Busana olahraga / busana rekreasi
4.      Busana tidur
5.      Busana pesta
Deskripsi model:
Busana bermain anak untuk usia antara 5 - 10 tahun, terdiri dari bagian atas dan celana pendek atau celana tanggturg 3 cm di bawah lutut. Bahan dasar busana bermain bagian atas menggunakan kaos (TC) dan bagian bawah (celana) dari kain katun. Motif - motif
pada bagian muka sangat variatif dengan gambar-gambar tokoh-tokoh dari cerita  anak -anak dan gambar binatang yang sedang up to date. Ciri khas lainnya pada busana
bermain anak adalah permainan warna-warna yang kontras, nampak ceria, riang, dan
membuat suasana hati anak selalu gembira.


kreasi desain
 sekali-kalilah aku pasang gambar22 karya ku yang lama...






Kreasi Gaun Alphabeth  A


Gaun Victoria Muslimah

kreasi kebaya

les, indonesia, private, obras, guru, sekolah, belajar, yogyakarta, usaha, jogja, kursus, terbaik, batik, kaos, kebaya, jahit, baju jahit, mesin jahit, konveksi,  kursus menjahit
 BUSANA ANAK WANITA

 Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang ukuran setandar pola celana bayi

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang MATERIAL LIMBAH TEKSTIL

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.
buka mesin jahit :http://naeyla-izzah.blogspot.co.id/2013_01_01_archive.html

Tips Belajar Menjahit


belajar menjahit - Yang namanya dunia fashion itu selalau berubah-ubah menurut trend setiap tahunnya. Bagi seorang perempuan berbusana tanpa mengikuti trend serasa salah kostum ketika menghadiri setiap acara. Harga pakaian jadi ada yang sangat murah hingga sangat mahal. Hanya saja yang namanya harga memang tidak pernah bohong.
Bagi sebagian perempuan, memiliki baju dengan baha dan model yang eksklusif tentu saja bisa menaikkan "prestige". Hanya saja baju yang seperti tentu saja harganya sangat mahal. Buat yang bisa menjahit pakaian tentu saja hal ini tidak jadi masalah. Hanya tinggal membeli kain sesuai selera dengan harga miring di pusat kain. Setelah itu kain tersebut di potong dan dijahit sendiri.

Bagi yang belum bisa menjahit tentu saja harus belajar menjahit terlebih dahulu. Hanya saja belajar menjahit itu tidak sesulit yang dipikirkan. Berikut ini adalah tips belajar menjahit bagi pemula.


1. Pasang Niat Kuat

Ini yang paling penting. Karena tanpa niat yang kuat untuk bisa menjahit, maka akan merasa bosan dan akhirnya akan berhenti di tengah jalan.

2. Cari Tempat Kursus Jahit Yang Tepat.

Biasanya yang membuat kita pintar menjahit itu ditentukan oleh tingkat kecerdasan, minat serta gurunya. Belajar apapun yang dicari sebenernya adalah guru yang bis mengajar dengan baik. Bukan tempat belajar yang keren. Untuk menemukan tempat kursus yang tepat ini bisa melalui rekomendasi teman atau orang-orang sekitar yang sudah pernah belajar di sana.

3. Rajin berlatih
Yang namanya menjahit itu adalah ketrampilan, jadi harus dilatih trus. Semakin sering kita berlatih maka semakin pintar kita menjahit baju.

4. Belajar dari mana saja

Yang namanya membuat pola pakaian itu ada banyak tekniknya. JAdi bisa saja kita belajar di sebuah kursus menjahit dengan teknik pembuatan pola A. Jadi kita juga harus rajin mencari teknik membuat pola yang mudah tapi enak dipakai. Salah satu caranya adalah dengan banyak-banyak membaca buku tentang teknik menjahit.
les, indonesia, private, obras, guru, sekolah, belajar, yogyakarta, usaha, jogja, kursus, terbaik, batik, kaos, kebaya, jahit, baju jahit, mesin jahit, konveksi,  kursus menjahit
Tips Belajar Menjahit

Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang belajar menjahit

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang  Merancang Bahan

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.
buka mesin jahit : http://www.myinfo.web.id/2016/01/tips-belajar-menjahit.html

 Merancang Bahan


perbedaan rancangan bahan secara global dan menggunakan rancangan pola -  Merancang bahan adalah merencanakan atau memperhitungkan secara garis besar banyaknya bahan yang diperlukan untuk membuat suatu pakaian.

    Tujuan merancang bahan adalah:

1. Agar dapat mengetahui banyaknya bahan yang dibutuhkan untuk menghindari kelebihan atau kekurangan bahan.
2. Agar dapat mengetahui banyaknya biaya yang dikeluarkan secara keseluruhan.
3. Untuk memudahkan pada saat praktik dalam meletakkan pola diatas bahan.
    Ada 2 cara yang digunakan untuk merancang bahan, yaitu:

1. Merancang Bahan secara global
    Merancang bahan secara global, yaitu merencanakan bahan yang didasarkan pada ukuran dari pola yang akan dibuat.

2. Merancang Bahan secara terperinci
    Merancang bahan secara terperinci, yaitu merencanakan bahan dengan menggunakan pola-pola kecil yang ditempelkan pada kertas payu
ng dengan ukuran skala meter.

    Cara mengerjakannya yaitu:

a. Bagian yang diperlukan digambar kembali dengan menggunakan skala meter.
b. Siapkan kertas payung sesuai dengan lebar bahan dengan skala meter.
c. Mengatur pola diatas kertas sehemat mungkin.
    Hal-hal yang perlu diperhatikan pada saat merancang bahan adalah:
a. Bagian-bagian pola harus diletakkan pada lipatan kain.
b. Arah benang atau arah serat kain.
c. Bagian-bagian yang harus dirangkap dua.
d. Tambahan untuk kampuh dan kelim pada masing-masing bagian pola.
e. Gunakan tabel untuk memudahkan menghitung.

les, indonesia, private, obras, guru, sekolah, belajar, yogyakarta, usaha, jogja, kursus, terbaik, batik, kaos, kebaya, jahit, baju jahit, mesin jahit, konveksi,  kursus menjahit
 Merancang Bahan

Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang perbedaan rancangan bahan secara global dan menggunakan rancangan pola

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang  Kerajinan dan wirausaha limbah tekstil

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.
buka mesin jahit : http://klopperying.blogspot.co.id/2013/02/merancang-bahan.html

 Mempelajari Pecah Pola Rok Sesuai Desain, dan Jenis-jenis Rok


pecah pola rok - Rok merupakan bagian pakaian yang dipakai mulai dari pinggang melewati panggul sampai ke bawah sesuai dengan keinginan. Biasanya rok dipakai sebagai pasangan blus. Desain rok cukup bervariasi baik dilihat dari ukuran panjang rok maupun dari siluet rok.-

Berdasarkan ukuran panjangnya, rok dapat dibagi atas :

1. Rok micro yaitu rok yang panjangnya sampai batas pangkal paha.
2. Rok mini yaitu rok yang panjangnya sampai pertengahan paha atau 10 cm di atas lutut.
3. Rok kini yaitu rok yang panjangnya sampai batas lutut.
4. Rok midi yaitu rok yang panjangnya sampai pertengahan betis.
5. Rok maxi yaitu rok yang panjangnya sampai mata kaki.
6. Rok floor yaitu rok yang panjangnya sampai menyentuh lantai.
-

Berdasarkan siluet/bentuk rok, desain rok dapat dibedakan atas :

1. Rok dari pola dasar, merupakan rok yang modelnya seperti pada pola dasar tampa ada lipit atau kerut. Rok biasanya menggunakan ritsluiting pada bagian tengah muka atau tengah belakang.
2. Rok span dan semi span, rok span merupakan rok yang bagian sisi bawahnya dimasukkan 2 sampai 5 cm ke dalam sehingga terlihat kecil ke bawah, sedangkan rok semi span merupakan rok yang bagian sisinya lurus ke bawah atau bagian bawah sama besarnya dengan bagian panggul.
3. Rok pias, nama dari rok pias tergantung jumlah pias atau potongan yang dibuat, misalnya rok pias 3, rok pias 4, rok pias 6 dan seterusnya.
4. Rok kerut yaitu rok yang dibuat dengan model ada kerutan mulai dari batas pinggang atau panggul sehingga bagian bawah lebar.
5. Rok kembang atau rok klok, yaitu rok yang bagian bawahnya lebar. Rok ini dikenal dengan rok kembang, rok lingkaran dan rok ½ lingkaran.
6. Rok lipit, rok lipit ada 3 yaitu rok lipit pipih, rok lipit hadap dan rok lipit sungkup. Rok lipit pipih yaitu rok yang lipitannya dibuat searah se
perti rok sekolah murid SD. Rok lipit hadap yaitu rok yang lipitnya dibuat berhadapan, baik pada bagian tengah muka, tengah belakang atau diatur beberapa lipitan pada sekeliling rok. Sedangkan rok lipit sungkup yaitu rok yang lipitnya dibuat berlawanan arah. Misalnya lipit yang satu dibuat kekanan dan yang satu lagi dibuat arah ke kiri. Lipit ini juga sama dengan lipit pada bagian dalam atau bagian buruk bahan pada lipit hadap.
7. Rok bertingkat yaitu rok yang dibuat beberapa tingkat. Rok ini ada yang dibuat 2 atau 3 tingkat yang diatur panjangnya. Umumnya bentuk rok
ini sering dijumpai pada busana anak-anak.
les, indonesia, private, obras, guru, sekolah, belajar, yogyakarta, usaha, jogja, kursus, terbaik, batik, kaos, kebaya, jahit, baju jahit, mesin jahit, konveksi,  kursus menjahit
 Mempelajari Pecah Pola Rok Sesuai Desain, dan Jenis-jenis Rok

Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang pecah pola rok

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang  Kelompok Prakarya dan Kewirausahaan - Kerajinan Bahan Keras

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.
buka mesin jahit : http://mode.ok-rek.com/2010/10/mempelajari-pecah-pola-rok-sesuai.html

Kerajinan dan wirausaha limbah tekstil


kerajinan limbah tekstil  - A.Mengenal kerajinan tekstil

Tahun 1768, mesin uap ditemukan untuk mempengaruhi teknik produksi.
Hal ini memicu pertumbuhan pabrikasi pengolahan bahan sehingga ada limbah.
Tahun 1970, timbul kesadaran dampak polusi industri
Polusi industri  biasa dalam bentuk bentuk, udara, air, tanah dan benda yang sulit diurai oleh alam

Dengan mengikuti zaman sampah – sampah ini mendorong manusia untuk inovasi produk baru.
Industri yang dihasilkan limbah dalam jumlah besar :
    Industri tekstil (memproduksi benang hingga menjadi kain)
    Garmen (memproduksi pakaian dengan skala besar dan konveksi)


Klasifikasi produk limbah tekstil


Produk limbah tekstil daur ulang (recyle)
Cth : patch work (kain perca)
Produk limbah tekstil yang digunakan kembali (reuse)
Cth : pakaian lama (diubah seperti baru )
          teknik celup dan sablon


Patch work

Produk limbah tekstil daur ulang (recyle)

pengertian

Patchwork adalah suatu potongan-potongan kain polos dan motif yang di gabungkan membentuk suatu pola tertentu.pola patchwork bermacam-macam dan dapat menciptakan pola leluasa sendiri


sejarah

Patchwork pertama kali ditemukan di amerika oleh penduduk eropa yang berpindah ke amerika,karena suhu di amerika sangatlah dingin dan penduduk eropa tidak dapat membuat tempat tinggal yang memadai maka mereka menggunakan sisa-sisa kain untuk di tempelkan ke dinding atau dipakai sebagai selimut

 Karya patchwork menunjukan perkembangan pada akhir abad ke delapan belas,saat amerika mulai memproduksi kain.Seni patch work berkembang dan bermasyarakat pada akhir abad ke delapan belas

Pada abad ke sembilan belas para wanita menemukan pola kombinasi serta pemilihan kain yang tepat,mulai mengubah pathcwork sebagai hiasan,bukan sekedar sebagai selimut penahan dingin

Produk limbah tekstil yang digunakan kembali (reuse)

Screen printing (sablon)

Tugas

Persentasikan mengenai sablon (screen printing) yang simpel
    - bahan yang digunakan dalam pembuatan
    - langkah pengerjaannya (lengkap)
    - desain yang akan digambar diatas sablon     tersebut dan diletakkan pada tas atau kaos.
Satu kelompok 3 orang

B. MATERIAL LIMBAH TEKSTIL


CONTOHNYA : cone ends, perca, bisban, sisa bahan seperti bisban, tali, kerah, busa pelapis.
  
    Cari aneka kerajinan limbah tekstil yang menggunakan material diatas, masing2 kelompok 2 kerajinan yang bahan berbeda
Bahan yang digunakan
Langkah membuatnya
Harga dan tempat penjualannya

Perbedaan serat alam dan sintesis :

Serat alam  (tumbuhan)
- Bila dibakar berbau seperti rambut atau kertas terbakar
-Meninggalkan bau
-mudah kusut
-mudah menyerap air
-jika diaba akan terasa hangat dan berserat



Serat alam (hewan)
Bila dibakar akan berbau tanduk atau tulang
Meninggalkan bundaran keras
Tidak mudah kusut
Bahan dari wol akan berasa hangat
Serat non organik
Bila dibakar akan berbau seperti minyak terbakar
Tidak mudah kusut
Sulit menyerap air


Proses dan alat produksi kerajinan bahan limbah tekstil


Teknik quilting
      Aplikasi limbah yang menyatukan potongan-potangan kain dengan pola tertentu.
2. Teknik aplikasi perca adalah kain perca pada bahan atau produk lain untuk menghias produk tersebut
3. Makrame
      Suatu kerajinan simpul menyimpul benang atau tali 
       Teknik : pilin, anyam, beragam simpul.




4. Teknik anyam
Teknik menggabungkan / menjalin bagian – bagian menjadi stuktur yang lebih kuat.
Teknik yang digunakan : limba yang panjang menyerupai tali
5. Teknik untuk tiga dimensi
Kerajinan dari limbah teknik dapat berbentuk :
Tas, boneka, eksesoris pakaian, dll.



Teknik pembuatannya :

1. membuat pola
2. memotong bahan
3. membentuknya bisa menggunkan teknik jahit dan lem mengisi kerajinan bisa menggunkan kapas, kapuk, dakron, kain perca kecil / struktur dari bahan.

les, indonesia, private, obras, guru, sekolah, belajar, yogyakarta, usaha, jogja, kursus, terbaik, batik, kaos, kebaya, jahit, baju jahit, mesin jahit, konveksi,  kursus menjahit
Kerajinan dan wirausaha limbah tekstil

Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang kerajinan limbah tekstil

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang  Jenis Jenis Limbah dan Daur Ulang Limbah Serta Manfaatnya

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.
buka mesin jahit : https://www.academia.edu/10697780/Kerajinan_Limbah_Tekstil

 Jenis Jenis Limbah dan Daur Ulang Limbah Serta Manfaatnya



jenis jenis limbah tekstil - PENGERTIAN LIMBAH.
    Limbah adalah benda yang dibuang, baik berasal dari alam ataupun dari hasil proses teknologi. Limbah dapat berupa tumpukan barang bekas, sisa kotoran hewan, tanaman, atau sayuran.

    Limbah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga, yang lebih dikenal sebagai sampah), yang kehadirannya pada suatu saat dan tempat tertentu tidak dikehendaki lingkungan karena tidak memiliki nilai ekonomis.

Karakteristik Limbah :

    Berukuran mikro
    Dinamis
    Berdampak luan (penyebarannya)
    Berdampak jangka panjang (antar generasi)

Faktor yang mempengaruhi kualitas limbah adalah :

    Volume limbah
    Kandungan bahan pencemar
    Frekuensi pembuangan limbah

JENIS-JENIS LIMBAH

Berdasarkan sumbernya limbah digolongkan menjadi :
1.    Limbah Organik yang mudah busuk.
Misainya , sisa sayuran, sisa makanan, dedaunan, potongan rumput, dan kotoran hewan
2.    Limbah Organik yang tidak mudah membusuk.
Misalnya , kertas dan kayu
3.    Limbah Anorganik.
Misainya, plastik, pecahan kaca, karet, kaca, botol, dan besi.
4.    Limbah berbahaya.
Misalnya, paku, bekas lampu neon, sisa racun tikus atau serangga, obat kadaluarsa dan batu baterai bekas.
Berdasarkan sifatnya, limbah dibedakan menjadi dua golongan :

    Limbah yang dapat mengalami perubahan secara alami (degradable waste = mudah terurai). Yaitu limbah yang dapat mengalami dekomposisi oleh bakteri dan jamur, seperti daun-daun, sisa makanan, kotoran, dan lain-lain.
    Limbah yang tidak akan / sangat lambat mengalami perubahan secara alami (nondegradable waste = tidak dapat terurai). Misalnya, plastik, kaca, kaleng, dan sampah sejenisnya.

Berdasarkan karakteristiknya, limbah dapat digolongkan menjadi 4 macam, yaitu :

    Limbah cair
    Limbah padat
    Limbah gas dan partikel
    Limbah B3 (Bahan Brebahaya dan Beracun)

Limbah cair

Limbah cair adalah sisa dari suatu hasil usaha atau kegiatan yang berwujud cair (PP 82 thn. 2001).
Jenis-jenis limbah cair dapat digolongkan berdasarkan pada :
1.    Sifat Fisika dan sifat Agregat.
Keasaman sebagai salah satu contoh sifat limbah dapat diukur dengan menggunakan metoda Titrimetrik.
2.    Parameter logam.
Contohnya, Arsenik (As) dengan metoda SSA
3.    Anorganik non Metelik.
Contohnya, Amonia (NH3-N) dengan metoda Biru Indofenol
4.    Organik Agregat.
Contohnya, Biological Oxygen Demand (BOD)
5.    Mikroorganisme contohnya E coli dengan metoda MPN
6.    Sifat khusus contohnya Asam Borat (H3BO3) dengan metoda Titrimetrik
7.    Air laut contohnya Tembaga (Cu) dengan metoda SPR-IDA-SSA
Limbah gas partikel
Polusi udara adalah tercemarnya udara oleh beberapa partikulat zat (limbah) yang mengandung partikel (asap dan jelaga), hidrokarbon, sulfur dioksida, nitrogen oksida, ozon (asap kabut kimiawi), karbon monoksida dan timah.
Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun)
Suatu limbah digolongkan sebagai limbah B3 bila mengandung bahan berbahaya atau beracun yang sifat dan konsentrasinya, baik langsung maupun tidak langsung, dapat merusak atau mencemarkan lingkungan hidup atau membahayakan kesehatan manusia. Yang termasuk limbah B3 antara lain adalah bahan baku yang berbahaya dan beracun yang tidak digunakan lagi karena rusak, sisa kemasan, tumpahan, sisa proses, dan oli bekas kapal yang memerlukan penanganan dan pengolahan khusus. Bahan-bahan ini termasuk limbah B3 bila memiliki salah satu atau lebih karakteristik berikut : mudah meledak, mudah terbakar, bersifat reaktif, beracun, menyebabkan infeksi, bersifat korosif, dan lain-lain, yang bila diuji dengan toksikologi dapat diketahui termasuk limbah B3.

Berdasarkan sumbernya, limbah B3 dapat diklasifikasikan menjadi :

    Primary sludge, yaitu limbah yang berasal dari tangki sedimentasi pada pemisahan awal dan banyak mengandung biomassa senyawa organik yang stabil dan mudah menguap.
    Chemical sludge, yaitu limbah yang dihasilkan dari proses koagulasi dan flokulasi.
    Excess activated sludge, yaitu limbah yang berasal dari proses pengolahan dengan lumpur aktif sehingga banyak mengandung padatan organik berupa lumpur dari hasil proses tersebut.
    Digested sludge, yaitu limbah yang berasal dari pengolahan biologi dengan digested aerobicdi mana padatan/lumpur yang dihasilkan cukup stabil dan banyak mengandung padatan organik.

Macam Macam Limbah Beracun

    Limbah  mudah meledak, adalah limbah yang melalui reaksi kimia dapat menghasilkan gas dengan suhu dan tekanan tinggi yang dengan cepat dapat merusak lingkungan.
    Limbah mudah terbakar adalah limbah yang bila berdekatan dengan api, percikan api, gesekan atau sumber nyala lain akan mudah menyala atau terbakar dan bila telah menyala akan terus terbakar hebat dalam waktu lama.
    Limbah reaktif, adalah limbah yang menyebabkan kebakaran karena melepaskan atau menerima oksigen atau limbah organik peroksida yang tidak stabil dalam suhu tinggi.
    Limbah beracun, adalah limbah yang mengandung racun yang berbahaya bagi manusia dan lingkungan. Limbah B3 dapat menimbulkan kematian atau sakit bila masuk ke dalam tubuh melalui pernapasan, kulit atau mulut.
    Limbah yang menyebabkan infeksi adalah limbah laboratorium yang terinfeksi penyakit atau limbah yang mengandung kuman penyakit, seperti bagian tubuh manusia yang diamputasi dan cairan tubuh manusia yang terkena infeksi.
    Limbah yang bersifat korosif adalah limbah yang menyebabkan iritasi pada kulit atau mengkorosi baja, yaitu memiliki pH sama atau kurang dari 2,0 untuk limbah yang bersifat asam dan lebih besar dari 12,5 untuk yang bersifat basa.

Sesuai dengan kriteria yang tercantum dalam peraturan pemerintah No.18 Tahun 1999 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun, limbah B3 terbagi atas dua macam yaitu yang spesifik dan yang tidak spesifik.

Perbedaan pokok antara limbah B3 spesifik dan tidak spesifik terletak pada cara penggolongannya. Pada limbah spesifik digolongkan kedalam jenis industri, sumber pencemaran, asal limbah, dan pencemaran utama sedangkan pada limbah tidak spesifik penggolongannya atas dasar kategori dan bahan pencemar.

Limbah padat atau sampah
Untuk menanggulangi pencemaran tanah akibat penumpukan sampah itu dapat dilakukan melalui berbagai cara seperti melalui program 3 R yaitu Reduce, Reuse, Recycle.
DAUR ULANG LIMBAH DAN PEMANFAATAN ULANG LIMBAH

Daur ulang adalah penggunaan kembali material atau barang yang sudah tidak digunakan, menjadi bentuk lain.
A.    Tujuan Daur Ulang dan Pemanfaatan Ulang
Daur  ulang dan pemanfatan ulang mempunyai beberapa tujuan, antara lain sebagai berikut :

    Mengurangi jumlah limbah untuk mengurangi pencemaran atau kerusakan lingkungan.
    Mengurangi penggunaan bahan atau sumber daya alam.
    Mendapatkan penghasilan karena dapat dijual ke masyarakat .

    Melestarikan kehidupan makhluk yang terdapat di suatu lingkungan tertentu.
    Menjaga keseimbangan ekosistem makhluk hidup yang terdapat di dalam lingkungan.
    Mengurangi sampah anorganik karena sampah anorganik ada yang dapat bertahan hingga 300 tahun ke depan.

B.    Langkah Daur Ulang atau Pemanfaatan Ulang
Untuk memudahkan proses daur ulang dan pemanfaatan ulang, langkah-langkah yang dilakukan adalah sebagai berikut,
1.    Pemisahan
Limbah yang akan didaur ulang atau dimanfaatkan ulang dipisahkan dengan limbah yang harus dibuang ke tempat pembuangan.
2.    Penyimpanan
Limbah yang sudah dipisahkan tadi disimpan dalam kotak yang tertutup. Usahakan setiap kotak yang tertutup hanya berisi satu jenis material limbah tertentu, misalnya kertas bekas atau botol bekas.
3.    Pengiriman atau penjualan
Barang-barang yang sudah terkumpul dapat dijual ke pabrik yang membutuhkan material bekas sebagai bahan baku atau dapat dijual atau diberikan ke pemulung.
C.    Macam-macam limbah yang dapat didaur ulang

Berikut adalah beberapa jenis limbah atau material yang dapat dimanfaatkan melalui daur ulang.

    Kertas. Semuajenis kertas dapat didaur ulang, seperti kertas koran dan kardus.
    Gelas. Botol kecap, botol sirup, dan gelas / piring pecah dapat digunakan untuk membuat botol, gelas, atau piring yang baru.
    Aluminium. Kaleng bekas makanan dan minuman dapat dimanfaatkan kembali sebagai kaleng pengemas.
    Baja. Baja sisa kontruksi bangunan akan berguna sebagai bahan baku pembuatan baja baru.
    Plastik. Limbah plastik dapat dilarutkan dan diproses lagi menjadi bahan pembungkus (pengepakan) untuk berbagai keperluan. Misalnya, dijadikan tas, botol minyak pelumas, botol minuman, dan botol sampo.

D.    Macam-macam limbah yang dapat dimanfaatkan tanpa proses daur ulang

Beberapa jenis limbah ada yang dapat dimanfaatkan secara langsung atau pun dilakukan melalui proses daur ulang. Berikut ini beberapa macam limbah yang dapat dirasakan atau dimanfaatkan secara langsung.
1.    Ampas tahu
Ampas tahu bisa digunakan untuk bahan makanan ternak. Limbah tersebut biasanya mengandung gizi tinggi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan hewan ternak.
2.    Eceng gondok
Eceng gondok dapat menjadi limbah perairan jika populasinya terlalu banyak. Eceng gondok dapat dimanfaatkan untuk membuat barang kerajinan, seperti tas.
3.    Sampah organik
Contohnya daun-daunan dan kotoran ternak. Kedua jenis sampah itu dapat dimanfaatkan sebagai pupuk alami bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Keuntungan menggunakan pupuk organik yaitu tidak merusak kesuburan tanah.
E.    Mengurangi Limbah dalam Kehidupan Sehari-hari

1.    Reuse
Memanfaatkan ulang (reuse), yaitu menggunakan kembali barang bekas tanpa pengolahan bahan, untuk tujuan yang sama atau berbeda dari tujuan asalnya.
Contohnya, penggunaan bahan-bahan plastik / kertas bekas untuk benda-benda souvenir, bekas ban untuk tempat pot atau kursi taman, botol-botol minuman yang telah kosong diisi kembali dan sebagainya.

2.    Recycle
Mengolah kembali (recycle), yaitu kegiatan yang memanfaatkan barang bekas dengan cara mengolah materinya untuk digunakan lebih lanjut.
Contohnya, kertas atau sampah bekas, pecahan-pecahan gelas atau kaca, besi atau logam bekas dan sampah organik yang berasal dari dapur atau pasar dapat didaur ulang menjadi kompos (pupuk).
Proses daur ulang ini juga dapat mengubah sampah menjadi energi panas yang dikenal dengan proses insenerasi. Insenerasi sederhana sudah ada yang melakukan oleh beberapa industri misal di Jakarta, yaitu menggunakan limbah padat dalam bentuk lumpur hasil akhir pengolahan air limbahnya tidak dibuang ke tanah tetapi digunakan sebagai bahan bakar setelah mengalami pengeringan.

3.    Reduce
Mengurangi (reduce), adalah semua bentuk kegiatan atau perilaku yang dapat mengurangi produksi sampah.
Misalnya, ibu-ibu rumah tangga kembali kepola lama yaitu membawa keranjang belanja ke pasar. Dengan demikian jumlah kantong plastik yang di bawa ke rumah akan berkurang (terreduksi). Selain itu bila setiap orang menggunakan saputangan daripada tissue, di samping akan mengurangi sampahnya, dengan tidak menggunakan tissue dapat terjadi penghematan terhadap bahan baku untuk tissue, yang tidak lain adalah kayu dari hutan. Kalau setiap orang melakukan hal tersebut beberapa ton sampah yang akan terreduksi per bulan dan beberapa hasil hutan dapat terselamatkan.

4.    Replace
Menggantikan dengan bahan yang bisa dipakai ulang (replace), adalah upaya mengubah kebiasaan yang dapat mempercepat produksi sampah, terutama sampah yang mempunyai sifat sukar diolah dan berbahaya.

5.    Refill
Refill artinya mengisi kembali wadah-wadah produk yang dipakai.

6.    Repair
Repair artinya melakukan pemeliharaan atau perawatan agat tidak menambah produksi limbah.


LATIHAN
Jawablah Pertanyaan di bawah ini dengan benar !!!

    Apa yang anda ketahui dengan limbah ? Jelaskan !
    Tuliskan ciri-ciri limbah !
    Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas limbah !
    Berdasarkan karakteristiknya limbah dibedakan menjadi 4 macam, sebutkan dan jelaskan
    Jelaskan penggolongan jenis-jenis limbah cair !
    Apa yang anda ketahui tentang limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) ?
    Jelaskan dan berikan contohnya macam-macam limbah berdasarkan sumbernya ?
    Jelaskan penggolongan limbah B3 berdasarkan sumbernya !
    Tuliskan tujuan daur ulang dan pemanfaatan ulang limbah !
    Bagaimana langkah-langkah yang dilakukan untuk memudahkan proses daur ulang dan pemanfatan ulang limbah !
    Berikan contoh beberapa jenis limbah yang dapat dimanfaatkan melalui daur ulang !
    Sebutkan dan jelaskan macam-macam limbah beracun !
    Berikan contoh macam-macam limbah yang dapat  dimanfaatkan tanpa proses daur ulang, dan jelaskan pula kegunaannya !
    Bagaimana cara / usaha-usaha untuk mengurangi limbah dalam kehidupan sehari-hari ?
    Jelaskan macam-macam limbah berdasarkan sifatnya !

Jenis Jenis Limbah dan Daur Ulang Limbah Serta Manfaatnya

Daftar Pustaka

Drs. Saktiyono, M.si, 2008, SERIBU PENA BIOLOGI JILID 1, Penerbit Erlangga, Jakarta

Teti Suryati, 2009, BIJAK DAN CERDAS MENGOLAH SAMPAH, Penerbit PT Agromedia Pustaka, Jakarta

les, indonesia, private, obras, guru, sekolah, belajar, yogyakarta, usaha, jogja, kursus, terbaik, batik, kaos, kebaya, jahit, baju jahit, mesin jahit, konveksi,  kursus menjahit
 Jenis Jenis Limbah dan Daur Ulang Limbah Serta Manfaatnya

Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang jenis jenis limbah tekstil

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang  Kruistik

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.
buka mesin jahit : http://sistem-pertanian-terpadu.blogspot.co.id/2013/01/jenis-jenis-limbah-dan-daur-ulang.html

Kruistik

 

gambar kain strimin motif kotak - Taplak meja kruistik dari Hongaria, pertengahan abad ke-20.
Jenis jahitan tusuk silang (setik silang) untuk membuat kruistik.
Kruistik (bahasa Belanda: kruissteek) atau tusuk silang adalah salah satu jenis sulaman yang memakai jahitan benang yang bersilangan (membentuk huruf X) di atas kain tenunan sejajar. Teknik jahitan membentuk huruf X disebut setik silang (tusuk silang), sehingga kruistik populer dengan sebutan "tusuk silang".

Produk kruistik berupa sulaman gambar-gambar untuk hiasan pakaian, perabot rumah tangga, atau hiasan dinding. Desain gambar kruistik dapat dicontoh dari buku berisi pola-pola motif atau hasil desain sendiri.

Benang yang dipakai adalah benang sulam dari katun atau rayon. Jarum untuk kruistik adalah jarum tapestri berujung tumpul dengan mata jarum ukuran besar agar bisa dilewati beberapa helai benang sekaligus.
 

Kain


Kain untuk kruistik adalah kain yang memiliki kotak-kotak (lubang-lubang) dalam ukuran yang sama, horizontal maupun vertikal. Oleh karena itu, hasil jahitan terlihat seperti pola-pola persegi dengan ukuran yang sama.

Jenis kain yang umum untuk kruistik adalah kain strimin, kain aida, dan kain linen. Kain aida memiliki kotak-kotak per inci yang dapat di
hitung: 8, 11, 14, 16, dan 18 kotak per inci.[1] Satu kotak berarti satu jahitan yang membentuk huruf X. Jumlah helai benang untuk satu jahitan bergantung ukuran kain dan selera. Tusuk silang di kain aida 11 kotak per inci misalnya, memakai 3 helai benang, sementara di kain aida 14 memakai 2 helai benang.
Sejarah
Hasil kerajinan kruistik di Jerman, 1735.


Kruistik adalah salah satu bentuk tertua dari kerajinan sulam (kerajinan bordir), dan dapat ditemukan di seluruh dunia.[2] Hasil kerajinan kruistik seperti pakaian yang dihias dengan kruistik, khususnya dari benua Eropa dan Asia dijadikan benda pameran di berbagai museum etnologi di seluruh dunia.

Kerajinan sulam sangat populer di kalangan rakyat Eropa Timur dan Eropa Tengah. Ciri khas kerajinan sulam mereka adalah pola geometris dan tusuk silang dua dimensi (bayang-bayang benda tidak dibuat) dengan benang hitam dan merah di atas kain linen.[3]

Hasil kerajinan kruistik tertua yang diketahui orang di Amerika Serikat adalah sulaman kruistik asal tahun 1653 yang disimpan di Pilgrim Hall, Plymouth, Massachusetts. Sulaman tersebut adalah hasil karya Loara Standish, anak perempuan dari Kapten M
yles Standish.[4]
les, indonesia, private, obras, guru, sekolah, belajar, yogyakarta, usaha, jogja, kursus, terbaik, batik, kaos, kebaya, jahit, baju jahit, mesin jahit, konveksi,  kursus menjahit
Kruistik
 

Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang gambar kain strimin motif kotak

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang  Cara Membuat Dompet dari Bungkus Kopi

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.
buka mesin jahit : https://id.wikipedia.org/wiki/Kruistik

 Cara Membuat Dompet dari Bungkus Kopi

 
cara membuat tas dari bungkus kopi dengan kain - Assalamualaikum um, buat um yang dirumahnya banyak sampah bungkus snack, kopi atau yang lainnya, jangan dulu dibuang. Masih ada hal yang dapat kita kreasikan dari bungkus tersebut.
Nah kali ini kita akan membuat dompet dari bungkus kopi. Di simak ya,, :)

Bahan-bahan :

    Siapkan bungkus kopi sebanyak 98 bungkus atau lebih tergantung besar kecilnya dompet yang ingin kita buat.
    Benang & Jarum jahit besar
    Resleting


Cara Membuat Dompet dari Bungkus Kopi



Gunting bungkus dengan kisaran lebar 5cm atau bisa disesuaikan dengan keinginan anda. Gunting juga bagian samping bungkus sehingga bungkus dapat di lebarkan seperti gambar disamping.













Lipat bagian kanan dan kiri bungkus hingga bertemu dibagian tengah bungkus seperti gambar disamping.















Setelah itu lipat dua bungkus tersebut.
















Lipat bagian dan bawah hingga bertemu dibagian tengah seperti gambar disamping.
Lipat dua bungkusnya . Lalu lipat lagi bungkus yang lainnya samapi seperti gambar disamping ini.















Kait kan satu persatu bungkus kopi yang sudah dilipat tadi tehingga terbentuk seperti gambar diatas. Susun sampai 14 bungkus atau sesuai keinginan.

Bagian ujung kedua bungkus dibuka kemudian disatukan.




















Setelah kedua ujung disatukan maka akan menjadi seperti gambar disamping. Buat seperti ini sebanyak 7 buah.



















Ketujuh bungkus kopi yang sudah dibentuk kemudian disusun dan dijahit seperti gambar disamping. Kemudian beri resleting dibagian atas.


















Jadilah dompet yang terbuat dari bungkus kopi. :)
Untuk ukuran dan asesoris bisa dikreasikan sesuai dengan selera dan keinginan kita.


















Contoh kreasi bungkus kopi lainnya :







les, indonesia, private, obras, guru, sekolah, belajar, yogyakarta, usaha, jogja, kursus, terbaik, batik, kaos, kebaya, jahit, baju jahit, mesin jahit, konveksi,  kursus menjahit
 Cara Membuat Dompet dari Bungkus Kopi


Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang cara membuat tas dari bungkus kopi dengan kain

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang TEKNIK PEMASANGAN PAYET

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.
buka mesin jahit : http://kreasitangansimple.blogspot.co.id/2015/06/cara-membuat-dompet-dari-bungkus-kopi.html

 TEKNIK PEMASANGAN PAYET


cara memasang payet pada baju - a.Teknik pemasangan burci/payet
Pemasangan burci/payet terdiri dilakukan dengan menggunakan tusuk tusuk hias. Tusuk hias yang digunakan untuk memasang burci yaitu:
b.Tusuk jelujur
c.Tusuk tikam jejak
d.Kombinasi antar jelujur dan tikam jejak
Cara memasang ketiga teknik tersebut adalah

a.Tusuk jelujur

1)Siapkan Bahan
2)Siapkan burci/payet yang akan dipasang
3)Siapkan benang dan jarum untuk memasang burci
4)Mulailah memasang burci/payet dengan cara

a)Pasang benang pada jarum burci (pilih ukuran (nomor) jarum sesuai dengan ukuran lubang burci)
b)Tusukan benang pada bidang yang akan dihiasi, matikan dari bagian buruk kain, keluarkan benang pada bagian baik kain, masukan burci yang akan ditempelkan.
c)Masukkan kembali benang ke bagian buruk, untuk jenis burci bulat dan ukurannya kecil, benang kembali pada tengah burci kemudian benang dimatikan.
d)Lakukan secara berulang-ulang sampai bidang yang akan dihiasi burci selesai.
e)Perlu diperhatikan bahwa setiap langkah melekatkan burci, benang selalu dimatikan. Hal ini berfungsi sebagai pengunci, agar jika salah satu burci lepas, maka burci yang lain tidak ikut lepas.

b.Tusuk tikam jejak

1)Siapkan Bahan
2)Siapkan burci/payet yang akan dipasang
3)Siapkan benang dan jarum untuk memasang burci
4)Mulailah memasang burci/payet dengan cara:

a)Pasang benag pada jarum burci.
b)Tusukkan benang pada bidang yang akan dihias, matikan pada bagian buruk bahan, keluarkan pada bagian baik bahan dengan arah lebih kebelakang (mundur) dari tusukan pertama. Kemudian, masukkan burci yang panjangnya melewati tusukkan awal (maju), masukkan kembali ke bagian bawah bahan (burci yang dipakai bentuk pasir), kemudian matikan.
c)Lakukan secara berulang-ulang sampai bidang yang di burci selesai.
d)Perlu diperhatikan setiap langkah meletakk
an burci benang perlu dimatikan.

c.Kombinasi antar jelujur dan tikam jejak

1)Siapkan Bahan
2)Siapkan burci/payet yang akan dipasang
3)Siapkan benang dan jarum untuk memasang burci
4)Mulailah memasang burci/payet dengan cara:
a)Pasang benang pada jarum burci
b)Tusukkan benang pada bidang yang akan dihias, (posisi 1), matikan pada bagian buruk bahan. Keluarkan pada bagian baik bahan. Masukan burci, jahitkan jarum kebelakang kembali ke tusukan pertama (posisi 1), masukan lagi burci, tusuk ke arah depan dan dibagian bawah dimatikan (posisi 2). Selanjutnya kembali lagi ke tusukan pertama (posisi 1) masukan kedalam burci yang telah terjahitkan sebelumnya, arahkan ke bawah balik lagi ke posisi.


d.Menerapkan pemasangan burci/payet

Menerapkan pemasangan burci/payet dapat dilakukan pada bermacam-macam benda, seperti pada:
1)Kebaya, busana daerah
2)Gaun pesta
3)Lenan rumah tangga, seperti sarung bantal kursi, gordyn, tutup tv dan lain-lain.
4)Aksesories, seperti kancing, cincin, gelang, tas sepatu, selop.
Dengan adanya pemasangan burci/payet merupakan nilai tambah pada benda tersebut.



Rangkuman

Teknik pemasangan burci/payet terdiri dari 3 macam, yaitu:
a.Tusuk jelujur
b.Tusuk tikam jejak
c.Kombinasi antar jelujur dan tikam jejak

les, indonesia, private, obras, guru, sekolah, belajar, yogyakarta, usaha, jogja, kursus, terbaik, batik, kaos, kebaya, jahit, baju jahit, mesin jahit, konveksi,  kursus menjahit
 TEKNIK PEMASANGAN PAYET

Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang cara memasang payet pada baju

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang Contoh dan Desain Seragam Kerja Kemeja

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.
buka mesin jahit : http://letyfahfaradilla.blogspot.co.id/2014/10/teknik-pemasangan-payet.html

Contoh dan Desain Seragam Kerja Kemeja


baju kemeja kerja tehnik  - Seragam Kerja yang kami buat menggunakan bahan kain yang berkualitas. Kami hanya memilih bahan kain yang sudah teruji ketahanannya dan kualitasnya. Untuk bahan kain biasanya kami menggunakan mulai dari kain nagata drill dan american drill. Khusus untuk anda yang tidak suka dengan seragam kerja berbahan drill, Ratugaleri Konveksi punya bahan tropical yang cocok untuk daerah tropis. Selain itu ada juga seragam yang dikombinasikan dengan batik, batik pekalongan maupun batik surabaya. Seluruh seragam kerja menggunakan bordir komputer yang telah terbukti kerapiannya dan kualitasnya
 

VARIANT KEMEJA NAGATA
KEMEJA NAGATA DRILL
rwerwqContoh Desain Seragam Kerja Yang Kami Produksi
Untuk melihat ratusan hasil produksi baju seragam kerja lainnya bisa datang langsung ke outlet kami.

label
•    desain baju kerja
•    seragam kerja

•    contoh baju seragam kerja
•    Desain kemeja
•    contoh seragam kerja
•    desain baju kemeja
•    contoh baju kerja
•    desain seragam
•    contoh kemeja
•    desain seragam kerja

les, indonesia, private, obras, guru, sekolah, belajar, yogyakarta, usaha, jogja, kursus, terbaik, batik, kaos, kebaya, jahit, baju jahit, mesin jahit, konveksi,  kursus menjahit
Contoh dan Desain Seragam Kerja Kemeja

Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang baju kemeja kerja tehnik

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang POLA ROK 3 IN 1

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.
buka mesin jahit : http://www.ratugaleri.com/produk-konveksi/contoh-dan-desain-baju-seragam-kemeja
Copyright © 2014 Kursus Menjahit.