, , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tehnik mengukur tubuh untuk pembuatan pakaian

les, indonesia, private, obras, guru, sekolah, belajar, yogyakarta, usaha, jogja, kursus, terbaik, batik, kaos, kebaya, jahit, baju jahit, mesin jahit, konveksi, kursus menjahit
Tehnik mengukur tubuh untuk pembuatan pakaian

Tehnik mengukur tubuh untuk pembuatan pakaian



Ada beberapa metode untuk mengukur tubuh manusia, yaitu dengan cara
memegang langsung tubuh dengan menggunakan bermacam-macam alat
pengukur tubuh, misalnya seperti; meteran/pita ukuran, penggaris dari mulai yang
pendek sampai yang panjang, tentu disesuaikan dengan kebutuhan, seperti:
mengukur tubuh bagian depan dan bagian belakang yang diperlukan.
Bagian tulang yang menonjol dapat diraba, begitu juga, kulit dapat dipergunakan
sebagai pedoman. Letak berbagai organ, alat-alat tubuh dan anggota badan,
dapat merupakan petunjuk mengenai tonjolan normal atau tidak, untuk membantu
dalam proses pengukuran tubuh.
Sedangkan cara lain adalah dengan pemotretan (foto), bagian–bagian yang
berbentuk atau garis-garis berliku (tidak rata) ini dilakukan dengan tidak
memegang langsung bagian tubuh model, tetapi dengan Tehnik Mengukur Tiga-
Dimensi (Nudo Body) cara mengamati

Titik dasar untuk mengukur



Titik-titikukuran adalah suatu kenyataan yang tidak bisa di pungkiri, bahwa di atas
kulit setiap orang, dapat diperoleh ukuran-ukuran yang tepat. Titik-titik ukuran
dengan mudah mendapatkan dimana tulang-tulang dari kerangka memberikan
beberapa petunjuk, tetapi sulit untuk menemukan lingkar leher, lingkar kerung
lengan, dan bahu, dll.
Ketrampilan penting dalam pembuatan atau produksi pakaian yaitu kemampuan
untuk menentukan titik-titik ukuran dengan teliti melalui observasi/pengamatan
kulit luar atau permukaan kulit tubuh si model atau peragawati.
Tanda titik-titik ukuran diatas permukaan tubuh (bagian luar kulit) menggunakan
tempelan(stickers), spidol yang mudah dibersihkan, lipstik, dll, dan bagian
pinggang ikat dengan tali pinggang ringan, keliling pinggang untuk mempermudah
mengukur dengan tepat dan benar.


Istilah garis dan titik dasar pada tubuh


No Inisial Nama Arti

1 NL Neck line Garis kerung leher
2 AHL Arm hole line Garis kerung lengan
3 SL Shoulder line Garis bahu
4 CL Chest Line Garis lingkar dada
5 BL Bust Line Garis badan
6 UBL Under bust line Garis lingkar badan bawah
7 WL Waist line Garis pinggang
8 NWL New waist line Garis pinggang baru
9 MHL Middle hip line Garis pertengahan pinggul
10 HL Hip line Garis pinggul
11 BtL Buttocks line Garis bokong
12 ThL thigh line garis paha
13 SNP Side neck point Titik leher samping
14 FNP Front neck point Titil leher depan
15 BNP Back neck point Titik leher belakang

Bagian-Bagian Badan Yang Diukur


No bagian badan yang di ukur

1 Lingkar kerung leher (neck circumference)
2 Lingkar badan (bust)
3 Lingkar pinggang (waist)
4 Lingkar pertengahan pinggul (middle hip)
5 Lingkar pinggul (hip)
6 Tinggi pinggul(high hip)
7 Lebar dada atas(high bust)
8 Lebar dada (Chest line)
9 Lebar punggung atas (
10 Lebar punggung (back width)
11 Panjang punggung (back length)
12 Panjang depan (centre front)
13 Panjang belakang (centre back)
14 Lingkar pangkal lengan (arm circumference)
15 Lingkar pergelangan lengan (wrist at bone)
16 Panjang lengan (arm length)
17 Panjang rok (skirt length)
18 Tinggi duduk (crotch length)
19 Panjang celana(length)

Ukuran yang baik dan benar sangat diperlukan untuk menghasilkan
busana/pakaian yangtepat dannyaman dipakai. Makin banyak bagian tubuh yang
di ukuran, hasilnya, semakin baik, artinya ukuran ini dapat dipakai untuk ukuran
periksa/control,tetapi bagi pemula dapat mengukuran seperlunya saja. Karena
untuk membuat pola dasar tehnik datar(flat pattern), tidak selalu menggunakan
banyak ukuran, seperti pembuatan pola dengan sistem bunka (lihat cara membuat
pola dasar system bunka), dapat menggunakan, empat macam ukuran, yaitu;
ukuran lingkar badan (bust) dan ukuran panjang punggung (back length), lingkar
pinggang (waist), panjang lengan (sleeve length).

0 komentar:

Post a Comment