Bunga Mawar dari Plastik Kresek Bekas

 Bunga Mawar dari Plastik Kresek Bekas

baju jahit, batik, belajar, guru, indonesia, jahit, jogja, kaos, kebaya, konveksi, kursus, kursus menjahit, les, mesin jahit, obras, private, sekolah, terbaik, usaha, yogyakarta
 Bunga Mawar dari Plastik Kresek Bekas


harga bunga mawar dari tas kresek - Kita semua tahu bahwa sampah plastik adalah jenis sampah yang paling sulit diuraikan oleh tanah. Untuk mencegah penumpukan sampah plastik, kita sebenarnya bisa mencoba mengurangi dampak buruknya. Salah satu caranya adalah dengan memanfaatkannya kembali. Sampah plastik bisa diolah menjadi aneka Kerajinan yang memiliki potensi ekonomi yang cukup baik. Untuk itu ayo manfaatkan plastik kresek bekas menjadi kerajinan yang cantik dan unik. Berikut cara pembutan bunga mawar dari plastik kresek bekas.




Alat dan bahan yang digunakan :

    Plastik kresek bekas ( warna merah )
    Lidi
    Plastik bening mika bekas
    Benang wool
    Daun
    Tali raffia
    Gunting
    Solasi





Cara pembuatan bunga dari plastik kresek adalah :

    Gunting plastik kresek dan plastik mika bening kira-kira 10x11cm.
    Setelah itu, ambil lidi dan putik bunga. Tempel putik bunga ke lidi dengan menggunakan solasi.
    Ambil plastik kresek dan plastik mika yang telah digunting, plastik mika ditaruh dibawah plastik kresek, lalu mulai di bentuk-bentuk
    Setelah bentukan mahkota bunganya jadi, mari kita coba rangkai di lidi yang telah diberi putik tadi. Ikat dengan tali raffia hingga kuat.
    Buat bentukan mahkota bunga lagi, rangkai di lidi, ikat hingga kuat dengan tali raffia. Kerjakan langkah no.5 ini hingga bunga terlihat seperti bunga mawar merekah.
    setelah itu buat kelopak ( untuk menutupi ikatan tali raffia juga) dan tangkai bunga ( untuk menutupi lidi ) dengan benang wool. Ikat bagian atasnya lalu di pelintir-pelindir sampai setengah batang
    Setelah itu beri daun, lanjutkan pelintir benang woolnya sampai ujung lidi. Lalu ikat.
    Jadilah bunga mawar dari plastic kresek bekas

Selamat untuk mencoba ya…



BUTIK Dari Limbah Kantong Kresek


A.  JUDUL
Bunga cantik (butik)  didesain dari limbah kantong kresek yang memiliki nilai ekonomis tinggi
B.  LATAR BELAKANG
Kantong kresek merupakan kantong yang biasa digunakan oleh masyarakat, sepertinya barang tersebut sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, misalnya dalam urusan bungkus-membungkus mulai dari pedagang kaki lima, pasar tradisional, warteg pinggir jalan, sampai supermarket pun juga menggunakan barang ini. Karena sering digunakan maka sampah kantong kresek banyak dijumpai dimanan-mana dan dapat menyebabkan pencemaran lingkungan karena limbah kantong kresek ini sulit diuraikan. Sebagaimana yang dinyatakan oleh Tri Bangun Laksono (2011) plastik sulit untuk terdekrasi di alam dan butuh waktu yang lama untuk diuraikan, sehingga mencapai ratusan tahun.beberapa negara bahkan, sudah melarang penggunaan kantong kresek namun, pada kenyataannya jumlah kantong kresek terus meningkat setiap tahun hingga menciptakan gunungan sampah.
Penyalah gunaan kantong kresek dapat membahayakan manusia apabila tidak digunakan secara tepat. Metro TV menyatakan, bahwa kantong kresek ini memiliki kandungan zat kimia berbahaya yang dapat memicu terjadinya penyakit kanker.
            Faktanya dilihat dikota Padang komposisi sampah kantong kresek terus meningkat setiap tahunnya. Berdasarkan permasalahan diatas, penulis terinspirasi untuk dapat memanfaatkan limbah kantong kresek, dengan cara mengumpulkan dikos-kosan dan juga memanfaatkan kantong kresek yang di cari oleh pemulung. Kemudian kantong kresek itu dibersihkan untuk dijadikan bunga cantik, unik, bervariasi (bunga mawar, bunga matahari, bunga-bunga kecil (bunga meja) dan bunga lainnya). Sehingga dengan memanfaatkan limbah kantong kresek dapat membuka lapangan usaha, mendatangkan nilai tambah dan merangsang kreativitas baik bagi penulis (secara khususnya), dan bagi masyarakat (pada umumnya), ini berasal dari rasa ingin tahu tentang utili/ kegunaan suatu hal, sehingga penulis berkesimpulan untuk membuat Bunga cantik (butik)  didesain dari limbah kantong kresek yang memiliki nilai ekonomis tinggi
       Kelebihan bunga dari limbah kantong kresek dengan bunga biasa dipasaran.
Bunga dari kantong kresek
Bunga biasa dipasaran
1.      Bahan mudah diperoleh
2.      Biaya relatif murah
3.      Pembuatannya mudah
4.      Dapat memperkecil limbah
5.      Harganya bersahabat dengan masyarakat
1.      Bahan sulit diperoleh
2.      Membutuhkan biaya yang tinggi
3.      Pembuatanya sedikit rumit
4.      Kemungkinan limbah tidak termanfaatkan
5.      Harga jual tinggi
C.  RUMUSAN MASALAH
              Berdasarkan latar belakang masalah diatas, dapat dirumuskan beberapa permasalahan, diantaranya yaitu :
1.      Pembuatan bunga cantik dari limbah kantong kresek, dengan berbagai macam jenis bunga yang berbeda agar memiliki nilai ekonomis tinggi.
2.      Strategi pemasaran yang diterapkan.
3.      Dampak ekonomis yang timbul dengan adanya pengolahan limbah kantong kresek.
D.  TUJUAN PROGRAM
1.      Tujuan umum
Sebagai alternatif untuk mahasiswa dimana peluang usaha bagi masyarakat dan upaya pemanfaatan kantong kresek menjadi bunga cantik dengan berbagai jenis bunga yang berbeda berdasarkan kreatifitas dan inovasi.
2.      Tujuan khusus
a.    Memanfaatkan limbah kantong kresek menjadi bunga cantik yang memiliki nilai ekonomis tinggi.
b.    Menjadikan limbah sebagai bunga yang unik, indah dari sumatera barat.
c.    Memasarkan produk bunga cantik dikota padang terutama disekitar kampus Universitas Negeri Padang dan juga dapat di pasarkan melalui internet ( facebook,  blog) dan lain-lainya.
d.   Mengurangi pencemaran lingkungan dikota padang sehingga menjadikan go green natural.
E.  LUARAN YANG DIHARAPKAN
1.      Menghasilkan bunga dari limbah kantong kresek yang memiliki nilai ekonomis.
2.      Agar mahasiswa dapat menciptakan lapangan usaha yang mandiri.
3.      Dapat menghasilkan profit dari penjualan bunga yang berasal dari limbah kantong kresek.
4.      Dari pemanfaatan limbah kantong kresek dapat menciptakan lingkungan yang bersih, bebas dari tumpukan sampah dan juga dapat mengurangi tingkat kegersangan tanah.
F.   KEGUNAAN PROGRAM
1.      Bagi mahasiswa
a.    Mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh dikampus dipadukan dengan ilmu-ilmu yang relevan dengan kebutuhan untuk meningkatkan kreatifitas mahasiswa.
b.    Mahasiswa dapat menciptakan peluang usaha serta menambah penghasilan dengan mengolah limbah kantong kresek menjadi butik dengan berbagai jenis bunga yang unik sehingga dapat mewujudkan wirausaha mandiri.
2.      Bagi masyarakat
a.    Memberikan masukan terhadap masyarakat dalam meningkatkan kreativias melalui pengolahan kantong kresek menjadi butik dengan berbagai jenis bunga yang memiliki nilai ekonomis tinggi.
b.    Membantu masyarakat untuk berwirausaha mandiri sehingga mampu untuk menciptakan peluang usaha baru.
G.   GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA PKM-K
1)    Analisis Usaha
Pembuatan bunga cantik dengan berbagai macam jenis bunga tidak membutuhkan teknologi yang tinggi dan dapat dikerjakan dalam waktu luang, sehingga sangat bagus dijadikan peluang berwirausaha bagi kalangan mahasiswa maupun masyarakat dan dapat meningkatkan kesejahteraaan masyarakat.
     Dari segi pesaing tim PKM melalui competitive adventage karena menjadi produsen tunggal dari keterampilan pembuatan bunga cantik merupakan keterampilan baru dalam pemanfaatan kantong kresek, yang biasanya kantong kresek itu hanya digunakan sebagai tempat barang-barang, dengan inovasi yang kreatif maka kantong kresek tersebut dapat dijadikan sebagai bunga cantik dengan berbagai macam jenis bunga seperti bunga mawar, bunga matahari maupun bunga-bunga kecil sebagai bunga meja dan bunga-bunga lainnya. Selain bunga cantik ini lebih bervariasi, unik, dan terlihat indah, kami dapat menetapkan harga yang lebih terjangkau dari harga di pasaran.
        Dalam mempromosikan bunga cantik, tim PKM menggunakan bauran promosi yang efektif dan efisien yaitu dengan memasang iklan dikoran, radio, internet (facebook, blog, twitter), mengikuti UNP Fair, pameran-pameran lainnya yang ada dikampus dan terutama kerja sama dengan Koperasi Mahasiswa Universitas Negeri Padang. Tahap penjualan dilakukan dengan menjalin kerja sama dengan toko-toko yang ada diluar kampus, sehingga dengan itu produk yang dihasilkan mudah dipasarkan.
2)      Aspek pasar dan Pemasaran
a.    Potensi pasar
Peluang keterampilan pembuatan bunga cantik ini memiliki prospektif yang tinggi, melihat dari bahan baku yang relativemudah diperoleh, maka produk ini diyakini mampu mendapatkan pangsa pasar yang besar, mengingat masyarakat sumatera barat yang menyukai dengan keindahan, sebagai hiasan.
b.      Marketing mix (bauran permasaran)
1.      Product (produk)
Bunga cantik merupakan kantong kresek yang didesain untuk memberikan keindahan atau hiasan. Produk ini berbahan baku kantong kresek yang telah didesain seindah mungkin, kemudian dijadikan bunga cantik yang unik.
2.      Price (harga)
Bunga cantik dari limbah kantong kresek dikemas dengan plastik kaca yang dikreasikan dan diinovasikan dengan tujuan menjadi diferensiasi produk.
No
Jenis bunga
Keunikkannya
Total harga Jual
1
BUNGA MAWAR (berukuran besar)
-     Jumlah bunga 25-30 buah
-     Daunnya banyak
-     Batangnya dari batang kayu yang bercabang-cabang & Tinggi ± 1m
Rp. 200.000,-
2
BUNGA MAWAR (berukuran sedang)
-     Jumlah bunga 9-15 buah
-     Daunnya banyak
-     Batangnya dari bambu kecil & Tinggi ± 1 m
Rp.100.000-150.000
3
BUNGA MAWAR (berukuran kecil)
-     Bunga kecil-kecil
-     Daun unik
-     Batang dawai/kawat
Rp.2.500-25.000
4
BUNGA MATAHARI
-     bunga unik (seperti bunga matahari yang sesungguhnya)
-     batang dari paralon atau bambu
Rp.100.000-200.000
5
BUNGA MEJA
-     bunga unik
-     batang dari dawai
-     daun bervariasi
-     warna bervariasi
Rp. 15.000-25.000
3.    Distributor
Distribusi keterampilan bunga cantik dengan berbagai macam jenis bunga, ini dilakukan secara langsung dan tidak langsung kepada konsumen. Distribusi secara langsung dilakukan oleh Tim PKM kepada konsumen. Sedangkan secara tidak langsung dilakukan melalui pedagang perantara seperti toko bunga di kota padang.
4.    Promotion (promosi)
Promosi dilakukan seefektif mungkin melalui media promosi yang dipilih antara lain facebook, sms, ganto (surat kabar kampus UNP), sigma FM (radio kampus UNP),brosur yang disebarkan oleh group “butik”, terutama menjalin kerja sama dengan Koperasi Mahasiswa UNP dan masyarakat sekitar kampus UNP serta melalui pesan berantai atau dortudor.
3)   Analisis rancangan biaya dan Penjualan perbulan
a.    Peralatan
No
Nama
Harga
Umur ekonomis (tahun)
Nilai sisa (pertahun)
Depresiasi pertahun
Depresiasi perbulan
1
Parang/pisau
50.000
3 thn
5.000
15.000
1.250
2
4 buah gunting
60.000
1 thn
-
60.000
5.000
Beban depresiasi
6.250
b.    Kebutuhan bahan baku
No
Nama
Jumlah satuan
Harga satuan
Jumlah
1
Limbah kantong kresek
5 kg
3.000
15.000
2
Lem lilin
22 batang
2.000
44.000
3
Benang sari
10 ikat
2.000
20.000
4
Lilin
1 buah
5.000
5.000
5
Kawat besi
2 lingkar
3.000
6.000
6
Batang bambu
117 batang
200
23.400
7
Batang kayu bercabang
2 batang
25.000
50.000
8
Paralon
39 buah
5.000
    195.000
9
Daun
44 tangkai
10.000
    660.000
10
Pot bunga
20 buah
12.000
240.000
11
Kertas kaca warna-warni
54 helai
2.000
    108.000
12
Kertas kaca polos
12 meter
8.000
       96.000
Biaya Bahan Baku
1.462.400
c.    Bahan pendukung
No
Nama
Satuan
Harga Satuan
Jumlah
1
Tanah
-
0
0
2
Pasir
-
15.000
15.000
3
Sisa kertas warna hijau daun
-
0
0
4
Kaleng minuman plastik
108 buah
100
10.800
Biaya bahan pendukung
25.800
d.   Penjualan (per bulan)
*   Bunga mawar
1.    Bunga mawar, batang kayu bercabang (25 bunga) = 200.000x2 = 400.000
2.    Bunga mawar batang bambu (9 bunga)             =  150.000x3      =  450.000
3.    Bunga mawar batang paralon ( 6 bunga)           =  100.000x3       =  300.000
Total                                                                                                  1.150.000
*   Bunga matahari
1.    Bunga matahari batang bambu (9 bunga)          =10x100.000 =1.000.000
2.    Bunga matahari batang paralon                         =2 x 200.000=     400.000
Total                                                                                              1.400.000
Total penjualan                                                                            2.550.000
Total penjualan produk sampingan, 200 tangkai x 2.500           500.000
                                                                                                            3.050.000
4)        Analisis laba rugi
Penjualan                                                           Rp. 3.050.000,-
Biaya-biaya :
*      Biaya depresiasi                   6.250
*      Biaya bahan baku          1.462.400
*      Biaya bahan penolong        25.800
Total                                                                  Rp. 1.494.450
                                                                           Rp.  1.555.550,-
H.  Metode Pelaksanaan Program
1.  Perencanaan program
a.    Menjalin kerja sama dengan koperasi mahasiswa UNP
b.    Menjalin kerja sama dengan pedagang bunga yang ada dikota Padang.
c.    Menjalin kerja sama dengan masyarakat untuk menginformasikan bunga cantik yang memiliki nilai ekonomis tinggi.
d.   Melakukan sosialisasi program kepada mahasiswa dan masyarakat disekitar kampus Universitas Negeri Padang bahwa limbah kantong kresek ternyata bisa menciptakan bunga cantik yang memiliki nilai ekonomis tinggi.
2.    Pelaksanaan Program
a.    Pembuatan bunga cantik  dari kantong kresek
Adapun tahap-tahap pembuatan bunga cantik dari kantong kresek yang berbagai macam jenis bunga adalah sebagai berikut :
1)      Cara membuat :
No
Jenis bunga
Bahan
Proses Pembuatan
1.
2.
3.
-  Bunga Mawar
-  Bunga Matahari
-  Bunga Meja
-  Kantong Kresek
-  Dawai
-  Batang
-  Daun
-  Lem Batang
-  Gunting
-  Benang dan Jarum
-  Lilin dan Api
-  Pot Bunga
-  Tanah
-  Pasir
1.     Kantong Kresek Digunting
2.     Kemudian Pinggir Kantong Tersebut Dibakar Dengan Api
3.     Kantong Kresek Di Lem
4.     Masukkan Benang Sari Dengan Menjahitkan Ke Bunga Yang Sudah Di Lem
5.     Ambil Dawai Untuk Memasang Bunga
6.     Ambil Batang Yang Sudah Tersedia Kemudian Dibaluti Dengan Kantong Kresek
7.     Kemudian Pot Yang Disediakan Di Isi Dengan Tanah Dan Pasir
8.     Tancapkan Batang Dalam Tanah Atau Pasir Yang Sudah Tersedia
9.     Bunga yang sudah dibuat dawai di pasangkan ke batang yang sudah di palut beserta daun.
10. Untuk lebih memperindah pot dibutuhkan :
a.     Sisa-sisa kantong kresek dari guntingan bunga dimanfaatkan untuk taburan tanah di pot.
b.     Setelah bunga jadi, kemudian dibungkus dengan plastik kaca agar terhindar dari debu dan terlihat lebih unik.
b.      Pemasarannya
*      Promosi bunga cantik dengan berbagai macam jenis bunga kepada pasar sasaran
*      Penjualan kepada konsumen
*      Melalui jaringan internet (facebook, blog, twitter dan lain-lain)
3.    Evaluasi dan monitoring
Tahap evaluasi dan monitoring adalah sebagai berikut :
a.    Evaluasi proses produksi
b.    Evaluasi mutu produk yang dihasilkan
c.    Evaluasi penilaian produk oleh konsumen (Melalui kuisioner)
d.   Biaya keseluruhan dan penetapan laba rugi
e.    Perencanaan ke depan untuk berkelanjutan usaha
I.     JADWAL PROGRAM
Untuk pelaksanaan program PKM ini direncanakan jadwal kegiatan seperti tabel di bawah ini.
Tabel jadwal kegiatan pekan kreatifitas mahasiswa kewirausahaan
No
Kegiatan
Bulan ke-
1
2
3
4
5
6
1
Persiapan awal
2
Menjalin kerja sama
dengan mitra kerja
3
Persiapan pembuatan
produk
4
Penjualan
produk
5
Pengolahan data
data analisis data
6
Pembuatan kesimpulan
dan laporan
J.    RANCANGAN BIAYA
Dalam pelaksanaan program PKMK ini kami memberikan rincian pendanaan yang akan digunakan dalam proses persiapan hingga proses pelaksanaan sebagai berikut :
1.    Biaya alat
No
Nama alat
Jumlah satuan
Harga satuan (Rp)
Jumlah (Rp)
1
Pisau besar
1
50.000
50.000
2
Gunting
4
15.000
60.000
Total
110.000
2.    Biaya bahan baku
No
Nama bahan
Jumlah satuan
Harga satuan (Rp)
Jumlah (RP)
1
limbahKantong kresek
60 kg
3.000
180.000
2
Daun
150 tangkai
15.000
2.250.000
Dawai/kawat
100 lingkar
3.000
300.000
Batang
300 batang
1.700
510.00
Api dan Lilin
12 buah
5.000
60.000
Lem lilin
200 batang
2.000
400.000
Total
3.700.000
3.      Biaya bahan pendukung
No           
Nama Bahan
Jumlah satuan
Harga satuan
Jumlah
1.
Benang sari
150 ikat
2.000
300.000
2
Benang dan jarum
5 pasang
3.000
15.000
3
Kertas kaca polos & warna
792 helai
3.000
1.500.000
4
Pot bunga
240 buah
12.000
2.880.000
5
Tanah
-
-
0
6
Pasir
-
-
150.000
Total
4.845.000
4.    Biaya Pelaporan
No
Nama Alat
Jumlah Barang
Harga Satuan
(Rp)
Total Harga
(Rp)
1
Pencarian data di internet
10    am
5.000
30.000
2
Kertas HVS
2 rim
35. 000
70.000
3
Tinta printer hitam
 2 buah
25. 000
50.000
4
Tinta printer warna
1 buah 
27.000
27.000
5
Pembuatan laporan dan pengetikan
160.000
6
Penggandaan laporan akhir
8 rangkap
13. 000
104.000
7
Batrai kamera
10
4.000
40.000
8
CD Blank (Dokumentasi pengolahan dan pemasaran
8 buah
3.000
24.000
9
Kotak CD
8 buah
2.000
16.000
10
Seaw Handycam
8 x
30.000
240.000
11
Pena
6 buah
2.000
12.000
12
Flasdisk 4 GB
1 buah
70.000
70.000
13
Spidol
1 buah
5.000
5.000
Jumlah biaya pelaporan
824.000
5.    Biaya lain – lain
No
Jenis Penggunaan
Jumlah Satuan
Harga Satuan (Rp)
Total harga (Rp)
1
Biaya Promosi
150.000
300.000
Biaya Survei pasar dan survei bahan baku
2x
100.000
200.000
Jumlah biaya
500.000
Jadi, dana yang dibutuhkan adalah :
A.      Biaya alat                                     :    110.000
B.       Biaya bahan baku                         : 3.700.000
C.       Biaya bahan pendukung             : 4.845.000
D.      Biaya pelaporan                           :    824.000
E.       Biaya lain – lain                           :   500.000
                                                     Rp. 9.979.000


Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang  harga bunga mawar dari tas kresek

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang  Rezeki mujur tutup galon secerah bisnis air minum isi ulang

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.

buka mesin jahit : https://zhyenzha.blogspot.co.id/2012/09/butik-dari-limbah-kantong-kresek.html

0 komentar:

Copyright © 2016 Kursus Menjahit.