, , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

10.1.3 Pencapan Rol (Roller Printing)

10.1.3 Pencapan Rol (Roller Printing)

les, indonesia, private, obras, guru, sekolah, belajar, yogyakarta, usaha, jogja, kursus, terbaik, batik, kaos, kebaya, jahit, baju jahit, mesin jahit, konveksi, kursus menjahit
10.1.3 Pencapan Rol (Roller Printing)

 

Mesin pencapan rol diciptakan pada tahun 1785 oleh Thomas Bell. Penciptaan
mesin ini sangat penting dalam perkembangan industri tekstil khususnya
industri tekstil bidang pencapan. Pencapan rol adalah pencapan kontinyu,
mesin pencapan ini menggunakan rol cetak beralur yang dipahat/diukur/digrafir
pada permukaannya sesuai dengan pola. Rol cetak membawa pasta cap yang
disuplaikan oleh rol penyuap dan selanjutnya pasta cap dipindahkan pada kain
yang dicap, metoda pencapan rol dapat dilihat pada gambar 9 - 3.
Gambar 10 – 3
Skema Mesin Pencapan Rol
(A) Silinder utama, silinder ini dilapisi oleh kain tebal yang disebut lapping (B)
lapping ini bentuknya bantalan dan akan menahan kain ketika kain
dicap/diwarnai. Silinder utama berputar selama pencapan berlangsung dan
kain dicap melalui bagian ini.(H) adalah bak berisi pasta zat warna penyuplai rol
cetak. (F) rol cetak (G) rol penyuap (Furnishing roller), rol ini bisa dibuat dari rol
kayu yang dilapisi kain atau rol sikat, bagian bawah rol penyuap dicelupkan
pada pasta cap dan pada saat berputar akan membawa pasta cap yang akan
menyuplai rol cetak. Rol penyuap bersinggungan dengan rol beralur dan pada
saat yang bersamaan pasta cap mewarnai seluruh permukaan rol cetak, pasta
cap pada permukaan rol cetak selanjutnya dihilangkan dengan pisau baja yang
disebut dengan colour doctor (J) bagian yang beralur harus terisi pasta
sedangkan bagian rol yang rata harus bersih dari pasta cap.
Kain yang akan dicap diletakkan dibelakang mesin biasanya dalam bentuk rol
ataupun lipatan, kain berjalan secara terus menerus melewati diantara rol
pencapan dan blanket (c), blanket terbuat dari wol asli, tetapi sekarang blanket
terbuat dari campuran poliester kapas yang anti air. Blanket pada dasarnya
digunakan untuk menahan tekanan rol pencapan, blanket tidak berujung dan
terus menerus berputar untuk menghilangkan dan mengeringkan tempat
pencapan Kain pengantar/Back grey (D) diletakkan di antara kain yang dicap
dengan blanket, kain pengantar berfungsi untuk menyerap kelebihan pasta cap
dan menghindari terjadinya migrasi zat warna keluar motif. Kain pengantar juga
membantu meningkatkan kestabilan kain yang dicap selama proses pencapan
berlangsung terutama kain tipis dan kain sintetis.Jika kain pengantar/back grey
akan dicuci sebelum digunakan kembali harus dilepaskan dari mesin dan
dikeringkan, untuk pencapan kain secara kontinyu mesin dilengkapi ruang
pengering pada bagian atas mesin, kain setelah dicap melewati unit silinder
pengering atau ruang udara panas.
Setelah rol cetak mentrasfer pasta zat warna pada kain, kemudian rol tersebut
dibersihkan oleh pisau pembersih dari kuningan yang disebut Doctor lint (K)
tujuannya adalah untuk menghilangkan kotoran baik berupa potongan benang
atau serat yang menempel pada permukaan rol agar benang maupun serat
tidak bercampur dengan pasta zat warna, bila hal ini terjadi dimana benang
atau serat bercampur dengan pasta cap menyebabkan terjadinya goresan –
goresan warna pada kain yang tidak diinginkan,juga untuk mencegah
penodaan warna oleh serat atau benang yang menempel pada permukaan rol
cetak.
Pada mesin pencapan rol multi warna, rol cetak letaknya mengelilingi rol utama
kedudukannya diatur sedemikian rupa sehingga pasta cap yang dicapkan pada
kain tepat pada pola yang seharusnya dicapkan dan menghasilkan
kombinasinya warna yang sempurna. Susunan skema mesin multi warna yang
lengkap dengan blanket tak berujung, pencuci blanket dan pengering kain
ditunjukan pada Gambar 9 - 4.

0 komentar:

Post a Comment