MACAM-MACAM KAMPUH

baju jahit, batik, belajar, guru, indonesia, jahit, jogja, kaos, kebaya, konveksi, kursus, kursus menjahit, les, mesin jahit, obras, private, sekolah, terbaik, usaha, yogyakarta
 MACAM-MACAM KAMPUH

 MACAM-MACAM KAMPUH



apa yang di maksud denngan kampuh dan jelaskan macam macamnya - Kampuh Dasar (Menggabungkan)
Untuk menyatukan bagian-bagian dari potongan kain pada
pembuatan busana seperti menyatukan bahu muka dengan bahu
belakang, sisi kiri muka dengan sisi kanan belakang dsb, sisa
sambungan disebut dengan kampuh. Teknik menjahit sambungan
supaya hasilnya kuat, maka setiap penyambungan baik diawal ataupun
diakhir tusukan harus dimatikan, agar tidak mudah lepas yaitu dengan
cara menjahit mundur maju atau dengan cara mengikatkan ke dua
ujung benang. Pemakaian kampuh disesuaikan dengan kegunaan
yang lebih tepat. Kampuh (teknik menggabungkan) ada bermacammacam
antara lain:

1. Kampuh Terbuka
Kampuh terbuka yaitu kampuh yang tiras sambungannya
terbuka/di buka, teknik peyelesaian tiras ini ada beberapa cara:

a. Kampuh terbuka dengan penyelesaian setikan mesin,
    penyelesaian tiras dengan cara melipat kecil pinggiran tiras
    dan disetik dengan mesin sepanjang pinggiran tersebut.
b. Kampuh terbuka dengan penyelesaian tusuk balut, yaitu
    penyelesaian tiras di sepanjang pinggiran tiras diselesaikan
   dengan tusuk balut.
c. Kampuh terbuka yang diselesaikan dengan obras, yaitu
    penyelesaian di sepanjang pinggiran tiras diselesaikan
   dengan diobras. Cara ini pada saat sekarang banyak di
   pakai terutama untuk busana wanita dan busana pria
   (celana pria).
d. Kampuh terbuka diselesaikan dengan rombak (dijahit
    dengan kain serong tipis, dilipat dan disetik) ini hanya
    dipakai untuk busana yang dibuat dari bahan/kain tebal.
    Kegunaannya untuk menyambungkan (menjahit) bagianbagian
    bahu, sisi badan, sisi rok, sisi lengan, sisi jas, sisi
    mantel, sisi celana, dan belakang celana.

kampuh-buka
Gambar 31. Kampuh terbuka

2. Kampuh Balik
Kampuh balik yaitu kampuh yang dikerjakan dengan teknik
membalikkan dengan dua kali jahit dan dibalikkan dengan cara,
pertama dengan menjahit bagian buruk menghadap bagian buruk
(bagian baik) yang bertiras dengan lebar tiras dengan ukuran 3
mm, jika memungkinkan dibuat lebih halus/kecil, kemudian
dibalikan dan di jahit dari bagian buruk menghadap bagian baik
dengan pinggir tirasnya masuk kedalam, hasil kampuh ini paling
besar 0,5 cm. Kegunaan kampuh balik untuk:

a. Menjahit kebaya yang dibuat dari bahan tipis
b. Menjahit kemeja
c. Pakaian tidur dsb.

kampuh-balik
kampuh-balik
Gambar 32. Kampuh balik

3. Kampuh Pipih
Kampuh pipih yaitu kampuh yang mempunyai bekas jahitan
pada satu sisi sebanyak dua setikan, dan sisi yang sebelahnya satu
setikan, kampuh ini bisa dipakai untuk dua sisi (untuk bagian luar
atau bagian dalam yang mana keduanya sama-sama bersih).
Teknik menjahit kampuh pipih, lipatkan kain yang pinggirannya
bertiras selebar 1,5 cm menjadi 0,5 cm, tutup tirasnya dengan
lipatan yang satu lagi. Kampuh ini dipakai untuk menjahit kain
sarung, kemeja, celana, jaket, pakaian bayi, dsb.

kampuh-pipih
kampuh-pipih
Gambar 33. Kampuh pipih

4. Kampuh Perancis
Kampuh perancis adalah kampuh yang hanya terdiri dari satu
jahitan yang didapatkan dengan cara menyatukan dua lembar kain.
Kain bagian baik berhadapan sesama baik, tetapi tidak sama lebar/
pinggirnya, lipatkan pinggir kain yang satu (kain yang lebih lebar)
dengan kain yang lain, lalu jahit tiras dengan lebar 0,6 mm.
Kampuh perancis ini cocok dipakai untuk menjahit bahan yang tipis.

kampuh-perancis
kampuh-perancis
Gambar 34.Kampuh perancis

5. Kampuh Sarung
Kampuh sarung adalah kampuh yang tampak dari kedua
sisinya. Cara melakukan setikan kampuh sarung adalah sebagai
berikut: pinggiran (a) dan (b) sama-sama besar, kampuh semula 1
cm lalu keduanya di kumpul berpadu, tiras dilipat dengan posisi
saling berhadapan dan dapat dibantu dengan jelujuran. Tirasnya
sama-sama di lipat menjadi 0,5 cm lalu dijahit pinggirannya dari
bagian buruk. Kegunaan kampuh sarung ini adalah untuk menjahit
kain sarung pelakat (kain sarung bercorak/kotak-kotak) ketika
menjahit corak/kotaknya harus sama juga untuk menjahit kemeja,
jas, dan jaket.

 MACAM-MACAM KAMPUH
Kampuh
Kampuh adalah bagian pinggiran kain yang merupakan tempat untuk menggabungkan kain yang satu dengan kain yang lain, lalu dijahit sesuai garis pola atau rader. Penyelesaian dua pinggiran kain dengan lebar tertentu yang ada disebelah garis rader yang telah dijahit tersebut ada bermacam-macam sesuai kebutuhan.

Macam-macam Kampuh

    Kampuh Terbuka.


    Kampuh terbuka diselesaikan dengan melipat pinggiran kain.
    Kampuh terbuka diselesaikan dengan rompok.
    Kampuh terbuka diselesaikan dengan tusukan veston.
    Kampuh terbuka diselesaikan dengan obras.
    Kampuh terbuka diselesaikan dengan gunting zig-zag.


     Kampuh balik.
     Kampuh geser.
     Kampuh pipih.
     Kampuh sarung.
    Kampuh perancis/konveksi.
    Kampuh kostum/tusuk tersembunyi.


Kampuh Terbuka
Kampuh yang berasal dari dua lembar kain yang sudah dikampuh terlebih dahulu dimana kedua belah pinggir guntingnya dibuka, lalu diselesaikan dengan cara dikelim lalu dijahit tiras atau diobras.

Langkah kerja pembuatan kampuh terbuka dan penyelesaian tepinya :    

    Kedua ujung kampuh disemat dengan jarum pentul bagian baik kain saling berhadapan.  
    Kampuh bagian tengah disemat jarum pentul dengan teratur.                    
    Beri tanda dengan kapur jahit dan pita ukur,lebar kampuh untuk jahitan paling sedikit 2 Cm.      
    Jelujur kampuh dengan jarak yang rata.       
    Dijahit dengan mesin disebelah jelujur. Hindari menjahit tepat pada benang jelujur,karena akan sulit mencabut benang jelujur tersebut.
    Setelah kampuh disatukan lalu dibuka dengan jalan diseterika.
    Lebar kampuh terbuka setelah selesai harus sama dan rata yaitu 1,5 Cm sampai 2Cm.Penyelesaian tiras kampuh tergantung dari asal dan tebal tipisnya bahan serta tenunan.


Kampuh Terbuka dengan Stik Mesin

Penyelesaian dengan stik mesin, penyelesaian dengan stik mesin ini dikerjakan pada bahan-bahan yang berasal dari serat alam maupun semi sintesis atau serat sintesis yang tidak tebal. Penyelesaian dengan cara melipat kecil pinggiran tiras dan disetik dengan mesin sepanjang pinggiran tersebut.

Kampuh Terbuka dengan Gunting Zig-zag
Yaitu kampuh buka yang penyelesaiannya dengan cara digunting dengan gunting bergigi/zig-zag. Biasanya dipergunakan untuk menyelesaikan jahitan bahan yang tebal dan tidak mudah bertiras.

Kampuh Terbuka Gunting Zig-zag
Description: Kampuh Terbuka Gunting Zig-zag
Kampuh Terbuka dengan Obras
Penyelesaian dengan mesin obras, tiras diselesaikan dengan mesin obras. Penyelesaian yang kini banyak dipilih karena mudah, murah dan rapi. Tetapi tidak berlaku untuk jenis pakaian bermutu tinggi. Untuk bahan yang tipis dan tebal (tidak tembus pandang) contoh katun, linen, silk, polyester, wool dan sejenisnya.

Kampuh Terbuka Obras
Description: Kampuh Terbuka Obras

Kampuh Terbuka dengan Bisban
Penyelesaian dengan bisban, tiras diselesaikan dengan bisban. Berlaku untuk bahan tebal seperti wool dengan model pakaian sejenis mantel yang bagian dalamnya tidak dilapis. Setelah selesai lebar kain serong dari bagian luar hanya 0,5 Cm. Untuk menggunting kumai serong bahan dilipat diagonal, sehingga benang lungsi bertumpuk searah dengan benang pakan. Garis diagonal pada kain inilah yang dianggap sebagai tepi atau tiras kumai. Untuk menyambungnya, kumai serong disetik menurut arah benang lungsi dengan benang kampuh terbuka dan dimampat. Sambungan kumai serong pada bahan bergaris atau berkotak harus sedemikian rupa, sehingga corak bahan bergaris atau berkotak itu berterusan. Tempelkan kain serong pada tiras. Anda juga juga bisa menggunaakn bisban siap pakai agar lebih mudah dan praktis.

Kampuh Terbuka dengan Tusuk Balut
           Penyelesaian dengan tusuk balut, penyelesaian dengan tusuk balut ini di lakukan pada bahan-bahan semi sintesis yang agak tipis atau bahan-bahan yang tidak mudah bertiras, misal sutera, wool, dan katun. . Caranya yaitu tiras dibalut renggang dengan arah serong, kampuh tetap terbuka, dapat juga disatukan.

Kampuh Terbuka dengan Tusuk Veston
           Penyelesaian dengan tusuk feston penyelesaian seperti ini kurang praktis, oleh karena itu hanya dilakukan apabila mesin jahit belum ada atau jika semua jahitan dikerjakan dengan tangan. Tiras difeston, feston jangan terlalu erat. Penyelesaian ini memerlukan waktu yang lama, tapi tahan cuci. Untuk bahan yang mudah bertiras dari sutera,wool, kapas, sintetis.

Kampuh Balik
         Kampuh balik yaitu kampuh yang dikerjakan dengan teknik membalikkan dengan dua kali jahit dan dibalikkan dengan cara, pertama dengan menjahit bagian buruk menghadap bagian buruk (bagian baik) yang bertiras dengan lebar tiras dengan ukuran 3 mm, jika memungkinkan dibuat lebih halus/kecil, kemudian dibalikan dan di jahit dari bagian buruk menghadap bagian baik dengan pinggir tirasnya masuk kedalam, hasil kampuh ini paling besar 0,5 cm. Kegunaan kampuh balik untuk:
a. Menjahit kebaya yang dibuat dari bahan tipis
b. Menjahit kemeja
c. Pakaian tidur dsb.

Description: kampuh-balik

Kampuh Pipih

            Kampuh pipih yaitu kampuh yang mempunyai bekas jahitan pada satu sisi sebanyak dua setikan, dan sisi yang sebelahnya satu setikan, kampuh ini bisa dipakai untuk dua sisi (untuk bagian luar atau bagian dalam yang mana keduanya sama-sama bersih). Teknik menjahit kampuh pipih, lipatkan kain yang pinggirannya bertiras selebar 1,5 cm menjadi 0,5 cm, tutup tirasnya dengan lipatan yang satu lagi. Kampuh ini dipakai untuk menjahit kain sarung, kemeja, celana, jaket, pakaian bayi, dsb.

Description: kampuh-pipih

Kampuh Perancis

            Kampuh perancis adalah kampuh yang hanya terdiri dari satu jahitan yang didapatkan dengan cara menyatukan dua lembar kain. Kain bagian baik berhadapan sesama baik, tetapi tidak sama lebar/ pinggirnya, lipatkan pinggir kain yang satu (kain yang lebih lebar) dengan kain yang lain, lalu jahit tiras dengan lebar 0,6 mm. Kampuh perancis ini cocok dipakai untuk menjahit bahan yang tipis.

Description: kampuh-perancis

Kampuh Sarung

            Kampuh sarung adalah kampuh yang tampak dari kedua sisinya. Cara melakukan setikan kampuh sarung adalah sebagai berikut: pinggiran (a) dan (b) sama-sama besar, kampuh semula 1 cm lalu keduanya di kumpul berpadu, tiras dilipat dengan posisi saling berhadapan dan dapat dibantu dengan jelujuran. Tirasnya sama-sama di lipat menjadi 0,5 cm lalu dijahit pinggirannya dari bagian buruk. Kegunaan kampuh sarung ini adalah untuk menjahit kain sarung pelakat (kain sarung bercorak/kotak-kotak) ketika menjahit corak/kotaknya harus sama juga untuk menjahit kemeja, jas, dan jaket.

Description: kampuh-sarung
 
Kampuh Geser

Kampuh geser yaitu kampuh yang digunakan untuk menyambung kain rok bagian bawah dengan bagian pinggang sebuah busana. Ketika anda menjahit sebuat busana dan harus menyamung bagian rok yang berkerut dengan bagian pinggang, caranya yaitu kain rok untuk pinggang dijahit kasar sampai sepanjang kain, lebarnya 1 cm dari pinggang. Kemudian dijahit sekali lagi 1 cm dari jahitan pertama. Kemudian tariklah kedua benang atasnya dari kanan atau kiri secara bersama-sama. Apabila kain mulai berkerut, geserlah kerutnya ke tengah, dorong perlahan-lahan sehingga seluruhnya jadi berkerut. Boleh dibantu dari sisi yang lain, dengan cara yang sama. Untuk tahap kedua ini jangan tarik benang yang bawah, karena akan mengakibatkan kerutan jadi macet.
Langkah selanjutnya menyambung rok di pinggang baju, caranya ukurlah kain rok yang sudah berkerut, sama lebar dengan panjang garis pinggang baju yang akan dikampuh. Tempelkan kain yang berkerut di garis pinggang baju. Lebar tambahan untuk menjahit pada garis pinggang adalah 3 cm. Menjahitnya tepat di tengah-tengah dua benang yang ditarik. Lipatlah tambahan 3 cm untuk menutup kerutan.

Kampuh Kostum (tusuk tersembunyi)

Kampuh kostum adalah kampuh yang diselesaikan dengan mesin pada bagian buruk, kemudian tirasnya diselesaikan dengan tangan. Kegunaan kampuh kostum biasanya untuk menyelesaikan jahitan lengan, untuk menyelesaikan sambungan pinggang, dan lain sebagainya. Langkah kerja membuat kampuh kostum yaitu tambahan jahitan dijahit seperti kampuh terbuka terlebih dahulu lebarnya 2,5 cm. Kemudia kedua tepi kampuh sama-sama dilipat ke dalam 0,5 cm. Lalu diselesaikan dengan tusuk balut.


Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang  apa yang di maksud denngan kampuh dan jelaskan macam macamnya

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang  Teknik Menjahit Depun, Serip dan Rompok

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.

buka mesin jahit : http://tpamikat.blogspot.co.id/2015/03/macam-macam-kampuh.html

0 komentar:

Copyright © 2016 Kursus Menjahit.