Panduan Merajut Bagi Pemula


Panduan Merajut Bagi Pemula

baju jahit, batik, belajar, guru, indonesia, jahit, jogja, kaos, kebaya, konveksi, kursus, kursus menjahit, les, mesin jahit, obras, private, sekolah, terbaik, usaha, yogyakarta
 Panduan Merajut Bagi Pemula


pola teknik menyulamdgn benang - Sebelum memulai merajut ada baiknya kita memahami terlebih dahulu tentang segala sesuatu yang berhubugan dengan rajut-merajut itu sendiri. Pada artikel sebelumnya Panduan merajut bagi pemula telah dijelaskan tentang Pengertian Crochet Perbedaan crochet dengan knitting. Selanjutnya pada artikel kali ini dilengkapi penjelasan peralatan merajut, macam-macam jenis benang sekaligus kisaran harganya.

Selain itu yang perlu diperhatikan dan sangat penting untuk dipahami adalah, simbol dalam merajut, istilah crochet, macam-macam benang rajut, Macam-macam jenis tusukan rajut, dan sebagainya.
Perbedaan Crochet atau Knitting

Merajut terbagi menjadi 2 cara yaitu: Crochet atau Knitting, keduanya sama-sama tehnik merajut. Bedanya:
– Crochet: Secara sederhana crochet menggunakan 1 jarum.
– Knitting: knitting menggunakan 2 jarum.
Peralatan Merajut:
1. Hook / Hakken/Hakpen.
jarum rajut2
jarum rajut2

Hakpen memiliki ukuran bermacam-macam. Penggunaannya disesuaikan dengan ukuran benang. Sesuaikan antara hakpen dan ukuran benang. Karena jika hakpen terlalu kecil, hasil rajutannya akan terlalu rapat dan kaku. Begitu juga sebaliknya apabila hakpen terlalu besar hasil rajutannya akan terlihat besar dan longgar .

Penggunaan bahan dan ukuran hakpen yang disarankan :
1. Nomor 1/0 untuk benang katun ukuran 5
2. Nomor 2/0 – 3/0 untuk benang katun nomor 10, benang rayon, benang wol 2 ply, benang wol lokal.
3. Nomor 4/0 – 5/0 untuk benang katun nomor 10 – 30, benang wol 4 ply, benang softly cotton 4 ply
4. Nomor 5/0 – 6/0 untuk benang softly cotton 5 – 6 ply, benang katun nomor 30
5. Nomor 6/0 – 7/0 untuk benang softly cotton 8 ply
6. Nomor 7/0 – 8/0 utnuk benang wol katun tebal (soft worsted yarn, benag bulky 10-12 ply)
2. Benang.

Ukuran benang menyesuaikan dengan hakpen.

Jenis-Jenis Benang Rajut dan Perkiraan Harga:

    Benang Kinlon

adalah benang rajut yang berbahan katun minlon. Cocok digunakan untuk membuat syal karena sifatnya yang mengembang dan hangat jika mengenai tubuh. Berat rata-rata 45 gr harganya berkisar antara “Rp. 12.500,-“

    Benang Wol Kenari,

Berat rata-rata 30 gr harganya berkisaran antara Rp. “5.500,-“

    Benang Katun.

Adalah terbuat dari serat alami (kapas). Benang ini cocok digunakan untuk pemula yang baru belajar merajut. Benang katun sifatnya dingin, ringan dan memiliki variasi warna. Bisa digunakan untuk membuat berbagai pernik sulam, seperti: tas, dompet, taplak meja, dll.Benang katun ada yang memiliki satu warna dan ada yang gradasi (sembur). Jenis benang katun yang lain adalah benang katun bali halus (jasmine), benang katun import. Bisa digunakan utk project apa aja, Harganya biasanya berkisaran sekitar Rp 8.500,- hingga Rp. 15.000,- Berat rata-rata 45 gr

    Benang nilon

Benang Rajut Nilon, cocok untuk tas karena sifat benang yang kuat, kaku, dan mengkilat. Benang nilon ukuran kecil (no.12) cocok digunakan untuk aksesoris atau pernak-pernik. Untuk yang berukuran besar (D30) cocok digunakan pembuatan tas, dompet, dan sepatu. Harganya sekitar Rp.7,000,- sampai Rp 11.000,- untuk ukuran kecil, biasanya tanpa digulung. Tapi unutk ukuran besar harganya antara Price : Rp.38,000 hingga Rp 40.000,- dengan berat sekitar 300gr, bisa lebih.
Benang Panda, harganya biasanya berkisaran sekitar Rp.17,500 berat: 100gr hakken: no.3/4 knitting: 3mm

    Benang Woll sintetis/Acrilic,

Benang ini dapat digunakan untuk membuat syal hangat, amigurumi/boneka dll. Hakken no 3/4 Knitting uk 2,5mm berat 40gr harganya biasanya berkisaran sekitar Rp.8,500

    Benang Acrylic linen,

benang ini biasanaya digunankan untuk menenun; harganya biasanya berkisaran sekitar Rp.15,000

    Benang polyester,

jenis benang tersebut Benangnya Ringan, Mengkilat, kuat dan Tidak Luntur Bisa Untuk Tas Bahan :polyester. Hakken no.4/5 Berat :100 gram harganya biasanya berkisaran sekitar “Rp.12,000″.

    Benang rayon splash Sembur,
Benang rajutan
Benang rajutan

Jenis benang ini harganya biasanya berkisaran sekitar Rp.17,000, berat 50 gram, Hakken 2/3 knitt 2,5 mm. Benangnya Lembut, cocok dibuat untuk syal, baju dewasa/baby dan lain-lain, benang tersubut tidak pecah.

    Benang orchid,

Benangnya lembut Bahan :cotton Bisa di buat untuk baju,syal dll. Hakken no.4 Knitting :3mm harganya biasanya berkisaran sekitar Rp.12,000 Berat 100gram

    Benang bulky,

Benang ini terbuat dari bahan akrilik, spt kapas, helainya tebal Cocok dibuat utk tas juga. Haken no 8/9/10 knitting ukuran 6mm, berat 60-70 gram, harganya biasanya berkisaran sekitar “Rp.11,000″.

    Benang smock,

Benangnya Mengkilat. Berat 20 gram. Bisa digunakan sebagai tepi jilbab/kerudung dan accessories. Harganya biasanya berkisaran sekitar “Rp.5,000″.

    Benang jala

Benang jenis ini Bisa di gunakan untuk membuat taplak.  Hakken no.0/1 atau ½. Harganya biasanya berkisaran sekitar “Rp.5,000″.

    Benang rayon,

Jenis benang ini beratnya bisa mencapai 100 grm. Hakken 2/3 knitt 2,5mm, teras Lembut, cocok dibuat untuk syal, baju dewasa/baby dan lain-lain, benang tersebut tidak pecah. Harganya biasanya sekitar “Rp.17,000″.

    Benang Athena,

Jenis benang di atas Benangnya tidak luntur, lembut dan hangat. Bahannya :30% woll dan 70% akliric Bisa dibuat baju, topi dan syal hangat. Hakken no.4 Knitting :3mm Berat :100gram harganya biasanya berkisaran sekitar “Rp.25,000″.

    Benang Minlon

Benang minlon ini juga lembut. biasa digunakan untuk membuat boneka, aneka asessories.
3. Jarum Jahit.

jarum jahit
jarum jahit
Penggunaan jarum ini sebenarnya hanya sebagai alat bantu dari hasil akhir. Gunakan jarum jahit berlubang besar. Berfungsi utnuk penyelesaian produk/finishing.
4. Meteran.
meteran
meteran

Alat ini digunakan Sebagai ukuran untuk menyesuaikan pola.
5. Gunting.

gunting
gunting
Digunakan sebagai alat Memotong benang.
6. Alat Penanda (rajutan)
penanda rajutanpenanda rajutan2
penanda rajutanpenanda rajutan2

Penanda rajutan fungsinya untuk memberikan tanda saat kita memulai merajut. Hal ini bertujuan agar memudahkan kita dalam menghitung jumlah tusuk dalam rajutan. Tentang alatnya ada bermacam -macam bentuk, bisa membelinya diperalatan rajut atau di toko-toko peralatan assesoris. tapi kita bisa juga memanfaatkan benda disekitar kita, misalnya benang atau lidi.
7. Lem tembak.
lem tembak
lem tembak
lem tembak

alat ini digunakan Untuk menempelkan aksesoris pada rajutan.

Baiklah. Untuk selanjutnya marilah kita mengenal terlebih dahulu simbol-simbol crochet dasar, di sini kita akan menggunakan istilah internasional dan juga bahasa Indonesia agar Anda lebih mudah mengerti maksud dari simbol-simbol nya.

Berikut adalah simbol-simbol crochet:
Simbol Crochet

Penggunaan dari simbol adalah: memberikan kemudahan dalam membaca pola rajutan atau membuat pola rajutan.
simbol crochet
simbol crochet
simbol crochet

Nama Istilah Simbol & Arti:
Chain Stitch = Ch = Tusuk Rantai
Single Crochet = Sc = Tusuk Tunggal
Half Double Crochet = Hdc = Tusuk Setengah Ganda
Double Crochet = Dc = Tusuk Ganda
Triple Crochet = Trc = Tusuk Tripel
Picot = Pic = Tusuk Picot
Slip Stitch = Sl st / SS = Tusuk Selip
Istilah2 crochet:

• Lp = Loop = lingkaran benang pada hakpen
• Turn = Balik
• Sp = space = spasi
• St = stitch
• Crochet Marker = penanda tusukan
• MC = main color (digunakan jika pola menggunakan lebih dari 1 warna)
• WS = wrong side = tampak belakang
• RS = right side = tampak depan
• Magic Ring

Macam-macam tusuk rajut (Tusuk Dasar)

1. Rantai atau chain

rantai atau chain
Saat akan membuat rantai, terlebih dahulu awali dengan membuat lingkaran. Ada berbagai macam cara membuat lingkaran di awal rajutan crochet, kali kita coba membuat lingkaran tanpa membuat tusuk rantai.
Masukkan jarum ke dalam lingkaran untuk mengambil buntut benang, lalu tarik benang ke dalam lingkaran
rantai2
Ambil benang dari gulungan dan taruh buntut benang ke sebelah kiri. tergantung pola anda, di contoh ini yaitu membuat 5 sc ke dalam lingkaran (buntut benang ikut di dalam lingkaran). Lalu, tarik buntut benang sehingga lingkaran tertutup
rantai3
slst ke sc pertama, jadilah lingkaran benang crochet awal.

2. Tusuk Tunggal (sc)

tusuk tunggal
Single crochet (tusuk tunggal) termasuk tusuk dasar dalam crochet. Contohnya saja, anda bisa membuat syal hanya dengan menggunakan single crochet ini. Pertama anda buat tusuk tunggal sepanjang lebar syal yang diinginkan, lalu buat baris baris single crochet sampai sepanjang syal yang dikehendaki.
Lambang tusuk tunggal adalah sbb: xxx atau +
Sebagai latihan buatlah 21 tusuk rantai. Lalu masukkan hakken di rantai kedua dari ujung, karena rantai nomor satu dihitung sebagai tusuk tunggal pertama.
Ambil benang, sehingga terbentuk 2 lingkaran.
Ambil benang dan masukkan ke kedua lingkarang tersebut, inilah yang disebut dengan tusuk tunggal / single crochet. Lanjutkan pada chain2 selanjutnya sampai ujung.

3. Setengah Tusuk Ganda (hdc)

tususk ganda
Cara membuat :
a. Kaitkan benang pada jarum, mulai tusukan pada ch 3
b. Tarik jarum sehingga terdapat 3 lp.
c. Kaitkan benang pada jarum, lalu tarik langsung melalui 3 lp.
d. Mulai tusukan baru lagi

4. Tusuk Ganda (dc)

Cara membuat :
a. Buat tusuk rantai sebagai dasar
b. Kaitkan benang pada jarum
c. Masukkan jarum pada rantai ketiga terhitung mundur dari jarum
d. Kaitkan benang pada jarum
e. Tarik benang melewati lubang rantia (langkah c)
f. Kaitkan benang pada jarum
g. Tarik benang melewati 2 lubang
i. Tarik benag melewati 2 lubang
j. Lakukan langkah a-g sesuai petunjuk pola

5. Triple (tr)

Tusuk ini mirip dengan tusuk ganda. Pada tusuk ganda, benang dikaitkan 1 kali di jarum, sedangkan pada tusuk triple, benang dikaitkan 2 kali.
Cara membuat :
a. Buat tusuk rantai sebagai dasar
b. Kaitkan benang 2 kali, tusukkan pada rantai keempat
c. Kaitkan benang 1 kali, lalu keluarkan dari tusukan rantai
d. Kaitkan benang, lalu keluarkan benang melali 2 lubang di jarum
e. Ulangi langkah d
f. Kaitkan benang, lalu keluarkan benag dari 2 lubang jarum. Jika akan pindah ke baris kedua, awali dengan membuat tusuk rantai 4 kali.

6. Tusuk Sisip (sl st)

Biasanya, tusuk sisip dipakai untuk menyambung dan membuat tusukan baru di tempat lain
Cara membuat :
a. Masukkan jarum pada tusukan berikutnya
b. Kaitkan jarum pada beang
c. Tarik benang melewati lubang dan rantai pada jarum


belajar merajut bagi pemula, belajar merajut khusus pemula, belajar merajut untuk pemula, panduan merajut bagi pemula, panduan merajut khusus pemula

Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang  pola teknik menyulamdgn benang

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang 6 Nama produk tekstil beserta dokumentasi dan komentarnya

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.

buka mesin jahit : http://jualtasrajut.com/blog/panduan-merajut-bagi-pemula/

0 komentar:

Copyright © 2016 Kursus Menjahit.