, , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

JENIS- JENIS PASAR

les, indonesia, private, obras, guru, sekolah, belajar, yogyakarta, usaha, jogja, kursus, terbaik, batik, kaos, kebaya, jahit, baju jahit, mesin jahit, konveksi, kursus menjahit
JENIS- JENIS PASAR

JENIS- JENIS PASAR



Mengingat luasnya ruang lingkup pasar, maka pembagian
pasar didasarkan atas berbagai ukuran sebagai berikut;
Berdasarkan ukuran luas geografis, dibedakan menjadi:
􀂾 Pasar lokal
Yang dimaksud pasar lokal adalah pertemuan penawaran dan
permintaan akan barang dan jasa sebatas daerah setempat.
Produk yang ada di pasar umumnya sangat terbatas dan untuk
memenuhi kebutuhan lokal.
􀂾 Pasar regional
Yang dimaksud pasar regional adalah penawaran dan permintaan
akan barang dan jasa dimana produk yang ada di pasar untuk
memenuhi kebutuhan daerah/wilayah regional. Sebagai contoh
permintaan dan penawaran tepung sagu sebagai makanan pokok
sebagian besar terdapat pada daerah Maluku. Oleh sebab itu
pasar regional sagu terdapat di wilayah Maluku dan sekitarnya.
􀂾 Pasar internasional
Pasar internasional atau pasar dunia adalah permintaan dan
penawaran berbagai produk dan jasa yang dihasilkan oleh suatu
negara untuk dipasarkan ke negara lain. Contoh Indonesia
menghasilkan rempah-rempah, minyak, ukir- ukiran dan banyak
ditawarkan ke negara lain. Sebaliknya Indonesia banyak membeli
barang elektronik dan mesin-mesin untuk memenuhi kebutuhan
dalam negeri.

Berdasarkan ukuran waktu, dibedakan menjadi:


􀂾 Pasar harian
Pada pasar jenis ini, keseimbangan antara permintaan dan
penawaran bersifat sementara dan jangka pendek, sehingga
jumlah barang yang tersedia sedikit dan terbatas pada hari itu saja.
Pada pasar ini tidak ada kesempatan untuk memperbanyak jumlah
barang di pasar.
􀂾 Pasar jangka pendek (short run market)
Dalam pasar ini terdapat kesempatan untuk memperbesar jumlah
barang yang diperdagangkan. Akan tetapi hanya sebatas faktor
produksi yang tersedia.
􀂾 Pasar jangka panjang (long run market)
Pada pasar jangka panjang perusahaan dapat menghadapi
penambahan permintaan karena dapat mengubah produksinya
dengan mengubah jumlah alat produksi untuk memenuhi
permintaan pasar.
Berdasarkan kegiatannya:
􀂾 Pasar barang
Yang dimaksud pasar barang adalah tempat pertemuan
permintaan dan penawaran barang. Dengan berkembangnya
jumlah penduduk dan alat pemuas kebutuhan maka pasar barang
menjadi sangat beragam, misalnya pasar buah, pasar sayuran,
pasar buku, pasar barang elektronik dan sebagainya.
􀂾 Pasar tenaga
Yang dimaksud pasar tenaga adalah permintaan dan penawaran
tenaga kerja. Seperti diketahui permintaan tenaga kerja Indonesia
ke Timur Tengah sangat tinggi, sehingga banyak perusahaan yang
bergerak dalam penyaluran tenaga kerja luar negeri. Transaksi
antara penyalur tenaga kerja di Indonesia dengan perusahaan
penyalur tenaga kerja di Timur tengah adalah pasar tenaga kerja.

PERANAN PASAR DALAM PEMASARAN BARANG DAN JASA


Setiap produsen menginginkan barang dan jasa yang
diproduksi dapat segera sampai ketangan konsumen. Mekanisme yang
dilakukan adalah melalui pasar, yakni tempat pertemuan penawaran
dan permintaan yang akan menyebabkan terjadinya harga. Pada
situasi perekonomian zaman dulu dikenal dengan istilah economics of
scarcity dimana saat itu jumlah barang kebutuhan yang dihasilkan
masih belum begitu banyak dan jarang (scare) maka setiap barang
yang diproduksi selalu terserap di pasar. Peranan pasar pada situasi
tersebut adalah sebatas tempat menjual. Situasi demikian ini dikenal
dengan istilah seller’s market, artinya pasar milik penjual/ produsen
karena setiap barang yang dihasilkan selalu laku terjual. Para penjual
berkuasa dan dapat mempermainkan pasar. Adanya revolusi industri di
Inggris menimbulkan berbagai penemuan baru dalam teknik produksi
yang dapat menghasilkan barang dan jasa secara besar-besaran.
Kecenderungan produsen adalah membuat barang sebanyak -
banyaknya tanpa memperhatikan konsumen, yang pada gilirannya
pasar dibanjiri oleh barang- barang tersebut. Situasi seperti ini dikenal
dengan istilah economics of relative plenty yakni barang-barang
kebutuhan relatif banyak dibanding dengan konsumen yang
memerlukan. Kondisi seperti itu semakin meruncing dan persaingan
antar produsen semakin ketat guna mendapatkan bagian pasarnya.
Keadaan seperti ini disebut buyer’s market artinya pasar milik
konsumen. Pada gambar berikut terlihat suatu keadaan dimana
konsumen memiliki kebebasan untuk memilih dan menentukan
permintaannya.

Gambaran tersebut diatas pada dasarnya akan mendorong
para produsen untuk berfikir dan mengatur strategi yang jitu melalui
pengamatan yang jeli tentang selera konsumen dan kebutuhan
konsumen, sehingga produk yang dihasilkan dapat lancar terserap
pasar. Pasar yang semula sebatas tempat menjual dengan konsumen
yang sudah tersedia banyak, saat ini pasar adalah tempat untuk
memperebutkan permintaan. Peranan pasar adalah untuk menjaga
keseimbangan permintaan dan penawaran agar terjadi harga. Untuk itu
dalam upaya mendapatkan konsumen kegiatan pemasaran haruslah
mengacu pada pasar.

0 komentar:

Post a Comment