, , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

CARA BERBUSANA YANG SERASI

les, indonesia, private, obras, guru, sekolah, belajar, yogyakarta, usaha, jogja, kursus, terbaik, batik, kaos, kebaya, jahit, baju jahit, mesin jahit, konveksi, kursus menjahit
CARA BERBUSANA YANG SERASI

CARA BERBUSANA YANG SERASI


Setiap orang pada umumnya ingin tampil berbusana yang serasi. Berbusana yang
serasi diperlukan pengetahuan, sikap dan keterampilan di dalam memilih busana. Saat ini
banyak sekali bahan busana yang ditawarkan dengan berbagai warna, corak, asal serat, dan
kualitas bahan, dari kualitas rendah, sedang, dan tinggi. Dari bermacam tingkatan atau
kualitas kain dapat dibuat berbagai model busana sesuai keinginan seseorang, tidak terbatas
pada tingkatan sosial ekonomi manapun.
Model busana dalam realitanya selalu berubah, berkembang dari tahun ke tahun atau
dari suatu periode ke periode selanjutnya, yang pada suatu masa menjadi mode atau model
yang digemari masyarakat. Para perancang sengaja pada setiap saat menciptakan modelmodel
yang baru atau memodifikasi dari yang lama menjadi sesuatu yang tampil beda, baru,
sebab kodrat mode selalu mencari sesuatu yang baru untuk disajikan.
Kecenderungan setiap orang, terutama para wanita selalu ingin mengikuti mode
tersebut. Model busana dan bahan busana yang sedang ”in” umumnya menjadi peluang para
produsen untuk mempromosikannya, menyediakan dan menjualnya, sehingga para
konsumen menjadi tertarik untuk segera membelinya. Model busana yang sedang melanda
masyarakat atau yang sedang menjadi mode tidak selalu sesuai, serasi untuk berbagai usia,
bentuk badan, ataupun kesempatan. Berbusana yang serasi, untuk berbagai kesempatan perlu
beberapa pertimbangan.


Persyaratan Berbusana Yang Serasi




Busana apapun yang akan dipilih, baik busana nasional, busana daerah, muslimah
maupun busana Barat disarankan untuk memperhatikan persyaratan berbusana yang serasi,
agar seseorang dapat tampil serasi dan selaras dalam berbagai kesempatan. Ada hal yang
perlu menjadi pertimbangan sebagai persyaratan berbusana yang serasi, yaitu :

Bentuk Badan



Bentuk badan manusia dapat dikelompokan menjadi bentuk badan gemuk tinggi,
gemuk pendek, kurus tinggi, kurus pendek dan langsing. Bentuk badan yang langsing atau
ideal, umumnya paling mudah dalam memilih model busana, karena biasanya model
apapun sesuai. Untuk yang berbadan gemuk, sebaiknya pilihlah model-model yang
simpel dengan garis model vertikal, princess, yang tidak banyak kerutan atau draperi,
baik pada lengan, bagian dada, pinggang atau pada rok. Apabila memakai celana, pilihlah
yang tidak terlalu ketat dan tidak terlalu longgar atau banyak kerutan. Bagi mereka yang
termasuk kurus, dan ingin kelihatan agak berisi, maka pilihlah model-model atau corak
yang bergaris horizontal, model blus, blazer dihias renda, pita, draperi, strook; rok dengan
model berkerut, lipit keliling, bertingkat, bersusun, lingkaran, setengah lingkaran; lengan
berkerut, balon, Filipina, tulip, bersusun; celana longgar, berkerut, berlipit.
Warna-warna yang sebaiknya dipilih untuk yang berbadan gemuk yaitu yang tidak
mencolok, sebab warna yang mencolok terkesan lebih besar, lebih menonjol, sehingga
akan tampak lebih gemuk. Jadi untuk kelihatan lebih kecil, warna-warna yang gelap akan
memberi kesan lebih kecil. Orang yang berbadan kurus dapat memilih warna-warna
muda, terang, bahkan yang mencolok, karena warna-warna tersebut akan memberi kesan
lebih besar dari realitanya.


Usia



Faktor usia merupakan salah satu yang penting diperhatikan ketika kita memilih
atau memakai busana. Dalam kaitan dengan busana, maka dapat digolongkan usia bayi,
usia anak-anak, usia remaja, dan usia dewasa (dewasa awal dan akhir). Yang akan dibahas
disini ialah usia dewasa, baik dewasa awal maupun dewasa akhir (usia lanjut).
Pada usia dewasa ini umumnya orang sudah mempunyai kerpibadian yang
mantap, atau yang tetap, sehingga kepribadian itu sudah menyatu dengan dirinya, sulit
untuk dirubah. Kepribadian ini sedikit banyak akan mempengaruhi orang berbusana.
Akan tetapi untuk tampil serasi, faktor usia ini perlu diperhatikan, sehingga tidak akan
terlihat kesenjangan antara busana yang dipergunakan dengan usia pemakai. Sebagai
contoh, corak kain dengan gambar boneka atau binatang kurang sesuai dipergunakan oleh
orang dewasa, terutama oleh orang yang sudah termasuk lanjut usia. Contoh lain model
celana jeans yang ketat, over all, kurang sesuai dipergunakan oleh orang dewasa atau
orang tua.


Warna Kulit



Warna kulit dapat dikelompokan menjadi warna kulit putih, kuning langsat, sawo
matang dan hitam. Warna kulit yang putih atau kuning langsat umumnya mudah
menyesuaikan dengan berbagai warna kain, dalam arti akan relatif serasi. Akan tetapi
warna kulit sawo matang, atau hitam perlu berhati-hati apabila ingin tampil serasi.
Warna-warna yang umumnya serasi untuk dipakai yaitu warna-warna yang tidak mencolok
dan tidak warna-warna gelap, seperti hitam, coklat tua kusam, biru tua kusam, hijau
tua kusam, tetapi pilihlah warna yang cerah yang dapat menampilkan warna kulit tidak
terlalu


Waktu



Pemakaian busana akan berhubungan dengan waktu, apakah dipakai pagi hari,
siang, sore atau malam hari. Yang sangat penting diperhatikan antara pengguna busana
dengan waktu, yaitu ketika seseorang merencanakan pergi bekerja, pesta, jalan-jalan, ke
pasar, pertemuan rutin organisasi, arisan, rapat.

Umumnya pergi bekerja, rapat, pertemuan rutin dilaksanakan pada siang hari,
antara waktu pagi hari sampai sore hari. Di siang hari pergi ke tempat-tempat tersebut di
atas sebaiknya dipilih warna-warna yang muda sampai yang terang, tetapi tidak mencolok,
dan warna-warna tua yang sesuai dengan warna kulit. Model yang dipilih dapat
berupa blus dan rok, blus, rok dengan rompi, blus, rok dengan blazer, mantel pak,
sackdress dengan blazer atau dengan jas. Apabila busana tersebut dipilih dengan variasi
hiasan, misalnya bordir, maka pilihlah hiasan bordir yang sederhana, simpel, tidak
mewah. Jika pergi ke pesta siang hari dapat mempergunakan model-model tersebut di
atas, juga dapat dipilih rok dan blus model tunik, gamis dengan bahan dan variasi hiasan
yang lebih baik, atau lebih mewah.

Untuk sore sampai malam hari, udara umumnya mulai bergerak ke arah dingin,
maka bahan busana dapat dipilih yang tebal atau yang memberi kehangatan pada tubuh.
Warna, corak, kain, terutama untuk pergi pesta dapat dipilih yang lebih mewah, warnawarna,
corak yang terang, mencolok, berkilau, dapat pula warna gelap, tekstur berkilau
dengan aksen yang kontras, dan aksesoris yang berkilauan.

Kesempatan


jalan-jalan, melayat orang sakit atau yang wafat, pergi ke pesta ulang tahun, pesta pernikahan,
khitanan, syukuran yang akan pergi ke Mekah, syukuran bayi.
Busana untuk kesempatan di rumah, pilihlah model yang sederhana, praktis,
busana yang melindungi badan dari alam atau lingkungan, seperti untuk bekerja di dapur,
pilihlah bahan yang menyerap air dan tidak lengket pada kulit jika terbakar. Busana untuk
bekerja pilihlah model yang praktis, sportif, tidak mengganggu gerak pada saat bekerja.
Warna pilihlah warna-warna yang formal, seperti abu-abu, biru tua, hijau tua, merah tua,
atau warna-warna lain yang tidak mencolok.

Kesempatan-kesempatan santai, seperti rekreasi, berbelanja, jalan-jalan, dapat
dipilih model yang santai, warna dapat dipilih sesuai selera, dapat yang cerah, terang,
mencolok asal serasi dengan warna kulit, usia, dan bentuk badan. Untuk pergi melayat
orang sakit atau yang wafat, pilihlah warna yang redup, gelap, tidak mencolok, seperti
abu-abu, hitam, biru tua, hijau tua, coklat, putih, tekstur tidak berkilau dengan aksesoris
yang sederhana.

Pergi ke pesta merupakan situasi yang gembira, senang, maka busana yang dipilihpun
dapat dipilih warna, bahan dan model-model yang elegance. Warna yang dapat
dipilih dari mulai warna muda, warna terang, cerah sampai yang mencolok atau warnawarna
yang menampilkan kegembiraan, tekstur dapat dipilih yang halus, lemas,
melangsai, tembus pandang, tebal, seperti silk, rayon, sutera, tafeta, wol. Model-model
dapat dipilih rok dan blus, bebe atau gaun, rok dengan tunik, celana dengan tunik,
sackdress dengan blazer model draperi, blus atau blazer dengan strook, jaboot, dengan
hiasan bordir yang mewah, hiasan manik-manik, mute, batu-batuan.
Menghadiri acara syukuran yang akan pergi ke Mekah, selayaknya berbusana
muslimah dengan bahan dan mode yang lebih sederhana dibandingkan untuk pergi ke
pesta. Mode busana muslimah yang dapat dipilih seperti rok dan blus atau tunik, celana
panjang dengan tunik, bebe atau gamis. Warnanya sesuaikan dengan waktu pelaksanaan
syukuran tersebut.


DAFTAR PUSTAKA



Arifah A. Riyanto, 1991, Pengetahuan Busana, Bandung : YAPEMDO.
Dewi Motik, 1991, Tata Krama Berbusana dan Bergaul, Jakarta : Pustaka Sinar Harapan.
Enny Rachim, 1983, Etiket Dan Pergaulan, Bandung : PT. Karya Nusantara.
Goet Poespo, 2000, Aneka Gaun (Dresses), Yogyakarta : Kanisius.
……., 2000, Teknik Menggambar Mode Busana, Yogyakarta : Kanisius.
Ireland, Patrick John, 1987, Encylopedia of Fashion Details, London : BT Batsford Ltd.
Kennet Frances, 1984, Secret of the Counturies, London : Orbis.
Leslie Field, 1987, Look Like A Million, New York : Granada Publishing.
Miss M Jalins & Ita A. Mamdy, [t.t.], Unsur-Unsur Pokok Dalam Seni Pakaian, Jakarta :
Penerbit Miswar.
Molly, John T., 1978, The Woman’s Dress For Success, New York : A Warmer
Communications Company.
R. I. Sarumpaet, 1979, Etiket Bergaul, Bandung : Indonesia Publishing Huose.
Sumarlien dkk, 1992, Etika dan Estetika Busana, Bandung : Sarijadi.

PERSYARATAN BERBUSANA YANG SERASI


1. BENTUK BADAN
2. USIA
3. WARNA KULIT
4. WAKTU
5. KESEMPATAN
BENTUK BADAN
– GEMUK TINGGI
– GEMUK PENDEK
– KURUS TINGGI
– KURUS PENDEK
– LANGSING
WARNA KULIT
– PUTIH
– KUNING LANGSAT
– SAWO MATANG
– HITAM
KESEMPATAN
– DI RUMAH
– KE LUAR RUMAH : KERJA, SEKOLAH/KULIAH,
REKREASI, BERBELANJA, JALAN-JALAN,
MELAYAT ORANG SAKIT ATAU YANG WAFAT,
PESTA ULANG TAHUN, PERNIKAHAN, KHITANAN,
SYUKURAN.

0 komentar:

Post a Comment