Kuis Manajemen Operasi

 Kuis Manajemen Operasi

 baju jahit, batik, belajar, guru, indonesia, jahit, jogja, kaos, kebaya, konveksi, kursus, kursus menjahit, les, mesin jahit, obras, private, sekolah, terbaik, usaha, yogyakarta
 Kuis Manajemen Operasi
karakteristik manajemen operasional - QUIZ I

MANAJEMEN OPERASI

TEORI:
1.      Terangkan pengertian / definisi Manajemen Operasi, jelaskan perbedaan antara perusahaan industri dan perusahaan hotel dilihat dan segi input maupun outputnya.
      Jawab :
Manajemen operasi adalah :
-          Kegiatan untuk mengolah input menjadi output melalui proses transformasi;
-          Proses transformasi dari input berupa sumber dana dan daya manjadi output berupa barang dan jasa secara terarah dan sistematis(Krajewski dan Ritzman, 1987);
-          Usaha-usaha pengelolaan secara optimal penggunaan sumber daya atau faktor produksi berupa : tenaga kerja, mesin-mesin, peralatan, bahan mentah dan sebagainya dalam proses trasformasi menjadi berbagai produk atau jasa;
-          Pelaksanaan kegiatan-kegiatan manajerial yang dilaksanakan didalam pemilihan, perancangan dan pengawasan sistem-sistem produktif dalam rangka menghasilkan produk atau jasa.

 Perbedaan antara industri dan hotel :
Jenis Usaha
Input
Output
Perusahaan Industri
Bahan, Tenaga kerja, Gedung Bangunan, Modal, Manajer
Barang, jasa
Perusahaan Hotel
Bangunan hotel, pelayanan, manajer,
Pelayanan pelanggan yang dinignkan

2.      Apakah tujuan orang mempelajari manajemen operasi, dan sebutkan pula karakteristik dan ruang lingkup pembahasannya.
     Jawab :
      Tujuan mempelajari manajemen operasi
a.      Untuk membahas cara-cara pengelolaan fungsi produksi secara efektif dan efisien;
b.      Memperkenalkan peralatan-peralatan dan teknik standar yang dapat digunakan;
c.      Mengembangkan suatu apresisasi kegiatan manajemen
Tujuan tersebut sejalan dengan tujuan umum perusahaan yaitu menghasilkan laba maksimum.

      Karakteristik manajemen operasi adalah :
1.      Mempunyai tujuan yaitu menghasilkan barang dan jasa
2.      Mempunyai kegiatan yaitu proses tranformasi
3.      Adanya mekanisme pengendalian operasi

      Ruang Lingkup Pembahasan :
1.      Aspek Struktural : aspek ini memperlihatkan konfigurasi komponen yang membangun sistem manajemen operasi dan interaksinya satu sama lain
-          Bahan baku, merupakan komponen yang ditransformasikan menjadi suatu produk dengan bentuk/kualitas yang diinginkan;
-          Mesin dan peralatan, merupakan komponen penyusun wahana bagi terjadinya proses transformasi;
-          Manusia dan modal, merupakan komponen penggerakterwujudnya wahana trasformasi.
Bentuk dan besarnya peranan masing-masing komponen sangat tergantung pada jenis dan kualitas produk yang dihasilkan.
2.      Aspek Fungsional  adalah aspek yang berkaitan dengan manajemen dan orgasnisasi struktural maupun interaksinya, mulai pada tahap perencanaan, pelaksanaan, pengendalian maupun perbaikan agar diperoleh kinerja optimum. Masalah utma dalam aspek ini adalah kontinyuitasnya.
3.      Aspek Lingkungan.
            Aspek ini sangat penting karena kelanjutan suatu sistem sangat tergantung pada kemampuan beradaptasi terhadap lingkungan seperti masyarakat, pemerintah, teknologi, ekonomi, politik, sosial, budaya.

3.      Tèrangkan secara singkat peranan manajemen operasi dalam menghadapi era globalisasi. Siapakah yang bertanggung jawab terhadap manajemen operasi.
Jawab :
Peran manajemen operasi dalam era globalisasi adalah :
  1. Meningkatkan produktivitas (efisiensi dan efektivitas produksi)
  2. Meningitis fleksibilitas operasi pabrik, sehingga mampu menghasilkan berbagai macam kebutuhan    konsumen
  3. Meningkatkan kualitas produk, baik kualitas fisik maupun desain
  4. Menciptakan waktu tunggu yang relatif singkat dan kapasitas produksi yang mampu memenuhi kebutuhan konsumen.
Penanggung jawab manajemen operasi adalah produsen
4.      Produktivitas merupakan salah satu prasyarat yang harus dipenuhi oleh suatu perusahaan untuk dapat rnemenangkan persaingan global. Jelaskan apakah yang dimaksud dengan produktivitas dan terangkan pula hubungannya dengan effisjens dan efektifitas.
Jawab :
Produktivitas adalah perbandingan antara hasil yang dicapai (output) dengan  keseluruhan sumber daya yang digunakan (input)
Kaitannya dengan efisien dan efektif:
Efisiensi adalah ukuran dalam membandingkan penggunaan input yang direncanakan dengan realisasi penggunaan masukan. Makin besar penghematan , makin efisien, demikian pula sebaliknya. Efisiensi lebih berorientasi pada masukan.
Efektifitas adalah suatu ukuran yang menggambarkan seberapa jauh target dapat dicapai baik secara kualitas maupun waktu. Makin tinggi persentas target dapat dicapai, makin efektif dan sebaliknya. Efektifitas menekankan pada output
Produktivitas mencakup efisiensi, efektifitas dan kualitas. Jadi produktivitas adalah perbandingan antara efektivitas dalam menghasilkan output dengan efisiensi penggunaan masukan.

5.      Terangkan secara singkat pengertian strategi operasi, dan jelaskan pula kaitannya dengan strategi bisnis.
Jawab :
Strategi operasi adalah suatu visi dan fungsi operasi yang menetapkan keseluruhan arah bagi pengambilan keputusan.
Kaitan dengan strategi bisnis:
Visi yang digunakan dalam strategi operasi harus diintegrasikan dengan strategi bisnis. Strategi operasi adalah strategi fungsional yang harus berpedoman pada strategi bisnis.
6.      Sebutkan beberapa factor yang mendorong perlunya perusahaan menyusun strategi operasi.
Jawab :
Faktor-faktor yangmendorong perlunya strategi operasi:
  1. Dorongan keinginan untuk menekan biaya (efisiensi) dan lebih meningkatkan kualitas produk;
  2. Melemahnya bargaining position dalam menghadapi para supplier bahan baku, suku cadan atau komponen;
  3. Persaingan semakin kuat dalam pemasaran produk yang sama
  4. Kelangkaan atau ketiadaan tenaga profesional untuk bidang keahlian tertentu (critical skills) dalam menciptakan kemempuan khusus.
7.      Desain/perancangan produk memegang peranan penting dalam menunjang keberhasilan strátegi bisnis, jelaskan pengertian dan Desain/perancangan produk dan siapakah yang bertanggung jawab terhadap fungsi seleksi terhadap Desain produk.
Jawab :
Desain atau perancangan produk adalah suatu kegiatan menterjemahkan persyaratan permintaan konsumen kedalam bentuk yang sesuai untuk produksiatau pemakai.
Penanggung jawab fungsi desain produk adalah :
  1. Bagian Pemasaran     : sumber informasi selera konsumen
  2. Bagian operasi            : desain yang ada harus dilaksanakan secara cepat dan ekonomis
  3. Bagian unit independen (Riset dan Pengembangan : membuat desain, lebih efektif fan terbaik.
8.      Didalam pembuatan suatu desain produk perlu diperhatikan beberapa faktor, sebutkan faktor dimaksud dan sebutkan pula tahapan seleksi yang harus dilalui sebelum suatu desain produk disetujui.
Jawab :
Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam pembuatan desain produk adalah :
  1. Globalisasi selera konsumen : formula, desain, kemasan dan pemasaran harus mengikuti selera global, karena globalisasi pasar menumbuhkan untuk membuat barang yang memiliki kesamaan dari segi desain dan kemasan.
  2. Segmentasi pasar : diperlukan karena adanya perbedaan selera konsumen. Semakin kompleks stratifikasi konsumen akan semakin banyak jenis produk yang diperlukan
  3. Kondisi lokal
  4. Teknologi : perkembangan teknologi memungkinkan produsen menghasilkan produk yang lebih berkualitas dan memenuhi spesifikasi yang ditetapkan dalam desain produk.
Tahapan seleksi desain produk :
  1. Konsepsi :  membuat spefisikasi konsep dengan menggabungkan selera konsumen, dianalisis secara rinci oleh bagian pemasaran dan bagian desain, sekaligus perhitungan biaya perubahan desain.
  2. Persetujuan : Spesifikasi ditunjukkan dengan perhitungan matematis, pembuatan model atau prototype atau market.
  3. Pelaksanan : pembuatan model sesuai spefisikasi
  4. Penterjemahan
  5. Pra-operasi : dibuat produk percobaan untuk dilakukan pengecekan desain, peralatan dan spesifikasi
9.      Peramalan (forecasting) memegang peranan penting dalam perencanaan dan pengambilan keputusan khususnya di bidang produksi, jelaskan lingkup aktifitas manajemen operasi yang menggunakan peramalan permintaan dan sebutkan pula beberapa metóde permalan yang biasa digunakan.
Jawab :
Aktifitas Manajemen operasi yang menggunakan peramalan permintaan adalah :
  1. Skedul Produksi;
  2. Perencanaan pemenuhan kebutuhan bahan;
  3. Perencanaan kebutuhan tenaga kerja;
  4. Perencanaan kapasitas produksi;
  5. Perencanaan layout fasilitas;
  6. Penentuan lokasi;
  7. Penentuan metode proses;
  8. Penentuan jumlah mesin;
  9. Desain aliran bahan.
Metode peramalan yang biasa digunakan :
  • Metode kuantitatif
  1. Metode runtun waktu (time series)
  2. Metode kausal
  • Metode kualitatif
  1. Metode eksploratoris
  2. Metode normatif
10.  Salah satu model perancangan jasa adalah Model Antrian, jelaskan prinsip dasar daripada model tersebut. 
Jawab :
Model antrian adalah model yang menyangkut studi matematis dari antrian-antrian atau baris-baris penungguan. 
Prinsip-prinsip dasar antrian :
Dalam model antrian interaksi antara pelanggan dan pelayan adalah berkaitan dengan periode waktu yang diperoleh pelanggan untuk menyelesaikan sebuah pelayanan. Dalam antrian kedatangan pelanggan disebuta distribusi kedatangan dan distribusi waktu
11.  Terangkan apakah yang dimaksud dengan kapasitas. Bagaimanakah cara meningkatkan kapasitas jangka pendek
Jawab : 
Kapasitas produksi adalah jumlah maksimum output yang dapat diproduksi dlam satuan waktu tertentu.
Untuk meningkatkan kapasitas jangka pendek ada lima cara yaitu :
a)      Meningkatkan jumlah sumber daya, yaitu :
  1. Penggunaan kerja lembur
  2. Penambahan regu kerja
  3. Memberikan kesempatan kerja secara part time
  4. Sub-kontrak
  5. Kontrak kerja
b)      Memperbaiki penggunaan sumber daya, yaitu
  1. Mengatur regu kerja
  2. Menetapkan skedul
c)      Memodifikasi produk, yaitu:
  1. Menentukan standar produk
  2. Melakukan perubahan jasa profesi
  3. Melakukan pengawasan kualitas
d)      Memperbaiki permintaan, yaitu :
  1. Melakukan perubahan harga
  2. Melakukan perubahan promosi
e)      Tidak memenuhi permintaan, yaitu : tidak mensuplai semua permintaan
12.  Untuk menentukàn kapasitas produksi optimum perlu diperhatikan beberapa faktor, sebutkan faktor dimaksud. 
Jawab :
Faktor-faktor yang perlu diperhatikan untuk menentukan kapasitas maksimum :
  1. Kapasitas bahan baku, yaitu jumlah bahan baku yang mampu disediakan dalam waktu tertentu
  2. Kapasitas jam kerja mesin, yaitu jumlah jam kerja normal mesin yang mampu disediakan untuk melaksanakan jam kerja produksi.
  3. Kapasitas jam tenaga kerja yaitu jumlah jam tenaga kerja normal yang mampu disediakan.
13.  Sebutkan beberapa metode yang biasa digunakan dalam penentuan kapasitas
Jawab :
Metode yang digunakan dalam penentuan kapasitas :
  1. Metode Break Even Poit
  2. Metode Linear Programming
  3. Metode Produksi

SOAL 1
Karena keterbatasan dermaga dan fasilitas bongkar muat yang dimiliki Pelabuhan Peti Kemas Tanjung Priok, maka semua kapal yang datang tidak dapat secara langsung memperoleh layanan bongkar muat, melainkan harus melalui antrian di luar dam pelabuhan sebelum ditarik ke dermaga peti kemas untuk melaksanakan bongkar muat barang yang dibawanya. Tingkat kedatangan dan pelayanan mengikuti pola distribusi Poisson, dengan tingkat kedatangan rata-rata 60 kapal per minggu dengan tingkat pelayanan rata-rata 72 kapal per minggu.
Berdasarkan data tersebut diatas, hitunglah:
a.         Waktu kedatangan rata-rata kapal peti kemas di pelabuhan.
b.         Waktu pelayanan bongkar muat rata-rata.
c.         Tingkat produktifitas penggunaan dermaga dalam me!ayani bongkar muat.
d.         Jumlah rata-rata setiap kapal menunggu dalam antrian.
e.         Jumlah rata-rata setiap kapal meaningfully dalam system.
f.          Waktu rata-rata setiap kapal menunggu dalam antrian.
g.         Waktu rata-rata setiap kapal menunggu dalam system.
h.         Probabilitas tidak ada kapal dalam system.


Jawab :
µ = 72
λ = 60
a)      Waktu rata-rata kedatangan kapal :  1/ λ
= 1/60
= 0,017 
b)      Waktu rata-rata pelayanan bongkar muat: 1/ µ
= 1/72
= 0,014
c)      Tingkat produktivitas ;
=Total keluaran/total masukan
= 72/60
= 1,2
d)      Jumlah rata-rata kapal menunggu dalam antrian
L q =   λ2  / (µ- λ)
 =   602 / 72(72-60)
 =   3.600 / 864
 =   4,17 
e)      Jumlah rata-rata setiap kapal menunggu dalam sistem
L =   λ / µ- λ
=   60 / 72-60
=   60 / 12
=   5
f)        Waktu rata-rata setiap kapal menunggu dalam antrian
Wq =   λ /  µ (µ- λ)
=   60 / 72(72-60)
=   60 /864
=  0,069
g)      Waktu rata-rata setiap kapal menunggu dalam sistem
W =  1 / µ- λ
=  1 / (72-60)
=  1/ 12
=  0,83
h)      Probabilitas tidak ada kapal dalam sistem : p= λ / µ = 60/72 = 0,83
P0  =P0/(1-P)
      = 0.830 /(1-0,83)
      = 0,83 x 0,17
      = 0,14

SOAL 2
Sebuah Perusahan elektronik mencoba memproduksi radio cassette recorder mini. Menurutt rencana radio cassette tersebut akan dijual dengan harga Rp. 100.000,- perunit. Untuk memproduksi radio tersebut dibutuhkan pengeluaran biaya untuk biaya tetap (fixed Cost) sebesar Rp. 500.000.000,- dan biaya variable sebesar Rp. 80.000,- perunit.
Berdasarkan data tersebut diatas, diminta:
a.      Hitunglah kapasitas produksi / tingkat penjualan pada kondisi Break even point (BEP).
b.      Hitunglah berapakah kapasitas produksi/ tingkat penjualan yang harus dicapai perusahaan, jika manajemen menetapkan target perolehan laba sebesar Rp.400.000:000,-
c.      Buatlah grafik BEP dan perubahannya ad. b tersebut diatas.
Jawab : 
a.
BEP = 
Biaya tetap / (harga jual) - (biaya variabel)

=
500.000.000 / (100.000-80.000)

=
25,000



b.
KP=
Biaya tetap + Laba / (harga jual) - (biaya variabel)




=
(500.000.000 + 400.000.000) / (100.000-80.000)

=
900,000,000 / 20.000

=
45,000


c.
clip_image002

SOAL 3
PT. Cakrawala Maju merencanakan untuk memproduksi dua jenis produk, yaitu model
Standar dan Super. Setiap jenis produk menggunakan sumber daya seperti ditunjukkan
dalam table berikut:

Jenis Sumber Daya
Standar
Super
Kapasitas
Bahan baku
Jam tenaga kerja
10 Kg
10 Jam
15 Kg
5 Jam
3.000 Kg
2.000 Jam

Diperkirakan bahwa permintaan kedua jenis produk untuk tiga bulan mendatang masing-
masing sebesar 500 unit untuk produk standar dan 600 unit untuk produk super.
Harga jual produk standar adalah Rp. 100.000,- per unit dan produk super ada!ah Rp.120.000,- per unit. Sedangkan biaya variable produk standar 60 % dan harga jual dan produk super 75 % dan harga jual.
Berdasarkan data tersebut diatas, hitunglah berapakah kapasitas produksi optimum kedua jenis produk tersebut agar diperoleh keuntungan maksimum.

Jawab :
1.      Variabel keputusan :
a.      X1  jumlah produksi standar untuk 3 bulan mendatang
b.      X2  jumlah produksi super untuk 3 bulan mendatang
2.      Fungsi tujuan :
a.      Keuntungan produk standar per unit = 40.000 (40% x 100.000)
b.      Keuntungan produk super per unit = 30.000 (25% x 120.000)
c.      Keuntungan maksimum adalah  Zmaks=40.000X1 + 30.000X2
3.      Fungsi kendala atau batasan
a.      Bahan baku                       : 10X1 + 15X2 ≤ 3.000
b.      Jam Tenaga kerja             : 10X1 + 5X2 ≤ 2.000
c.      Permintaan Standar          : ≤ 500
d.      Permintaan Super             : ≤ 600
e.      Kendala non negatif          : X1, X2 ≥ 0

Bahan baku                 : 10X1 + 15X2  = 3.000
Jam Tenaga Kerja      : 10X1 +   5X2  = 2.000
                                                   10X2 = 1.000
                                                       X2 = 100
·         10X1 + 5(100) = 2.000
10X1 +     500 = 2.000
        10X1 = 2.500
                  X1 = 250
·         Zmaks      = 40.000X1 + 30.000X2
= 40.000(250) + 30.000(100)
= 10.000.000 + 3.000.000
= 13.000.000 
Kesimpulan :
a)      Keuntungan maksimum yang bisa diperoleh perusahaan adalah 13.000.000
b)      Agar diperoleh keuntungan maksimum maka produk standar diproduksi sebanyak 250 unit dan produk super sebanyak 100 unit.

Soal 4
Toyota Astra Motor selama tahun 2000 s/d. 2006 berhasil menjual sepeda motor setiap
tahunnya sebagai berikut:
            Tahun  2000    -           549.000 unit
                        2001    -           534.750 unit
                        2002    -           625.500 unit
                        2003    -           666.000 unit
                        2004    -           689.250 unit
                        2005    -           768.000 unit
                        2006    -           772.500 unit

Berdasarkan data tersebut diatas, hitung!ah:
a.      Trend penjualan tahun 2000 s/d. 2006, dan hitung pula berdasarkan data yang diketahui prediksi kondisi trend penjualan untuk tahun 2008 dan 2009.
b.      Buat gambar grafik dan kondisi tersebut.

Jawab :
a. trend penjualan tahun 2000 sd 2006

Tahun
x1
Penjualan
y1
x1y1
x12
y1
2000
-3
549.000
-1.647.000
9
420.348
2001
-2
534.750
-1.069.500
4
448.982
2002
-1
625.500
-625.500
1
582.616
2003
0
666.000
0
0
666.000
2004
1
689.250
689.250
1
732.134
2005
2
768.000
1.536.000
4
853.768
2006
3
772.500
2.317.500
9
901.152
Jumlah
0
4.605.000
1.200.750
28

n=7

 Persamaan :
a = ∑y/n
= 4.605.000 / 7
= 657.857,14 
b = ∑xy/∑ x2
= 1.200.750/28
= 42.883,93 
Prediksi untuk tahun 2008, n = 5
y1 = a + bx
= 657.857,14 + 42.883,93 (5)
= 872.276,79
Prediksi untuk tahun 2009, n = 6
y1 = a + bx
= 657.857,14 + 42.883,93 (6)
= 915.160,71

b. Grafik

clip_image004




Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang karakteristik manajemen operasional

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang Pola

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.

buka mesin jahit : https://stiem.blogspot.co.id/2008/11/ekonomi-islam.html

0 komentar:

Copyright © 2016 Kursus Menjahit.