METODE TERIMA TONGKAT DAN TERIMA PESAN (TINGKATAN) UNTUK PALAWA DALAM LEKAPAN PADA BUSANA KERJA WANITA
METODE TERIMA TONGKAT DAN TERIMA PESAN (TINGKATAN) UNTUK PALAWA DALAM LEKAPAN PADA BUSANA KERJA WANITA |
gambar teknik lekapan - Metode Terima tongkat dan terima pesan (Tingkatan) untuk palawa dalam lekapan pada busana kerja wanita, memberikan pembelajaran pada warga belajar agar dapat fokus dan konsentrasi terhadap materi yang disampaikan oleh instruktur, Metode tingkatan meliputi beberapa tahapan yaitu : peserta didik menerima tongkat untuk mendapatkan pesan (amplop) yang berisi langkah pembelajaran untuk disampaikan secara berantai pada peserta didik.
A. Prosedur Kegiatan
Menyiapkan Silabus (Pada Lampiran)
Membuat RPP (Pada Lampiran)
Membuat Materi Pembahasan
a. Pengertian Teknik Lekapan
Lekapan adalah suatu teknik menghias kain atau busana dengan cara melekapkan atau menempelkan kain, tali atau benang. Sedangkan teknik lekapan tali / benang merupakan salah satu teknik menghias busana dengan menggunakan koord atau benang besar. Memasang tali atau benang pada tekni lekapan ini diperlukan benang kecil dan halus untuk melekatkannnya pada kain atau pada busana yang telah jadi.
Penulis menggunakan teknik lekapan ini dengan jenis lekapan benang / tali yang dibuat di atas permukaan kain atau busana yang sudah jadi dengan balutan benang / tali yang memanjang. pada penerapannnya dan menggunakan teknik tusuk tikam jejak atau balut. Bahan yang dipergunakan untuk lekapan ini diantaranya :
macam–macam benang besar, tali, akar rotan pun dapat dijadikan sebagai teknik lekapan pada teknik ini
Gambar 2.1 Contoh Teknik Lekapan
b. Tulisan Palawa
Pembuatan Hiasan teknik lekapan tali yang akan penulis buat dengan motif tulisan Palawa untuk menambah ke etnikan dari pembelajaran tersebut. Tulisan Palawa merupakan tulisan Khas daerah Jawa, berikut contoh tulisan palawa.
Gambar 2.2 Hurup Palawa
Di bawah ini adalah contoh gambar lekapan dengan tulisan Palawa
Prosedur kegiatan yang sudah dilaksanakan dalam pembuatan
karya nyata ini yakni pembuatan hiasan teknik lekapan
dengan tulisan palawa pada penerapan busana kerja wanita. Kegiatan ini meliputi dua tahapan yaitu tahap awal membuat busana kerja dan tahap kedua membuat hiasan busananya. Adapun langkah kerjanya sebagai berikut :
4. Pembuatan Busana Kerja Wanita
a. Membuat desain sketsa blazer dan dress
2.4 Gambar Desain Sketsa
e. Menyiapkan Pola Besar
e.1. Meletakan pola
e.2. Menggunting dan meletakan bahan
5. Pembuatan Hiasan Teknik Lekapan Dengan Tulisan Palawa Pada Penerapan Busana Kerja Wanita
a. menyiapkan Alat dan Bahan
a.1 Alat yang digunakan : rader, gunting benang, gunting kain, benang sulam, jarum tangan, karbon, jarum pentul, kapur jahit, pendedel, meteran dan pelindung jari
a.7.
Melekatkan tali sengkelit pada kain, yaitu dengan cara ujung tali itu
balut / tikam digulungkan mengunakan tusuk jejak sesuai dengan pola hias
yang dibuat dan diakhiri dengan ujung tali tersebut digulung kembali.
b. Membuat ukuran tubuh dilakukan dengan membuat draf daftar ukuran
- Lingkar Badan
- Panjang Punggung
- Lingkar Panggul
- Tinggi Panggul
- Lingkar Leher
- Lebar Muka
- Lebar Punggung
- Panjang Muka
- Panjang Punggung
- Panjang Bahu
- Panjang Baju
- Linkar Kerung Lengan
- Lingkar Pangkal Lengan
- Panjang Dress
c. Membuat pola Sesuai Model
Pola yang digunakan adalah pola praktis kemudian dirubah sesuai dengan model pada gambar desain sketsa. Pembuatan pola dimulai dari pola kecil menggunakan skala dan kemudian dibuat pola besar dengan ukuran yang sebenarnya, seperti pada gambar berikut ini.
2.5. Gambar Pola
d. membuat Rancangan Bahan dan Harga
2.6. Gambar Rancangan Bahan
d. membuat Rancangan Bahan dan Harga
Pembuatan rancangan dibuat untuk merancang bahan utama, bahan pelapis dan bahan pelengkap lainnnya, bertujuan untuk mempermudah kita dalam pembelian bahan utama dan perlengkapan lainnya sesuai dengan kebutuhan.
Tabel Rancangan pembelian bahan untuk 1 stel busana kerja wanita
e. Menyiapkan Pola Besar
e.1. Meletakan pola
Pola diletakkan diatas kain yang sudah digelar di atas meja potong. Pola disimpan mengikuti praghment rancangan bahan sebelumnya sesuai tahapannya, yakni pola utama, pelapis dan vuring blazer, kemudian diteruskan dengan pola dress dan vuringnya yang disusun secara tertib.
Proses menggunting diawali bagian pelapis antara, kemudian menggunting bagian bahan dasar dan seterusnya bahan pelengkap. Tertib kerja menggunting diawali dari bagian pola yang terbesar sampai pola terkecil.
e.3. Memberi tanda pola dan kampuh
e.4. Menjahit dengan mesin
e.5. Menjahit dengan tangan atau finishing
e.6. Mengemas busana, di kemas pada display paspop sesuai dengan ukuran
e.4. Menjahit dengan mesin
e.5. Menjahit dengan tangan atau finishing
e.6. Mengemas busana, di kemas pada display paspop sesuai dengan ukuran
5. Pembuatan Hiasan Teknik Lekapan Dengan Tulisan Palawa Pada Penerapan Busana Kerja Wanita
a. menyiapkan Alat dan Bahan
a.1 Alat yang digunakan : rader, gunting benang, gunting kain, benang sulam, jarum tangan, karbon, jarum pentul, kapur jahit, pendedel, meteran dan pelindung jari
Gambar 2.7. Alat membuat hiasan lekapan
a.2. Bahan yang dipakai : kain/busana yang akan dihias, macam-macam tali sengkelit dan benang sulam
Gambar 2.8. Bahan membuat hiasan lekapan tali
a.3. Menyiapkan desain tulisan palawa
Gambar 2.9. Desain tulisan palawa
a.4. Menyiapkan desain sketsa
Gambar 2.10. Desain sketsa hiasan lekapan
a.5. Membuat pola hias tulisan palawa
Gambar 2.11. Pola hias tulisan palawa
a.6. Menjiplakan pola hias pada kain yang akan di hias
Gambar 2.12. Pola hias pada kain
Gambar 2.13. Cara menempelkan tali sengkelit
Gambar 2.14. Hasil tingkatan pada palawa dalam lekapan
B. Hasil Teknik Hiasan Lekapan Palawa
Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang gambar teknik lekapan
, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang Model Baju Kutu Baru Modern dari Bahan-bahan Eksklusif
. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.
buka mesin jahit : http://klikreasi.blogspot.co.id/2016_05_01_archive.html
0 komentar:
Post a Comment