strategi pemasaran dan bauran pemasaran Tugas KWU

 strategi pemasaran dan bauran pemasaran Tugas KWU

baju jahit, batik, belajar, guru, indonesia, jahit, jogja, kaos, kebaya, konveksi, kursus, kursus menjahit, les, mesin jahit, obras, private, sekolah, terbaik, usaha, yogyakarta
 strategi pemasaran dan bauran pemasaran Tugas KWU


ciri ciri dari pemasaran strategi - 1.      STRATEGI PEMASARAN

Menurut Craven dikutip dari Purwanto (2008:151), Strategi pemasaran didefinisikan sebagai analisis strategipengembangan dan pelaksanaan kegiatan dalam strategi penentuan pasar sasaran bagi produk pada tiap unit bisnis, penetapan tujuan pemasaran, dan pengembangan, pelaksanaan, serta pengelolaan strategi program pemasaran, penentuan posisi pasar yang dirancang untuk memenuhi keinginan konsumen pasar sasaran. Menurut Kotler dikutip oleh Purwanto (2008:151), dalam mendesain suatu strategi pemasaran, hal  terpenting yang perlu dilakukan oleh manajemen pemasaran adalah penerapan konsep STP (segmentation, Targeting, Positioning). Konsep ini saling terkait satu sama lainnya, secara garis besar langkah-langkah STP :
1.    
Segmentasi Pasar
a.       Mengindentifikasikan variabel segmentasi pasar dan mensegmentasi pasar.
b.      Mengembangkan gambaran segmen yang dihasilkan.
2.      Target Pasar
a.       Mengevaluasi daya tarik masing-masing segmen
b.      Memilih segmen-segmen pasar
3.      Market Positioning
a.       Mengindentifikasikan konsep positioning yang memungkinkan bagi masing-masing segmen pasar.
b.      Memilih mengembangkan dan mengkomunikasikan konsep positioning yang terpilih
Strategi pemasaran adalah logikapemasaran, dan berdasarkan itu,unit bisnis diharapkan untuk mencapaisasaran-sasaran pemasarannya. Strategi pemasaran perusahaan terdiri dari  pengambilan keputusan  tentang  biaya pemasaran dari perusahaan, bauran pemasaran, dan alokasipemasaran dalam hubungannya dengankeadaan lingkunganyang diharapkan dalam kondisi persaingan. Strategi pemasaran menyeluruh perusahaan tercermin dalamrencana strategi pemasaran perusahaan (Corporate Marketing Plan) yang disusun. Rencana strategi pemasaran perusahaan adalah suatu rencana pemasaran jangka panjang yang bersifat menyeluruh dan strategis, yang merumuskan berbagai strategi dan program pokok dibidang pemasaran perusahaan pada suatu jangka waktu tertentudalam jangkapanjang dimasa depan. Ciri penting rencana strategis pemasaran perusahaan ini adalah sebagai berikut:
a.       Titik-tolak penyusunannya melihat perusahaan secara keseluruhan
b.      Diusahakan dampak kegiatan yangdirencanakan bersifat menyeluruh
c.       Dalam penyusunannya diusahakanuntuk memahami kekuatan yang mempengaruhi perkembangan perusahaan
d.      Jadualwaktu/timing yang  ditentukanadalah yang  sesuaidan mempertimbangkanfleksibilitas dalam menghadapi perubahan, dan
e.       Penyusunan rencana dilakukan secara realistis dan relevan dengan lingkungan yang dihadapi.
Adapun faktor-faktor yang dapat mempengaruhi strategi pemasaran pada suatu perusahaan adalah :
1.      Lingkungan mikro perusahaan
Lingkungan mikro perusahaan terdiri dari para pelaku dalam lingkungan yang langsung berkaitan dengan perusahaanyang  mempengaruhi kemampuannya untuk melayani pasar, yaitu:
a.       Perusahaan
Yaitu struktur organisasi perusahaan itu sendiri. Strategi pemasaran yang diterapkan oleh bagian manajemen pemasaran harus memperhitungkan kelompok lain di perusahaan dalam merumuskan rencana pemasarannya, seperti manajemen puncak, keuangan perusahaan, penelitian dan pengembangan, pembelian, produksi, dan akuntansi serta sumber daya manusia yang dimiliki perusahaan, karena manajer pemasaran juga harus bekerja sama dengan para staff di bidang lainnya.
b.      Pemasok (Supplier)
Para pemasok adalah perusahaan-perusahaan dan individu yang menyediakan sumber daya yang dibutuhkan oleh perusahaan dan para pesaing untuk memproduksibarang dan jasa tertentu. Kadangkala perusahaan juga harus memperoleh tenaga kerja, peralatan,bahan bakar,listrik dan faktor-faktor lain dari pemasok. Perkembangan dalam lingkungan pemasok dapat memberi pengaruhyang arnatberartiterhadap pelaksanaan pemasaran suatu perusahaan. Manajer pemasaran perlu mengamati  kecenderunganharga darimasukan-masukan terpenting bagi  kegiatan produksi perusahaan mereka. Kekurangan sumber-sumber bahan mentah, pemogokan tenaga kerja, dan berbagai kcjadian lainnya yang berhubungandengan pemasok dapat mengganggu strategi pemasaran yang dilakukan dan dijalankan perusahaan.
c.       Para Perantara Pemasaran
Para perantara pemasaran adalah perusahaan-perusahaan yang membantu perusahaan dalam promosi, penjualan dan distribusi barang/jasa kepada parakonsumen akhir. Paraperantara pemasaran ini meliputi : ¾  Perantara, adalah perusahaan atau individu yang membantu perusahaan untuk menemukan konsumen. Mereka terbagidua macam, yaitu agen perantara seperti agen, pialang dan perwakilan produsen yang mencari dan menemukan para pelanggan dan/atau mengadakan perjanjian dengan pihak lain, tetapi tidak memiliki barang atau jasa itu sendiri. ¾  Perusahaan Distribusi Fisik, perusahaan seperti ini membantu perusahaan dalam penyimpanan dan pemindahan produk dari  tempat asalnya ketempat-tempat yang dituju. ¾  Para Agen Jasa Pemasaran, seperti perusahaan atau lembaga penelitian pemasaran, agen periklanan, perusahaan media, dan perusahaan konsultan pemasaran, kesemuanya membantu perusahaan dalam rangka mengarahkan dan mempromosikan produknya kepasar yang tepat. ¾  Perantara Keuangan, seperti bank, perusahaan kredit, perusahaan asuransi, dan perusahaan lainyang membantu dalam segi keuangan.
d.      Para Pelanggan
Yaitu pasar sasaran suatu perusahaan yangmenjadi konsumen atas barang atau jasa yang ditawarkan perusahaan apakah individu-individu, Iembaga-lembaga, organisasi-organisasi, dan sebagainya.
e.       Para Pesaing
Dalam usahanya melayani kelompok pasar pelanggan, perusahaan tidaklah sendiri. Usaha suatu perusahaan untuk membangun sebuah sistem pemasaran yang efisien guna melayani pasar gelati disaingi oleh perusahaan lain. Sistem pemasaran dan strategi yang diterapkan perusahaan dikelilingi  dan dipengaruhi oleh sekelompok pesaing. Para pesaing ini perlu diidentifikasi dan dimonitor segala gerakan dan tindakannya didalam pasar.
f.       Masyarakat Umum
Sebuah perusahaan juga harus memperhatikan sejumlah besar lapisan masyarakat yang tentu saja besar atau kecil menaruh perhatian terhadap kegiatan-kegiatan perusahaan, apakah mereka menerimaatau menolak metode-metode dari perusahaan dalam menjalankan  usahanya, karena kegiatan perusahaan pasti mempengaruhi minat kelompok lain, kelompok-kelompok inilah yang menjadi masyarakai umum. Masyarakat umum dapat memperlancar atau sebaliknya dapat sebagai penghambat kemampuan perusahaan untuk mencapai sasarannya.
2.                  Lingkungan Makro
Lingkungan makro terdiri dari kekuatan-kekuatan yang  bersifat kemasyarakatan yang lebih besar dan mempengaruhisemua pelaku dalam lingkungan mikro dalam perusahaan, yaitu:
a.       Lingkungan Demografis/Kependudukan
Lingkungan demografis/kependudukan menunjukkan keadaan dan permasalahan mengenai penduduk, seperti distribusi penduduk secara geografis, tingkat kepadatannya,kecenderungan perpindahan dari satu tempat ke tempat lain,distribusi usia, kelahiran, perkawinan, ras, suku bangsa danstruktur keagamaan. Ternyata hal diatas dapat mempengaruhi strategipemasaran suatu perusahaan dalam memasarkan produknya karena publiklah yangmembentuk suatu pasar.
b.      Lingkungan Ekonomi.
Lingkungan ekonomi menunjukkan sistem ekonomi yang diterapkan, kebijakan-kebijakan pemerintah yang berkenaan dengan ekonomi, penurunan dalam pertumbuhan pendapatan nyata, tekanan inflasi yang berkelanjutan, perubahan pada pola belanja konsumen, dan sebagainya yang berkenaan dengan perkonomian.
c.       Lingkungan Fisik
Lingkungan fisik menunjukkan kelangkaan bahan mentahtertentu yang dibutuhkan oleh perusahaan, peningkatan biaya energi, peningkatan angka pencemaran, dan peningkatan angka  campur tangan pemerintah dalam pengelolaan dan penggunaansumber-sumber daya alam
d.      Lingkungan Teknologi
Lingkungan teknologi rnenunjukkan peningkatan kecepatan pertumbuhan teknologi, kesempatan pembaharuan yang tak terbatas, biaya penelitian dan pengembangan, yang tinggi, perhatian yang lebih besar tertuju kepada penyempurnaan bagian kecil produk daripada penemuan yang besar, dan semakin banyaknya peraturan yang berkenaan dengan perubahan teknologi.
e.       Lingkungan sosial/budaya
Lingkungan ini menunjukkan keadaan suatu kelompok masyarakat mengenai aturan kehidupan, norma-norma dan nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat, pandangan masyarakat dan lain sebagainya yang  merumuskan hubunganantar sesama dengan masyarakat lainnya serta lingkungan sekitarnya.











2.      BAURAN PEMASARAN

Bauran pemasaran (marketing mix) merupakan merupakan alat bagi pemasar yang terdiri atas berbagai unsur suatu program pemasaran yang perlu dipertimbangkan agar implementasi strategi pemasaran dan positioning yang ditetapkan dapat berjalan sukses. Peran fungsi pemasaran adalah mencapai sasaran perusahaan dengan menghasilkan penjualan produk / jasa yang menguntungkan di pasar sasaran. Satrategi fungsional pemasaran harus menjadi pedoman para pengambil keputusan (manajer pemasaran) dalam menentukan siapa akan menjual apa, dimana, kepadasiapa, berapa banyak, dan bagaimana caranya (Pearce dan Robinson, 1997). Menurut Pearce dan Robinson (1997) strategi ini biasanya meliputi empat komponen : produk, harga, tempat (distribusi) dan promosi. Bauran pemasaran pada produk barang yang dikenal selama ini, berbeda dengan bauran pemasaran untuk produk jasa. Hal ini terkait dengan perbedaan kerakteristik jasa dan barang. Bauran pemasaran produk barang mencakup 4P : product price, placedan promotion. Beberapa buku terbaru menambahkan bauran pemasaran menjadi 6 : product, price, promotion, market 16 entry dan pengelolaan pelanggan. Market entry lebih kepada sasaran market atau segmen yang dituju, apakah untuk semua orang, siapa saja, kapan saja dan dimana saja bisa menjadi target pasar, (undifferenciated market) atau termasuk segmen terpilih (differeciated market) (hand out kuliah Pak Agusty). Sedangkan untuk bidang jasa, keempat hal tersebut (4P : product, proce, promotion, place) masih dirasa kurang mencukupi. Para pakar pemasaran menambahkan tiga unsur lagi : poeple, process, dan customer service (Lupiyoadi dan Hamdani, 2006). Ketiga hal ini terkait dengan sifat jasa dimana tahapan operasi hingga konsumsi merupakan suatu rangkaian yang tidak dapat dipisahkan serta mengikutsertakan konsumen serta pemberi jasa secara langsung, dengan kata lain terjadi interaksi langsung antara keduanya (meski tidak untuk semua jenis jasa).
Menurut Lupiyoadi dan Hamdani (2006), unsur bauran pemasaran terdiri dari 7 hal :
1.      Product(produk) : jasa seperti apa yang ingin ditawarkan.
2.      Price(harga) : bagaimana strategi penentuan harga.
3.      Promotion(promosi) : bgaimana promosi yang harus dilakukan.
4.      Place(tempat) : bagaimana sistem penyampaian jasa yang akan diterapkan.
5.      Poeple(orang) : jenis kualitas dan kuantitas orang yang akan terlibat dalam pemberian jasa.
6.      Process(proses) : bagaimana proses dalam operasi jasa tersebut.
7.      Customer service(layanan konsumen) : tingkat jasa yang bagaimana yang akan diberikan kepada konsumen.
Menurut beberapa pakar ekonomi seperangkat alat pemasaran pada perusahaan perdagangan eceran disebut dengan istilah bauran pemasaran ritel (retailing mix), namun pada dasarnya ciri-ciri dari alat pemasaran pada perdagangan eceran itu sama dengan bauran pemasaran ( marketing mix). Beneke (2011:31) menyatakan, “retail mix is the variables retailers use to satisfy customers needs and influence their purchase decision”. Jadi bauran pemasaran ritel merupakan variabel-variabel yang dapat memuaskan pelanggan dan dapat mempengaruhi keputusan pembelian mereka. Menurut L. Muller-Hagedorn dalam Gudonavicien dan Alijosiene (2005: 143) “ retail marketing mix consist of product ( assortment), staff, place, advertising, store layout and design” . Menurut Dunne dan Lusch dalam Gudonavicien dan Alijosiene (2005:143) “retail marketing mix consist of pricing, promotion, product, supply chain, retail location, customers service and retail selling, storelayout and design”.
Menurut beberapa pakar ekonomi seperangkat alat pemasaran pada perusahaan perdagangan eceran disebut dengan istilah bauran pemasaran ritel (retailing mix), namun pada dasarnya ciri-ciri dari alat pemasaran pada perdagangan eceran itu sama dengan bauran pemasaran ( marketing mix). Beneke (2011:31) menyatakan, “retail mix is the variables retailers use to satisfy customers needs and influence their purchase decision”. Jadi bauran pemasaran ritel merupakan variabel-variabel yang dapat memuaskan pelanggan dan dapat mempengaruhi keputusan pembelian mereka. Menurut L. Muller-Hagedorn dalam Gudonavicien dan Alijosiene (2005: 143) “ retail marketing mix consist of product ( assortment), staff, place, advertising, store layout and design” . Menurut Dunne dan Lusch dalam Gudonavicien dan Alijosiene (2005:143) “retail marketing mix consist of pricing, promotion, product, supply chain, retail location, customers service and retail selling, storelayout and design”.




DAFTAR PUSTAKA

Ahmad,Fandi Munadi.Analisis Strategi Pemasaran untuk Meningkatkan Penjualan Kendaraan Motor pada CV Turangga Mas Motor.Jurusan Ekonomi Manajemen.Fakultas Ekonomi:Universitas Gunadarama.
Melisa,Yuda.2012.PENGARUH BAURAN PEMASARAN RITEL TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN ULANG KONSUMEN MEGA PRIMA SWALAYAN PAYAKUMBUH.Jurnal Manajemen.01(01)
Nurbaity,Arlina Lubis.2004.STRATEGI PEMASARAN DALAM PERSAINGAN BISNIS.Program Studi Ilmu Manajemen.Fakultas Ekonomi:Universitas Sumatera Utara.

Setiowati,Berti.2007.ANALISA STRATEGI BAURAN PEMASARAN PADA PERUSAHAAN JASA FREIGHT FORWARDING: RENCANA, IMPLEMENTASI, DAN EVALUASI KEBIJAKAN YANG MEMPENGARUHI KINERJA PEMASARAN.Tesis. Program Studi Magister Manajemen.Universitas Diponegoro:Semarang.


Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang  ciri ciri dari pemasaran strategi

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang  Macam-Macam Lengan Busana

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.

buka mesin jahit : https://hallonirma.blogspot.co.id/2014/04/strategi-pemasaran-dan-bauran-pemasaran.html

0 komentar:

Copyright © 2016 Kursus Menjahit.