, , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Sebutkan 7contoh kerajinan tekstil tradisional riau

les, indonesia, private, obras, guru, sekolah, belajar, yogyakarta, usaha, jogja, kursus, terbaik, batik, kaos, kebaya, jahit, baju jahit, mesin jahit, konveksi, kursus menjahit
Sebutkan 7contoh kerajinan tekstil tradisional riau

Sebutkan 7contoh kerajinan tekstil tradisional riau


produk kerajinan jahit di riau - 1.Batik
2.kerajinan Sulam
3.kerajinan jahit perca
4.kerajinan jahit tindas
5.kerajinan cetak saring
6.kerajinan tenun
7.kerajinan tapes TRI

 KERAJINAN MELAYU RIAU

 

                     KERAJINAN TEKAT RIAU








 

A. SEJARAH TEKAT


PENGERTIAN

Kerajinan tekat adalah : kerajinan berupa sulaman tangan yang melekatkan benang emas pada bidang kertas
/kain yang telah di pola/di motif dengan cara di jahitkan  melalui media pemidangan.

Dalam perkembangan corak nya, pengertian  "TEKAT" bukan lagi  terbatas pada melekatkan benang emas
pada bidang kertas berpola, tetapi  teknik penyulaman berkembang  pada ragam bahan yang ditekatkan.

SEJARAH

Pada dasar nya ,kapan pasti nya kerajinan tekat ini mulai berkembang di melayu riau sulit untuk di pastikan
,tetapi  peradapan seni telah mulai di kenal pada abad ke - 7, dan semankin pesat berkembang pada abad ke 15,namun terbatas hanya di peruntukan pada ketrampilan putri putri di lingkungan istana kerajaan saja.

CARA PEMBUATAN  TEKAT

Kerajinan tekat di kerjakan pada teknologi manual yang masih mengandalkan  tangan dan alat peregangan kain  berupa meja segi empat yang terbuat dari kayu.

1. Alat dan bahan
     a. bahan :
          1.kain beludru, sebagai bahan dasar menekat/melekatkan motif
          2.kain perca sebagai pewarna
          3.benang jahit , sebagai benang untuk menjahitkan benang emas ke pola motif dan beludru
          4.kertas prada emas/perak,kertas yang di gunakan sebagai motif menekat
        5.benang emas, benang khusus berwarna emas yang akan ditekatkan pada pola kertas prada diatas bludru
          6.kertas karton untuk pola motif
        7.payet/gim/manik manik,dijahitkan pada akhir setelah selesai menekat seluruh nya, untuk mempercantik tampilan
          8.lem,digunakan untuk merekatkan kertas perada emas yang selesai di motif pada bidang bludru.

     b.alat :
          1.penjahit, di gunakan untuk menjahitkan benang emas ke motif diatas bludru
          2.gunting besar/ kecil, digunakan  untuk memotong kain atau motif
          3.pisau carter,digunakan untuk memotong prada
          4.hackter,digunakan untuk menjepitkan pola motif pada prada ,agar tidak goyang
          5.ballpoint/pensil, digunakan untuk menggambar pola motif
          6.meja pembidangan/meja  kayu rendah segi empat tanpa alas atas,sebagai media penekatan
          7.paku payung, digunakan untuk menjepitkan kain bludru pada  sekeliling pinggir meja pembidangan


Gambar di samping merupakan bahan bahan yang di perlukan dalam menekat

Cara pembuatan  tekat dapat di kelompokan menjadi beberapa  bahagian:
1.PEMBUATAN POLA
2.PENGGULUNGAN BENANG
3TAHAPAN MENEKAT
4TAHAPAN PELAPISAN

1.PEMBUATAN POLA

dalam pembuatan tekat , sangat perlu adanya pola untuk menciptakan suatu motif yang bagus, pola - pola
ini di buat pada sebidang kertas/karton yang telah di sesuaikan ukuran nya,pola di buat mengguanakan pensil/ballpoint  ,namun bentuk pola di persilakan menurut keinginan penekat.Biasa nya pola motif banyak di ilhami dari corak flora(tumbuh-tumbuhan),antara lain;
BUNGA
         Corak bunga bungaan jumlah nya sangat relatif banyak,seperti,bunga bakung,bunga melati,bunga
          kundur,bunga hutan, bunga cengkeh,bunga setaman,bunga serangkai,bunga berseluk,bunga
          bersanggit,bunga sejurai,bunga kembar,bunga tunggal,dan kembang selari,dsbnya

KUNTUM
          Corak kuntum antara lain;kuntum tak jadi,kuntum merekah,kuntum serangkai,kuntum
           bersanding,kuntum kembar,kuntum berjurai,kuntum jeruju,kuntum setanding,kuntum tak
           sudah,kuntum sejurai,
DAUN
           Corak daundiantara nya, daun bersusun,daun sirih,daun keladi,susun sirih pengantin,daun
           berseluk,dsb nya
BUAH
           Corak buah diantara nya,tampuk manggis,buah hutan,buah bdelima,buah anggur,buah
           setangkai,pisang pisang,pinang pinang,dll.
AKAR-AKARAN
           Corak akar-akaran diantara nya, kaluk pakis,belah rotan,pucuk rebung,akar melilit,akar
            berjuntai,dll.

corak hewan  meliputi,

           itik pulang petang, ayam jantan,ayam bersabung,burung punai,semut beriring,garuda
           menyambar,merak sepasang,siku keluang,burung balam,burung serindit,lebah begayut
           ikan-ikanan,naga berjuang,

corak  alam meliputi,

          awan awanan,gasing-gasing,wajit-wajit,


Pilihan motif pun di pola pada kertas, dan diciplak/dipindahkan kekertas perada emas, kemudian di gunting
menurut alur motif yang dibuat,selanjut nya terbentuk lah motif di kertas perada dan siap ditempel diatas beludru ,dan di bentang diatas pembidang.


jika penekat hanya menekatkan benang emas saja di atas beludru,maka motif yang telah di pola pada sebidang kertas tersebut selanjut nya di ciplakan/di pindahkan keatas beludru dengan menggunakan ballpoint/pensil,selanjutnya hanya tinggal proses penekatan saja menggunakan benang emas.


jika penekat ingin menekat"galang",maka pola motif harus di pindahkan pada sebidang kertas karton agak tebal,kemudian di gunting,sehingga mendapatkan motif .Selanjut nya,pola di tempelkan pada sebidang beludru di atas pembidang,dan pola motif siap di tekat dengan benang emas,sampai menutupi bidang pola,dan pada akhirnya mendapatkan hasil tekat yang timbul
gambar disamping adalah teknik memotong kertas perada yang telah di pola menurut motif.
 



                                   
gambar disamping merupakan hasil pemotongan perada setelah di pola

 

2.PENGGULUNGAN BENANG


Dalam mengerjakan tekat, benang yang di gunakan antara lain:
a.benang jahit ,biasa nya sering di gunankan benang katun biasa berwarna kuning,atau ada juga yang mengguanakan benang berwarna merah,tergantung pada seni nya menekat.

Benang jahit pada umum nya telah di gulung rapi pada kemasan nya , sehingga telah siap di gunakan untuk menekat.


b. benang emas,
Benang emas yang di gunankan adalah benang khusus bersepuh emas yang di impor dari singapura, benang emas ini mempunyai karakter lembek,sehingga mudah kusut ketika di urai/ di bentang,

di perlukan kehati hatian dalam proses mengurai benang emas, agar tidak kusut dan tidak mengelupas lapisan warna emas nya,benang yng telah di urai di pintal pada potongan  bambu yang di yang di belah,dengan panjang kira kira 25 cm.Setelah benang emas selesai di pintal, perlakuan terhadap benang emas ini harus lebih khusus, mengingat sifat benang emas ini, rentan terhadap suhu lembab, keringat, dan tumpahan air,

3. TAHAPAN MENEKAT


Pekerjaan menekat adalah suatu pekerjaan yang memerlukan keuletan, ketekunan, serta kesabaran yang besar,karena pekerjaan ini semua proses pengerjaan nya murni manual yang mengandalakan pekerjaan tangan
tanpa teknologi mesin .

pada pembuatan tekat perada emas/perak, perada yang telah di gunting sesuai pola motif,selanjutnya sisi balik kertas prada di olesi lem secara merata dan di tempelkan pada bidang kain beludru yang telah diregang kencang di atas pembidang,agar motif perada menempel sempurna,dan mudah untuk menekat nya.

Penjahit yang telah di benangkan kira kira 30cm harus telah disediakan, dan benang emas yang dipintalpun di letakan di atas prada ,tusukan jarum jahit dari arah bawah pemidangan ke atas permukaan bludru yang menembus motif prada dan harus melingkupi benang emas, kemudian tusukan penjahit kearah bawah bludru ,lakukan hal ini terus menerus, mengikuti pola motif dengan jarak tusukan penjahit yang sama,

Tentu nya menekat bukan lah pekerjaan yang ringan dan membutuhkan waktu yang lebih lama dalam pengerjaan nya hingga selesai,setelah menekatkan perada emas selesai di  kerjakan, langkah selanjut nya adalah, menambahkan payet,manik-manik. atau gim yang telah di persiapkan sesuai seni nya yang menekat.Penambahan payet/manik manik/gim ini di lakukan sama seperti hal nya menjahitkan seperti biasa nya,namun dibutuhkan cita rasa seni agar tampilan  tekat semankin terlihat bagus, dan unik.

selamat berkarya.

cara menekat pada pembidangan
 

4.TAHAPAN PELAPISAN


Setelah semua proses penekatan selesai di kerjakan, maka langkah selanjut nya adalah proses pelapisan dengan kain biasa , agar lembar jelek bekas benang pada kain beludru di tutupi dan terlihat lebih rapi dan cantik.

pelapisan biasa nya di lakukan pada penekatan yang memerlukan langkah pengerjaan selanjutnya, seperti  ; merangkai alat alat pada pelaminan , hiasan hiasan pelaminan, bantal bantal,dan lain nya.Sementara  lain hal nya ,jika tekat hanya di buat untuk hiasan kecil yang telah di bentuk sesuai pola nya, proses selanjut nya hanya memerlukan pengguntingan saja untuk terlihat lebih rapi.

Pelapisan terkadang di lakukan dengan jahit jelujur dengan penjahit tangan biasa, namun sekarang pengerjaan ini sudah di kerjakan dengan mesin jahit listrik
Salah satu hasil tekat pada pembuatan alat alat pelaminan melayu riau

brikut ini  hasil karya tekat yang telah jadi







         


   



Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang produk kerajinan jahit di riau

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang Visual Display

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.
buka mesin jahit : http://kerajinanmelayu.blogspot.co.id/2010/09/kerajinan-melayu-riau.html

0 komentar:

Post a Comment