, , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

PEMBUATAN GANTUNGAN KUNCI

les, indonesia, private, obras, guru, sekolah, belajar, yogyakarta, usaha, jogja, kursus, terbaik, batik, kaos, kebaya, jahit, baju jahit, mesin jahit, konveksi, kursus menjahit
PEMBUATAN GANTUNGAN KUNCI

PEMBUATAN GANTUNGAN KUNCI


Perencanaan


Langkah pertama dalam rangka pembuatan kerajinan kulit
tersamak adalah perencanaan, agar pekerjaan bisa terprogram dengan
teliti jelas dan mantap,mengenai bentuk barang yang akan di buat dan
segala persiapan yang diperlukan secara terperinci. Perencanaan yang
diperlukan ialah: a) gambar rencana, b) catatan kebutuhan bahan dan
alat-alat, c) catatan urutan kerja.


Dalam perencanaan dibutuhkan kejelian dan kehati-hatian, agar
hasil yang didapat bisa maksimal, sebaiknya perencanaan dituangkan di
atas kertas dengan cara digambar sesuai dengan bentuk barang/produk
yang sudah direncanakan, usahakan pembuatan gambar kostruksi sesuai
kebutuhan, mudah dibaca dan dilaksanakan seandainya orang lain yang
mengerjakan dijadikan suatu produk (barang)


GAMBAR RENCANA TEMPAT KUNCI


Perhatikan ukuran seperti contoh di atas yaitu buat ukuran yang
sama antara bagian belakang dan bagian depan ukuran lebar 6 cm,
panjang 8 cm, kemudian dibuatkan terpisah ukuran kaitan kunci dengan
panjang 12 cm.
Dengan pembuatan rencana yang matang sehingga memudahkan
untuk proses selanjutnya yaitu pembuatan pola. Dengan cara-cara
tersebut pembuatan barang yang dimaksud akan lebih mudah dan lancar.
Di bawah ini diberikan contoh perencanaan suatu "bentuk barang
kerajinan kulit tersamak.


Pembuatan gantungan kunci


Kebutuhan bahan-bahan

1. Kulit jawa box 10 X TO x 1 cm
2. Lem kulit
3. Benang kulit ± 1 m
4. Mata ayam 2 biji

Kebutuhan alat-alat:

1. Gunting kulit
2. Pisau kulit
3. Kayu landasan
4. Uncek
5. Jarum tangan
6. Lilin
7. Tulang penggosok
8. Tang pelubang
9. Pemecah mata ayam
10. Pukul besi.


Urutan kerja:


1. Membuat pola
2. Memotong kulit
3. Menyeset bagian tepi mengelim bagian tepi
5. Membuat lubang dengan menggunakan uncek bagian tepi
6. Menjahit menggunakan jarum tangan bagian tepi
7. Melubang
8. Memasang mata ayam pada lubang
9. Merakit potongan
10.Merapikan bentuk keseluruhan


Membuat pola.


Pola di buat, berdasarkan gambar rencana yang dibuat
sebelumnya, pola gunanya adalah untuk memudahkan dalam proses
pengukuran, pemotongan kulit agar potongan bisa tepat sehingga kulit
tidak banyak kebuang, pola bisa terbuat dari kertas karton yang agak
tebal dan juga bisa dengan seng sari tipis, almunium, gambar kertas
sesuai perencanaan kemudian dipotong sesuai dengan gambar/atau
bagian tepi yang dipergunakan ialah gambar rencana. Dengan bentuk
barang dan ukuran-ukurannya yang telah ditunjukkan dalam gambar
rencana.

Dalam gambar pola tersebut di bawah dicantumkan beberapa
keterangan yang dimaksudkan sebagai berikut: a). Potongan pas:
maksudnya bahan dipotong tepat, pada goresan berdasarkan tepi pola.
b). Potongan dengan tambahan 0,5 cm keliling: maksudnya potongan di
luar garis tepi pola ditambat 0,5 keliling dari bentuk pola tersebut. c).
Dipotong 2x maksudnya pemotongan bahan yang berdasarkan pola
tersebut sejumlah dua potong untuk satu bentuk barang.

Memotong kulit
Setelah pola jadi, kemudian lembaran kulit yang sudah dipilih ditempeli
pola, kemudian digambari pola pada kulit menggunakan pensil/balpoint.
Kemudian dipotong menggunakan gunting potong.

Menyeset bagian tepi
Kulit yang telah dipotong kemudian bagian tepi diseset, menggunakan
pisau seset. Tujuan penyesetan adalah untuk menipiskan bagian tepi
agar memudahkan untuk melipat dan menjahit

Mengelem bagian tepi
Pengeleman bagian tepi yang sudah diseset perlu dilakukan agar hasil
jadinya bisa kuat dan menambah kerapian

Melubangi dan membentuk lipatan melengkung

Kulit yang sudah dilem bagian tepinya kemudian dilubangi menggunakan
uncek, setelah itu baru dijahit mengikuti lubang yang sudah dibuat.

Menjahit
Bagian-bagian yang sudah dilubangi, kemudian dijahit dengan
memasukan benang pada bagian-bagian yang sudah dilubangi.

0 komentar:

Post a Comment