, , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Pengganti Air Susu Ibu

les, indonesia, private, obras, guru, sekolah, belajar, yogyakarta, usaha, jogja, kursus, terbaik, batik, kaos, kebaya, jahit, baju jahit, mesin jahit, konveksi, kursus menjahit
Pengganti Air Susu Ibu

Pengganti Air Susu Ibu



Apa pengganti air susu ibu

itu? Pengganti Air Susu
Ibu atau yang dikenal dengan
istilah PASI yaitu Susu
Formula adalah makanan
bayi yang secara tunggal
dapat memenuhi kebutuhan
gizi bagi pertumbuhan
dan perkembangan bayi
sampai berumur antara
empat dan enam bulan.


Kapan tepatnya PASI boleh diberikan? Dalam keadaan bayi



harus dipisahkan dari ibu, misalnya
Ibu sakit keras/menular. Dalam
keadaan demikian bayi dapat diberi
Pengganti Air Susu Ibu (PASI atau
Susu Formula) sesuai petunjuk petugas
kesehatan. Sedangkan susu kental
manis tidak baik digunakan sebagai
PASI.

Cara memberikan PASI



Berikan PASI sesuai anjuran petugas
kesehatan. Gunakan takaran dalam
pengenceran PASI sesuai dengan label
yang ada dalam kaleng PASI.
Air yang digunakan untuk mengencerkan
PASI adalah air yang sudah dimasak
mendidih. Peralatan yang digunakan
untuk mengencerkan dan
memberikan PASI pun sebaiknya dibilas
dengan air panas mendidih.


Disamping pemberian PASI, berikan
makanan pendamping ASI setelah
bayi berumur empat bulan.
Segera setelah ibu sembuh, upayakan
menyusui kembali. Untuk pemberian
PASI sementara ibu sakit, usahakan
tidak menggunakan botol dan
dot, tapi gunakan gelas dan sendok
agar bayi tidak bingung.


Beberapa kerugian akibat pemberian PASI



Bagi Ibu tentu saja tidak ekonomis dan
tidak praktis. Sedangkan bagi bayi,
bayi tidak memperoleh zat kekebalan
yang ada pada ASI, dengan demikian
dapat meningkatkan resiko infeksi.
Ancaman kekurangan gizi, apabila
diberikan tidak sesuai dengan ketentuan
petunjuk penggunaan PASI.

Selain itu juga ancaman kegemukan,
apabila diberikan secara berlebihan,
bayi Lebih mudah terserang diare dan
alergi, pertumbuhan mulut, rahang
dan gigi tidak baik.

Lagi pula, bisa mengurangi hubungan
kasih sayang ibu dan anak yang
dapat menghambat perkembangan
mental selanjutnya.

0 komentar:

Post a Comment