, , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Cara memotong komponen produk dengan mesin potong

les, indonesia, private, obras, guru, sekolah, belajar, yogyakarta, usaha, jogja, kursus, terbaik, batik, kaos, kebaya, jahit, baju jahit, mesin jahit, konveksi, kursus menjahit
Cara memotong komponen produk dengan mesin potong

Cara memotong komponen produk dengan mesin potong




1). Setel penekan pisau. Sesuaikan dengan bentuk yang diinginkan dan
perhatikan ketebalan bahan, jarak penekan dan berat tekanan.
2). Tata pisau pada lembaran kulit yang akan dipotong diatas landasan.
3). Lakukan penekanan dengan menekan tombol tanda tekan, usnhakan
semua pisau potong berada dibawah penekan. Setelah memotong
papan penekan akan secara otoinatis kembali pada posisi seinula.
4). Geser papan ptnekan ke samping kiri/ ke kanan.
5). Ambil hacil potongan dan pisau potong yang digunakan.
6). Mulai lagi dari langkah awal.


Yang harus diperhatikan pada saat penyetelan penekan/bearn

prcsadalnh:

1) Pastikan tidak ada pisau potong atau sisa bahan yang
berada diantnra mejn poloiig/hindasan dan pcnckiin.
2) Untuk menggerakkan ke kiri dan ke kanan pada
penekan terdapat dua pengendali penekan.
3) Pada pegangan di sebelah kiri ada tiga kotak tombol
penekan yang berfungsi untuk menentukan
kekuatan/daya tekan. Tombol 1 digunakan untuk
memotong bahan tipis/lembut Tombol tekan 2
digunakan untuk memotong bahan yang agak tebal.
Tombol tekan 3 digunakan untuk memotong bahan
yang sulit dipotong dengan peralatanpotong biasa.
Dengan cara memutarpotensio meter maka akan
menambah daya sampai mencapai daya tekan
maksimum dari nicsin polong prcs ini.


peringatan


1. Untuk menghindari kesalahan pemotongan dan penempatan pisau
pastikan pisau berada di atas kulit pada posisi di tengah
penekan/beam pres.


2. Jika aliran dimantikan maka pompa hidroiikakan berhenti kira-kira40
detik dan penekan/beam pres akan menurun perlahan-Iahan. Jangan
meninggalkan tempat sewaktu benda .nasih berada di atas meja
landasan dan penekan/beam pres.


Menyeset kulit dengan pisau seset manual dan

seset masinal

PERSIAPAN BAHAN, ALAT DAN KETEKNIKAN



Pembuatan hasil kerajinan kriya kulit tersamak, diperlukan suatu
proses yang harus dilalui yaitu mulai 1) Perencanaan,2) Pemolaan,3)
Pemilihan bahan, 4) Pemilihan alat, 5) Menyeset, 6) Melubang, 7)
Menjahit, 8) Membuat hiasan, 9) Memasang bahan perlengkapan, 10)
Penyelesaian (Finising)
Dalam setiap pembuatan barang tersebut akan terdapat banyak
perbedaan, Hal tersebut mengingat bahwa membuat benda dari kulit
tersamak ada yang dibuat secara sederhana dan singkat, tetapi ada pula
yang harus dibuat secara menyelesaikan tiap-tiap bagian dan
memerlukan proses yang cukup lama dan mendetail. Berikut akan
diuraiakan mulai dari menyeset, menjahit, pembuatan ikat pinggang
Menyeset Kulit Manual ( Non Sepatu)
Sebelum melangkah kegiatan produk kerajinan kulit, hal yang
patut dikerjakan dalam produksi adalah penyesetan Penyesetan Kulit
dengan Pisau Seset Manual dan menyeset menggunakan mesin seset,
dalam menyeset manual diartikan bahwa menyeset merupakan jenis
pekerjaan pada kriya kulit yaitu mengurangi atau mengikis atau
membuang sebagian dari ketebalan kulit agar didapatkan ketebalan yang
sesuai dengan tuntutan konstruksi atau perapihan produk dan dilakukan
dengan menggunakan peralatan manual (tidak dengan alat bermesin)
Penyesetan (skiving) adalah bagian dari urutan proses produksi
kriya kulit terutama dalam proses produksi barang-barang fungsional.
Penyesetan dilakukan untuk mengurangi ketebalan dan dalam pekerjaan
pembentukan komponen sebagai perapihan. Oleh sebab itu penyesetan
dilakukan sangat hati-hati agar mendapatkan ketebalan atau bentuk
sesuai dengan yang diinginkan.Pada dasarnya pekerjaan menyeset
secara fungsional dimaksudkan untuk memenuhi tuntutan kontstruksi
yang direncanakan dalam desain. Akan tetapi dalam kaitannya dengan
seluruh proses produksi dalam kriya kulit, pekerjaan menyeset dilakukan
untuk mengurangi ketebalan kulit. Membuang sebagian ketebalan kulit
untuk memenuhi memperoleh ketebalan kulit sesuai yang diinginkan
serta untuk merapikan bagian kulit. Menyeset untuk tujuan mengurangi
ketebalan kulit sebenarnya dapat diatasi dengan pemilihan ketebalan kulit
yang sesuai dengan kebutuhan atau dilakukan pembelahan (splitting).

Penyesetan pada umumnya dilakukan pada permukaan kulit sebelah
dalam (bagian daging). Jarang sekali terjadi penyesetan dilakukan pada
bagian rajah, kalupun terjadi (biasanya sangat terpaksa) dilakukan untuk
tujuan penyambungan kearah panjang/lebar.
Jenis-jenis sesetan:
a. Sesetan miring
b. Sesetan datar
c. Sesetan alur/cekung
d. Sesetan rata

0 komentar:

Post a Comment