, , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

TERAWANG

les, indonesia, private, obras, guru, sekolah, belajar, yogyakarta, usaha, jogja, kursus, terbaik, batik, kaos, kebaya, jahit, baju jahit, mesin jahit, konveksi, kursus menjahit
TERAWANG

TERAWANG



Terawang merupakan
teknik rekalatar yang mirip
teknik sulam. Teknik ini dikerjakan
di atas permukaan
kain yang telah diolah dengan
cara melepas sebagian benang
lungsi dan pakan secara berselang
dengan jarak masingmasing
dua helai benang, sehingga
membuat petak seperti
permukaan kain strimin. Teknik
ini terdapat di berbagai
daerah Nusantara dengan istilah
yang berbeda. Di Sulawesi
Utara dikenal dengan istilah
kerawang, sedangkan di Sumatera
Barat dikenal dengan terawang.
Istilah ini berkaitan
dengan karakteristik kain bercorak
sulam tembus pandang.

Alat Terawang



Alat yang digunakan dalam teknik ini hampir sama dengan
teknik sulam yakni, jarum semat, jarum jahit, alat ukur, gunting,
dan bingkai (pembidangan). Alat tambahan yang digunakan dalam
teknik terawang adalah pengungkit dan pemutus benang, yakni alat
yang berfungsi untuk melepas sebagian benang lungsi atau pakan.
Bingkai yang digunakan di daerah Sulawesi Utara berbentuk lingkaran
dengan diameter 20–40 cm. Sementara itu, di Sumatera
Barat menggunakan bingkai berbentuk empat persegi panjang
berukuran ± 60 x 80 cm.


Teknik Terawang



Proses pembuatan kain terawang meliputi dua tahap, (1)
pelepasan sebagian benang lungsi dan atau pakan, serta (2) membuat
corak dengan menautkan kembali benang lungsi dan atau pakan
yang tersisa.
Teknik yang digunakan di daerah Sulawesi Utara dan Sumatera
Barat memiliki perbedaan dan persamaan dalam cara melepas benang
dan teknik sulamnya. Di Sulawesi Utara, sebagian benang lungsi
dan pakan dilepas. Kemudian kedua macam benang ditautkan
dengan tusuk pipih hingga membentuk corak tertentu. Adapun di
Sumatera Barat, teknik yang digunakan ada dua. Cara pertama
adalah dengan cara melepas benang lungsi dan pakan seperti di
Sulawesi Utara. Adapun cara kedua adalah dengan memilih salah
satu, yakni melepas benang lungsi atau pakan. Kemudian benang
lungsi atau pakan ditautkan kembali dengan tusuk silang atau pipih
hingga membentuk corak tertentu.

0 komentar:

Post a Comment