KREATIF DAN MENGUNTUNGKAN - KERAJINAN

 KREATIF DAN MENGUNTUNGKAN - KERAJINAN

baju jahit, batik, belajar, guru, indonesia, jahit, jogja, kaos, kebaya, konveksi, kursus, kursus menjahit, les, mesin jahit, obras, private, sekolah, terbaik, usaha, yogyakarta
 KREATIF DAN MENGUNTUNGKAN - KERAJINAN


kerajinan tangan tanpa pengeluaran biaya - 1.          Kain Perca Batik, Bisa jadi Tas Cantik
Wah…memang batik tak pernah mati gaya, tidak hanya digunakan sebagai bahan pakaian saja tetapi juga bisa dijadikan berbagai macam kerajinan. Misalnya saja tas perca dari kain batik. Sisa kain batik yang digunakan sebagai bahan dasar pembuatan pakaian ternyata juga bisa dimanfaatkan menjadi sebuah tas cantik yang diminati para wisatawan yang berkunjung ke kota Yogyakarta.
Meningkatnya minat para konsumen akan batik, menjadi salah satu peluang dalam menjalankan usaha ini. Tas batik yang terbuat dari potongan-potongan kain perca batik yang disambung dengan jahitan yang unik, ternyata diminati banyak konsumen. Kecantikan yang dimiliki tas batik mampu menarik para wisatawan, sehingga menjadikan tas batik sebagai salah satu pilihan oleh-oleh khas dari Jogja. Berbagai bentuk tas, dari mulai tas cewek dengan berbagai ukuran, tas ransel, hingga tas laptop pun terlihat cantik walaupun terbuat dari kain perca.
Selain kecantikan beragam warna dan corak batik yang tergabung pada tas tersebut, produk tas perca batik juga memiliki harga yang relatif murah. Untuk produk tas cewek biasanya dihargai antara Rp 15.000,00 hingga  Rp 25.000,00. Sedangkan untuk tas ransel berkisar antara Rp 30.000,00 sampai 45.000,00, dan tas laptop dibandrol dengan harga Rp 50.000,00. Dengan harga yang dipatok, pemasaran tas perca batik tidaklah susah. Produk tersebut laris manis di pasaran, terutama di tempat-tempat wisata seperti yang ada di Malioboro.
Dengan kreatifitas yang dimiliki para pengrajin tas batik, kain perca batik bisa jadi tas cantik. Bagi Anda yang ingin mencoba peluang usaha kreasi kain perca batik, berikut kami berikan analisa ekonomi yang dapat dijadikan sebagai gambaran usaha tersebut.

Analisa Ekonomi

Modal Awal

Mesin jahit                                 Rp 2.000.000,00

Peralatan                                   Rp   200.000,00

Bahan –bahan`                               Rp   500.000,00 +

Total                                       Rp 2.700.000,00

Biaya operasional

Gaji karyawan                               Rp  500.000,00

Perawatan mesin jahit                       Rp  100.000,00

Bahan kain perca batik                      Rp  200.000,00

Bahan lain

(benang, ritsleting, spon, vuring, dll)     Rp  200.000,00

Listrik                                     Rp  100.000,00

Transportsi dan komunikasi                  Rp  100.000,00

Biaya iklan                                 Rp  100.000,00 +

Total                                       Rp 1.300.000,00

Omset per bulan

Rp 15.000,00 x 20 tas srempang              Rp   300.000,00

RP 25.000,00 x 20 tas besar                 Rp   500.000,00

Rp 40.000,00 x 20 tas ransel                Rp   800.000,00

Rp 50.000,00 x 15 tas laptop                Rp   750.000,00 +

Total                                       Rp 2.350.000,00

Laba bersih per bulan

( Rp 2.350.000,00 – Rp .1300.000,00 )    =  Rp 1.050.000,00



2.  Merajut Untung dari Kerajinan Rajut

Berbicara tentang kerajinan memang tidak akan pernah ada habisnya. Hampir setiap hari muncul ide kreasi baru dari para pengrajin, dengan berbagai bentuk dan bahan yang digunakan. Dari mulai bahan yang murah dan mudah didapatkan hingga bahan yang tergolong mahal pun dapat dikreasikan menjadi kerajinan baru yang menarik. Salah satu kerajinan yang menggunakan bahan murah dan mudah ditemukan di sekitar kita adalah kerajinan rajut. Kerajinan ini hanya membutuhkan ketrampilan, benang rajut serta jarum rajut yang biasa disebut hakken.
Kerajinan rajut biasanya digemari oleh para wanita, khususnya para ibu-ibu. Padahal sebenarnya menurut sejarahnya, budaya kerajinan rajut pada awalnya dilakukan oleh para pria di Timur Tengah ( tepatnya dari Jazirah Arab ). Namun kerajinan rajut yang ada di Indonesia dikenalkan oleh orang-orang Belanda, karena kerajinan rajut tersebar lebih dulu ke kawasan Eropa sebelum masuk ke Asia. Di Negara Indonesia, kerajinan ini banyak diminati kaum wanita. Maka tak heran jika kini banyak wanita yang telah sukses membuka usaha kerajinan rajut, hanya bermula dari hoby mereka.
Untuk membuka peluang usaha kerajinan rajut tidak membutuhkan modal besar. Yang dibutuhkan hanya ketrampilan teknik rajut, untuk menghasilkan produk kerajinan yang bervariasi. Biasanya produk paling mudah yang sering diproduksi antara lain adalah kantong handphone, bandana, tas, taplak, aksesoris wanita, hingga topi atau peci. Karena tingkat ketelitian serta lamanya proses yang diperlukan untuk merajut, maka tak heran jika kerajinan rajutan dihargai sesuai dengan tingkat kesulitan serta lama proses yang dimiliki suatu produk. Namun untuk produk yang simpel juga dihargai dengan harga murah pula, misalnya saja dompet handphone kecil hanya dibandrol dengan harga lima ribu hingga lima belas ribu.
Besarnya minat para konsumen akan kerajinan, mampu menjadi  salah satu peluang usaha kerajinan rajut untuk meramaikan pasar. Keunikan dari tiap rajutan yang saling terkait dalam produk rajut dapat memberikan untung yang cukup besar bagi para pengrajin. Hasil kerajinan rajut dapat dititip – titipkan di toko aksesoris dan tas.
Analisa Ekonomi
Modal Awal
Bahan ( benang rajut dan aksesorisnya )            Rp 200.000,00
Buku panduan kreasi rajut                          Rp  50.000,00
Peralatan ( Jarum hakken, gunting, dll )           Rp 100.000,00 +
Total                                              Rp 350.000,00
 
Biaya Operasional
Bahan – bahan                                      Rp 100.000,00
Biaya iklan                                        Rp 100.000,00+
Total                                              Rp 200.000,00
 
Omset per hari
Rp 5.000,00 x 5 dompet handphone                   Rp 25.000,00
 
Omset per bulan
Rp 25.000,00 x 30 hari                             Rp 750.000,00
 
Laba bersih per bulan
( Rp 750.000,00 – Rp 200.000,00 )    =             Rp 550.000,00
Merajut untung dari kerajinan rajut pun dengan mudahnya dapat diraih para pengrajin rajut. Bagi Anda yang ingin mencoba ketrampilan merajut serta berencana menjalankan usaha kerajinan rajut, berikut kami berikan contoh analisa usaha yang dapat dijadikan panduan.
Pengusaha tas mote beromset puluhan juta rupiah ini, memiliki nama Taufik Nur Hidayat. Dengan berniat meneruskan usaha yang dirintis oleh keluarganya sejak tahun 1995. Yang pada waktu itu belum ada pengrajin tas mote, bisa dikatakan usaha keluarga Taufik merupakan pioneer dalam bisnis tas mote ini.
Proses produksi
Bahan baku yang diperlukan di usaha ini utamanya kain, mote, dan fayet. Semua
bahan ini sekarang bisa diperoleh di dalam negeri, dulu mote yang ada di Indonesia berasal dari negara
Taiwan. Beberapa tahun yang lalu berdiri pabrik yang memproduksi mote di Tangerang.
Harga dari kain setiap satu meternya adalah Rp. 4500,-, dengan ukuran tersebut bisa memproduksi tas sebanyak 2 buah. Mote dibeli dengan harga Rp. 8.000,- per pon, bisa memproduksi tas sebanyak 2 buah. Fayet mempunyai harga yang tinggi dibanding bahan lainnya yakni Rp.21.000,- per pon, bisa memproduksi untuk tas sebanyak 10 buah.
Untuk pengerjaannya Taufik bekerjasama dengan masyarakat sekitar dengan upah bervariatif tergantung jenis tasnya, berkisar antara Rp.3.000,- sampai Rp.8.000,- per tas. Selain bekerjasama dengan masyarakat sekitar Taufik juga mempekerjakan 4 orang yang bertugas sebagi tukang lem, mereka rata-rata digaji Rp. 20.000,- per orang per hari.
Saat ini produk yang bisa dihasilkan dalam sebulan paling sedikit adalah seribu buah tas. Harga jual yang dia kenakan kepada pembeli partai adalah yang paling rendah Rp. 6.000,- sampai yang paling tinggi Rp. 25.000,-. Bicara masalah omset Pria Lulusan Teknik Kimia UGM ini menjelaskan bahwa omset terendah yang dia peroleh setiap bulannya Rp. 50 juta dan tertinggi Rp. 100 juta pada tahun 2008.
Pemasaran
Produk tas mote ini sudah tersebar dari mulai kota lokal hingga ke luar pulau, bahkan ada pelanggan yang berasal dari Papua. Biasanya pedagang yang bersal dari kota sekitar Solo mendatangi rumah Taufik untuk mengambil tas, tapi untuk luar kota Taufik biasa kirim melalui jasa ekspedisi.
“Baru-baru ini Kami juga dapat pesanan dari Malaysia” kata Taufik. “Tapi kami masih bingung bagaimana  prosedur untuk pengiriman ke luar negeri, karena sebelumnya kita belum pernah mengirim ke luar negeri” tandas Taufik. Penulis kemudian menyarankan kepada Taufik untuk mendatangi kantor bea cukai untuk meminta penjelasan tentang peraturan pengiriman barang ke luar negeri.
Kendala
Kendala yang sering terjadi adalah apabila ada lonjakan permintaan, terjadi kekurangan tenaga kerja untuk menyelesaikan pesanan. Untuk masalah ramai dan sepinya orderan tergantung kebiasaan berbelanja masyarakat. “Kalau mendekati hari raya biasanya sangat ramai, untuk saat-saat seperti ini kondisinya lagi sepi” jelas Taufik sambil tersenyum.
Kendala yang terberat dirasakan oleh Taufik dalam menjalankan usaha ini adalah persaingan yang ketat. “ Dulu kita biasa mengambil keuntungan antara 25% sampai 30%, sekarang paling kita bisa ambil untung antara 10%-15%” pungkas Taufik mengakhiri pembicaraan.
Simulasi Keuntungan Usaha
Pengeluaran :
Bahan baku
Kain : 500 yar x Rp. 4.500,00                    =Rp. 2.250.000,00
Mote : 500 pon x Rp. 8.000,00                    =Rp. 4.000.000,00
Fayet : 100 pon x Rp.21.000,00                   =Rp. 2.100.000,00
Total Bahan Baku                                 =Rp. 10.350.000,00

Tenaga Kerja
Pengerjaan tas : 1.000 tas x Rp. 8.000,00 = Rp. =Rp. 8.000.000,00
Pengerjaan Pengeleman : 4 orang x Rp. 600.000,00 =Rp. 2.400.000,00
Total tenaga kerja                               =Rp. 10.400.000,00
Total Pengeluaran                                =Rp. 20.750.000,00

Pendapatan :
Penjualan Tas Mote : 1000 tas x Rp. 25.000,00    =Rp. 25.000.000,00
Total pendapatan                                 =Rp. 25.000.000,00

Keuntungan :
Rp. 25.000.000,00 – Rp. 20.750.000,00            =Rp. 4.250.000,00

3.  Peluang Bisnis Kerajinan Flanel

Tentu Anda telah banyak tahu tentang kain flannel. Kain flannel banyak memiliki warna-warna yang menarik sehingga dapat dikombinasikan. Perpaduan warna dari kain flannel ini sangat menarik sehingga hasil kreasi dari kain flannel diminati oleh sebagian besar orang. Penggemar kreasi dari kain flannel cukup banyak dan saat ini semakin berkembang karena semakin banyak pula kreasi baru dari kain flannel.
Beberapa contoh kerajinan dari kain flannel seperti bros, ikat rambut, gantungan kunci, gantungan HP, jepit rambut, tempat tisu, sarung HP, souvenir, bingkai foto, album foto, dan masih banyak lagi. Aneka kreasi kain flannel tergantung dari kreativitas Anda. Kain flannel merupakan bahan yang murah. Kreasi yang dihasilkan memiliki nilai jual yang cukup tinggi tergantung dari tingkat kerumitan dan kreativitas si pembuat.
Apakah Anda tahu kue tart yang lezat rasanya bisa dibuat dari kain flannel? Anda pasti tergiur akan kelezatan kue tart yang satu ini. Kue tart ini berasal dari kain flannel. Bentuk dan kenampakannya sama dengan kue tar yang asli. Namun berkat tangan-tangan kreatif, kue tart dapat dibuat dari kain flannel.
Biaya pembuatan kue tart dari kain flannel ini cukup murah. Bagi Anda yang ingin mendapat penghasilan tambahan dari aneka kreasi kain flannel, dapat mencobanya sekarang juga. Untuk memulai usaha aneka kreasi kain flannel hanya membutuhkan kreativitas dan sedikit kesabaran.
Hal-hal yang harus disiapkan sebelum membuat kue tart dari flannel adalah :
1.  Desain tart
2.  Pola
3.  Alat : gunting, jarum, penggaris.
4.  Bahan : kain flannel aneka warna, lem, dakron, benang.
 
Perhitungan biaya :
- Bahan kain flannel                Rp.  15.000
- Lem                               Rp.   4.000
- Benang dan jarum                  Rp.   4.000
- Tenaga                            Rp.   7.000
Peluang bisnis kerajinan kain flanel ini sangat menguntungkan, harga jual kerajian flanel berbentuk kue tart saja mencapai Rp. 55.000. Kreasi tart dari kain flannel cukup tinggi karena kue tart ini merupakan kreasi unik dan cantik. Hasil kreasi ini dapat digunakan sebagai souvenir pernikahan, kado, atau sebagai dekorasi di sudut rumah Anda. Dan sekarang sudah siapkah Anda untuk menciptakan peluang bisnis kerajinan? Selamat mencoba.

4.  Percantik Jilbabmu, dengan Kreasi Kerudung Delani

Sekali lagi, hobi ternyata bisa mendatangkan rejeki ketika kita mau tekun dalam mengembangkannya. Hobi yang mungkin bagi kebanyakan orang ‘hanya’ dianggap sebagai kegiatan sampingan untuk melepas penat, sebenarnya bisa menjadi ‘senjata’ untuk mendatangkan rupiah di kantong kita. Selain bisa mengembangkan skill yang dimiliki, dengan mengembangkan hobi yang tersebut, pastilah dalam mengerjakannya akan lebih menyenangkan.  Begitu halnya dalam dunia fashion, kebanyakan pelaku fashion pada awalnya menggeluti dunia tersebut sebagai sebuah hobi semata. Hal itu juga berlaku pada Ibu Hj. Ary Suryani Sudarmanto yang mendirikan usaha Kerudung Delani.
Bermula dari hobi mengutak-atik kerudung yang beliau kenakan sendiri. Ibu asli wonogiri tersebut kini memiliki tempat usaha yang dinamai Kerudung Delani. Memulai usaha pada tahun 2004, saat ini Ibu Ary memberdayakan ibu-ibu rumah tangga di sekitar rumahnya untuk membantu mengerjakan usahanya yaitu memodifikasi kerudung. “Saya memberdayakan ibu-ibu di sekitar sini untuk bisa ikut serta mengembangkan hobi ini, namun untuk pola masih saya yang mengerjakan”, begitu kata Ibu Ary. Saat ini ada 7 orang ibu rumah tangga yang beliau berdayakan untuk membantu usaha Kerudung Delani. Ibu-ibu tersebut sebelumnya diberikan kursus singkat oleh Ibu Ary selama 1 minggu untuk paham dan bisa memodifikasi kerudung-kerudung ciptaan Ibu Ary.
Kerudung Delani saat ini menerima orderan untuk membuat, menjual, serta menerima untuk jahit kerudung, renovasi kerudung, hias kerudung, seragam kerudung, kerudung wisuda, dan kerudung manten. Berbagai macam model kerudung modis terpajang rapi di kios Ibu Ary yang berlokasi di sebelah timur Monumen Jogja Kembali (Monjali) Yogyakarta. Model-model kerudung tersebut beliau namai antara lain Delani Kombinasi, Kerudung Langsung, Kerudung Matahari, Kerudung Gelombang Panjang, Kerudung Gelombang Pendek. “Ada 9 macam model kerudung yang saat ini kami produksi, namun yang paling banyak peminatnya itu yang Delani Kombinasi”, jelas Ibu Ary sembari menunjukan kepada tim BisnisUKM kerudung Delani Kombinasi.
Dalam sehari Ibu Ary dan karyawannya mampu menghasilkan 15 buah kerudung. Sistem pemasaran yang beliau lakukan selama ini sebatas promosi mulut ke mulut. Dan cara itu menurut Ibu Ary masih cukup efektif dijalankan, karena langsung berhubungan dengan konsumen. Kalau kesulitan untuk menghubungi Ibu Ary, dapat dipastikan setiap hari Minggu pagi beliau juga membuka stand di “Sunday Morning” di lembah UGM. “Lumayan banyak yang tertarik ketika kita membuka stand di Sunday Morning UGM”, tambah Ibu Ary ketika ditanya tentang pemasarannya.
Kerudung Delani menjual produknya berada pada range harga RP. 12.000,00 – RP. 750.000,00 tergantung dari model dan bahan yang dipakai. Dengan harga segitu, Kerudung Delani memiliki omzet berkisar Rp. 2.000.000,00-Rp. 3.000.000,00 setiap bulannnya. Saat ini, Ibu Ary juga memiliki cabang di Wonogiri bekerja sama dengan adiknya. Dan untuk kedepannya, beliau berharap untuk bisa mempopulerkan kerudung-kerudungnya di semua wilayah Indonesia. “Saat ini baru Kalimantan, Magelang, Jogja, Solo, juga Jakarta yang menjadi area pemasaran kami”, Kata ibu Ary sekaligus menutup kunjungan tim bisnisUKM di kios yang juga menjadi satu dengan tempat tinggal Ibu Ary. Kini peluang sukses dengan menekuni bisnis fashion, telah dinikmati oleh Ibu Hj. Ary Suryani Sudarmanto.

5.  Tampil Kompak Dengan Kaos Couple Unik

Ingin tampil kompak dan trendi dengan pasangan ? pakai Kaos Couple. Kaos berpasangan dengan gambar dan desain yang trendi dan keren. Dengan kaos couple Anda akan tampil kompak dan serasi dengan pasangan. Untuk desainnya, dapat disesuaikan dengan keinginan atau  kreativitas Anda.
Casual, nyaman di pakai saat kapanpun, biasa terbuat dari bahan yang menyerap keringat, dan merupakan fashion yang tak pernah lekang oleh perkembangan zaman. Dapat dikatakan fashion yang abadi, itulah trend kaos. Peminatnya pun dari balita hingga orang tua. Variasi dengan gambar cartoon ataupun gambar foto bakal pemakainya, akan menambah minat untuk mengenakannya. Peluang usaha ini cukup menjajikan, karena akan selalu mengikuti perkembangan zaman dan akan menjadi bisnis yang bertahan lama. Agar minat konsumen terhadap kaos dapat meningkat . Pendesainpun harus peka terhadap tokoh-tokoh cartoon yang sedang buming, selalu mengikuti perkembangan trend dan mode kaos-kaos yang sedang digemari konsumen.
Untuk bahan dasar kaos itu sendiri sangat mudah diperoleh. Biasa bahan yang digunakan adalah cotton combed 20/30s standar distro, karena bahan combad itu memiliki benang lebih halus, hasil rajutan lebih rata. Dengan kualitas ini maka kaos tidak mudah lecek dan tidak transparan. Ada juga yang tidak sedikit menggunakan  kain 100% cotton (made in Indonesia) berkualitas tinggi, namun tetap dengan harga yang terjangkau.
Beberapa Tips memilih kaos couple:
  1. Tema-tema kaos couple yang keren dan inovativ menjadi kuncinya, karena masing-masing kaos couple sangat private maka pilihlah tema yang mampu menyambungkan emosi pasangan. Contohnya bertuliskan “Soul dan Mate”.
  2. Coba lihat dari sisi pasangan, masing-masing pengguna harus merasa nyaman. Maka sebelum memutuskan untuk membeli atau memesan  kaos couple perhatikan apakah pasangan Anda merasa nyaman menggunakannya. Karena tema kaos couple sangat ekspresif jadi jangan sampai pasanga  Anda merasa malu menggunakannya di depan umum. Kalau memungkinkan berbelanjalah bersama-sama ketika akan membeli atau memesan kaos couple, jadi Anda dan pasangan makin PD ketika memakai kaos couple.
Sukses dengan menekuni bisnis fashion “kaos couple” akan membawa Anda untuk terus berkreativitas dan mau tidak mau mendapat pesaing bisnis yang membuat Anda semakin terpacu untuk menciptakan inovasi produk yang lebih eye cathcing. Kaos couple inipun sangat cocok untuk hadiah ulang tahun, atau perayaan hari-hari yang paling berkesan dengan pasangan Anda. Berkesan menyatu, lucu, unik, eksklusif dan dapat setiap saat kompak dengan orang yang disayang tidak harus pada moment-moment tertentu. Couple t-shirt ini tidak hanya cocok untuk kaos yang berpasangan saja, namun dapat dipakai juga saat bersama Istri atau suami, ayah atau ibu, sahabat, adik, kakak,ataupun  saudara kembar.
Tips memilih kaos couple murah :
kadang dengan kondisi kantong yang kurang memadai kita memilih kaos couple murah dengan harga sebagai faktor utama kita memilih kaos couple, tapi sayangnya biasanya kaos couple murah berarti kualitas kaos couple murah itu juga murahan..! nah bagaimana mengatasinya?
  1. Carilah supplier kaos couple murah yang terbuka artinya akses kounikasi ke supplier atau penjual kaos couple murah sangat mudah, mereka mencantumkan alamat eail, YM atau bahkan No HPnya
  2. Cari harga kaos couple murah yang tengah, artinya tidak terlalu mahal tapi tidak terlalu murah , kamu bisa membaningkannya sendiri di internet,
  3. Cobalah menegosiasikan harganya ke penjual biasanya dengan negosiasi yang baik Anda bisa mendapatkan harga yang murah, misal kamu mengajak teman2 Anda untuk juga membeli kaos couple murah nah negosiasikan ke penjual bahwa anda membeli sekaigus 3 pasang misal nah harga boleh turun dong..
  4. Pastikan jenis bahannya, biasanya bahan combat sudah cukup bagus untuk kaos couple.

6.  Kaos Batik Inovasi dari Yogyakarta

Batik sudah dipatenkan menjadi salah satu warisan budaya Indonesia. Di Indonesia sendiri sebutan untuk kota batik adalah Kabupaten Pekalongan. Namun selain Kabupaten Pekalongan, batik pun dikenal di beberapa wilayah di Indonesia dengan corak atau motif yang berbeda atau khas tentunya. Salah satu wilayah yang terkenal akan batiknya adalah Yogyakarta. Jika batik-batik Pekalongan memiliki warna-warna yang lebih variatif, lain halnya dengan Yogyakarta yang memiliki warna seputar hitam, putih, dan cokelat.
Bebagai macam batik yang biasa kita temui di pasaran pun beraneka ragam, seperti kain batik original, jarik, dan kemeja. Selain itu, inovasi produksi batik pun semakin beragam. Kita bisa menemui sprei batik, dan kaos batik. Dan kini dengan perkembangan teknologi yang semakin maju, Anda bisa mendapatkan produk-produk kaos batik, sprei batik, kaos dengan motif pesan moral yang unik dan menarik, cukup dengan memesannya melalui contact support bisnisUKM.com ( Pemesanan Kaos atau Sprei Minimal 20 buah).
Kaos Batik
    
Bahan kain PE untuk Pria dan Wanita, krah atau oblong, tersedia aneka warna ukuran S, M, L Harga Rp. 33.000/buah
Kaos Oblong
   
    
Bahan kain combat, tersedia aneka warna, ukuran S, M, L
·         Ukuran Dewasa = Rp. 40.000
·         Ukuran Anak-anak = Rp. 33.000
Sprei
  
Jenis dan harga
·         Ukuran 180 x 200 cm = Rp. 125.000
·         Ukuran 120 x 200 cm = Rp. 90.000

Informasi Pemesanan
» Telp. 0274-3000-422 (10.00 AM - 16.00 PM)
» SMS : 081 329 612 111 ( 24 jam )
» Email : support@bisnisukm.com

7.  `Towel Cake` Dari Sekedar Hobi Menjadi Bisnis Yang Menguntungkan

Bisnis merupakan hasil kecintaan kita terhadap sesuatu. Bisnis tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar. Bahkan seseorang bisa memulai bisnis dari hobinya. Apakah Anda salah satunya?  Jika Anda senang membuat aneka kerajinan dengan kreasi Anda, maka ini adalah peluang besar untuk mengembangkan hobi Anda. Hobi ternyata bisa mendatangkan keuntungan.
Dari sekedar hobi menjadi bisnis yang menguntungkan dan dapat mendatangkan tambahan penghasilan dalam jumlah yang tidak sedikit. Hal utama yang diperlukan dalam mengembangkan bisnis adalah komitmen. Aneka kreasi Anda bisa dijadikan souvenir/cinderamata. Salah satu kerajinan yang bisa dijadikan souvenir adalah handuk. Saat ini, souvenir berbahan handuk banyak diminati. Hasil kreasinya mirip dengan roti tart atau cake sehingga biasa disebut dengan `towel cake`. Tentu sudah banyak kreasi towel cake saat ini. Namun bagi Anda yang memiliki tangan-tangan kreatif tentu memiliki segudang ide untuk membuat towel cake dengan design yang jauh lebih cantik.
Kerajinan towel cake ini banyak diminati oleh anak-anak, remaja ataupun orang dewasa. Bentuknya yang unik dan mirip dengan cake atau tart membuat orang menyenangi produk ini. Kegunaan kerajinan ini adalah sebagai souvenir ulang tahun, hantaran pernikahan, souvenir pernikahan, hadiah ulang tahun, dll.
Bahan-bahan yang digunakan merupakan bahan yang mudah didapat dan murah. Hal yang diperlukan dalam membuat kerajinan adalah kreatif. Dengan kreativitas, akan tercipta bentuk-bentuk baru untuk towel cake.
Harga untuk bahan baku (handuk) bervariasi sesuai dengan kualitas bahan yang dipilih. Sedangkan bahan pendukung lainnya seperti pita, tempat cake (terbuat dari mika), hiasan buah dan kain sebagai hiasan dan lain-lain memiliki harga yang terjangkau.
Analisa Ekonomi
1.    Handuk ukuran sedang      Rp  25.000,00
2.    Tempat cake               Rp   5.000,00
3.    Hiasan lengkap            Rp   5.000,00
4.    Tenaga                    Rp   2.000,00
5.    Gunting                   Rp   2.000,00 +
Total                           Rp  39.000,00
Harga Jual                      Rp  50.000,00
Laba
Rp 50.000 - Rp 39.000 =         Rp. 11.000,00
Hal yang perlu diperhatikan dalam membuat kerajinan selain kreatifitas adalah kualitas dan pelayanan konsumen. Agar konsumen tidak kecewa, seorang pengusaha akan mengutamakan kualitas dan pelayanan terhadap konsumen. Mungkin pernyataan ini terdengar hal yang biasa, namun ini adalah fakta bahwa kualitas dan pelayanan terhadap konsumen yang baik mampu menumbuhkan kepercayaan terhadap konsumen terhadap peluang usaha Anda.
Untuk mensiasati pesaing towel cake Anda bisa mengikuti langkah-langkah sebagai berikut :
1.     Perbanyak ide-ide baru yang unik
2.     Tingkatkan kualitas produk Anda
3.     Tingkatkan pelayanan terhadap konsumen
4.     Lakukan pemasaran secara efektif

 

8.  Ramainya Permak Jeans di Kawasan Mirota Kampus UGM

Jeans . . . . Bagian fashion yang popular di kalangan muda yang tidak pernah mati gaya. Jeans yang memiliki kesan santai dan fleksibel dari jaman dulu sampai sekarang masih sangat digemari kalangan muda. Padahal pada awalnya, jeans identik dengan para pekerja kasar di pertambangan Amerika. Namun siapa yang mengira, justru kini jeans menjadi trend mode yang tidak pernah ada habisnya. Bahkan sebagian besar orang memiliki koleksi celana jeans ini lebih dari satu buah dengan harga yang beragam. Hal inilah yang menjadikan jeans menjadi bagian dari fashion yang tidak akan pernah terpinggirkan.
Sebagai sebuah trend terutama di kalangan anak muda, jeans pastinya mengalami perubahan mode yang begitu cepat. Perubahan mode yang dikaitkan dengan adaptasi jaman. Berbagai macam perubahan mode tersebut manjadikan jeans memiliki masa kadaluarsa. Namun, secara umum jeans tetap memiliki umur yang lebih panjang di banding fashion-fashion yang lainnya. Dengan perkembangan jeans yang cepat tersebut, menjadikan peluang untuk mengembangakn usaha yang berkaitan dengan jeans sangatlah terbuka lebar.
Salah satu peluang usaha yang bisa dijalankan menyikapi perkembangan mode jeans tersebut adalah permak jeans. Tidak semua orang memiliki budget yang mumpuni ketika hendak mengikuti perkembangan mode celana jeans yang makin berkembang.
Nah…dengan permak jeans itulah, bisa menjadi alternatif bagi kawula muda terutama pecinta jeans untuk memaksimalkan penampilan tanpa budget yang besar.
Sebuah kawasan di barat Mirota Kampus UGM, sejak puluhan tahun yang lalu menjadi salah satu sentra permak jeans yang terkenal di Jogja. Ada sekitar lima belasan kios yang melayani pemotongan dan modifikasi ulang berbahan jeans terutama celana. Setiap harinya, di kawasan tersebut selalu sibuk dengan aktivitas modifikasi jeans dari mulai jam 10 hingga jam 6 sore. Pak sugeng misalnya, mengelola kios ‘2000’ beliau bisa menerima puluhan order permak jeans setiap harinya. Memulai usahanya pada tahun 1999, saat ini kios ‘2000’ yang merupakan kios milik temannya menjadi salah satu kios yang tergolong ramai setiap harinya.
Kios ‘2000’ selain menerima jasa permak jeans juga menerima jasa jahit pakaian. Namun selama ini permak jeans yang menjadi andalan kios tersebut untuk mendapatkan rupiah. Dengan tarif yang bervariasi, mulai dari Rp. 2.000,00 hingga Rp. 8.000,00 menjadikan kios pak Sugeng dan puluhan kios yang ada di daerah Mirota bersaing secara sehat dan makin berkualitas dalam memberikan pelayanan terhadap konsumen.
Bisnis permak jeans dapat dijadikan sebagai salah satu contoh peluang usaha dengan modal kecil, untuk itu bagi yang sedang ingin mencari peluang usaha yang tepat. Bisnis permak jeans bisa menjadi salah satu pilihan tepat bagi Anda.

Bagi Anda yang mencari tempat permak jeans yang berkualitas dengan harga yang terjangkau, datang aja langsung ke kawasan Mirota Kampus UGM !!!!!!!!! Berderet – deret pengusaha permak jeans siap melayani Anda.

 

9.  Kerajinan Unik dan Menguntungkan dari CD/DVD Bekas….

Percaya nggak kalau CD/DVD bisa menjadi barang yang bermanfaat  bahkan menguntungkan?? Bahkan CD/DVD bisa menjadi kerajinan yang berpeluang ekspor.
Coba bayangkan jika masing-masing orang di dunia ini memiliki 5 CD/DVD yang sudah tidak terpakai lagi…..Tentu dunia ini akan dipenuhi CD/DVD bekas. Dari pada dibuang sayang, lebih baik kita mengkreasikannya menjadi barang yang menguntungkan. Peluang bisnis dari CD/DVD bekas ini sangat besar
Kerajinan dari CD/DVD bekas ini patut Anda coba karena pasarnya masih luas. Kerajinan ini memiliki keunikan tersendiri. Banyak kreasi yang bisa dihasilkan dari CD/DVD bekas ini. Seperti tempat tisu, bingkai foto, lampu, hiasan dinding, dan masih banyak lagi. Bisnis ini dapat dilakukan oleh para pelajar atau orang tua. Artinya bisnis ini bisa dilakukan oleh semua kalangan.

Kreasi CD Bekas : Vas Bunga

Awal mulanya Ummi sedih melihat tumpukan cd rusak di rumah. Cd-cd ini masih baru tetapi dulu sempat dibuat mainan sama adik, jadinya sudah tak bisa dipakai nyimpan data lagi. Iseng-iseng nggak berhadiah jadilah punya ide buat bikin vas bunga dari CD bekas ini, kayaknya lucu dan unik deh. kebetulan Ummi lagi buat bunga origami dan pengen buat vas bunganya lain dari yang origami vas bunga dulu. Cara buatnya gampang banget :
1.    Siapkan kardus bekas, gunting sesuai ukuran yang diinginkan, 4 buah cd bekas dan kertas untuk lapisannya (sesuai selera)
2.    Lapisilah permukaan kardus dan CD dengan kertas, untuk menempelkannya double tip bisa jadi solusi bagus
3.    Kalau mau permukaan CD dapat dihias lagi. Pada gambar ummi dihias motif bunga dari kertas sisa membuat lingkaran[prinsipnya semua barang bisa digunakan sekecil apapun so sayang jika dibuang)
4.    Tandai letak CD lalu lubangilah dengan menggunakan pisau hingga tembus ke bawah agar CD dapat menancap erat di kardus. Lalu tancapkan CD dan agar lebih erat diberi lem(agar tak bergeser-geser)
Mudah banget kan buatnya, nggak sampai 15 menit deh. Selain buat vas bunga tempat CD bekas ini juga bisa dibuat untuk menaruh benda-benda yang ringan. Selamat mencoba dan berkreasi ….


10.      Solusi Cerdas Pemanfaatan Koran Bekas Menjadi Aneka Macam Kerajinan

Mengetahui info dan berita terupdate mengenai berbagai hal sudah menjadi kebutuhan setiap manusia. Untuk mengetahui isi dunia kita tidak perlu berkeliling dunia. Kemudahan akses informasi sekarang ini memudahkan orang untuk mengetahui kabar terkini bahkan hingga ke tempat yang jauh sekalipun. Ada banyak media informasi misalnya televisi, radio, internet, majalah, buku, maupun koran.
Koran …… Salah satu media informasi yang tidak pernah surut bahkan semakin menjamur. Sampai saat ini koran merupakan salah satu media informasi yang cukup diminati masyarakat. Pertanyaannya sekarang. Setelah Anda baca, lalu Anda kemanakan koran – koran tersebut??? Jika Anda diamkan begitu saja, maka lama-kelamaan akan menumpuk dan mengotori rumah Anda. Cara paling praktis yang biasa dilakukan banyak orang adalah menjualnya ke tukang loak. Masalah rumah pun selesai.
Sebuah solusi praktis yang cukup baik memang. Namun sebenarnya ada solusi cerdas pemanfaatan koran bekas menjadi aneka macam kerajinan. Koran-koran bekas yang awalnya hanya mengotori rumah itu dapat Anda olah menjadi barang-barang yang memiliki fungsi sehingga bisa dipakai serta mempunyai nilai seni dan nilai ekonomis yang tinggi
Tahukah anda bahwa ternyata limbah-limbah koran tadi dapat di olah menjadi berbagai macamproduk kerajinan seperti kap lampu, vas bunga, tempat tisu, tempat majalah, keranjang buah, tempat pensil, baki, keranjang sampah, dompet, wadah perhiasan, wadah telepon genggam, tempat pakaian kotor, asbak, hiasan dinding dan masih banyak lagi. Jika seperti ini bukan saja masalah rumah Anda selesai, namun ada nilai plus berupa pendapatan yang lumayan dari penjualan barang-barang kerajinan tersebut.
Sebagai gambaran untuk satu tempat pakaian kotor berukuran diameter 30 cm dan tinggi sekitar 50 cm, membutuhkan 1,5 kg kertas koran dan 1 kg kawat steinless, ditambah lem dan lainnya, dbutuhkan modal sekitar Rp 35 ribu. Namun setelah jadi produk tersebut bisa dijual dengan harga Rp 100 – Rp 125 ribu.
Secara umum cara pembuatan kerajinan dari koran bekas dapat dijelaskan sebagai berikut.
Bahan – bahan yang diperlukan adalah:
*  Kertas koran,
*  lem,
*  kawat dan
*  cat.
Sedangkan alat-alat yang dibutuhkan adalah :
*  palu untuk meratakan,
*  gunting,
*  cutter,
*  meteran,
*  tang, dan
*  beberapa peralatan sederhana lain.
Proses pertama diawali dengan membagi atau memotong kertas koran dan menggulungnya sebanyak kebutuhan.
1.   Satu lembar koran biasanya dibagi 6 hingga 8 bagian memanjang.
2.   Setelah itu diplintir atau digulung kecil-kecil atau sesuai ukuran yang diinginkan.
3.   Menggulungnya menggunakan kawat atau lainnya sesuai ukuran sehingga gulungan menjadi sama besarnya dan di bagian ujung akhir penggulungan dilem agar tidak terlepas.
4.   Setelah itu dianyam seperti lazimnya menganyam kerajinan anyam lainnya dengan hitungan keluar masuk dan atas bawah sesuai motif yang diinginkan atau teknik seperti jahitan.
5.   Rangkanya dipakai kawat steinless yang juga dilapisi koran.
6.   Di tiap akhir anyaman, untuk menguatkan ikatan ujungnya hanya memakai teknik selip–menyelipkan tiap ujungnya pada anyaman teakhir tanpa harus diikat.
7.   Di beri lapisan vernis atau dicat sesuai dengan warna yang diinginkan.
8.   Terakhir, dapat ditambahkan aksesoris seperti bunga atau kupu-kupu dll, untuk mempercantik.
Produk yang sudah jadi dipastikan kuat dan tahan air karena adanya dua lapisan luarnya. Lapisan tersebut adalah lapisan lem kayu untuk memperkuat serta lapisan vernis atau cat untuk mengkilapkan serta mencagahnya air masuk kedalam pori-pori kertas. Sehingga produk tersebut dipastikan kuat dan tahan air. Namun perlu diperhatikan juga bahwa produk kerajinan koran bekas ini harus dihindarkan dari tempaan sinar matahari langsung. Sinar langsung ini akan menyebabkannya warnanya akan cepat pudar.

11.      Kreasi Kerajinan dari Koran Bekas

Apa yang Anda lakukan dengan koran-koran bekas Anda di rumah? Mungkin ada yang langsung membuangnya, atau digunakan untuk membungkus sesuatu. Lain halnya bagi Yunnas Habibillah, pemuda asal Ngawi tersebut memanfaatkan koran-koran bekas tadi menjadi barang yang berharga.
Bayangkan apabila Anda bepergian menggunakan sandal atau tas yang terbuat dari koran-koran bekas. Mungkin sebagian dari Anda akan mengernyitkan dahi. Namun jangan salah, ditangan kreatif Yunnas, koran-koran yang mudah robek tersebut bisa menjadi sandal dan tas yang tahan lama dan anti air.
Awalnya Yunnas bereksperimen untuk membuat barang yang bermanfaat yang bahan bakunya mudah didapat, dan tercetuslah ide untuk membuat tas dengan bahan baku koran bekas. Tas tersebut ia buat dengan anyaman koran, dan ia perlihatkan ke beberapa temannya. Tas buatan Yunnas pun mendapat tanggapan yang positif dari teman-temannya, sehingga pada tahun 2009 kemarin, Yunnas pun memberanikan diri untuk memproduksi tas bahkan sandal yang bahan bakunya dari koran-koran bekas.
Usaha yang ditekuni Yunnas bersama tiga rekannya ini, awalnya tanpa modal sepeser pun. Sampai akhirnya mahasiswa Filsafat Universitas Gajah Mada ini, mengikuti program kewirausahaan yang diadakan kampusnya. Tanpa disangka, proposal Kerajianan dari koran bekas ini mendapat predikat sebagai jawara, dan berhak mendapatkan pinjaman modal sebesar 10 juta rupiah. Dari pinjaman modal tersebutlah Yunnas dan rekan-rekannya mulai merintis usaha.
Bahan baku dan proses produksi kerajinan koran bekas ini didapat dan dikerjakan dengan sistem borongan di Sayegan, Sleman. Di tempat tersebut, Yunnas mencoba memberdayakan masyarakat sekitar, setelah sebelumnya dilakukan pelatihan untuk produksi kerajinan koran bekas. Sampai saat ini, usaha yang diberi nama “Dluwang Art”  mampu memproduksi 12 macam sandal, 5 macam tas, tempat tisu, dan pensil. Untuk proses finishing dan pemesanan sendiri dilakukan di rumah kontrakannya di Kutu Patran, Sleman.
Dluwang Art yang kini hanya ditekuni Yunnas dan Novi tersebut bisa meraih omzet 3-5 juta rupiah per bulannya. Omzet tersebut diperoleh dari penjualan dengan sistem eceran dan grosir. Untuk kisaran harga pengecer sendiri, mereka mematok harga Rp. 20.000,00-Rp. 75.000,00 per pasang sandal atau satu buah tas. Sedangkan harga untuk grosir, mereka mematok Rp. 12.500,00-Rp. 50.000,00. Apabila ada pemesanan grosir, mereka mematok pemesanan minimal untuk sandal sebanyak 100 pasang, sedangkan untuk tas 10 buah.
Barang hasil produksi Dluwang Art yang awalnya diminati oleh rekan kampus saja, kini telah menjangkau pesanan dari wilayah D.I. Yogyakarta, Surabaya, Jakarta, bahkan dalam waktu dekat ini akan memasarkan 15 pasang sandal dan 45 tas ke Spanyol.  Saat ini Dluwang Art memang baru memasarkan hasil produksinya berdasarkan pesanan. Untuk pemesanan khususnya wilayah Yogyakarta bisa dilakukan langsung di Kutu Patran RT/RW: 03/XIV Sinduadi, Mlati Sleman 55284. Berawal dari mencoba – coba , kini Yunas telah mampu memperoleh peluang sukses dengan bisnis rumahan.

Aneka Kreasi Kerajinan Kertas Koran Bekas

Yogyakarta sebagai kota budaya dikenal dengan beraneka ragam hasil kerajinan tangan. Bahan baku yang biasa digunakan untuk kerajinan tangan pun beraneka ragam, mulai dari perak, berbagai macam kayu, berbagai macam kain, dll. Barang kerajinan yang diproduksi pun tak kalah ragamnya, mulai dari perhiasan, tas, sandal, hingga miniatur-miniatur yang menarik. Kreatifitas masyarakat Yogyakarta boleh dibilang tak pernah redup ditelan jaman. Kini dengan semakin merebaknya informasi tentang pemanasan global, orang-orang kreatif pun berlomba-lomba mencari inovasi untuk memanfaatkan barang-barang bekas untuk menjadi barang yang bisa dipakai kembali. Salah satu inovasi yang memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas adalah kerajinan dengan bahan baku kertas koran.
Mungkin sebagian dari kita akan mengernyitkan dahi ketika mendengar ada sandal yang terbuat dari kertas koran. Namun berkat kreatifitas dan ketekunan, kini telah ada sandal dengan bahan baku utamanya berupa kertas koran yang tentunya awet, kuat, dan tahan lama. Tidak hanya sandal saja yang bisa dibuat dari kertas koran. Berbagai macam tas dengan ukuran dan model yang bervariatif pun bisa Anda miliki. Selain itu, ada pula tas laptop yang unik dengan bahan baku kertas koran, dan tempat tisu yang akan menambah eksotik meja tamu rumah Anda.
Beberapa Contoh Produk Kerajinan kertas koran bekas
   

12.      Kreatif dan Menguntungkan, Kerajinan Kertas Daur Ulang

Koran dan kertas bekas menumpuk dirumah? Tentu Anda menjadi stress dan bingung untuk memanfaatkannya. Jangan khawatir jika di rumah Anda banyak kertas dan koran yang menumpuk. Anda dapat memanfaatkannya menjadi pernak-pernik yang cantik dan bernilai jual. Dengan sedikit sentuhan kreativitas, Anda dapat mengubah tumpukan kertas dan koran bekas menjadi uang. Kertas merupakan bahan yang tipis dan rata, yang dihasilkan dengan kompresi serat yang berasal dari pulp. Peluang bisnis kertas daur ulang ini menarik karena dapat dilakukan oleh siapa saja dan membutuhkan modal yang kecil. Anda dapat menggunakan alat-alat yang ada disekitar Anda. Ternyata tidak banyak orang yang tahu bahwa  kerajinan kertas daur ulang  dapat menghasilkan keuntungan yang berlimpah.
Semakin bertambah penduduk maka akan semakin banyak sampah kertas yang dihasilkan. Dari pada sampah kertas hanya dibuang begitu saja, Anda dapat memanfaatkannya untuk menambah penghasilan Anda. Pemanfaatan sampah kertas ini dapat dilakukan untuk mengisi waktu luang. Prosesnya pun tidak membutuhkan waktu yang lama dan menggunakan bahan-bahan disekitar kita. Pemanfaatan sampah kertas ini juga salah satu bentuk dukungan untuk mengurangi sampah di dunia.
Kertas daur ulang yang terbuat dari kertas koran akan menghasilkan warna abu-abu sehingga Anda harus menambahkan pewarna sesuai dengan keinginan Anda.
Alat yang dibutuhkan :
1. Blender
2. Screen berkasa
3. Screen tanpa kasa
4. Ember
5. Alat penyaring
6. Busa
7. Kain bekas
Bahan :
1. Kertas atau Koran bekas
2. Pewarna
3. Pengharum
4. Batang/kelopak bunga yang kering
Cara pembuatan :
1.  Kertas bekas disobek atau dipotong-potong kecil
2.  Kemudian direndam dalam air beberapa saat lalu diremas-remas sampai setengah hancur
3.  Kemudian kertas tersebut dihancurkan kembali dengan penambahan air menggunakan blender . perbandingan antara kertas dan air 1:1
4.  Masukkan bubur kertas ke dalam ember yang telah diisi air bersih (tiap 250 gr bubur kertas membutuhkan 5 liter air bersih). Kebutuhan air bisa disesuaikan, tergantung dari ketebalan kertas yang diinginkan.
5.  Campuran bubur tersebut dicampur menggunakan lem kanji untuk menghasilkan kertas yang tidak mudah sobek (setiap 250 gr bubur kertas dicampur 10-15 gr lem kanji).
6.  Penambahan warna dapat dilakukan untuk menghasilkan kertas berwarna. Untuk kertas daur ulang yang bermotif bisa dilakukan dengan menambahkan mahkota bunga yang kering. Untuk menambah keharuman kertas, maka dapat ditambahkan pengharum.
7.  Setelah adonan selesai disiapkan, masukkan semua screen ke dalam adonan. Angkat screen dan biarkan air menetes. Setelah air menetes beberapa waktu, lepaslah screen tanpa kasa dan letakkan diatas papan/meja. Hilangkan air pada kasa dengan busa.
8.  Setelah csreen tidak lagi mengandung air, screen kemudian diangkat. Sediakan alas kain untuk meletakkan adonan kertas yang telah pipih.
9.  Jemur kertas dibawah sinar matahari kemudian segera disetrika hingga kering dan permukaannya halus.
Analisa ekonomi:
Dalam 1 kg kertas bekas menghasilkan 600 gram kertas daur ulang. Berat rata-rata 1 lembar kertas ukuran folio adalah 6 gram sehingga dapat menghasilkan 100 lembar kertas daur ulang. Harga per lembarnya Rp. 500,00. Kertas daur ulang dapat dimanfaatkan dalam pembuatan notes, bingkai foto, kartu ucapan, souvenir dan lain-lain.
Biaya produksi untuk pembuatan bingkai foto sebanyak 500 buah :
• Kertas karton ( 10 lembar) : Rp. 2000 x 10    = Rp      20.000
• Kertas daur ulang (125 lembar) : Rp. 500      = Rp      62.500
• Lem                                           = Rp       6.000
• Bunga kering, dll                             = Rp      25.000
Jumlah pengeluaran                              = Rp     118.500
Pendapatan 500 x Rp 2000                        = Rp    1000.000
Keuntungan = Rp 1000.000 – Rp 118.500           = Rp     881.500
 
 
 

13.      Menyulap Sampah Plastik Menjadi Kerajinan Cantik

Kepedulian masyarakat akan kebersihan lingkungan dapat menjadi salah satu ide munculnya peluang usaha baru. Hal ini terbukti dengan banyaknya usaha kerajinan yang memakai bahan baku limbah, terutama dari limbah plastik. Bahan plastik yang berasal dari limbah rumah tangga ataupun limbah pabrik, ternyata dapat dimanfaatkan untuk membuat produk – produk yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi.
Plastik bekas seperti bungkus kopi, bungkus softener, bungkus minuman instan, shampoo, sabun cuci piring serta bungkus plastik lainnya dapat diolah menjadi berbagai macam kerajinan cantik. Limbah – limbah plastik yang telah terkumpul, kemudian di rendam dalam air untuk membebaskannya dari kotoran yang menempel. Setelah itu dijahit dengan kreasi – kreasi cantik  menjadi berbagai macam bentuk kerajinan, misalnya saja dijadikan tas, tempat pencil, dompet handphone, sandal, kotak tissue, rak sepatu, serta hiasan ruangan lainnya.
Meski bahan bakunya dari limbah sampah, namun tidak berarti produk yang dihasilkan memiliki kualitas yang rendah. Dengan keunikan dan kreativitas yang dimiliki para pengrajin, produk dari limbah plastik mampu menarik minat para konsumen. Selain itu prospek pasar usaha kerajinan tersebut masih luas. Pangsa pasar yang tadinya hanya sebatas komunitas pecinta lingkungan, kini telah berkembang luas dan diminati oleh semua kalangan. Pemasaran melalui pameran serta melalui via online sangatlah membantu para pengusaha untuk memasarkan produk mereka. Maka tak heran jika untung hingga jutaan rupiah per bulannya dapat diperoleh olah para pengusaha produk sampah plastik ini.
Peluang usaha kerajinan sampah plastik ini disamping mendatangkan keuntungan juga mampu menyelamatkan lingkungan dari melimpahnya sampah non organik. Menyulap sampah plastik menjadi kerajinan cantik dapat menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat Anda coba. Berikut kami berikan analisa ekonomi peluang usaha kerajinan dari sampah plastik. Salam sukses selalu untuk usaha Anda.
Analisa Ekonomi
Modal Awal
Mesin jahit                               Rp 2.500.000,00
Peralatan                                 Rp   200.000,00
Bahan –bahan`                             Rp   500.000,00 +
Total                                     Rp 3.200.000,00
 
Biaya operasional
Perawatan mesin jahit                     Rp 100.000,00
Bahan limbah plastik                      Rp 200.000,00
Bahan lain
(benang, ritsleting, perekat, vuring,dll) Rp 200.000,00
Listrik dan air                           Rp 150.000,00
Transportsi dan komunikasi                Rp 150.000,00
Biaya iklan                               Rp 100.000,00 +
Total                                     Rp 900.000,00
 
Omset per bulan
Rp 10.000,00 x 30 dompet handphone        Rp   300.000,00
RP 25.000,00 x 20 tas                     Rp   500.000,00
Rp 10.000,00 x 20 kotak pensil            Rp   200.000,00
Rp 15.000,00 x 20 sandal                  Rp   300.000,00
Rp 15.000,00 x 20 rak sepatu              Rp   300.000,00
Rp 20.000,00 x 10 kotak tissue            Rp   200.000,00
Rp 25.000,00 x 10 tempat sampah           Rp   250.000,00+
Total                                     Rp 2.050.000,00
 
Laba bersih per bulan
( Rp 2.050.000,00 – Rp 900.000,00 )    =  Rp 1.150.000,00
 
 
 
 

14.  Payung Hias dari Juwiring

Mendengar nama kecamatan Juwiring, rasanya memang tidak pernah terlintas kekayaan dan keunikan didalamnya. Tidak ada yang unik saat hanya menyebut nama lokasi tersebut, tanpa menyusuri secara dalam rekam jejak kultural didalamnya.
Juwiring adalah salah satu kecamatan di kabupaten Klaten yang keberadaannya menarik, karena menjadi sentra pengrajin payung hias sebagai perangkat upacara, peneduh dari terik matahari atau hujan dengan bahan baku bambu.
Para pengrajin umumnya tinggal di desa Kewarasan, Tanjung dan Kaniban. Ketiga desa tersebut memiliki warga yang tergantung dengan usaha kerajinan payung.
Kerajinan payung hias ini merupakan seni warisan pada era 1800-an, para pengrajin menjadikan payung hias sebagai tulang punggung ekonomi dan pernah menjadi bagian utama dalam kehidupan di tiga desa tersebut.
Usaha kerajinan payung hias Juwiring tersebut masih ada tanda-tanda kehidupan. Langganan masih ada dimana-mana termasuk langganan besar, keraton Solo dan keraton Yogyakarta.
Tinggal 11 Pengrajin
Waktu kadang menjadi penanda kehancuran, degup kemajuan mulai menggerus kerajinan payung hias Juwiring. Pelan-pelan payung produksi pabrik besar mulai menggerogoti keberadaannya.
Sisa-sisa kedigdayaanya masih terasa di tiga desa tadi, meski tak semarak beberapa tahun silam, kini hanya tinggal 11 perajin. Kemana lainnya? Sebagian besar banting setir menjadi pedagang dan petani atau pengrajin sangkar burung.
Salah seorang pengrajin mengatakan bahwa alasan utama dia masih bertahan adalah karena merasa warisan leluhur yang harus diteruskan dan dilestarikan. Kepercayaan keraton menjadi spiritnya.
Pemilik sanggar payung wisnu mengaku saat ini masih mampu memproduksi 300 unit per bulan, dengan harga berkisar antara 50.000-3,5 juta/unit. Harga per unit tergantung dari ukuran, kalau yang kecil biasanya di jual per kodi dengan harga 100.000. Karya seni asal Klaten ini pun melanglang sampai Bali bahkan menjadi bagian utama dalam ritus Ngaben. Tak ada payung Juwiring ritus itu tak lengkap.
Ada juga pengrajin yang menggunakan bahan dasar kertas semen dalam membuat payung hias, meski rangkanya tetap menggunakan bambu. Seminggu mereka bisa menghasilkan lima kodi.
Proses pembuatan payung hias cukup sederhana, proses paling rumit hanyalah saat memberi ornamen atau melukis bagian atas payung yang terbuat dari kertas semen. Tetapi beberapa pengrajin lebih sering memasarkan payung buatannya tanpa hiasan. Produk tanpa hiasan biasanya dipakai oleh produsen besar.
Meski keberadaanya mulai terpinggirkan, juwiring tetaplah memiliki sebuah catatan sejarah. Bahwa di wilayah ini dulu amat beken dengan payung hiasnya.
Data dan fakta
1.    Warisan seni budaya sejak 1800
2.    Tiga desa di Juwiring masih memproduksi payung hias
3.    Produksi masih dipesan Keraton Jogja dan Solo
4.    Ritus ngaben di Bali tak lengkap tanpa payung Juwiring
5.    Tinggal 11 perajin karena banyak yang beralih profesi

 

15.    Peluang Bisnis Kerajinan Wadah Cantik

Akhir-akhir ini kebutuhan wadah cantik untuk berbagai keperluan. Misalnya untuk tempat kado, tempat kue atau coklat, tempat perhiasan, tempat menghantar lamaran, tempat souvenir dan yang lainnya cukup banyak diminati. Wadah cantik ini merupakan media untuk menyimpan dan membungkus sesuatu yang sering kita gunakan ketika menghantarkan kado atau sesuatu hadiah untuk sahabat, saudara, atau teman.
Masyarakat sekarang tak lagi harus susah-susah untuk membungkus kado yang ingin diberikan. Semua orang ingin serba cepat tanpa repot-repot membuat, cukup kado dimasukkan dalam wadah cantik yang memberikan kesan menarik bagi si penerima dan tinggal dihantarkan kepada tujuan. Hmmm…, ini adalah peluang empuk buat anda yang bisa memanfaatkannya. Dengan memainkan ide-ide kreatif yang anda miliki, peluang ini akan bisa menjadi milik anda.
Melihat wadah cantik yang beredar di pasaran bisa juga akan menjadi inspirasi untuk membuka sebuah usaha ini. Wadah cantik ini menggunakan bahan baku yang cukup sederhana, dengan modal cukup dan tidak terlalu besar kita dapat memulai usaha wadah cantik ini dan mengembangkannya menjadi bisnis atau usaha.
Pelung bisnis kerajinan wadah cantik ini memang cukup menjanjikan, karena hampir tidak pernah sepi dari peminatnya yang ingin menjadikannya sebagai wadah hantaran. Coba saja jika berkunjung ke suatu pusat perbelanjaan ataupun mall-mall pasti disitu akan menemukan usaha yang menjual wadah cantik sebagai kotak kado sampai kadonya dengan berbagai macam pilihan dan juga berbagai jenis ukuran wadah ataupun kadonya, anda dapat membelinya sesuai dengan keinginan.
Harga jual wadah cantik inipun bervariasi, berdasarkan ukuran dan hiasan yang ada pada wadah. Biasanya berkisar antara Rp 5.000-tak terhingga.
Bahan yang di gunakan untuk membuat wadah cantik inipun sangat sederahana yakni kertas, berbekal keterampilan berkreasi dan kertas berwarna menarik dan kokoh dapat menghasilkan kotak kado dengan seni yang bagus dan bermutu tinggi.
Kebutuhan bahan:
*  Kertas karton dengan ketebalan 40 cm
*  Kertas hias atau kertas daur ulang dan hiasan-hiasan lain
Pemasaran:
Dari mulut ke mulut, galeri, department-department store atau membuka toko sendiri, serta rajin ikut pameran.


16.    Kerajinan Bambu Kandang Ayam dan Anyaman

Perkembangan zaman belum tentu selalu meninggalkan produk hasil perkembangan tempo dulu. Kerajinan bambu salah satunya.
Dengan semakin meningkatnya berbagai macam jenis bahan material dan bentuknya, ternyata tidak serta merta mengurangi minat masyarakat akan produk warisan zaman dulu, contohnya adalah kerajinan bambu kandang ayam dari bambu. Meskipun begitu untuk menemukan bahan baku dalam membuat kandang ayam, seperti anyaman kawat dan besi juga tidak terlalu sulit.
Akan tetapi, dengan kemajuan yang ada tersebut ternyata produk kerajinan dengan bahan baku bambu masih memiliki peminat yang cukup banyak. Misalnya gedheg yang merupakan anyaman bambu baik dengan motif atau polos menjadi daya tarik tersendiri bagi orang-orang tertentu untuk menggunakannya sebagai bahan dinding dan plafon.
Susilo Mugi Raharjo, laki-laki paruh baya ini telah menggeluti usaha ini sejak duduk di bangku SD hingga kini. Awal usahanya di daerah Bantul, tempat kelahirannya. Sekarang telah membuka cabang di wilayah Sleman yang telah berjalan selama 20 tahun dengan dibantu anak laki-lakinya.
Jenis-jenis produknya antara lain kandang ayam, dengan model kotak dan baterei (untuk ayam petelur). Sedangkan untuk kandang ayam jago model lingkaran, anyaman bambu (bermotif dan polos) dan kerei, dipasok oleh pengrajin lain dalam sebulan mencapai 20 buah. Terkadang Susilo juga menerima pesanan pembuatan gazebo dan rumah bambu, terutama dari usaha rumah makan.
Kapasitas produksi kandang ayam model kotak atau box dengan 1 ruang dalam sebulan mencapai 25 buah, sedangkan untuk model tingkat dengan 4 ruang mencapai 6-7 buah per bulan.
Selain itu Susilo juga melayani pesanan pembuatan kandang baterei untuk ayam petelur, terakhir pesanan yang dikerjakannaya mencapai 2000 buah kandang. Produk gedheg, anyaman bambu dengan motif atau polos, dalam sebulan minimal menerima pesanan 20-60 meter dan maksimal hingga ratusan meter. Gedheg dipasok oleh pengrajin bambu dari Desa Jethak dan Nanggulan.
Sedangkan untuk bahan baku bambu diperoleh dari Magelang, Purworejo dan Muntilan. Kebutuhan bambu dalam setiap bulannya bila kondisi sepi permintaan hanya membutuhkan bambu sebanyak 2 rit (1 truk) dan bila dalam kondisi banyak permintaan bisa mencapai 4 rit. Harga 1 rit bambu Rp 2juta.
Selain bambu, dibutuhkan kayu reng sebagai tiang atau kaki-kaki kandang dan kebutuhannya bisa mencapai  4 bokok atau sebanyak 100 buah per bulan dengan berbagai ukuran panjang.
Harga kayu reng 1 bokok antara Rp 32.000 (ukuran panjang 1 meter), Rp45.000( panjang 1.5 m) dan Rp 95.000 (ukuran 2 meter). Penggunaan ukuran panjang kayu reng sesuai model dan ukuran kandang yang akan dibuat.
Proses Produksi
Pada proses produksinya, Susilo dibantu anaknya dan bila ada permintaan cukup banyak maka Susilo menggunakan tenaga kerja borongan dari Bantul. Untuk kandang kotak atau box, biaya tenaga kerja borongan Rp 15.000/buah sedangkan untuk kandang baterei biaya borongan Rp3000/buah. Proses pembuatan kandang cukup sederhana.
Bambu dan kayu reng dipotong sesuai dengan ukuran standar yang telah ditentukan, misalnya bagian kerangka dan bagian jeruji memiliki ukuran tersendiri. Apabila kandang merupakan pesanan khusus, biasanya konsumen mengajukan gambar desain sendiri.
Potongan bambu dipaku hingga membentuk dinding jeruji dengan bingkainya kemudian dinding tersebut dipaku pada kayu reng sebagai kaki-kakinya. Jangan lupa siapkan pada salah satu sisi dinding untuk penempatan pintu kandang.
Pemasaran
Produk kandang buatan Susilo banyak dibeli oleh pedagang-pedagang kandang eceran di wilayah Jogja. Selain tampilannya yang cukup rapi, konstruksinya juga cukup kuat. Susilo tidak pernah mempekerjakan karyawan selain tenaga kerja borongannya untuk menjaga standar kualitas.
Produk anyaman bambu banyak mendapat pesanan dari pengusaha rumah makan di wilayah Jogja, sedangkan kerei sudah mempunyai pelanggan di beberapa kota, misalnya Jakarta.
Kendala dalam menjalankan bisnis kerajinan ini sebenarnya tidaklah terlalu banyak, yaitu sulitnya bahan baku bambu hanya insidental terutama pasca gempa bumi Jogja dimana banyaknya kebutuhan bambu untuk pembangunan rumah, pengelolaan usaha yang kurang baik, terutama kurang tertibnya pada pembukuan keuangan membuat kesulitan dalam peningkatan modal untuk pengembangan usaha. Sehingga saat ini, Susilo masih belum bisa mengembangkan cabang usahanya karena kendala tersebut.
 
Analisa ekonomi:
 
Produk             Jenis              Harga
Kandang ayam       1 ruang            Rp  50.000/buah
                   2 ruang            Rp 125.000/buah
                   4 ruang (2 tingkat)     Rp 250.000/buah
 
Gedheg (anyaman)   Motif              Rp  25.000/meter, termasuk pemasangan
                   Polos              Rp  15.000/meter, termasuk pemasangan
Simulasi Usaha Kerajinan Bambu
Pengeluaran
Bahan Baku
Pembelian Bambu    : 2 rit x Rp. 2.000.000,00      = Rp.  4.000.000
Pembelian Kayu     : 4 bokok x Rp. 75.000,00       = Rp.    300.000
Jumlah                                             = Rp.  4.300.000
Tenaga Kerja
Tenaga borongan kandang box : 32 buah x Rp. 15.000 = Rp.    480.000
Tenaga borongan kandang batrei: 500 buah x Rp.3.000           = Rp.   1.500.000
Jumlah                                             = Rp.  1.980.000
Total Pengeluaran: Rp. 4.300.000 + Rp. 1.980.000   = Rp.  6.280.000
Pendapatan
Penjualan Kandang ayam 1 ruang: 25 buahxRp. 50.000 = Rp.  1.250.000
Penjualan Kandang ayam 4 ruang: 7 buahxRp.250.000  = Rp.  1.750.000
Penjualan Gedheg anyaman      : 60 mtr x Rp.25.000 = Rp.  1.500.000
Penjualan kandang baterei     : 500 bh x Rp. 15.000           = Rp.   7.500.000
Jumlah                                             = Rp. 12.000.000
Keuntungan   : Rp. 12.000.000- Rp. 6.280.000    = Rp. 5.720.000
 
 
 
 

17.    Usaha Kerajinan Tempurung Kelapa Tembus Pasar Mancanegara

Anda tahu batok (tempurung) kelapa? Bagi kebanyakan orang tempurung kelapa mungkin tidak berguna. Padahal sebenarnya tempurung kelapa justru sangat berguna untuk dijadikan kerajinan.

Siapa sangka dengan bermodalkan limbah tempurung yang dimodifikasi dengan tali pandan dan pelepah pisang, menjadikan produk yang satu ini bernilai seni dan semakin banyak diminati. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika aneka barang kerajinan berbahan baku tempurung kelapa muda ini kerap ditemui disetiap pusat perbelanjaan di daerah kota wisata seperti Jogja, Bali, dan Lombok.
Berbagai Macam Bentuk
Kerajinan tempurung kelapa banyak dijajakan untuk dijadikan buah tangan dengan berbagai macam bentuk. Mulai dari aksesoris perempuan seperti jepitan, bingkai foto, hingga perabotan rumah tangga layaknya sendok dan mangkuk.
Selain itu batok kelapa juga bisa dibentuk menjadi gelas minum, nampan, penutup lampu, sendok, garpu, atau sendok sayur. Dengan sentuhan seni yang sangat halus, hasil kerajinan batok kelapa tersebut terlihat sangat artistik. Bahkan hasil dari kerajinan tempurung kelapa ini bisa berupa ragam tas dengan berbagai bentuk (model) dan ukuran, beragam bentuk model rel gorden, cup lampu, peci, manik-manik/kancing, dan lain-lain.
Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat kerajianan dari batok kelapa cukup mudah untuk didapatkan, seperti lem kayu, tangkel (batok kelapa), dempul, melamin, amplas dan cat. Selain itu texwood juga dibutuhkan untuk dijadikan rangka kerajinan seperti produk meja dan lemari kecil yang bagian luarnya ditempeli tangkel.Agar terlihat artistik, serat dari tempurung kelapa harus ditonjolkan. Karena diseratlah melekat nilai seni yang kuat daripada usaha ini, selain bentuk-bentuk unik yang dibuat



18.     Memilih Souvenir Gift bag dan Goody bag


Memilih souvenir Gift bag dan goody bag adalah kantong yang sekaligus berfungsi sebagai pembungkus hadiah atau kado. Agar lebih istimewa, kantong hadiah ini sebaiknya berpenampilan cantik, menarik, dan tematis sesuai dengan acara. Daya tarik gift bag dangoody bag tidak hanya terletak pada bentuk, tapi juga hiasan, warna, motif, gambar, tekstur, serta aksesorisnya. Isi dari gift bag dan goody bag biasanya memiliki tema tertentu, tergantung kepada siapa hadiah itu diberikan. Jika diberikan kepada pelajar sekolah, gift bagdan goody bag biasanya berisi peralatan sekolah, sementara jika diberikan kepada ibu rumah tangga biasanya berisi peralatan dapur atau kosmetik.
Apabila bentuk serta pola gift bag dan goody bag sesuai dengan isinya, hal itu tentu akan menjadi paket bingkisan yang mengesankan bagi si penerima. Sehingga sebelum benar-benar memberikan gift bag dan goody bag sebaiknya memperhatikan beberapa hal sebagai berikut:
1. Budget
Perlu dari awal kita menetapkan berapa budget untuk persiapan sebuah acara. Setelah itu, dipilah-pilah lebih detail. Berapa dana untuk gift bag dan goody bag, berapa untuk bayar pengisi acara, dan lain lain. Misalnya, orang tua sudah menyiapkan budget total untuk pesta ultah sekian rupiah. Setelah itu, mulai sewa tempat, sewa mc, sewa badut, dan sebagainya. Pemilihan Gift bag dangoody bag dilakukan terakhir. Ternyata sisa uang hanya cukup membeli Gift bag dan goody bagseadanya. Hal ini tentu membuat acara ultah seakan kurang sukses. Karena, kenang-kenangan yang tersisa dari acara ultah adalah Gift bag dan goody bag
2. Tema
Sesuaikan Gift bag dan goody bag dengan tema acara yang diselenggarakan, misalnya ulang tahun.
3. Manfaat
Pilih Gift bag dan goody bag yang bermanfaat dan bisa digunakan oleh yang menerima. Jangan cuma bagus dilihat atau dipandang, tapi tidak bisa digunakan sebagai apa-apa.
4. Snack
Penerima Gift bag dan goody bag mayoritas adalah anak-anak. Jadi snack adalah hal yang tidak dapat dipisahkan dari Gift bag dan goody bag. Pilih snack yang menyehatkan, tidak mudah menyebabkan batuk, sakit tenggorokan, dan lain-lain.
5. Informasi
Untuk hasil yang lebih baik, cari informasi sebanyak-banyaknya tentang tempat produsen Gift bagdan goody bag. Bisa dari teman, saudara, atau bahkan penyedia Gift bag dan goody bag. Segala macam informasi mengenai Gift bag dan goody bag baik mengenai jenis, harga, maupun tempat-tempat yang menyediakan Gift bag dan goody bag, tentunya sangatlah berharga dalam mengambil keputusan.
Beberapa hal yang diperlukan untuk membuat Gift bag dan goody bag antara lain:
Bahan
1. Aneka Karton; Karton manila, karton bergelombang, karton daur ulang, karton dari dus bekas
2. Aneka Jenis Kertas ; Kertas pembungkus kado, kertas warna, kertas daur ulang, kertas timbul/ bertekstur, kertas warna emas dan perak
3. Aneka Tali ; Tali cord, tali nilon, tali rotan, pita aneka warna, pita emas/ perak, renda
Peralatan
Gunting, cutter, pelubang kertas, double tape, penggaris, lem
Pola
Untuk setiap kreasi Gift bag dan goody bag dibutuhkan sebuah pola sebagai dasar untuk membuat agar Gift bag dan goody bag lebih menarik dan teratur.
Peluang bisnis gift bag and goody bag ini, merupakan bisnis yang dapat bertahan lama. Karena hampir setiap hari banyak orang yang merayakan pesta ulang tahun atau acara-acara yang membutuhkan kantong untung tempat snack maupun aksesorries. Bisnis kerajinan inipun dituntut untuk selalu mengembangkan ide kreatifnya dalam menciptakan desain  gift bag and goody bag yang menarik. Agar produk yang dihasilkan dapat menjadi lebih variatif dan konsumenpun lebih tertarik menggunakan produk Anda.

19.    Ikat Pinggang Batok Kelapa Miliki Peluang Bisnis Tinggi

Ikat pinggang, salah satu aksesori yang nyaris tidak pernah sepi permintaan. Terutama, untuk kaum wanita. Mereka kini cenderung memilih ikat pinggang yang terbuat dari bahan baku alami seperti, ikat pinggang dari batok kelapa.
Aksesori ini tetap memiliki peluang tinggi. Terbukti permintaannya, baik di pasar dalam maupun luar negeri tetap ramai.
‘’Aksesori ikat pinggang dari batok kelapa nyaris tidak pernah sepi peminat. Untuk ekspor saja rata-rata di atas 3.000 pcs per bulan, dengan tujuan paling banyak ke negara Eropa.
Aneka kerajinan seni yang dibuat dari bahan baku batok kelapa, sampai saat ini permintaannya masih ramai di pasar mancanegara.
Beberapa negara di Uni Eropa seperti Inggris tercatat sebagai negara pengimpor paling banyak untuk mata dagangan kerajinan tersebut. Kondisi ini membuat perolehan devisa dari produk kerajinan seni lumayan besar.
‘’Aneka kerajinan dari batok kelapa seperti perabotan rumah tangga dan aksesoris, permintaannya selama ini lumayan ramai. Pengiriman paling banyak ke negara Uni Eropa,’’ ujar Suardana, perajin asal Singaraja yang memiliki toko seni di Sukawati.
Dijelaskannya, batok kelapa selama ini bisa diolah menjadi aneka kerajinan yang memiliki nilai dan ekonomi tinggi. Tempurung kelapa tersebut sejak lama telah dijadikan aneka kerajinan seni, yang berhasil memikat banyak hati konsumen, khususnya mancanegara. Perabotan rumah tanggaseperti piring, tempat minum dan lain-lain banyak dibuat dari bahan tempurung kelapa.
Dengan bentuknya yang klasik dan unik, karena dibuat dari bahan alami, membuat konsumen tertarik memilikinya. Bukan saja dalam bentuk perabotan rumah tangga, tetapi juga dalam bentuk aksesoris seperti ikat pinggang, kalung dan lain-lain.
‘’Tempurung kelapa bisa dijadikan aneka barang seni yang menarik, sekaligus memiliki nilai ekonomi tinggi,’’ tutur Suardana, sambil menambahkan, bahan baku batok kelapa tersebut sejatinya gampang diperoleh. Hanya saja, pemanfaatan batok kelapa juga cukup banyak seperti untuk arang. Akhirnya pasokan bahan baku juga kini sudah mulai terbatas jumlahnya.
Kadir, perajin aksesoris batok kelapa lainnya juga mengakui, ikat pinggang dari batok kelapa selama ini laris di pasar mancanegara. Ia mengirim 6.000 pcs ikat pinggang untuk mitra bisnisnya di luar negeri seperti Thailand.
Belum lagi untuk pasar dalam negeri,’’ ujar Wahyudi, perajin asal Grokgak Singaraja yang membuka toko seni di Sukawati. Dikemukakan, selain dibuat dari bahan alami, ikat pinggang batok kelapa juga memiliki nilai seni yang tinggi. Mengingat, proses pembuatannya memiliki ketelitian dan kerumitan yang tinggi pula.
Terutama yang ada nilai seni Bali-nya seperti ukiran. Karena dengan adanya ukiran ciri khas Bali-nya tampak jelas, sekaligus merangsang pembeli.
‘’Terlebih lagi, setelah melihat orang yang memakainya, tentu menjadi lebih bertambah cantik,’’ terang Wahyudi sambil menambahkan, beberapa negara Eropa seperti Prancis, Jerman, Belanda dan Itali kini sudah menjadi pelanggan tetapnya untuk aneka aksesori dari batok kelapa.
Sementara untuk permintaan secara cangkingan, minimal laku 30 pcs tiap hari, yang sebagian besar pembelinya wisatawan domestik maupun mancanegara.
‘’Pelajar dan mahasiswi juga banyak memakai ikat pinggang dari batok kelapa, karena memang bagus dan indah dipandang mata,’’ ujar Sunarti, istri Wahyudi.
Dijelaskan, selain aksesori berupa ikat pinggang, kalung dan jepit rambut yang juga dibuat dari bahan yang sama juga disukai konsumen. Namun, permintaannya tidak sebanyak aksesori ikat pinggang.
Harga ikat pinggang mulai Rp 45.000 sampai Rp 65.000 per pcs. Sedangkan yang berupa cincin dan kalung harganya bervariasi mulai Rp 10.000 sampai Rp 25.000 per pcs

20.    Aneka Kerajinan Cangkang Telur Bernilai Jual Tinggi

Telur memang enak dimakan dan bergizi tinggi. Ada yang senang dibuat telur dadar, telur mata sapi, telur kecap, omlete, kerak telor dan banyak lagi yang lain. Isinya kita makan dan cangkangnya kita buang ditempat sampah. Dan selalu, kulitnya berakhir di tong sampah menjadi barang tak bernilai.  Bila disikapi dengan penuh imajinasi semuanya bisa disulap jadi lebih bermanfaat, bila kreativitas dan ketekunan diberi tempat, cangkang telur pun bisa menjadi sebuah karya yang indah dan mahal! Lagi-lagi boleh dibilang banyak hal menarik yang justru bisa didapat dari sampah atau limbah.
Kalaupun ada yang jeli melihat peluang bisnisnyamungkin hanya sebagian saja. Seperti yang dilakukan oleh salah satu warga bantul Yogyakarta yang menciptakan berbagai produk keramik dipadu dengan ornamen dari kulit telur seperti Guci Kulit Telur, Botol Kulit Telur dan Bola Kulit Telur.
Cara pembuatannya memang membutuhkan kecermatan dan banyak pengalaman untuk menghasilkan sebuah karya yang indah. Setelah cangkang telur dibersihkan dari kulit arinya, lalu dilakukan pengeringan dan langsung ditempelkan ke berbagai kerajinan dari keramik atau yang lainnya. Selanjutnya dilakukan proses pengeleman dan pengamplasan, kemudian diberi dempul dan diberi pewarna.
Ada juga yang membuat kerajinan batik kayu dengan kulit telur. Hasilnya patung sepasang pengantin jawa dengan pakaian pengantin yang dikreasikan menjadi motif batik dari kulit telur, topeng yang biasanya dibatik, dilukis atau dicat, bisa dikreasikan dengan kulit telur,  lampu mejabermotif batik dengan kulit telur, lilin dalam gelas, kotak, bahkan peralatan rumah tangga.
Kerajinan dari cangkang telur ini cukup menarik untuk ditekuni karena tidak membutuhkan modal besar, dan limbah cangkang telurnya pun juga mudah didapat di berbagai tempat, salah satunya tempat pembuatan dan penjualan kue yang memakai bahan telur, penjual martabak telur dll. Selain bisa menggembangkan kreasi, kreativitas, bisa menghasilkan uang, juga dapat memperkecil jumlah sampah rumah yang berarti ikut berperan serta dalam melestarikan lingkungan.
Jika beberapa kerajinan tadi berasal dari cangkang telur yang sengaja dipecahkan lalu ditempel pada suatu media namun ada yang menggunakan cangkang telur utuh untuk dibuat menjadi ukiran dengan berbagai bentuk yang menarik. Cangkang telur yang diukir haruslah yang sempurna tanpa retak. Setelah isi dikeluarkan, dicuci dan dibersihkan, telur diukir dengan alat khusus.
Proses pengukiran ini harus dilakukan dengan sangat hati – hati agar cangkang telur tidak pecah. Dari beberapa jenis telur yang sering digunakan untuk menjadi ukiran, telur  ayam tergolong yang paling sulit untuk diukir karena memiliki cangkang yang tipis. Hampir segala bentuk bisa dituangkan dalam ukiran ini, dari motif binatang, tumbuh-tumbuhan, bentuk-bentuk geometris, logo perusahaan atau merek-merek tertentu, bahkan kaligrafi. Harganya memang cukup mahal, padahal bahannya hanya dari cangkang telur. Namun disinilah letak seninya. Mengubah sesuatu yang tidak berharga menjadi bernilai tinggi.
Biasanya orang melukis di atas kanfas. Namun kini cangkang kulit juga bisa digunakan sebagai media lukisan. Hasilnya cukup unik dan menarik. Motif  lukisannya bisa bermacam-macam bahkan wajah sejumlah tokoh terkenal sekalipun. Selain dilukis telur juga bisa dihias dengan berbagai pernak-pernik seperti glitter, payet, munte,dll. Cangkang yang digunakan bisa dari telur bebek, ayam, putuh, burung kasuari, unta dll. Harganya memang cukup mahal, namun ini sebanding dengan kecermatan, bahan yang dipakai, dan waktu yang dihabiskan untuk melukis atau menghiasnya.
Proses pembuatan kerajinan telur hias tidak terlalu sulit asalkan tahu caranya. Mula – mula bagian bawah cangkang telur dilubangi dengan paku. Kuning telur lalu dipecahkan dengan menggunakan kawat. Selanjutnya mengeluarkan isi telur. Prosesnya dilakukan dengan menyuntikkan udara ke dalam cangkang telur.
Setelah isi telur keluar semua, proses selanjutnya adalah membersihkan bagian dalam cangkang telur. Pembersihan dilakukan dengan menggunakan air yang dicampur cuka. Campuran air dan cuka disuntikkan ke dalam cangkang telur, dan kemudian dikeluarkan kembali. Setelah isinya dibersihkan, cangkang telur dikeringkan selama dua hari.
Kini mulailah melukis atau menghias cangkang telur. Proses menghias diawali dengan membuat sketsa di kulit telur. Lalu sketsa diberi lem. Setelah itu ditempeli hiasan. Ada juga yang dilakukan dengan teknik memotong cangkang telur, dan dijadikan tempat perhiasan. Karena cangkang telur mudah pecah, maka proses pengerjaannya harus hati – hati.
Aneka kerajinan cangkang telur ini bernilai jual tinggi. Dan berbagai kerajinan dari cangkang telur ini bisa menjadi alternatif untuk kado atau souvenir ataupun bisa untuk menambah dekorasi dan hiasan rumah.

21.    Peluang Bisnis Kerajinan Wadah Cantik

Akhir-akhir ini kebutuhan wadah cantik untuk berbagai keperluan. Misalnya untuk tempat kado, tempat kue atau coklat, tempat perhiasan, tempat menghantar lamaran, tempat souvenir dan yang lainnya cukup banyak diminati. Wadah cantik ini merupakan media untuk menyimpan dan membungkus sesuatu yang sering kita gunakan ketika menghantarkan kado atau sesuatu hadiah untuk sahabat, saudara, atau teman.
Masyarakat sekarang tak lagi harus susah-susah untuk membungkus kado yang ingin diberikan. Semua orang ingin serba cepat tanpa repot-repot membuat, cukup kado dimasukkan dalam wadah cantik yang memberikan kesan menarik bagi si penerima dan tinggal dihantarkan kepada tujuan. Hmmm…, ini adalah peluang empuk buat anda yang bisa memanfaatkannya. Dengan memainkan ide-ide kreatifyang anda miliki, peluang ini akan bisa menjadi milik anda.
Melihat wadah cantik yang beredar di pasaran bisa juga akan menjadi inspirasi untuk membuka sebuah usaha ini. Wadah cantik ini menggunakan bahan baku yang cukup sederhana, dengan modal cukup dan tidak terlalu besar kita dapat memulai usaha wadah cantik ini dan mengembangkannya menjadi bisnis atau usaha.
Pelung bisnis kerajinan wadah cantik ini memang cukup menjanjikan, karena hampir tidak pernah sepi dari peminatnya yang ingin menjadikannya sebagai wadah hantaran. Coba saja jika berkunjung ke suatu pusat perbelanjaan ataupun mall-mall pasti disitu akan menemukan usaha yang menjual wadah cantik sebagai kotak kado sampai kadonya dengan berbagai macam pilihan dan juga berbagai jenis ukuran wadah ataupun kadonya, anda dapat membelinya sesuai dengan keinginan.
Harga jual wadah cantik inipun bervariasi, berdasarkan ukuran dan hiasan yang ada pada wadah. Biasanya berkisar antara Rp 5.000-tak terhingga.
Bahan yang di gunakan untuk membuat wadah cantik inipun sangat sederahana yakni kertas, berbekal keterampilan berkreasi dan kertas berwarna menarik dan kokoh dapat menghasilkan kotak kado dengan seni yang bagus dan bermutu tinggi.
Kebutuhan bahan:
*  Kertas karton dengan ketebalan 40 cm
*  Kertas hias atau kertas daur ulang dan hiasan-hiasan lain
Pemasaran:
Dari mulut ke mulut, galeri, department-department store atau membuka toko sendiri, serta rajin ikut pameran.


22.    Menyulap Sampah Kaca menjadi Bisnis Daur Ulang

Sampai saat ini sampah merupakan masalah serius di negeri ini, terutama di kota-kota besar dengan jumlah penduduk yang melebihi batas. Dengan teknologi yang tepat,  sampah yang tadinya menjadi masalah sebagai barang buangan, kotor, berbau, menimbulkan penyakit dan mencemari lingkungan dapat menjadi barang yang bisa dimanfaatkan dan memiliki nilai ekonomi tinggi.
Sampah anorganik bisa membantu mengembangkan industri daur ulang (recycling). Kertas bekas akan di daur ulang oleh industri kertas, sampah plastik dan kaca akan di daur ulang menjadi bahan baku industri,sedangkan sampah organik dapat mengembangkan industri pengolah kompos menjadi pupuk organik dan juga dapat diolah menjadi industri energi/industri bahan bangunan.
Daur ulang adalah salah satu cara yang digunakan untuk meminimalkan jumlah sampah yang ada untuk meningkatkan nilai ekonomisnya menjadi barang-barang yang berguna. Daur ulang merupakan proses untuk mengurangi penggunaan bahan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, mengurangi polusi, kerusakan lahan, dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan dengan proses pembuatan barang baru.
Material yang bisa didaur ulang terdiri dari sampah kaca, plastik, kertas, logam, tekstil, dan barang elektronik. Meskipun mirip, proses pembuatan kompos yang umumnya menggunakan sampah biomassa yang bisa didegradasi oleh alam, tidak dikategorikan sebagai proses daur ulang. Daur ulang lebih difokuskan kepada sampah yang tidak bisa didegradasi oleh alam secara alami demi pengurangan kerusakan lahan. Secara garis besar, daur ulang adalah proses pengumpulan sampah, penyortiran, pembersihan, dan pemrosesan material baru untuk proses produksi.
Salah satu usaha daur ulang adalah daur ulang pada produk berbahan kaca. Banyak cara yang digunakan oleh para pengrajin untuk menyulap sampah kaca menjadi bisnis daur ulang dengan cara memanfaatkan kaca-kaca bekas sebagai bahan dasar pembuatan kerajinan. Salah satunya adalah benda seni berupa kerajinan gelas dari bahan pecahan kaca. Selain terkesan mewah, bentuknya yang unik akan menarik para konsumen. Ini bisa menjadi peluang bisnis yang cukup menggiurkan dengan kerajinan berbahan baku pecahan kaca.
Bahan yang dibutuhkan adalah pecahan kaca atau pecahan botol bekas, toples bekas dan apa saja yang berbahan kaca. Bahan baku tersebut dibersihkan dari bahan kontaminan, dicuci hingga bersih dan dilebur dalam tungku pemanas bersuhu 1.500 derajat Celcius selama 24 jam. Setelah benar-benar meleleh, selanjutnya kaca itu dibentuk sesuai dengan keinginan. Dapat juga dipakai sebagai bahan bangunan dan jalan. Sudah ada Glassphalt, yaitu bahan pelapis jalan dengan menggunakan 30% material kaca daur ulang. Proses lainnya yang juga bisa dilakukan adalah bahan kaca yang sudah didapat dilakukan pemotongan dan dimodifikasi sesuai desain yang diinginkan misalnya dalam bentuk mainan maupun kerajinan.
Berbagai bentuk dapat di bentuk dari limbah-limbah kaca itu menjadi bentuk baru dengan nilai tambah didalamnya. Mulai vas, kap lampu, maupun bentuk baru berupa mainan, antara lain, berbentuk senjata api, kereta api, mobil, helikopter, sepeda motor, andong, becak, dan alat musik drum, gapura, lampu hias dan yang lainnya. Harga yang ditawarkan pun cukup bervariasi yaitu mulai dari Rp 20 ribu hingga Rp 15 juta tergantung ukuran dan tingkat kerumitan proses pembuatan.


23.    Kerajinan Eceng Gondok yang Mempesona

Eceng gondok ( Latin:Eichhornia crassipes) adalah salah satu jenis tumbuhan air mengapung. Selain dikenal dengan nama eceng gondok, di beberapadaerah di Indonesia, eceng gondok mempunyai nama lain seperti di daerah Palembang dikenal dengan nama Kelipuk, di Lampung dikenal dengan nama Ringgak, di Dayak dikenal dengan nama Ilung-ilung, di Manado dikenal dengan nama Tumpe.
Eceng gondok memiliki kecepatan tumbuh yang tinggi sehingga tumbuhan ini dianggap sebagai gulma yang dapat merusak lingkungan perairan. Eceng gondok dengan mudah menyebar melalui saluran air ke badan air lainnya. Akhir-akhir ini perkembangan tumbuhan air enceng gondok di perairan sungai, danau, hingga ke perairan payau sangat pesat. Sekilas tanaman enceng gondok tidak berguna. Bagi masyarakat di sekitar pinggiran sungai, enceng gondok adalah tanaman parasit yang hanya mengotori sungai dan dapat menyebabkan sungai menjadi tersumbat atau meluap karena enceng gondok terlalu banyak. Begitu pula bagi para masyakat disekitar pinggiran danau yang menganggap enceng gondok yang banyak didanau adalah penggau yang menghalangi aktivitas mereka di danau tersebut.
Kenyataan ini yang bisa menjadikan eceng gondok dianggap sebagai tanaman penggangu, tetapi bila kita jeli mencari peluang, maka tanaman eceng gondok sangat bermanfaat untuk memberikanpeluang usaha sebagai bahan dasar kerajinan (handy craft). Seiring dengan perkembangan iptek, bagian tumbuhan eceng gondok setelah dikeringkan ternyata bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan tas wanita yang cantik, kopor, sendal, keranjang (tempat pakaian bekas), tatakan gelas, tikar, nampan dan sebagainya. Malah belakangan ini banyak dimanfaatkan untuk mendukung industri mebel den furniture, sebagai pengganti rotan yang harganya semakin melangit.
Hingga saat ini sudah banyak daerah yang mampu mengembangkan kerajinan eceng gondok yang mempesona untuk pembuatan barang-barang kerajinan, mebel den furniture. Antara lain di Purbalingga, Dl Yogyakarta, sekitar Kota Solo, Cirebon, Lampung, Surabaya dan Bali. Bahkan sebagian barang-barang kerajinan eceng gondok dengan model dan kualitas tertentu, banyak diekspor ke Eropa dan Amerika Serikat yang semakin gandrung dengan barang-barang produksi dari bahan-bahan alami (back to nature).
Pembuatan handycraft dari bahan eceng gondok ini dibutuhkan proses yang cukup lama. Eceng gondok terlebih dahulu harus dikeringkan sekitar dua minggu. Setelah eceng gondok mengering lalu dibentuk kepangan panjang yang dilakukan warga dan kelompok perajin. Setelah berbentuk kepangan panjang, eceng-eceng tersebut dianyam menjadi barang yang diinginkan. Mulai dari pot bunga, tempat sampah, box tissue, tas, topi, perlengakapan dapur hingga furniture. Untuk lebih meningkatkan daya tarik pembeli, hasil anyaman tersebut ditambahakan cat pernis. Sehingga, tampilannya lebih mengkilap dan menarik.
Rata-rata kerajinan ini dijual di pasaran dengan harga mulai dari Rp 15 ribu hingga 5 juta. Tergantung dari ukuran barang dan tingkat kesulitan anyaman.



Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang  kerajinan tangan tanpa pengeluaran biaya

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang  Cara Membuat Tas Sendiri Tanpa Dijahit

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.

buka mesin jahit : http://izza24062010.blogspot.co.id/2011/08/kreatif-dan-menguntungkan-kerajinan.html
Info Kursus Menarik

0 komentar:

Copyright © 2016 Kursus Menjahit.