BAHAN PELATIHAN NASIONAL OTOMOTIF PERBAIKAN KENDARAAN RINGAN

BAHAN PELATIHAN NASIONAL OTOMOTIF   PERBAIKAN KENDARAAN RINGAN




Daftar Isi    Halaman

Bagian - 1    2
   
Pendahuluan     2
   
Definisi Pelatih, Peserta Pelatihan dan Pelatihan     2
   
Disain Modul     2
   
Isi Modul     3
   
Pelaksanaan Modul     3
   
Hasil Pelatihan    5
   
Pengenalan    5
   
Prasyarat    5
   
Pengakuan Kompetensi Tertentu (RCC)    5
   
Bagian - 2    6
   
Kegiatan 1    6
    Langkah 1 - Pelajaran    6
    Langkah 2 - Respon dan Praktek    6
    Langkah 3 - Penilaian    11
   
Langkah Akhir;  Penilaian    11
   

Bagian - 1

Pendahuluan

Modul ini terdiri dari tiga buku petunjuk yaitu Buku Informasi, Buku Kerja dan Buku Penilaian. Ketiga buku tersebut saling berhubungan dan menjadi referensi Modul Pelatihan.  Berikut ini adalah Buku Penilaian

Modul Pelatihan ini menggunakan Pelatihan Berbasis Kompetensi sebagai pendekatan untuk mendapatkan keterampilan yang sesuai di tempat kerja.

Pelatihan Berbasis Kompetensi memfokuskan pada ketrampilan seseorang yang harus dimiliki di tempat kerja.  Fokusnya adalah pada pencapaian keterampilan dan bukan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengikuti pelatihan.

Modul Pelatihan ini berdasarkan pada Standar Kompetensi. Standar Kompetensi adalah pernyataan pengetahuan, sikap dan keterampilan yang diakui secara nasional yang diperlukan untuk penanganan perbaikan dibidang otomotif. 

Modul Pelatihan ini terutama digunakan sebagai Kriteria Penilaian terhadap Standar Kompetensi Nasional OPKR-20-016B


Definisi Pelatih, Peserta Pelatihan dan Pelatihan

Pada modul Pelatihan ini, seseorang yang menyampaikan materi pelatihan lebih dikenal sebagai Pelatih.  Di sekolah-sekolah, institusi-institusi dan pusat-pusat pelatihan, orang tersebut lebih dikenal dengan sebutan guru, instruktur, pembimbing atau sebutan lainnya.

Berkaitan dengan keterangan di atas, seseorang yang berusaha mencapai kemampuan disebut sebagai Peserta Pelatihan.  Pada sekolah-sekolah, institusi-institusi dan pusat-pusat pelatihan, orang tersebut lebih dikenal dengan sebutan siswa, murid, pelajar, peserta, atau sebutan lainnya.

Pelatihan adalah proses pengajaran yang berlangsung di sekolah, institusi ataupun Balai Latihan Kerja.


Disain Modul

Modul ini didisain untuk dapat digunakan pada Pelatihan Klasikal dan Pelatihan Individual/mandiri :

•    Pelatihan Klasikal adalah pelatihan yang disampaikan oleh seorang pelatih.

•    Pelatihan Individual/mandiri adalah pelatihan yang dilaksanakan oleh peserta dengan menambahkan unsur-unsur/sumber-sumber yang diperlukan dengan bantuan dari pelatih.


Isi Modul.

Buku Informasi

Buku Informasi ini adalah sumber untuk pelatihan maupun peserta pelatihan dan berisi :
•    informasi yang dibutuhkan oleh peserta pelatihan sebelum melaksanakan praktek kerja.

Buku Kerja

Buku Kerja ini harus digunakan oleh peserta pelatiahan untuk mencatat setiap pertanyaan dan kegiatan praktek baik dalam Pelatihan Klasikal maupun Pelatihan Individual/mandiri.
Buku ini diberikan kepada peserta pelatihan dan berisi:
•    kegiatan-kegiatan akan membantu peserta pelatihan untuk mempelajari dan memahami informasi
•    kegiatan pemeriksaan yang digunakan untuk memonitor pencapaian kemampuan/ketrampilan peserta pelatihan.
•    kegiatan penilaian untuk menilai pengetahuan peserta pelatihan
•    kegiatan penilaian untuk menilai kemampuan peserta pelatihan dalam melaksanakan praktek kerja.

Buku Penilaian

Buku Penilaian ini digunakan oleh pelatih untuk menilai jawaban dan tanggapan peserta pelatihan pada Buku Kerja dan berisi :
•    kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh peserta pelatihan sebagai pernyataan kemampuan
•    metode-metode yang disarankan dalam proses penilaian kemampuan/ketrampilan  peserta pelatihan
•    sumber-sumber yang dapat digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencapai kemampuan/ketrampilan
•    semua jawaban/tanggapan  pada setiap pertanyaan yang diisikan pada Buku Kerja
•    petunjuk bagi pelatih untuk menilai setiap kegiatan praktek
•    catatan pencapaian kemampuan/ketrampilan peserta pelatihan.


Pelaksanaan modul

Pada Pelatihan Klasikal, pelatih akan :
•    menyediakan Buku Informasi yang dapat digunakan peserta pelatihan sebagai sumber pelatihan
•    menyediakan salinan Buku Kerja kepada setiap peserta pelatihan
•    menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama dalam penyelenggaraan pelatihan
•    memastikan setiap peserta pelatihan memberikan jawaban/tanggapan dan menuliskan hasil tugas prakteknya pada Buku Kerja
•    menggunakan Buku Penilaian untuk menilai jawaban/tanggapan dan hasil-hasil peserta pelatihan pada Buku Kerja.


Pada Pelatihan Individual/mandiri, peserta pelatihan akan :
•    menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama pelatihan
•    menyelesaikan setiap kegiatan yang terdapat pada Buku Kerja
•    memberikan jawaban/tanggapan pada Buku Kerja
•    mengisikan hasil tugas praktek pada Buku Kerja
•    memiliki tanggapan-tanggapan dan hasil penilaian oleh Pelatih.





Hasil Pelatihan

Peserta diminta melaksanakan prosedur pemeriksaan menyeluruh dengan mengikuti langkah-langkah pencegahan demi keamanan saat memeriksa komponen-komponen sistem bahan bakar bensin agar tidak terjadi kecelakaan pada manusia atau kerusakan pada sistem komponen/kendaraan.
•    Menyatakan serta mengikuti langkah-langkah yang harus dilaksanakan demi keamanan dalam memeriksa secara menyeluruh komponen-komponen sistem bahan bakar bensin untuk mencegah terjadinya kecelakaan pada manusia atau kerusakan pada sistem komponen/kendaraan.
•    Menyebutkan prosedur-prosedur yang harus dilakukan pada komponen tertentu sesuai dengan keterangan dalam manual.
•    Melaksanakan prosedur pemeriksaan lengkap pada komponen-komponen karburator sistem bahan bakar bensin sesuai dengan petunjuk yang terdapat pada manual pabrik dengan menggunakan peralatan dan perkakas tangan otomotif tertentu.


Pengenalan

Peserta pelatihan perlu mengenal komponen-komponen dan mengetahui kerja berbagai macam desain kendaraan dewasa ini agar dapat mengerti mengenai sistem kendaraan bahan bakar bensin. Sistem-sistem ini memerlukan servis sesuai dengan jadwal ketentuan pabrik dan kondisi pengoperasian kendaraan.


Prasyarat

Sebelum mengikuti modul ini, peserta pelatihan harus sudah menyelesaikan modul berikut ini :
•    OPKR-10-016B - tentang Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja


Pengakuan Kompetensi Tertentu (RCC)

Peserta pelatihan boleh mengajukan keterampilannya atau kompetensi-kompetensi yang diakui melalui proses Penerapan Hasil Belajar (RPL : Recognition of Prior Learning). Pelatih harus membuat rencana pengujian pengetahuan dan keterampilan peserta pelatihan. Pembuktian kompetensi dilakukan berdasarkan prinsip-prinsip dan praktek-praktek dari Penerapan Hasil Belajar (RPL). Jika dinilai peserta pelatihan dapat melakukan keterampilan sesuai dengan standar yang diberikan di dalam Lembar Pemeriksaan Hasil Belajar.
Sumber dan Referensi

Perkakas tangan
Thinner pembersih
Wadah yang sesuai
Alat pengukur kombinasi (alat pengukur tekanan dan vakum)
Karburator dan mesin
Manual servis

Bagian - 2

KEGIATAN 1

Peserta diminta melaksanakan prosedur pemeriksaan menyeluruh dengan mengikuti langkah-langkah pencegahan demi keamanan saat memeriksa komponen-komponen sistem bahan bakar bensin agar tidak terjadi kecelakaan pada manusia atau kerusakan pada sistem komponen/kendaraan.




Langkah 1 - PELAJARAN


Sumber Referensi

Buku Informasi 20-016-1
Manual servis/bengkel
Buku teks May & Crouse, jilid 2, bab 10

Prosedur

1.    Baca manual yang sesuai.
2.    Jawab pertanyaan-pertanyaan berikut dan selesaikan tugas-tugas.
3.    Mintalah pada pelatih agar memeriksa jawaban anda dan menendatangani.



Langkah 2 – RESPON dan PRAKTEK


Respon Peserta

Di bawah ini adalah tugas-tugas yang harus diselesaikan dan diperiksa oleh pelatih anda.
Semua tugas harus dilaksanakan sesuai dengan prosedur keamanan manusia maupun peralatan sebagaimana terdapat dalam manual keamanan anda serta hasil-hasil pelatihan terdahulu.
1.    Pemeriksaan lengkap pompa bensin mekanis.
2.    Pemeriksaan lengkap karburator arus turun barel kembar (carburettor twin barrel down draft).
Tugas 1
Memperbaiki Pompa Bensin Tipe Mekanis
Pengenalan
Sasaran pada tugas ini adalah membongkar seluruhnya, memeriksa, memberikan saran perbaikan, merakit kembali dan memeriksa pompa bensin tipe mekanis.
Catatan :
Tidak semua pompa bensin mekanis bisa diperbaiki. Pada pompa demikian hanya bisa dilakukan pemeriksaan tekanan bahan bakar yang benar dan kapasitas aliran yang sesuai. Tes-tes demikian dijelaskan dalam Hasil Pelatihan 2.
Perlengkapan
Perkakas tangan
Thinner pembersih
Wadah yang sesuai
Alat pengukur kombinasi (alat pengukur tekanan dan vakum)
Manual servis
Prosedur
Mintalah pompa yang akan digunakan dalam proyek ini pada pelatih anda.
Pembongkaran dan pemeriksaan
1.    Sebelum membongkar, bersihkan dan periksa pompa terlebih dulu, apakah terdapat kerusakan fisik.
2.    Tandai bagian atas dan bawah bodi dengan centre punch atau gergaji logam.
3.    Lepaskan sekrup-sekrup pada penutup kemudian lepas tutup dan perapat tutupnya.
Letakkan semua komponen pada wadah.
4.    Kendurkan sekrup-sekrup pada kedua katup pompa secara merata untuk mengurangi resiko goncangan.
Letakkan semua sekrup pada wadah.
5.    Lepas pin yang menyangga lengan pengungkit (rocker arm) pada bodi bawah.
6.    Lepaskan lengan pengungkit diafragma dan pegas diafragma.
7.    Lepas masukan dan keluaran katup.
(Hal ini tidak bisa dilakukan pada pompa tertentu).
8.    Periksa semua komponen apakah ada yang aus dan perlu perbaikan.
Periksa semua komponen dan catat kondisi yang ada pada tempat yang disediakan.

Catatan:
Penyelenggara pelatihan menyediakan lembar jawaban sendiri

    Bisa digunakan    Tidak bisa digunakan
Diafragma       
Pegas       
Katup masukan       
Katup keluaran       
Lengan pengungkit       
Bodi atas dan mangkuk       
Bodi bawah       

Mintalah persetujuan pelatih untuk melanjutkan.


Perakitan kembali
Perakitan kembali dilakukan dengan urutan terbalik dari pembongkaran.
Saat memasang sekrup untuk memasang bodi diafragma perlu kita tekuk dengan menggerakkan tuas pengungkit dan menahannya untuk menekan pegas, sebelum sekrup dikencangkan untuk terakhir kali.
Bench Test
Tes ini dilakukan bergantung pada perlengkapan-perlengkapan apa saja yang tersedia untuk memeriksa pompa sebelum dipasang pada mesin.
Metode 1
Metode yang sederhana adalah dengan cara mengoperasikan pompa secara manual.
Langkah pertama adalah dengan meletakkan tangan atau jari anda pada sambungan masukan.
Anda harus dapat merasakan sedotan yang dilakukan oleh pompa.
Letakkan jari anda pada sambungan keluaran.
Pompa harus memberikan tekanan yang cukup untuk menekan diafragma ke bawah.
Metode 2
Metode yang lebih akurat adalah dengan menghubungkan gauge kombinasi/alat pengukur kombinasi pada masing-masing sambungan dan mengukur tekanannya.
Dengan alat pengukur terpasang pada masukan (tekanan negatif) dan keluaran (tekanan positif) catat hasilnya.
Catatan:
Penyelenggara pelatihan menyediakan lembar jawaban sendiri

Spesifikasi pabrik   
Tekanan saluran masuk        -kPa
Tekanan saluran keluar        kPa
Pembacaan aktual   
Tekanan saluran masuk        - kPa
Tekanan saluran keluar        kPa
Mintalah pada pelatih anda untuk memeriksa hsil pembacaan anda dan menandatangani.






Tugas 2
Pembongkaran, Perakitan Kembali dan Pengaturan Karburator Multiple Barrel
Pengenalan
Sasaran pada tugas ini adalah membongkar secara keseluruhan, memeriksa, memberikan saran perbaikan, menjelaskan cara kerja, merakit kembali dan memeriksa karburator multiple barrel.
Perlengkapan
Perkakas tangan
Thinner pembersih
Wadah yang sesuai
Karburator dan mesin
Manual servis
Prosedur
Pelatih akan memberi anda sebuah karburator dan mesin yang akan anda periksa untuk menyelesaikan unit ini.
Saat membongkar dan membersihkan unit anda diminta untuk menentukan apakah bagian-bagian yang ada dapat berfungsi dan catat apa yang anda temukan pada tempat yang disediakan.
Jika anda telah menyelesaikan tugas tersebut mintalah pada pelatih untuk menandatangani.
Jelaskan pada pelatih kerja sistem-sistem pada karburator berikut  ini :
1.    Sistem pengapung
2.    Sistem katup cuk/choke
3.    Sistem pembuangan utama – primer dan sekunder
4.    Katup power
5.    Sistem pompa akselerator
6.    Sistem idle dan progresif
7.    Cara kerja throat sekunder

Catatan:
Penyelenggara pelatihan menyediakan lembar jawaban sendiri
Tabelkan bagian-bagian utama dan kondisinya.

Nama bagian    Bisa digunakan    Tidak bisa digunakan
       
       
       
       
       
       
       
       
Tanda tangan pelatih untuk seksi palatihan yang telah selesai.

Keterangan rangkaian    Baik     Ya     Tidak
1.    Sistem pengapung           
2.    Sistem katup cuk/choke           
3.    Sistem pembuangan utama – primer dan sekunder           
4.    Katup power           
5.    Sistem pompa akselerator           
6.    Sistem idle dan progresif           
7.    Cara kerja throat sekunder           

Rakit kembali karburator dan pasang pada mesin yang ditentukan.

Periksa item-item berikut apakah bekerja sesuai dengan spesifikasinya.
Catatan:
Penyelenggara pelatihan menyediakan lembar jawaban sendiri

    Diperiksa     Ya     Tidak
1.    Level pengapung           
2.    Kecepatan idle           
3.    Campuran idle           
4.    Kerja selenoid pada idle shut off           

Langkah 3 – PENILAIAN



Lembar Pemeriksaan Peserta untuk Kegiatan 1


Semua kesalahan harus diperbaiki terlebih dahulu sebelum ditandatangani.

Apakah tugas 1 dan 2 telah dijawab dengan benar ?



Langkah Akhir;  PENILAIAN



Lembar Pemeriksaan Hasil Pelatihan


Standar kemampuan yang diharapkan untuk dicapai peserta.

Apakah tugas 1 dan 2 telah diselesaikan dan ditandatangani?
Apakah Peserta telah mengumpulkan, menganalisa dan menyusun informasi/keterangan yang sesuai dengan modul Pelatihan?
Apakah Peserta telah bertukarpikiran dan keterangan/informasi?
Apakah Peserta telah merencanakan dan menyusun kegiatan-kegiatan dalam mencapai sasaran?
Apakah peserta sumber-sumber yang tersedia dengan sebaik-baiknya untuk memperoleh informasi yang diperlukan dalam mencapai sasaran?


Semua hal-hal tersebut harus mendapat tanggapan YA.


Comments