membuat tusuk hias benang dan alat sulam

membuat tusuk hias benang dan alat sulam

 baju jahit, batik, belajar, guru, indonesia, jahit, jogja, kaos, kebaya, konveksi, kursus, kursus menjahit, les, mesin jahit, obras, private, sekolah, terbaik, usaha, yogyakarta
membuat tusuk hias benang dan alat sulam

 macam macam tusuk benang -  1. Membuat Hiasan PadaBusana Dengan Teknik Sulaman oleh: Dra.Enny Zuhni Khayati,M.Kes.
    2. Pengertian Tusuk Hias• Sebelum membuat hiasan busana dengan teknik sulaman terlebih dahulu harus menguasai macam-macam tusuk hias, yaitu jahitan tangan yang indah untuk menyelesaikan motif hias dengan cara menusukkan jarum tangan menggunakan benang sulam seperti mouline atau benang parel, sehingga motif hiasan busana tersebut menjadi lebih indah.
    3. JENIS BENANG SULAMAN• Benang sulam Mouline, Benang hias Parel, Benang Mutiara, Benang emas, dan Benang silver, dengan berbagai merek dagang seperti: mawar, jangkar DMC ( Dolfous Mick and Co ), delima, payung, padi, Benang transparang, dll.
    4. BENANG MOULINE
    5. Alat-alat untuk Menyulam• JARUM TANGAN BERBAGAI UKURAN• PEMBIDANG ( Diameter 15-22 )• GUNTING• PENARIK BENANG (untuk membantu memasukkan benang kedalam lubang jarum)• CLIPPER / Pemotong benang• ALAT UKUR/ METERAN DAN PENGGARIS• KERTAS TRANSPARAN• ALAT TULIS DAN PENSIL WARNA• CAT AIR DAN PELENGKAPNYA• BUKU GAMBAR• KAIN ( Karakternya disesuaikan dengan tujuan dan teknik sulamannya)• PENDEDEL• TUDUNG JARI ( BIDAL)• BENANG HIAS• KARBON JAHIT
    6. ALAT –ALAT MENYULAM
    7. ALAT-ALAT MENYULAM
    8. Macam- macam Tusuk Hias. Tusuk jelujur, tusuk tikam jejak, tusuk tangkai, tusuk feston, tusuk flanel, tusuk bayangan, tusuk ikat/ gelombang, tusuk rantai, tusuk rantai terbuka, tusuk rantai berbelit, tusuk rantai roset, tusuk rantai berselang, tusuk pekinese, tusuk mexican, tusuk cevron, tusuk persia, tusuk jurai, tusuk pelestrin/ gelung, tusuk benang sari, tusuk kabel, tusuk batu karang, tusuk melekatkan benang, tusuk krotan, tusuk silang, tusuk silang, tusuk holbin, tusuk datar, tusuk pakis, tusuk ranting/ terbang, simpulan perancis, tusuk terawang, tusuk duri ikan, tusuk panjang pendek, tusuk rumania, tusuk pipih, tusuk lurus, tusuk mawar timbul, tusuk bintang, tusuk lilit dan lain-lain.
    9. • Untuk membuat hiasan pada permukaan kain digunakan tusuk hias. Kegiatan ini disebut juga dengan teknik sulaman yaitu teknik membuat ragam hias pada permukaan kain dengan benang. Benang tersebut diatur secara dekoratif pada permukaan kain dengan jalan menusukkan benang dengan bermacam- macam cara. Macammacam tusuk ini dinamakan dengan tusuk hias
    10. • Tusuk hias terdiri atas dua kelompok yaitu tusuk hias dasar dan tusuk hias variasi. Tusuk hias dasar yaitu tusuk-tusuk yang merupakan dasar untuk membuat tusuk hias variasi. Tusuk variasi yaitu tusuk yang berasal dari variasi tusuk hias dasar baik dengan memvariasikan arah, jarak dan sebagainya sehingga menghasilkan bermacam-macam tusuk dengan gaya yang berbeda.
    11. Tusuk hias dasar macamnya yaitu :• Tusuk jelujur yaitu tusuk yang mempunyai arah horizontal ukuran dan jarak turun naik tusuk diatur sama panjang.
    12. Tusuk pasir/ seeding
    13. Tusuk vestonyaitu tusuk yang mempunyai dua arah yaituarah vertikal dan arah horizontal, kaki tusukarah vertikal dan arah horizontal mempunyaipilinan
    14. Tusuk flanelyaitu tusuk yang mempunyai arah diagonaldan pada bagian atas dan bagian bawah tusukbersilang
    15. Tusuk TangkaiSetikan yang rapididapatkan denganmenusukkan jarum danmengeluarkan tepat padaujung tusuk hias yangsebelumnya. Pada bagianburuk kain kita harusmemperoleh suatu baristusuktikam jejak yang rapi.
    16. 5) Tusuk pipih• yaitu tusuk yang dibuat turun naik sama panjang dan menutup seluruh permukaan ragam hias.
    17. Tusuk satin
    18. Tusuk rantaiyaitu tusuk mempunyai arah horizontal atauvertikal dimana masing-masing tusuk salingtindih menindih sehingga membentuk rantai-rantai yang sambung menyambung.
    19. Lazy deizy
    20. Tusuk silangyaitu tusuk yang mempunyai arah diagonaldan pada garis tengahnya ada persilanganantara tusuk bagian atas dan tusuk bagianbawah.
    21. 8) Tusuk biku• yaitu tusuk yang mempunyai arah diagonal ke kiri dan ke kanan
    22. Tusuk tikam jejak• yaitu tusuk yang mempunyai arah horizontal dan setengah dari ukuran tusuk saling bersentuhan sehingga pada permukaan kelihatan seperti setikan mesin.
    23. tusuk bintang dan variasi bintang
    24. .Tusuk palestrina• Tusuk palestrina yaitu tusuk mempunyai arah horizontal dan setiap tusukan mempunyai tonjolan atau buhulan
    25. Tusuk balut atau cordon• yaitu tusuk yang mempunyai arah diagonal yang dilakukan di atas benang lain atau pada pinggir ragam hias yang dilobangi.
    26. Tusuk Holben• yaitu tusuk yang mempunyai arah horizontal dan vertikal dan jarak turun naik tusuk diatur sama panjang sehingga berbentuk jajaran.
    27. Tusuk Rantai TerbukaTusuk hias ini banyak dipakai . Dapatdikombinasikan dengan tusuk hiaslainnya, untuk membuat pinggiran dansebagai pengisi bidang yang merupakan polaragamhias beranting.
    28. Tusuk diamond
    29. Tusuk cevron
    30. Tusuk datar / flat
    31. Tusuk Rumania
    32. Tusuk cretan
    33. Simpul perancis( frech knot)
    34. Long and short
    35. Tusuk Laba-laba
    36. Shisha knot
    37. Bullion/ rose/ benang sari
    38. Botton hole
    39. briddes
    40. Florentine/permadani
    41. B. TUSUK HIAS VARIASI• Tusuk variasi yaitu tusuk yang merupakan variasi dari tusuk-tusuk dasar, variasi tusuk-tusuk dasar tersebut dapat dilakukan dengan merubah arah, ukuran, jarak tusuk atau mengkombinasikan satu tusuk dengan tusuk yang lain sehingga dari satu tusuk dasar dapat menghasilkan bermacam-macam tusuk variasi yang mempunyai nama tersendiri misalnya variasi dari tusuk silang disebut tusuk silang ganda, variasi dari tusuk rantai tusuk rantai terbuka atau tusuk tulang ikan, variasi tusuk pipih disebut long and short stich, variasi tusuk flanel disebut tusuk chevron dan lainnya.
    42. Berikut beberapa contoh tusuk hias variasi :• 14.Variasi tusuk flanel 15.Tusuk jejujur yang dililit
    43. .Tusuk Tikam Jejak dengan Sisipan Bersilang Bilamana kita menghendaki hasil pekerjaan itu pada kedua belah kain sama, kita dapat menganti tusuk tikam jejak dengan tusuk hias holbein, tusuk hias ini pada kedua belah kain bagian atas dan bawah disisipi benang
    44. 16. Variasi tusuk biku
    45. • Tusuk Feston kaki dua dan tusuk feston berganda
    46. Tusuk Feston berkelompok dengan antara
    47. Tusuk Feston sebagai PengisiTusuk hias ini sebagianbesar merupakan pengisibidang yang letaknyabebas, dikerjakan setiapbaris dengan cara dibolak-balik. Pada baris pertamasetiap tusuk festonmenyangkut sedikit kaindasar, pada baris-barisberikutnya hanya padapermulaan dan padaujungnya atau akhir saja
    48. Variasi Tusuk Flanel dengan Sisipan TunggalMula-mula kitamembuat satu baristusuk flanel.Kemudian kita sisipidengan benangberwarna lain tanpamenyangkut kaindasar.
    49. Tusuk Flanel dengan Sisipan Berganda Mula-mula kita membuat tusuk flanel berganda sebagai dasar yang saling menumpang. Kemudian bagian atas disisipi benang lain dahulu, baru sesudah itu menyisipi bagian bawahnya tanpa menyangkut kain dasar
    50. Tusuk Flanel Tertutup/YaninaSulaman ini biasadipakai untuksulaman bayanganyakni dikerjakan daribagian buruk kain.
    51. Tusuk Ranting/ bulu. Tusuk ranting mempunyai efek satu arah yang seolah-olah tumbuh. Tusuk hias ini harus dikerjakan dengan teliti.
    52. Tusuk Ranting Tulang Daun duri ikanBagian dalam sengkelitberbentuk V dibuatpendek dan tegaklurus, yangkeluar panjang danserong
    53. Melekatkan BenangSehelai benang tebalataupun seikat benangtipis dilekatkan padakain dasar dengan tusukhias kecil-kecil.
    54. Kualitas tusuk hiasKeindahan tusuk hias tersebut akan banyakdipengaruhi oleh pemilihanbenang, warna benang, tekstur benang ataupilinan benang disamping tekniktarikan benang saat menyulam. Tusuk hiasyang baik adalah tusuk hias yangindah, rapih, permukaannya rata tidak terlalukencang dan tidak terlalu longgar
    55. Implementasi K3 LH dalam praktek membuat hiasan busana1. BAHAYA DEBU2. SUHU UDARA3. PENCAHAYAAN4. ERGONOMIC5. ALAS TEMPAT BEKERJA6. ALAT PELINDUNG DIRI7. KEBERSIHAN PERSONAL8. AREA KERJA
    56. Evaluasi1. Mengapa sebelum membuat hiasan busana atau lenan rumah tangga perlu menguasai macam-macam tusuk hias dengan baik ?2. Bagaimana cara untuk memperoleh hasil tusuk huas yang berkualitas ?
    57. Lanjutan evaluasi3. Mengapa dalam membuat hiasan busana ( menyulam ) perlu memperhatian faktor-faktor K3 LH seperti pencahayaan, ergonomis, dan suhu udara ?4. Bagaimana Strategi saudara dalam mengajarkan maeri di atas, apabila siswa anda lebih dari 18 orang ?
    58. Tugas• Buatlah tusuk hias fariasi, sebanyak 10 macam, kerjakan pada kain tenunan rapat. SELAMAT MENGERJAKAN



Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang  macam macam tusuk benang

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang Cara mengukur badan untuk wanita dewasa

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.

buka mesin jahit : https://www.slideshare.net/waafi/elearning-1-v-membuat-tusuk-hias-benang-dan-alat-sulam


Comments