Makin Marak, Sandi : Akar 3 manfaat penerapan ragam hias Ada di bahan kayu

 Makin Marak, Sandi : Akar 3 manfaat penerapan ragam hias  Ada di  bahan kayu

baju jahit, batik, belajar, guru, indonesia, jahit, jogja, kaos, kebaya, konveksi, kursus, kursus menjahit, les, mesin jahit, obras, private, sekolah, terbaik, usaha, yogyakarta
 Makin Marak, Sandi : Akar 3 manfaat penerapan ragam hias  Ada di  bahan kayu

penerapan ragam hias pada kayu - 1.Sebagai dekorasi
2.Untuk dimanfaatkan sebagai keperluan rumah tangga
3.Sebagai penghias rumah


1.sebagai mainan
2.sebagai hiasan/dekorasi
3.sebagai benda terapan(siap pakai)contohnya furnitur,

semoga membantu :)



Penerapan Ragam Hias Pada Bahan Kayu

A.    Pengertian Ragam Hias Pada Kayu
Ragam hias adalah bentuk dasar hiasan yang biasanya akan menjadi pola yang diulang-ulang dalam suatu karya kerajinan atau seni pada kayu.

B.    Objek ragam hias pada kayu


·        Flora
·        Fauna
·        Geometris
·        Figuratif




C.     Teknik Membuat Ragam Hias Pada Kayu

                Penerapan ragam hias pada bahan kayu dapat dilakukan dengan cara mengukir dan menggambar (melukis) atau gabungan keduanya. Mengukir dalam hal ini adalah membentuk tonjolan dan cekugan berbentuk ragam hias tertentu pada permukaan kayu dengan menggunakan alat pahat.

1.     Alat untuk Mengukir Ragam Hias di Atas Bahan Kayu
Alat utama untuk mengukir adalah pahat dan pemukul.

a.      Pahat
Ada 2 jenis mata pahat, yaitu mata pahat mendatar dan mata pahat melengkung. Penggunaan pahat harus disesuaikan dengan bentuk ragam hias yang akan diukir.
Ada 4 jenis pahat, yaitu:

1)      Pahat kuku (pahat penguku)
Bentuknya          : berbentuk lengkung seperti kuku manusia.
Gunanya              : untuk mengerjakan bagian yang lengkung, melingkar, membentuk cembung, cekung, ikal, dan pecahan aris maupun pecahan cawen.

2)      Pahat lurus (pahat penyilat)
Bentuknya          : lurus.
Gunanya              : untuk mengerjakan bagian yang lurus dan rata. Pahat ini juga dapat digunakan untuk membuat dasaran dan membuat siku-siku tepi ukiran dengan dasaran.

3)      Pahat lengkung setengah bulatan (pahat kol)
Bentuknya          : melengkung belahan setengah bulatan.
Gunanya              : untuk mengerjakan bagian-bagian cekung yang tidak dapat dikerjakan dengan pahat kuku.

4)      Pahat miring (pahat pengot)
Bentuknya          : miring meruncing dan tajam sebelah.
Gunanya              : untuk membersihkan pada sudut sela-sela ukiran dan meraut bagian-bagian yang diperlukan.

b.      Pemukul
Alat pemukul yang digunakan dalam kegiatan mengukir umumnya terbuat dari kayu meskipun ada juga yang menggunakan palu besi dan kayu.

2.     Menggambar Ragam Hias Ukiran
                Bentuk kayu ada yang berupa batang dan ada juga yang berbentuk papan. Kayu banyak jenisnya. Ada kayu yang memiliki serat halus dan ada yang kasar. Mengukir kayu harus memperhatikan alur seratnya. Sebelum kayu diukir, terlebih dahulu harus dibuatkan gambar ragam hiasnya.
                Membuat torehan pada kayu dengan menggunakan ragam hias tertentu merupakan aktivitas dalam mengukir. Kegiatan mengukir pada bahan kayu memiliki prosedur sebagai berikut.
a.       Menyiapkan alat dan bahan menggambar ragam hias ukiran.
b.      Memilih bentuk ragam hias sebagai objek barkarya.
c.       Membuat sketsa ragam hias pada bahan kayu.
d.      Memberikan warna pada hasil gambar.

3.     Melukis Ragam Hias di Atas Bahan Kayu
                Kayu pada dasarnya dapat diberi warna dengan berbagai macam cat, misalnya cat minyak atau cat akrilik. Oleh karena itu, produk dari bahan kayu dapat diberi hiasan ragam hias dengan teknik melukis. Berikut adalah contoh melukis ragam hias pada produk dari bahan kayu.

a.       Menyiapkan bahan dan alat melukis (cat akrilik/cat tembok, kuas, dan palet).
b.      Menyiapkan bahan kayu (papan kayu).
c.       Membuat rancangan gambar ragam hias pada kertas.
d.      Memindahkan gambar rancangan tersebut pada permukaan bahan kayu.
e.      Menerapkan cat untuk menyelesaikan gambar ragam hias.
f.        Memberikan lapisan vernis atau cat transparan pada permukaan kayu.




D.    Alat, Bahan, dan Media


o   Alat:


§  Pensil
§  Palet
§  Kuas
§  Penghapus
§  Penggaris


o   Bahan:
§  Cat= cat air, cat poster, cat minyak, pastel, spidol, dan cat akrilik.
o   Media:


§  Kertas
§  Kayu
§  Batu
§  Tembok
§  Kain
§  Kaca


E.     Contoh Penerapan Ragam Hias Pada kayu
                Ragam hias diterapkan pada permukaan bahan kayu yang berbentuk bidang dua dan tiga dimensi. Penerapan ragam hias pada bahan kayu ini dilakukan dengan menggambar atau mengukir. Penerapan ragam hias pada bahan kayu juga terdapat pada benda-benda seni kerajinan daerah seperti tameng dan topeng. Ragam hias ini dikerjakan dengan cara digambar kemudian diberi warna.

                Penerapan ragam hias pada bahan kayu dapat dikembangkan pada benda/barang-barang kerajinan daerah seperti tameng dan topeng. Ragam hias dikerjakan dengan cara digambar dan diberi warna



Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang  penerapan ragam hias pada kayu

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang Duh! cara menganyam bungkus kopi Rusak Gara-Gara Inggris 

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.

buka mesin jahit : http://salwaradinda.blogspot.co.id/2015/04/penerapan-ragam-hias-pada-bahan-kayu-a.html

0 komentar:

Copyright © 2016 Kursus Menjahit.