Bagian-Bagian Pada Mesin Jahit

Bagian-Bagian Pada Mesin Jahit

baju jahit, batik, belajar, guru, indonesia, jahit, jogja, kaos, kebaya, konveksi, kursus, kursus menjahit, les, mesin jahit, obras, private, sekolah, terbaik, usaha, yogyakarta
Bagian-Bagian Pada Mesin Jahit
cara mengenal alat mesin jahit - Bagian-bagian pada mesin jahit yang akan saya terangkan ini adalah bagian-bagian dari mesin jahit kecil, karena pada umumnya disaat seseorang mau belajar menjahit selalu meggunakan mesin jahit tipe tersebut.


1. TUAS BENANG
- Mengangkat dan menurunkan benang.

2. TUAS ANGKAT
- Menurun dan menaikkan tiang penekan jahitan.

3. PENJEPIT BENANG
-  Menentukan tegangan benang atas.

4. KAWAT BENANG
- Menstabilkan posisi benang.

5. HALU-HALU & DUDUKAN JARUM
- Tempat memasang jarum yang biasa bergerak keatas dan kebawah saat mesin dijalankan.

6. SEPATU MESIN JAHIT
- Untuk menjepit kain saat proses menjahit berlangsung.


7. GIGI MESIN JAHIT
- Penggerak atau pendorong kain disaat menjahit.

8. TUAS PENGATUR JARAK JAHITAN
- Mengatur jarak jahitan, kalau dalam mengetik sama dengan mengatur jarak spasi .


9. RODA SPUL
- Untuk mengisi spul dengan benang saat spul mau digunakan.

10. SKRU PENGUNCI MESIN
- Mesin jahit akan berhenti apabila bagian ini dilonggarkan.


11. RODA IMBANG
- Roda untuk memulai dan memberhentikan mesin jahit.


12.TIANG DUDUKAN BENANG
- Untuk menyimpan gulungan benang

Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang  cara mengenal alat mesin jahit

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang cara membuat dari kain perca 

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.

buka mesin jahit : http://menjahitpakaian.blogspot.co.id/2013/01/bagian-bagian-pada-mesin-jahit.html

0 komentar:

cara membuat dari kain perca

cara membuat dari kain perca

baju jahit, batik, belajar, guru, indonesia, jahit, jogja, kaos, kebaya, konveksi, kursus, kursus menjahit, les, mesin jahit, obras, private, sekolah, terbaik, usaha, yogyakarta
cara membuat dari kain perca


cara menjahit gabung kain perca - Teknik Jahitan Tangan


Tidak sedikit project jahitan memerlukan sedikit jahitan tangan. ya kita anggap saja senam jari tangan 🙂

Teknik menjahit  dengan tangan dan bordir jauh lebih mudah jika anda menggunakan alat yang tepat. Jarum yang tajam, gunting kecil, dan benang, bila ada juga lengkapi dengan bidal (alat Bidal  melindungi jari kita dari rasa sakit saat mendorong jarum melalui lapisan kain) pilih bidal yang nyaman cocok disisi jari tengah anda  ketika digunakan pada saat menjahit dengan tangan.

Tempatkan bidal pada jari tengah tangan kanan namun jika anda kidal maka lakukan sebaliknya. Pegang jarum Anda antara ibu jari dan jari telunjuk. Masukkan jarum ke kain dan mendorong melalui dengan sisi atau akhir bidal.

Model Jahit Tangan Stitch
Jenis jahitan ini biasanya pada bagian bawah baju, celana atau rok jahitan yang bisa dilakukan dengan tangan, biasanya juga menggunakan mesin jahit.

Basting Stitch
Sebuah jahitan digunakan menyatukan dua potong untuk sementara sebelum ditindas menggunakan mesin jahit. Ketika olesi, gunakan benang dengan warna kontras (warna berbeda dengan kain/bahan) sehingga lebih mudah untuk menarik benang kembali ketika selesai dijahit dengan mesin jahit.

bastingstitch
bastingstitch


Jjarum anda masukkan dan keluarkan dari kain menciptakan tampilan garis putus-putus. Stitch  jahitan 1/4-inch dengan panjang ruang yang sama antara

Tikam Jejak

jahittikamjejak
jahittikamjejak


Pada dasarnya jahitan dilakukan dengan cara yang sama seperti jahitan basting stitch, tetapi dengan jarak 1/16-inch rata untuk jahitan 1/8-inch (tergantung pada kain anda – stitch kecil untuk kain ringan). Menjahit memang baik dilakukan dengan menggunakan mesin jahit, tetapi jahitan ini juga dapat menyatukan kain yang ingin kita jahit.

Backstitch
Backstitch membuat jahitan sangat kuat. Ini digunakan pada kain berat atau padat dan sering untuk memperbaiki jahitan. Mulailah di ujung kanan.

backstitch
backstitch


Masukkan jarum dari  kain pada titik 1.
Masukkan jarum dan turun melalui kain pada titik 2.
Bawa jarum ke atas melalui titik kain 3.
Masukkan jarum dan turun melalui kain pada titik 4.
Ulangi sampaiselesai

Overcast Stitch

Overcast Stitch
Overcast Stitch


Slip Stitch

slip stitch
slip stitch


Blind Hem Stitch
Blind Hem Stitch
Blind Hem Stitch



Menjahit Dengan Tangan
membuat kain flanel,perca kain,cara jahit,cara membuat dari  kain perca,cara menjahit baju,cara membuat busana,belajar  menjahit baju,cara belajar menjahit baju,teknik jahit,baju  jahitan


membuat kain flanel,perca kain,cara jahit,cara membuat dari kain perca,cara menjahit baju,cara membuat busana,belajar menjahit baju,cara belajar menjahit baju,teknik jahit,baju jahitan

Sebelum kita mengenal mesin jahit, ada baiknya kita belajar bagaimana menjahit pola dengan tangan, dan buatlah sebuah project kecil.

Semisal membuat  project: sarung bantal atau menyambung kain atau istilah Pacthwork. Buatlah pola yang ada dibuku kerajinan tangan atau craft, atau buatlah dengan pola dengan kreasi anda sendiri.

Walaupun menjahit dengan Mesin Jahit lebih cepat dan menghemat waktu, namun ada kalanya kita memakai teknik jahit tangan, untuk beberapa model jahitan diperlukan menggunakan tangan, antara lain Som (model jahit sisip), Pasang Payet dan beberapa tipe jahit tangan lainnya. Ulangi terus pelajaran ini lagi dan lagi untuk membangun keterampilan menjahit anda.


Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang  cara menjahit gabung kain perca

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang Belajar Draping, Draperi, Drape, Moulage??? 

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.

buka mesin jahit : https://kelasmenjahit.wordpress.com/tag/cara-membuat-dari-kain-perca/

0 komentar:

Terapkan 6 Hal Ini Saat Tubuhmu Sudah Benar-Benar Lelah. Menyiasati Kursus Jahit Itu Mudah!

Terapkan 6 Hal Ini Saat Tubuhmu Sudah Benar-Benar Lelah. Menyiasati Kursus Jahit Itu Mudah!


1. Ketika stres dan capek, kurangilah makan-makanan asin dan berlemak. Nggak mau ‘kan tubuhmu semakin berontak?


2. Ngulet itu sederhana, tapi manfaatnya luar biasa. Saat capek, cobalah untuk mempraktikkannya


3. Sesekali pergi ke luar mencari udara segar. 5-10 menit saja sudah cukup untuk me-refresh pikiranmu sejenak


4. Menghibur diri seperti mendengarkan musik diyakini ampuh mengembalikan semangat. Mudah dan hemat!


5. Karena mampu menetralkan racun dalam tubuh, rutin minum air putih akan melancarkan peredaran darah ke otakmu juga. Welcome, relax!


6. Istirahat dan pejamkan matalah sejenak jika memang sudah tak tahan. Guru Jahitmu pasti paham, asal nggak keseringan


#jahitku #jogja #jogjaku #kursusjahit #infojogja #jogjakarta #fashiondesign #fashionschool #mesinjahit #kebaya #internationalfashionbusiness #businessfashionschool #bisnisfashion #businessmode #sekolahfashion #sekolahmode #shortcourse #fashioncourse #kursusfashion #fashiondesigner #fashionlife #fashioncareer #fashionshow #peragaanbusana

0 komentar:

Standar Ukuran Baju – size chart


Standar Ukuran Baju – size chart

 

 baju jahit, batik, belajar, guru, indonesia, jahit, jogja, kaos, kebaya, konveksi, kursus, kursus menjahit, les, mesin jahit, obras, private, sekolah, terbaik, usaha, yogyakarta
 Standar Ukuran Baju – size chart 

ukuran baju standar - Berikut ini ada standar ukuran pola untuk pakaian yang kami kerjakan. Standar ukuran pola kaos oblong, kaos polo, jersey, raglan, kemeja, sweater hoodie, jaket baseball, jaket sport, jaket almamater sekolah dan jaket motor. Harap perhatikan untuk detil ukuran untuk pesanan anda masing-masing, kami tidak melayani kesalahan pada ukuran apabila anda salah memilih ukuran. Anda dapat mengkonsultasikan lebih lanjut ke kustomer servis kami. Terimakasih :)



Perincian ukuran kaos oblong, kaos polo, jersey (DEWASA)

* XS           : 43cm x 64cm

* S             : 46cm x 66cm

* M           : 49cm x 68cm

* L             : 52cm x 70cm

* XL           : 55cm x 72cm

* XXL         : 58cm x 74cm

* XXXL     : 62cm x 77cm

* XXXXL   : 66cm x 80cm            ket: Lebar kaos x panjang kaos



Perincian ukuran kaos oblong, kaos polo, jersey (ANAK-ANAK)

* XS           : 21cm x 31cm

* S             : 25cm x 35cm

* M           : 29cm x 39cm

* L             : 33cm x 45cm

* XL           : 37cm x 51cm

* XXL         : 41cm x 57cm             ket: Lebar kaos x panjang kaos



Perincian ukuran sweater, jaket baseball, kemeja lengan panjang, jaket sport, almamater sekolah.

* XS           : 45cm x 64cm x 59cm

* S             : 50cm x 70cm x 61cm

* M           : 52cm x 72cm x 63cm

* L             : 54cm x 75cm x 65cm

* XL           : 56cm x 78cm x 67cm

* XXL         : 58cm x 80cm x 69cm

* XXXL     : 60cm x 82cm x 71cm

* XXXXL   : 62cm x 84cm x 73cm             ket: Lebar jaket x panjang jaket x panjang lengan



Perincian ukuran kemeja

* XS           : 45cm x 64cm

* S             : 50cm x 70cm

* M           : 52cm x 72cm

* L             : 54cm x 75cm

* XL           : 56cm x 78cm

* XXL         : 58cm x 80cm

* XXXL     : 60cm x 82cm

* XXXXL   : 62cm x 84cm

ket: Lebar kaos x panjang kemeja

standar ukuran baju pria

ukuran standar baju all size

ukuran standar kemeja wanita

ukuran standar baju wanita xxl

ukuran standar baju wanita dewasa

ukuran baju wanita internasional

ukuran baju wanita berdasarkan berat badan

ukuran standar celana panjang wanita

Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang  ukuran baju standar

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang 24 Model Kebaya Masa Kini yang Paling Populer 

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.

buka mesin jahit : http://www.rajasablonkaos.com/faq/standar-ukuran-baju-size-chart/

0 komentar:

Belajar Draping, Draperi, Drape, Moulage???

 Belajar Draping, Draperi, Drape, Moulage???

baju jahit, batik, belajar, guru, indonesia, jahit, jogja, kaos, kebaya, konveksi, kursus, kursus menjahit, les, mesin jahit, obras, private, sekolah, terbaik, usaha, yogyakarta
 Belajar Draping, Draperi, Drape, Moulage???


cara menjahit drapery - Assalamualaikum Wr, Wb.
Beberapa waktu yang lalu, saya mendapatkan pelajaran "Draping"  selama 6 kali pertemuan kalau tidak salah.
Jadi saya sempat bingung pengertian antara Draping, drapery, drape dan moulage itu apa. Tapi setelah searching di mbah google, saya mendapat sebuah kesimpulan yang saya buat sendiri, jadi koreksi jika saya salah ya :D
Drape itu kata benda dari tirai atau gorden
sedangkan Drapery menurut kamus bahasa inggris adalah bahan gorden
Draping itu membuat kain (dengan karakteristik jatuh) untuk dibuat pola kerut atau modifikasi kerut dan lipatan-lipatan agar jatuhnya bagus (seperti pola pembuatan tirai).
Moulage adalah membuat busana langsung pada dummy (tidak menggunakan flat pattern)

draping adalah sebuah kegiatan membentuk busana langsung di badan manekin atau model. Pengertian lain dari draping adalah teknik menata kain tanpa menggunakan teknik menggunting pola dan jahit.
(Petikan artikel dari kompas.female.com)

Hasil gambar untuk cara menjahit drapery
Hasil gambar untuk cara menjahit drapery
Hasil gambar untuk cara menjahit drapery
Hasil gambar untuk cara menjahit drapery
Hasil gambar untuk cara menjahit drapery
Hasil gambar untuk cara menjahit drapery
Hasil gambar untuk cara menjahit drapery
Hasil gambar untuk cara menjahit drapery
Hasil gambar untuk cara menjahit drapery

Ini adalah hasil belajar saya dengan panduan dari instruktur tentunya

Membuat pola badan belakang pada dummy langsung
Gambar tugas Darts yang harus saya kerjakan

Membuat pola badan bagian depan sambung belakang

Hasil Darts yang saya buat, jadi tiap lipatan, sambungan tau garis pola haris dikasi garis putus-putus seperti untuk menandai polanya.


Untuk pembuatan pola dimana bagian depan kanan dan kiri sama (simetris) seharusnya kita hanya perlu membuat pola sebagian saja, jadi hanya membuat pola setengah badan. Berhubung ini saya ujiannya harus jadi bentuk satu baju utuh, jadinya saya harus buat pola badan kanan dan kiri juga heheh. Kalau pola  badan kanan kiri dibikin sendiri-sendiri jadinya ya gitu... gak sama kan sisi kanan dan kiri?
:( ribet yak....

Gambar lainnya untuk cara menjahit draperyPraktik draping ini selalu menggunakan kain muslin atau belacu. kalau bisa sih berdasar saya lihat-lihat di youtube, kainnya itu harus sifat dan jenisnya sama seperti kain asli (sebenarnya) yang akan kita gunakan.
Jadi belajar drapingnya ini hanya sepintas lalu, tidak terlalu ditekankan kalau menurut saya. Saya saja masih bingung sebenarnya setelah pembuatan pola ini musti diapain lagi... saya masih bener-bener bingung. Tapi tenang sekarang kan jaman sudah canggih. Masih ada Youtube dan Mbah google yang siap ngebantu kita. Tapi setidaknya dari pelajaran yang diberikan ARVA ini saya
sudah tahu dasar-dasarnya, kalaupun lihat di youtube sudah nyambung dan ngerti arahnya gimana, maksudnya apa...



Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang  cara menjahit drapery

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang Mengenal Payet 

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.

buka mesin jahit : http://yunikartikasumarsono.blogspot.co.id/2015/02/draping-draperi-drape-moulage.html

0 komentar:

Mengenal Payet

Mengenal Payet

baju jahit, batik, belajar, guru, indonesia, jahit, jogja, kaos, kebaya, konveksi, kursus, kursus menjahit, les, mesin jahit, obras, private, sekolah, terbaik, usaha, yogyakarta
Mengenal Payet


cara memasang payet jepang - Anda pasti kenal yang namanya payet kan. Dari mulai jilbab, baju, kebaya, tas, sepatu bahkan sandal semuanya mengaplikasikan payet sebagai hiasannya.
Pakaian yang dihiasi dengan kreasi sulaman payet selalu disukai dan diburu kaum wanita. Harga pakaian yang sudah dihiasi payet biasanya agak mahal dibandingkan dengan pakaian yang polos. Jadi bila kita memiliki keahlian untuk menyulam dengan payet, selain bisa membuat sendiri, keahlian itu juga bisa untuk menambah penghasilan kan. Disini aku tidak akan menerangkan teknik menyulam payet, tetapi hanya sekedar sharing tentang jenis-jenis payet. Untuk mempelajari teknik-teknik menyulam payet anda bisa membeli bukunya di toko buku terdekat, contoh buku yang mengulas tentang teknik memayet antara lain adalah : Teknik Kreatif Menyulam Payet karya Rosita Jafaar, atau anda bisa ikutan kursus.
Hasil gambar untuk cara memasang payet jepang
Hasil gambar untuk cara memasang payet jepang
Hasil gambar untuk cara memasang payet jepang
Hasil gambar untuk cara memasang payet jepang
Hasil gambar untuk cara memasang payet jepangpayet jepangOh iya, berdasarkan pengalamanku, memayet sebuah baju (khususnya kebaya pengantin) akan menghabiskan waktu yang jauh lebih lama dibandingkan dengan menjahit kebaya itu sendiri, jadi tau dong kenapa kebaya pengantin yang full payet itu mahal harganya.

Macam-macam payet yang aku kenal dan sering aku gunakan :

 

Gambar lainnya untuk cara memasang payet jepang
1. Pasir. Payet ini bentuknya bulat kecil.
2. Batang. Payet ini berbentuk silinder. Panjangnya bervariasi : batang panjang, sedang dan pendek.
3. Piring. Ada dua jenis payet piring : piring datar dan mangkuk.
4. Manik-manik.  Jenis payet ini memiliki bentuk dan ukuran yang macam-macam, tinggal kita pilih sesuai dengan kebutuhan saja.
Untuk lebih jelasnya anda bisa melihat buku karya Rosita Jafaar tsb. Di buku itu banyak sekali model dan jenis payet lengkap dengan gambarnya, cuma aku tidak yakin kalau di pasaran tersedia semua jenis payet tersebut.

Jangan lupa, kalau dipasaran ada dua macam payet yang dijua
l, yaitu payet taiwan dan jepang. Aku lebih menyarankan untuk menggunakan payet jepang, kenapa begitu ? untuk mengetahui perbedaan kedua macam payet ini,tunggu postingan aku selanjutnya ya :).

Aku biasa membeli payet di pasar Tanah Abang Blok F lt.2 disitu banyak sekali toko penjual payet, tetapi setahuku tidak semua toko menjual payet jepang. Kalau hanya perlu sedikit, biasanya aku cukup membelinya di toko benang Omura di daerah Jurang Mangu. Katanya di Mangga Dua juga banyak toko payet, cuma saya sendiri belum pernah belanja disana soalnya jaraknya kejauhan dari rumah ku. Untuk mengetahui perbedaan antara payet jepang dan taiwan silahkan klik dis
ini.
Mungkin anda punya informasi seputar toko payet, silahkan sharing disini ya….



Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang  cara memasang payet jepang

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang Pembuatan rok dan blus wanita 

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.

buka mesin jahit :http://rumahjahithaifa.com/2009/03/13/mengenal-payet/

0 komentar:

Pembuatan rok dan blus wanita

Pembuatan rok dan blus wanita

baju jahit, batik, belajar, guru, indonesia, jahit, jogja, kaos, kebaya, konveksi, kursus, kursus menjahit, les, mesin jahit, obras, private, sekolah, terbaik, usaha, yogyakarta
Pembuatan rok dan blus wanita

bahan rok butuh berapa meter -  1. PRAKTEK PEMBUATAN BLUS DAN ROK PANJANG WANITA Pelatihan Teknik Pembuatan Pakaian Jadi
    2. CARA MEMBUAT BLUS Tujuan yang dicapai : Pada akhir latihan siswa mampu : 1. Mengukur blus dengan benar. 2. Membuat pola blus sesuai model. 3. Menentukan bahan / merancang . 4. Memotong bahan sesuai pola dengan. 5. Menjahit blus dengan rapi dan benar Kebutuhan bahan dan alat : 1. Kain katun : 200 cm ( lebar 115 cm ) 2. Kertas coklat : 1 lembar 3. Karbon jahit : 1 lembar 4. Meteran kain : 1 buah 5. Penggaris lengkung : 1 buah 6. Pensil Gambar : 1 buah 7. Mesin Jahit : 1 unit 8. Gunting kain : 1 buah 9. Rader : 1 buah 10. Pendedel : 1 buah 11. Kain kapas Visiline : 25 cm 12. Kain kapas perekat : 25 cm 13. Jarum Pentul : 1 bungkus / plastik 14. Jarum tangan/jahit : 1 buah 15. Kancing Kemeja : 10 buah/ biji
    3. Cara mengukur : 1. Lingkar badan : diukur pas melingkari badan sebesar ± 4cm 2. Panjang dada/ panjang muka : diukur dari lekuk leher ke bawah sampai batas pinggang. 3. Lebar dada / lebar muka : diukur dari lekuk leher turun ± 5 cm lalu melebar dari batas kerung lengan kiri ke batas kerung lengan kanan. 4. Lebar punggung : diukur dari bonggol leher turun ± 9 cm lalu melebar dari batas kerung lengan kiri ke batas kerung lengan kanan 5. Lebar bahu : diukur dari batas jahitan pundak kiri atas jahitan pundak kiri sampai pangkal leher kiri dan pada kanan juga sampai pangkal leher kanan. Lingkar pinggang : diukur pas melingkar pinggang paling kecil. 6. Lingkar kerung lengan / lingkar ketiak : diukur melingkar pas pada batas pundak kiri atau kanan ditambah 4 cm untuk kelonggaran, atau sesuai pola badan yang sudah dirubah. 7. Panjang lengan : diukur dari batas pundak kiri/kanan sampai panjang lengan yang dipesan. 8. Lebar lengan : diukur pada batas panjang lengan lingkaran meteran pas ± 4cm ( menurut pesanan) 9. Panjang blus : diukur dari ujung jahitan leher sampai panjang yang dipesan.
    4. POLA BLUS Contoh ukuran : 1. Lingkar badan : 88 cm 2. Panjang dada : 31 cm 3. Lebar dada : 34 cm 4. Lebar Punggung : 36 cm 5. Lebar Bahu : 13 cm 6. Lingkar kerung lengan : 46 cm 7. Panjang Lengan : 57 cm 8. Lebar lengan : 12 cm 9. Panjang Blus : 70 cm Keterangan pola bagian muka : 1. A – B = 7 ½ cm 2. A C = 8 ½ cm 3. C – D = Panjang muka / dada 4. D – E = Panjang muka dibagi 2 naik 1 cm 5. C – F = Turun 5 cm 6. B – B ₁ = lebar bahu, B turun 3 cm 7. F – F ₁ = ½ lebar muka / dada 8. E – E ₁ = ¼ lingkar badan 9. A – K = panjang blus 10. K – K ₁ = E – E ₁ = ¼ lingkar badan. Keterangan pola bagian belakang : 1. A – B = 7 ½ Cm 2. A – C = Turun 2 cm 3. C - F = turun ± 10 cm 4. B – B ₁ = lebar bahu , B turun 3 cm 5. F – F ₁ = ½ lebar punggung 6. E – E ₁ = ¼ lingkar badan
    5. 7. A – K = panjang blus 8. K - K₁ = E - E₁ = ¼ lingkaran badan Keterangan pola lengan : 1. A – B = panjang lengan 2. A – C = tinggi puncak lengan = 12 cm 3. C – C ₁ = lingkar kerung lengan - 1cm dibagi 2 4. A – C₁ = dihubungkan kemudian dibentuk kerung lengan 5. B – B₁ = Lebar tangan LANGKAH KERJA : 1. Menyiapkan peralatan 2. Meletakkan pola di atas kain 3.
Memberi tanda pada jahitan 4. Memotong bahan 5. Menyetrika bagian bagian pola 6. Menyambung bahu depan / belakang 7. Menyambung bagian sisi depan / belakang 8. Menjahit / memasang bagian manset/kombinasi 9. Memasang lengan 10. Memasang Kerah 11. Penyelesaian / mengesum.
    6. CARA MENGAMBIL UKURAN BADAN WANITA DEWASA 1. LINGKARAN BADAN / BESAR BADAN / BBA / LB: Diukur badan yang paling besar melingkari buah dada , melalui ketiak kebelakang biasa saja kemudian diitambahkan 4 Cm 2. PANJANG DADA / PANJANG MUKA / PD / PM: Diukur pada lekuk leher sampai pada batas pinggang bagian muka 3. LEBAR DADA / LEBAR MUKA / LD / LM : Diukur dari lekuk leher turun + 5 Cm dan diukur lurus kekanan kekiri sampai pada batas kerung lengan. 4. PANJANG SISI / PS : Ketiak diberi mistar/penggaris dan diukur dari bawah mistar sampai pada batas pinggang atau diukur dari ketiak turun 3 Cm sampai batas pingang 5. LEBAR BAHU / LB : Diukur dari batas jahitan pundak kiri atau kanan jahitan Pundak kanan sampai pada pangkal leher kiri dan pada kanan juga sampai kanan 6. LINGKAR LEHER / LH: Diukur melingkar pas ditambah 1 Cm ( 2 Cm) 7. TINGGI DADA / TDD: Diukur dari tinggi payudara sampai pada batas pinggang 8. JARAK PAYUDARA / JP: Diukur dari puncak payudara sebelah kiri sampai kesebelah kanan. 9. LINGKAR KETIAK / LK: Lingkaran meteran pada batas pundak kiri atau kanan kemudian ditambah 2 Cm sampai 4 Cm untuk kelonggaran / menurut pesanan. 10. PANJANG LENGAN / PL Diambil dari batas pundak kiri / kanan sampai panjang lengan yang dipesan.
    7. 11. LEBAR LENGAN / LL Ukurlah pada batas panjang lengan lingkaran meteran pas +2 cm sampai 4 cm / menurut pesanan. 12. PUNDAK / PUNGGUNG ATAS / PU Diukur dari batas pundak kiri sampai kanan. ( urat jahitan lengan kiri sampai kanan / bagian atas ) 13. PANJANG PUNGGUNG / PPU Diukur dari tengkuk leher ( belakang ) sampai pada batas pinggang 14. LEBAR PUNGGUNG / LPU Diukur dari tengkuk leher turun ± 9 cm ke bawah lalu diukur kekanan dan kekiri sampai pada urat jahitan lengan kiri atau kanan . 15. LINGKAR PINGGANG / BESAR PINGGANG / LPI Ukurlah pada perut yang paling kecil dan lingkarkan meteran ± 1 cm ( uuntuk kelonggaran ) 16. TINGGI PANGGUL / TPA Diukur dari pinggang sampai pada batas pantat yang paling besar 17. BESAR PANGGUL / PINGGUL / BPA Diukur dari tinggi panggul kemudian lingkarkan meteran pada panggul yang paling besar ditambah 4 cm. 18. PANJANG ROK SELURUHNYA : - Diukur dari pangkal leher belakang sampai panjang yang dipesan - Diukur dari ujung jahian badan muka sampai panjang yang dipesan 19. PANJANG ROK BAWAH Diukur dari pinggang sampai panjang yang dipesan 20. PANJANG BLUS / ATASAN Diukur dari ujung jahitan badan muka sampai panjang yang dipesan 21. UKURAN PEMERIKSA Diukur dari batas tengah muka ½ pinggang serong kebuah dada melalui bahu yang terendah terus ketengah belakang ½ pinggang.
    8. MACAM MACAM UKURAN STANDARD UKURAN WANITA DEWASA No NAMA UKURAN JENIS UKURAN KET S M L XL 1 LINGKAR BADAN 88 90 94 100 2 LINGKAR PINGGANG 62 64 72 80 3 LINGKAR PANGGUL 92 96 100 104 4 TINGGI PANGGUL 17 12 19 20 5 PANJANG PUNGGUNG 36 37 39 40 6 LEBAR PUNGGUNG 34 35 37 38 7 LEBAR BAHU 12 12 13 13 8 PANJANG MUKA 31 32 33 34 9 LEBAR MUKA 33 34 36 37 10 TINGGI DADA 17 18 19 20 11 JARAK PAYUDARA 16 18 19 20 12 PANJANG BLUS DARI PINGGANG 20 17 26 28 13 TINGGI PUNCAK LENGAN 11 12 13 14 14 PANJANG LENGAN PENDEK 23 24 25 26 15 LEBAR UJUNG LENGAN PENDEK 30 32 34 36 16 PANJANG LENGAN ¾ 40 41 42 43 17 LEBAR UJUNG LENGAN ¾ 22 24 25 26 18 PANJANG LENGAN SELURUHNYA/ LENGAN PANJANG 52 53 54 55 19 LEBAR UJUNG LENGAN SELURUHNYA / LENGAN PANJANG 18 20 22 24 20 TINGGI DUDUK +3 27 29 30 31 21 PANJANG CELANA PANJANG 90 94 95 98 22 PANJANG ROK 60 65 68 72
    9. UKURAN ANAK-ANAK NO UKURAN UMUR KET 6TH 7 TH 8-9 TH 10 –11 TH 11-12 TH 1 LINGKAR BADAN 64 66 70 74 78 2 LINGKAR PINGGUL 52 60 62 64 64 3 LINGKAR PINGGUL 68 70 74 80 85 4 PANJANG PUNGGUNG 25 26 28 29 30 5 LEBAR PUNGGUNG 23 24 27 28 29 6 LEBAR MUKA 23 24 26 27 27 7 PANJANG BAHU 8 8 9 10 11 8 PANJANG ROK DARI PINGGANG 30 32 35 37 40 9 LINGKAR KERUNG LENGAN 36 32 34 36 38 10 TINGGI PUNCAK LENGAN 8 8 9 10 10 11 PANJANG LENGAN 12 13 14 15 16 12 L
EBAR UUNG LENGAN 22 22 24 26 28 13 TINGGI DUDUK 20 20 22 24 28 14 PANJANG CELANA 58 60 70 80 85 15 PANJANG BLUS DARI PINGGANG 10 12 14 16 18
    10. ROK PANJANG Tujuan yang dicapai : 1. Siswa mampu mengukur rok panjang dengan benar 2. Siswa mampu membuat pola dengan benar 3. Siswa mampu membaca gambar dengan benar 4. Siswa mampu menentukan bahan / merancang bahan dengan benar 5. Memotong bahan sesuai pola dengan benar 6. Menjahit rok panjang dengan benar Kebutuhan Bahan dan Alat 1. Kain untuk rok : 1,25 meter 2. Kain keras biasa : 10 cm 3. Kertas Payung : 1 lembar 4. Penggaris lengkung : 1 set 5. Meteran kain : 1 buah 6. Pensil warna : 1 buah 7. Gunting kain : 1 buah 8. Kapur kain : 1 buah 9. Rader : 1 buah 10. Pendedel : 1 buah 11. Karbon : 1 lembar 12. Skoci dan spool : 1 pasang 13. Benang Jahit : 1 gulung 14. Mesin Jahit : 1 unit 15. Resleting : 1 buah 16. Hak besar : 1 pasang
    11. Cara mengukur : 1. Lingkar Pinggang Diukur pas melingkari pinggang yang paling kecil 2. Lingkar Panggul Diukur pas melingkari panggul paling besar ditambah 4 cm 3. Tinggi Panggul Diukur dari pinggang kebawah sampai panggul terbesar ( 13 cm sampai 20 cm ) 4. Panjang Rok Diukur dari pinggang sampai panjang rok yang dipesan Langkah kerja 1. Menyiapkan peralatan 2. Meletakkan pola rok diatas kain 3. Memberi tanda jahitan / memotong 4. Menjahit lipit bagian depan rok :  Menjahit / memasang resleting  Menjahit / menyambung kedua sisi depan / belakang 5. Memasang ban pinggang / kancing hak 6. Penyelesaian / mengesum dan menyetrika.
    12. POLA ROK PANJANG Seperti pola dasar hanya ditambah panjang rok yang diinginkan Ukuran yang diperlukan : 1. Lingkar pinggang : 70 cm 2. Lingkar panggul : 92 cm 3. Tinggi Panggul : 20 cm 4. Panjang rok : 95 cm Garis Garis pertolongan : 1. A – D : panjang rok 2. A – C : Turun 1 ½ cm 3. C – E : Tinggi panggul, kemudian tarik garis pertolongan, tidak usah diukur. Keterangan pola muka : 1. A – B : ¼ lingkar pinggang + 3 cm ( coup nad ) 2. E – E₁ : ¼ lingkar panggul 3. D - D₁ : ¼ lingkar panggul 4. C - C₁ : 1/10 lingkar pinggang + 1 ½ cm 1 ½ cm 5. C₁- C₃ : 1 ½ ke kiri C₁- C₃ : 1 ½ ke kanan 6. C ₁ : turun panjang coup nad 10 cm 7. D : turun 4 cm ( untuk lipatan bawah ) Kete
rangan pola belakang : 1 . No 1 s/d no. 7 sama dengan pola muka 2. Titik A,E,D = keluar 3 cm ( tempat resleting ) Keterangan ban pinggang : 1. A – B : lebar ban pinggang 10 cm 2. A – C : lingkar pinggang ditambah 10 cm



Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang  bahan rok butuh berapa meter

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang Tanda-Tanda Pola Busana 

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.

buka mesin jahit : https://fr.slideshare.net/abdul300483/pembuatan-rok-dan-blus-wanita

0 komentar:

Copyright © 2016 Kursus Menjahit.