5 Metode Mudah untuk Mendesain Pakaian dengan Hasil yang Memuaskan

5 Metode Mudah untuk Mendesain Pakaian dengan Hasil yang Memuaskan

cara merancang baju
5 Metode Mudah untuk Mendesain Pakaian dengan Hasil yang Memuaskan


cara merancang baju - Merancang sebuah busana, bagi dunia maya sendiri merupakan bidang yang sangat menyenangkan dan tidak akan musnah bahkan terus berkembang dengan cepatnya. Dan rancangan busana sendiri juga butuh yang namanya banyak hal yang harus dikerjakan dan luar biasa secara kompetitif.

Jika kamu ingin menjadi pesaing perancang busana lain, dan sukses dalam bidang ini. Maka di hadapan kamu akan terbentang jalan yang begitu panjang untuk melaluinya, namun ada beberapa langkah langsung yang dapat kamu tempuh dalam mengawali proses-proses yang diimpikan. Nah di bawah bisa kamu pelajari metode-metode dalam mendesain atau merancang sebuah busana:
Metode A, Bangun Keterampilan Dasar
1. Belajarlah Menggambar dari Awal

Belajarlah atau mencari refensi pedoman dalam menggambar. Kita sendiri tidak perlu harus menjadi ilustrator yang hebat, banyak perancang-perancang lain memiliki gaya yang lucu dalam membuat sebuah rancangan. Dalam dunia ilustrator desain, yang terpenting adalah bagaimana harus bisa mengkomunikasikan visi dalam visualnya. Di sini ada dua:

    1. Ikutlah kelas menggambar
    2. Pelajari berbagai buku yang ada, dan teruslah berlatij. Berlatih yang harus diperhatikan adalah

    Mempelajari keteranpilan baru serta menarik, di sini yang penting adalah sering-sering untuk melakukannya. Nah, sisihkan waktu kamu dalam 30 menit tiap harinya untuk latihan menggambar dengan tujuan meningkatkan skill kamu dalam menggambar.
    You Can Draw in 30 Days, karya milik Mark Kistler. Di mana ini adalah sebuah buku atau refensi yang bagus untuk kamu.

2. Bangun Keterampilan Dasarmu Tersebut

Belajarlah Menjahit, yang di mana kamu bukan orang yang seharusnya menjahit rancangan sendiri, melainkan dengan tujuan agar kamu perlu tahu bagaimana rasanya dan soal mengenai jahit-menjahit tersebut. Dengan memiliki wawasan yang luas dengan mengetahui apa saja, ini mungkin dapat diciptakan melalui media yang kamu gunakan sangat penting. Bahkan kamu akan mendapatkan ide yang lebih inovatif lagi, dan lebih hebat lagi.

    -Di luar sana banyak toko kerajinan tangan yang membuka kursus jahit-menjahit yang cukup murah, kamu akan belajar dan berkarya nantinya.
    -Kita sendiri juga harus membuat pola, jika ingin menjahit pakaian sendiri. Juga harus mengetahui rancangan ke beragam bentuk hasil karya sendiri, dan ini merupakan bagian penting untuk menjahit busana.
    -Terakhit berilah pola sederhana pada toko kerajinan tangan untuk latihan kemampuan.

3. Belajar Tentang Mendesain Rancangan Senidiri

Jika kamu ingin mewujudkan atau menciptakan desain yang inovatif, maka yang perlu diketahui adalah bagaimana terori yang sebenarnya pada tentang desain tersebut. Kamu bisa memulai dengan awal langkah membaca buku Molly Bang “Picture This:How Pictures Work.”

Buku berjudul di atas akan membantu kamu dalam belajar bagai mana berpikir seperti seorang perancang busana.

Dalam diri kam jangan batasi dengan belajar tentang metode saja. Prinsip-prinsip teori rancangan sendiri akan bisa berlaku di semua dalam bidang kedisiplinan. Kamu sendiri akan terkejut dalam belajar sesuatu, seperti tipografi yang dapat mengajar seseorang tentang merancang busana.
4. Belajarlah Tentang Mode

Perancang busana seperti kamu akan menjadi seorang perancang metode, maka dari itu harus belajar hal-hal dalam dunia metode itu tersebut. Kamu akan menganggap diri kamu sendiri sebagai seorang yang suka dengan bergya (stylish), namun agar tahu dalam cara mengenakan pakaian yang bergaya untuk diri sendiri itulah puncak gunung es.

Maksudnya, kalau kamu merancang sebuah busana dengan didasari dengan ten sekaran, nah saat rancangan telah selesai juga, rancangan itu mungkin akan sudah kadaluarsa. Seorang perancang busana profesional akan terus berfikir ke depan, ini adalah tentang hal besar selanjutnya.

    -Kamu bisa dengan menonton sebuah video atau lihat foto-foto peragaan busana kelas atas di situs internet, atau juga bisa tontonlah langsung di event-event mereka dalam peragaan busana yang digelar di dekat rumah yang sekarang kamu singgahi. Perancang profesional juga merancang koleksi musiman mereka beberapa bulan sebelumnya.
    -Jadi peragaan-peragaan busana mereka akan memberikan sebuah inspirasi atau ide tentang tren seperti apa yang akan muncul pada busana pada komersial pad depannya.

5. Belajarlah Tentng Teknologi Sekarang dan Mencari Refensi

Ada sebuah sarana yang akan tersedia bagi para perancang saat ini dibandingkan jaman dahulu. Selain mahir memakai buku sketsa dan sebuah mesin jahit, kamu juga perlu mahir dalam mengaplikasikan Adobe Photosop dan Ilustrator.

    -Situs dengan misal linda.com atau Tuts+. Itu semua merupakan sebuah sumber informasi daring yang bagus menurut mereka para perancang busana.
    -Jika kamu sendiri ingin menciptakan sebuah sketsa di komputer atau laptop canggih, bisa menggunakan buku, atau kamu ingin lebih efektif lagi bisa membeli pen tablet yang bagus, seperti dengan nama Wacom.


Metode B, Bayangkan Sebuah Rancangan Kamu
1. Carilah Sebuah Inspirasi

Apa yang membuat kamu begitu bergairah? Kamu akan penasaran ingin menciptakan apa dalam rancangan? Bisa saja kain tertentu, atau sebuah karya seni visual yang kamu lihat, dan sesuatu yang diinginkan namun sepertinya tidak dapat dijumpai di toko, pakaian yang kamu lihat di pedagang-pedagang di jalan, pola warna-warana yang khusus, tren retro saat ingin sajikan kembali, inipun masih banyak lagi.

Semua itu tidak ada lagi cara tertentu untuk mendapatkan sebuah inspirasi. Terpenting adalah bagaimana menemukan sesuatu yang akan menciptakan sebuah semangat.

    -Pertimbangkan pelanggan atau calon customer kamu. Orang seperti apa yang akan diangankan akan membeli rancangan yang diciptakan olehmu? Orang tersebut apa membutuhkan busana seperti apa?

        -Menggabungkan metode yang sudah ada dengan tren dapat menjadi cara bagus dan menarik dalam menciptakan penampilan baru. Bagaimana cara mengeksplor dengan menggabungkan elemen militer dengan sesuatu yang lebih lembut dan melekuk-lekuk?Bagaimana juga dengan gaya tahun 1990-an digabung dengan gaya tahun 1930-an?Terakhir, bagaimana kamu cara untuk bisa memasukkan elemen busana pria dengan busana wanita?

2. Perhatikan Kain Apa yang Akan Dipakai

Apakah kamu berangan materi yang lentur, atau sebuah yang kurang lentur sekalipun? Apakah rancangan kamu melekuk-lekuk, atau bahkan kaku dan arsitektural? Kainnya yang diwujudkan mesti yang lembut atau bertekstur pula? Kalau inspirasi langkah awal yang kamu bangun adalah kain dengan luar bias yang ingin diciptakan, semua itu telah tercakup. Jika tidak, coba pikirkanlah rancangan kamu apakah membutuhkan kain yang seperti apa.

    -Pertimbangkan pula hiasan lain, dengan contoh kancing, renda, manik-manik atau benang sulam. Hal-hal seperti ini akan sering kali mempengaruhi pilihan pada kain kamu sendiri.

3. Pikirkan Pula Tentang Warna dan Pola yang Akan Dirancang

    Dampak dari sebuah rancangan kamu sendiri juga tergantung pada warna dan pola yang akan dipakai. Pikirkan pakaian atau busana tersebut dibuat dengan tujuan apa dan untuk apa, juga kalau bisa bayangkan pula orang yang akan memakai rancangan tersebut. Pikirkan pelanggan dan calon customer, dengan memikirkan apa yang ingin dia kenakan.Terpenting dari itu semua adalah buatlah yang menurut bagi kamu tampak bagus gak untuk konsumen. Tidak ada aturan yang ketat juga dan bahkan mudah di sini. Kamu perancang sendiri, dan juga kalau bisa harus jujur pada diri sendiri melebihi apapun.
    -Lihatlah pada lingkaran panduan pada perpaduan warna. Ingat juga, warna-warna yang kontras, seperti warna-warna yang saling bersebrangan.
    -Itu akan terlihat tonjol pada masing-masing warna tersebut. Hal seperti ini akan dapat menambahkan suatu efek yang dramatis pada rancangan sendiri. Namun jika tidak diatur dengan baik, pada akhirnya justru akan menjerumuskan kepada pakaian kamu (merusak dan salah posisi juga).
    -Dapatkan contoh warna dari toko cat, dan pakailah untuk bereksperimen sendir dengan mengkombinasikan warna-warna lain sebelum kamu membeli kain.

Metode C, Gambar Rancangan Sendiri dengan Sketsa Orang
1. Gambarlah Sketsa Orang

Untuk merancang busana sendiri, kamu juga memerlukan memikirkan bagaimana pakaian tersebut ketika dipakai di tubuh seseorang. Itulah penyebabnya kebanyakan perancang rancangan mereka dalam bentuk seorang manusia. Kamu juga akan merasakan tekanan dan kehabisan waktu jika menggambar sketsa orang dari awal setiap menciptakan sebuah karya rancangan sendiri.

Maka dari itu, banyak perancang membuat sketsa orang. Ini hanyalah sebuah model yang bisa kamu setiap kali menggambar sketsa pakaian baru nantinya. Kamu perlu memulai awal langkah dengan menggambar sebuah sketsa atau disebut dengan ouline, orang dengan memakai pensil. Ini adalah suatu prosepek di mana membuat kita akan merasa tertekan, namun tidak perlu dibuat susah banget.

    -Jika kamu merasa tidak tertekan, gambar saja dengan bebas sesuai dengan angan kamu sendiri. Di sini gambar tidak perlu benar secara anatomi, dan kebanyakan juga gambar sketsa orang yang dibuat oleh perancang terkenal itu menunjukkan gaya yang pesonal saja. Sebuah rancangan yang dihasilkan akan kamu akan tampak lebih unik pada sketsa yang diciptakan sendiri daripada meniru.

    Jangan khawatir pula dan mencemaskan detail yang kecil-kecil, angankan saja gambar kamu seperti manekin dua dimensi atau apa sajalah yang penting positif saja.

    -Kalau merasa tidak bisa menggaambar sketsa orang dari awal langkah, gunakan saja gambar orang lain yang sudah ada. Jiplak gambar dari buku atau majalah yang dibeli, atau unduh dari salah satu ratusan model sketsa orang yang bebas diunduh melalui media internet.
    -Banyak perancang juga memakai sebuah metode yang dibacarakan tentang 9 kepala, ini tujuannya adalah agar gambar mereka proporsional ukurannya. Pakaikan satu kepala sebagai unit ukuran, dan gambarlah pula satu tubuh yang ukurannya sembilan kepala dari kaki sampai puncak leher.

    1. Gambarlah garis lurus, kemudian dengan membagi 10 bagian sama panjangnya. Ini akan menjadi panduan kamu ketika menggambar.
    2. Bagian 1 dimula sama di bawah kepala, kemudian ukur badan mulai dari bagian teratas sampai tengah dada: bagian 2 diukur mulai dari tengah dada sampai pinggang: bagian 3 dari pinggang hingga bagian bawah pinggul.

Bagian 4 dari sisi bagian bawah pinggang sampai tengah paha, bagian 5 sendiri dari tengah paha sampai lutut kaki, bagian 6 dari lutut sampai tengah betis dan bagian 7 dari atas betis sampai pertengahan bets, bagian 7 dari atas betis hingga pertengahan betis, bagian 8 dari tengah betis hingga tumit, bagian yang terakhir ke 9 bagian kaki.
2. Jiplak Gambar Orang dengan Pena Hitam

Untuk menjiplaknya, kamu taruh kertas di atas gambar orang tersebut, kemudian kamu bisa menjiplaknya. Pakailah tinta hitam untuk menjiplak gambar orang itu.
3. Jiplak Gambar Orang Pada Kertas yang Lain

Untuk langkah awalnya kamu tidak menggunakan pena sekalipun, namun gunakan pensil saja. Taruh selembar kertas putih dan polos di atas sketsa gambar orang yang baru saja kamu gammbar tadi. Nah, gambar itulah bisa akan bisa terlihat relatif jelas selama kamu memakai pena hitam dan kertas tidak terlalu tebal. ok!

    -Kalau ada kotak berlampu (lightbox atau semacam kaca dengan lampu pada bagian dalamnya), inilah saat yang tepat untuk memakainya. Berikutnya, taruh gambar orang tersebut di dalam kotak berlampu, dan letakkan kertas kosong di atasnya, kemudian nyalakan kotak berlampu, dan mulainya menjiplak.
    -Jika kamu tidak memiliki sebuah kotak berlampu dan kesulitan melihat gambar dari balik kertas, dan coba tempelkan kedua kertas tersebut itu pada sebuah jendela saat harinya terang. Nah, ini mungkin posisi yang aneh untuk menjiplak, namun efeknya pada dasarnya sama seperti jika kamu memakai kotak berlampu.

4. Mulai Gambar Sketsa Rancangannya

Memakai pensil supaya kamu dapat menghapus kesalahan yang tidak terhindar, dan gambarlah secara tipis-tipis membentuk busana yang diangankan olehmu. Mulailah dengan hal yang umum seperti bentuk dasar busana rancangan, kemudian perlahan-lahanlah ketika menambahkan detailnya ketika rancangan tersebut sudah terbentuk. Ketika sudah merasakan kepuasan, tebalkan seluruh gambarmu pada pena.
5. Warnailah yang Cocok Sesuai dengan Rancangan Busana

Kamu bisa memakai alat gambar apa pun yang disukai untuk tahap ini. Terutama dapat memakai spidol dan pensil warna, dengan memakai alat tersebut maka akan cocok untuk membuat sebuah lapisan. Langkah awal dengan warna paling terang yang digunakan untuk rancangan, dan juga warnai daerah yang lebih lebar dengan pulasan yang panjang dan kalau bisa konsisten juga dan gerakannya tersebut sama dengan arah pada kain.

Cobalah perlahan-lahan untuk menambahkan warna yang lebih gelap, pola dan bayangan sambari kamu warnai juga.

6. Ulangi Kalau Kamu Memerlukan yang Lebih Detail

Untuk sekarang sesudah kamu memiliki sebuah gambar sketsa orang, maka kamu akan tentu akan lebih cepat lagi untuk memulai menciptakan sebuah rancangan yang baru. Kalau perlu jiplak gambar sketsa orang, setelah itu lanjutkan lagi.

Metode D, Menjahit Rancangan Busana

1. Menciptakan Manekin

Kamu memerlukan sebuah manekin untuk merancang sebuah busana atau pakaian dan pastikan juga pakaian itu cocok dan pas untuk dipakai di tubuh. Kalau kamunya memliki sebuah manekin, maka akan dapat menciptakan darurat dengan seukuran tubuh kamu sendiri.

-Kenakan pakaian yang tidak disukai atau sudah bosan. Sembari saat mengenakannya, kamu coba menempeli seluruh pakaian tersebut dengan solatip ukuran yang besar. Pakaian tersebut difungsikan untuk dijadikan pakaian yang kaku dan tertutup selotip sesuai ukuran tubuhmu.
-Coba lepaskan pakaian yang kamu kenakan tadi, dengan memotongnya pada sisi bagian samping dan selanjutnya mulailah dari pinggul hingga menuju sisi ketiak, setelah itu sepanjang lengan.
-Selotip kembali pada sisi bagian yang akan dipotong ini bertujuan untuk pakaian tersebut utuh kembali. Kemudian kamu sumpal dengan koran atau yang lain, tutup bagian bawah, leher, dan lengan dengan selotip lagi. Kamu bisa pertahankan atau potong pada bagian lengan.

2. Gambar Pola Pad Kertas Roti yang Lebar

Gunakanlah pensil atau nantinya ada kesalahan ketika menggambar pola, kemudian labeli setiap bagian dengan tujuan agar nanti tidak kebingungan. Ingat dengan semboyan lama para tukang kayu: Pertama ukut dua kali, potong sekali. Bisa mengakhiri banyak waktu kamu disebabkan oleh satu kesalahan saja, akan sangat beresiko nanti. Ketika sudah pas dan mantab dengan sesuai keinginan, potong seusai dengan bentuk.

-Saran: Sebaiknya kamu tahu sedikit demi sedikit tentang cara membuat pola sebelum melakukan ini, namun tidak perlu menjadi seorang ahli. Akan tetapi, kamu cukup perlu bisa membayangkan bagaimana pakaian yang sedang kamu rancang tersebut, kemudian dijahit, dan memeliki keterampilan dalam mengerjakannya. Itupun sudah cukup.

3. Buat Ulang Pola Tadi Pada Kain Lain atau Kain Muslin

Coba bentangkan kertas roti yang sudah dipotong pola pada kain muslin, kemudian jiplaklah. Berikutnya, kamu bisa potong kain tersebut, dan sematkan pada bentuk dasar pakaian rancangan kamu dengan jarum pentul.

4. Jahit Rancangan Sementara

Menjahirt kain muslin dengan mesin jahit. Kemudian baru kamu bisa lepaskan jarum pentulnya, dan setelah itu baru pasang pakaian itu padan menekin, atau kalau bisa kenakanlahj ke tubuhmu. Jika kamu merancang busana sendiri bukan orang lain.

5. Evaluasi Pakaian Rancanganmu

Coba lihatlah apakah rancanganmu tersebut sudah pas. Kemudian bisa pikirkan soal bentuk nantinya seperti apa, apakah pakaian atau busana itu sudah sesuai? Apa yang belum? Coba kamu prediksi dengan teliti, catat, buat sketsa, gambar atau bisa potong kain muslinnya dan apa pun yang dapat membantu kamu dalam memaham[i perubahan yang  ingin dibuat.

6. Putuskan Langkah Selanjutnya Seperti Apa

Apakah sudah mirip dengan apa yang dirancang baju atau busana yang sudah diangankan pada sebelumnya? Dan apa langkah selanjutnya untuk melanjutkan rancangan tersebut? Apakah kamu perlu membuatnya lagi dengan jenis kain yang lebih bagus lagi? Tergantung seperti apa rancangan, sementara kamu sendiri bisa saja kembali ke meja gambar lagi atau benar-benar siap untuk menjahit baju atau busana yang sebenarnya.

Apakah kamu membutuhkan usaha sampingan seperti penjahit, dan membutuhkan mesin jahit yang berkualitas? Di sini ada sebuah mesin jahit berkualitas yang ditawarkan untuk kamu, untuk info atau refensinya. Click here “Jual Mesin Jahit Portable Berkualitas”

7. Lanjut ke Rancangan yang Sesungguhnya

Kini saatnya kamu benar-benar mewujudkan rancangan kamu. Habis itu rancanganmu tadi dibuat seperti yang sudah dilakukan pada rancangan sementara, pada kain muslin. Ingat, kamu sendiri bisa saja membuat suatu kesalahan, terutama pada awal langkah.

Maka dari itu pastikan membeli kain yang lebih daripada yang dibutuhkan, siapkan juga durasi waktu yang lebih banyak untuk mengerjakan hal ini, dan selalu cek ulang atau direvisi ulang mengenai ukuran. Segalanya yang dikerjakan juga tidak akan sesuai dengan rencana yang diangankan. Maka dari itu bersiap-siap menyelesaikan masalah, atau sedikit mengubah rancangan busana dalam mendesain pakaian. Terkadang inovasi dan inspirasi yang paling bagus akan menimbulkan sesuatu, yang disebabkan karena ada kesalahan.

Metode E, Menjual Karya Hasil Sendiri

1. Bangun Sebuah Portofolio

Sebuah dokumentasi dari hasil karya dijadikan dalam bentuk foto, itu ketika kamu sudah menghasilkan atau membuat rancangan busana. Nah, seperti ini cara bagaimana mempromosikan diri sebagai perancang busana ketika karier sudah berjalan.

Ingat juga bahwa kamu hanya perlu keyakinan dalam menunjukkan kecakapan, kemudian tunjukkan bahwa kamu memiliki keunikan dalam gaya dan sudut pandang sendiri. Kamudian sebaiknya portofolio tersebut ada beragam karya hasil ciptaan sendiri, namun itu semuanya kalau bisa mencerminkan khasmu sendiri bukan orang lain.

-Buatlah juga foto yang dihasilkan berkualitas. Jangan hanya meletakkan baju rancangan tersbut di tempat keranjangmu untuk tidur dan sebaiknya saat pengambilan foto jangan sampai pencahayaannya kurang atau bahkan buruk serta menggunakan kamera gadget.

-Kemudian mintalah untuk seorang model menggenakan busana rancangan hasil kamu, pastikan pemotretan di luar ruangan ketika hari agak mendung cuacanya (Hal ini akan memberikan pencahayaan yang rata), coba gunakan ponsel dengan kualitas kamera yang bagus, dan juga perhatikan dalam hal-hal detail tubuh, seperti rambut, riasan, dan aksesori. Coba kamu cari cara menampilkan karya hasil mendesain busana atau yang sudah kamu hasilkan agar sangat berpengaruh.

2. Melakukan Riset

Apakah ada sebuah butik busana mandiri di daerah lingkunganmu yang menjual pakaian deangan gaya seni yang serupa dengan kamu, apakah sama cobalah untuk riset? Juga lihat apakah ada sebuah situs di media internet yang menjual pakaian yang mengingatkan pada pakaian atau busana hasil rancangan yang sudah dihasilkan olehmu? Coba terus mengriset dan mencari perancang yang karyanya mengingatkanmu pad hasil karya sendiri, atau ingin rancangan hasilmu yang nantinya akan seperti rancangannya, dan terus amati strategi mereka.

3. Pakailah Sumber Refensi yang Tepat dari Internet

Beberapa dari situs akan mewujudkan rancanganmu sendiri, kalau penyedia situs atau para visitor (pengunjung) mereka cukup terkesan. Kunjungi juga situs, misal dengan Gamz atau Fabricly, jika kalau kamu merasakan punya rancangan bagus yang belum terjahit olehmu.

-Nah ingat jika kamu merasa cenderung lebih sebagai seorang desainer grafis, namun menganggap karya hasilmu sendiri bagus dalam busana, kunjungi situs misal seperti Redbubble, yang dapat mencetak hasil karya senimu pada beragam produk-produk yang berbeda.

4. Perlu Sebuah Website

Kalau kamu sendiri ingin menjual baju, dunia maya harus mengetahui kejeniusanmu itu. Siapa saja dapat membuat website yang bagus di era ini, dunakan juga platform seperti squarespace untuk membuat situs yang memamerkan atau mempromosikan sebuah portofolio.

Buat websitemu dengan tampilan yang sederhana namun tetap elegan. Kamu harus fokus pada rancangan busanamu, tidak hasus pada rancangan pada webmu itu.

5. Perkenalkan Dirimu Lewat Media Sosial

Coba bereksislah di media sosial di dunia. Langkahnya buat sebuah akun Twitter, Facebook, Instragram, Tumblr, dan sebagainya yang kamu tahu. Terutama lagi akan membutuhkan orang-orang yang melihat hasil rancanganmu tersebut. Ingat jangan khawatir mengenai penjualan. Untuk sekarang, cukup perlu eksis dari mulai sekarang agar orang-orang mengenalmu. Ok


Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang  cara merancang baju

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang  17 Foto Pengantin dg Baju+Gaun+Kebaya Pengantin Muslim-Muslimah Jawa+Modern

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.

buka mesin jahit : http://kinerjaaktif.com/cara-mendesain-dan-membuat-desain-baju/

0 komentar:

Copyright © 2016 Kursus Menjahit.